Bunda Maya

Folder Bunda - Blog Cerita Dewasa Ngentot Yang Selalu Update Cerita Ngentot Terbaru Setiap Hari..

Bersetubuh Dengan Calon Istri di Bus Malam

Bersetubuh Dengan Calon Istri di Bus Malam

Cerita Sex Suatu Malam di Sebuah Bus – Rabu, 1 Februari 2023 “Kursi 3B dan 3C ya pak, baik silahkan ditunggu, 30 menit lagi armadanya berangkat” Seraya mengucapkan Terimakasih, aku berjalan meninggalkan counter tiket salah satu PO Bus menuju ke ruang tunggu dan menghampiri seorang wanita yang duduk di salah satu kursinya.

Oh ya Perkenalkan saja namaku Ivan, umur hampir kepala 3 dan saat ini aku masih menjadi salah satu karyawan di sebuah perusahaan telekomunikasi. Dan yang bersamaku kali ini adalah calon istriku (semoga) hehehehe.

Mengapa aku tak begitu yakin dia mau menerimaku yah sebab kami sekarang tidak pacaran atau punya status yang jelas, kami hanya saling dekat dan saling tahu tentang masing-masing pribadi kami, dan kepribadiannya itu yang membuatku nyaman.

Cerita Sex Suatu Malam di Sebuah Bus Ngocoks Lalu bagaimana bisa sekarang kami terdampar di terminal bus seperti ini?. Singkatnya ia ingin pulang ke kampung halamannya di salah satu kota di provinsi tertimur pulau Jawa, sebab ia ingin menghadiri pernikahan sepupunya dan keluarganya mendesaknya untuk pulang berhubung ia juga sudah hampir 6 bulan tidak pulang kampung.

Lalu aku menawarkan diri untuk menemaninya pulang dengan alasan mumpung bertepatan dengan aku yang ambil cuti (sebenarnya tidak juga) dan aku ingin sesekali liburan di desa karena penat dengan segala hiruk pikuk kota besar.

Lantas apa dia langsung mengiyakan? Oh, tentu tidak, aku perlu berjuang meyakinkan dia dengan segala cara agar dia mengijinkanku menemaninya pulang hingga sampai akhirnya disinilah kami, sedang menunggu bus yang akan mengantarkan kami ke kota tempat ia lahir dan besar.

Aku rasa pembaca Ngocokers juga paham, alasan terbesarku ngotot ingin ikut ke kampungnya bukan karena ingin liburan, sebenernya sudah sejak lama aku memendam perasaanku ke dia,

Dan aku rasa ini saat yang paling tepat untuk mengutarakan perasaanku sekaligus aku ingin bertemu keluarga besarnya dan meminta izin untuk menjadikannya sebagai istriku.

Agak nekat sih memang, bagaimana kalau ternyata nanti ditolak? Atau bagaimana kalau orangtuanya tidak setuju jika anaknya menikah dengan orang yang berasal dari kota yang jauh?

Tapi yasudahlah setidaknya aku sudah mencoba masalah hasilnya biar nanti aja gimana, setidaknya aku tidak mati penasaran dan kalaupun harus mundur aku bisa mundur dengan kepala tegak sebab aku sudah berusaha.

Sedikit informasi tentang wanitaku ini, umurnya 24 tahun dengan tinggi sekitar 160 cm, dengan badan yang ideal (cenderung sedikit berisi) dan wajah yang menurutku benar-benar sempurna, terlebih lesung pipinya menambah kesempurnaan di wajahnya yang berkulit putih,

Sehari-hari dia mengenakan pakaian yang sopan dan berhijab, namun sesekali dia juga tidak canggung untuk tampil modis tetap dengan identitas hijabnya, anak ini juga pandai sekali merias diri, jadi aku merasa dia tidak pernah tidak cantik saat kami bertemu.

Dan 1 hal yang paling membuatku dan keluargaku terkesan adalah sikapnya yang begitu santun serta tutur katanya begitu lembut , sebab itu juga mamaku begitu senang saat dia beberapa kali main ke rumahku.

Dan mendesakku untuk menjadikannya istri sebelum diserobot orang lain, sepertinya mama juga tahu tentang perasaanku pada wanita ini, yah tentu saja ku perjuangkan sebisaku.

Kaami berkenalan sekitar 7 bulan lalu , saat ia main ke rumahku. Dia adalah rekan kerja adik perempuanku. Yap, aku punya seorang Adik perempuan usianya juga 24 tahun , dan mereka berdua kerja di tempat yang sama, di sebuah pabrik.

18.50 WIB. Yuk naik, Busnya udah mau berangkat

Kuajak ia untuk bergegas menuju bus yang akan membawa kami malam ini. Sebuah Bus Double Decker dengan livery khasnya yang tentu tidak asing bagi para pecinta bus.

Pilihanku kali ini aku ingin duduk di kursi executive class di bagian bawah yang jauh lebih private dibandingkan kursi bagian atas, karena hanya terdiri dari 6 kursi dengan konfigurasi 1×2 dan 2 kursi sleeper class di bagian depanya.

Kenapa aku bilang private, yah karena di bagian depan kursi sleeper class, dan bagian belakang kursi executive class masing-masing tertutup oleh pintu, jadi tidak akan terganggu dengan lalu lalang penumpang lain kecuali penumpang dari 2 kelas ini yang hanya 8 orang, itu pun kalau terisi semua.

Kami lantas Duduk di kursi 3B dan 3C, yang mana ini adalah baris paling belakang dan berada di pojok kanan bus, dibelakang kami adalah toilet namun itu sudah terpisah oleh pintu jadi tidak masalah jika ada orang yang menggunakannya.

Mas ih…., beneran ini mas mau ikut ke kampungku? … ia membuka percakapan sesaat setelah ia meletakkan pantatnya di kursi yang dekat dengan kaca bus.

Lah, kan udah di atas bis, masa iya becanda sampe beli tiket segala sih.. Jawabku sambil meletakan ransel yang ku bawa ke tempat penyimpanan.

Enggak, aku Cuma bingung aja nanti kalau dirumah ditanyain sama keluarga, lama gak pulang tiba-tiba bawa cowo, sampe sekarang aja aku belum ngabarin ke orang rumah kalau mas ikut.

Yah kan kayak yang mas bilang kemarin, mas nanti sampai kotanya aja nginep di hotel yang di kota, atau kan disana banyak tempat wisata yang di gunung gitu kan, mas bisa cari penginapan disana, ntar kalau mau jalan jalan pas siangnya kita bisa ketemuan gitu.

Sampai moment ini aku masih berkilah dan belum mau menjelaskan alasan sebenarnya, belum sekarang, sebentar lagi sampai momentumnya tepat.

Bus yang kami tumpangi juga berjalan membelah keramaian lalu lintas ibukota. Detik dan menit berlalu hingga tak terasa hujan mulai turun di luar seperti mendukung segala suasana pernyataan cintaku malam ini.

Sejauh ini aku dan dia hanya berpikir santai saja seperti biasanya, aku tak ingin membuat ketersediaan apa pun sampai kapan pun nanti tiba.

Tak terasa bus ini melaju mulus di jalan tol dan tak mengambil penumpang lagi di tempat lain, sepertinya akan langsung pol gas menuju tujuan, perjalanan ini akan menempuh waktu kurang lebih 9 Jam hingga sampai ke kota tujuan kami.

Lalu crew bus membagikan Snack dan minuman kepada penumpang dan dari situ aku tahu bahwa di ruangan ini hanya ada kami berdua sebagai penumpang dan satu orang lagi di sleeper class.

Menurut crew tersebut memang di tengah pekan seperti ini penumpang cenderung sepi kalaupun ramai pasti di deck atas yang jadi favorit Para penumpang lain.

Tak lama kru tersebut meninggalkan kami, lalu lampu di ruangan kami dimatikan hingga hanya menyisakan suasana remang, namun aku masih bisa melihat dengan jelas wajah cantik dari wanitaku ini yang tengah menatap pemandangan jalan di balik kaca. Ku genggam tangannya yang seketika membuatnya terkejut aku

Bersambung… 20:09 WIB

Gemericik hujan yang turun di luar, ditambah dengan dinginnya AC di bus ini seperti tak berarti saat aku menggenggam erat tanganya dengan diterima, yang ada hanya perasaan hangat yang menusuk hingga ke jantung, serta adrenalin yang terpacu menyadari bahwa mungkin ini saat yang paling tepat untuk aku menunaikan hajatku Ada sesuatu yang ingin mas sampaikan… ucapku seraya menatap tajam ke arah kedua matanya

Mas? Kamu kenapa? Jangan bikin aku takut.. sebenarnya aku ingin dapat respon yang romantis, tapi yasudahlah

Aku suka sama kamu, dan itu sudah sejak pertama kali kita ketemu, aku butuh momen sepanjang ini agar aku bisa mengatakan ini..

Mass?.. ia hanya merespons seperti itu, namun di balikya saya melihat ia begitu terkejut dan mungkin terharu, sedikit berkaca-kaca

Mas sengaja menyiapkan semua ini, memaksa ikut kamu ke kampung tujuan sebenarnya adalah mas ingin bertemu keluarga kamu dan meminta restu untuk menikah kamu. Tapi sebelum kesana aku ingin bertanya ke kamu dulu, maukah kamu jadi istri mas?

Aku udah curiga sebenarnya dengan niat mas, tapi jujur ​​aku masih kaget dan gak nyangka ini semua bener akan terjadi. ….Kulihat matanya semakin berkaca-kaca

Jadi? Maukah kamu menikah dengan mas? Menjadi ibu dari anak-anakku nanti? , ucapku dengan penuh keyakinan meskipun sebenarnya dalam dadaku berdetak tidak karuan

Iyaa mas, aku mau.. diiringi dengan anggukan di kepalanya menandakan sukses sudah hajatku yang pertama, ingin rasanya aku teriak sekencang mungkin guna mengekspresikan rasa bahagia dan lega secara bersamaan, namun aku tak boleh merusak suasana romantis yang sedang terjadi sekarang.

Ku cium tanganya sebagai ganti dari ekspresi lega ku , kali ini kedua tangan kami saling memegang erat satu sama lain, dan mata kami pun saling tatap dibawah remang ruang penumpang ini, hingga perlahan aku coba dekatkan kepalaku , semakin dekat, dan semakin dekat hingga aku bisa menatap lekat matanya dan mendengar deru nafasnya, kupejamkan mataku dan terus mendekatkan kepalaku hingga sampai saat bibir kami hampir bertemu

Apakah mas yakin?…. Ucapannya yang menggagalkan ciuman pertama kali

Deg…… Kenapa dia tiba-tiba tanya seperti itu?. .

Yakin 1000% , mas juga sudah mendapat dukungan dari mama untuk memilih kamu, jadi mas gak mungkin mundur. Ucapku berjanji padanya. Apa yang mas tahu tentang aku? Apa yang mas pikirkan tentang aku sampai mas bisa senekat ini?

Aku tahu apa yang aku lihat, dan menurutku itu sangat cukup menjadi alasan mas memilih kamu, sebelum ini mas tidak pernah bertemu wanita yang lebih baik dari apa yang kamu suguhkan ke mas dan keluarga mas, apakah memberitahukan keluargamu akan sulit menerima mas yang dari jauh? Kalau itu mas akan berjuang, pokoknya sampai kita bisa menikah.

Bukan, keluargaku tidak akan kebertan hanya karena masalah itu mas, akupun juga sudah diminta menikah sejak lama…. jawabnya sambil memerintahkan kepala

Lalu apa masalahnya? Kamu terima mas, dan keluarga kamu pun terima mas? Apalagi?

Mas, saya tahu banyak tentang mas, tapi sepertinya tidak sebaliknya. Mas orang yang baik, seorang pekerja keras dan lelaki yang bertanggung jawab, tidak pernah neko-neko. Selvi banyak cerita soal mas, tentang bagaimana mas berjuang untuk pekerjaan mas sekarang, tentang bagaimana mas berjuang untuk keluarga dan membantu posisi kuliah Selvi, dari situ aku mikir mas orang yang baik banget. Tidak sepertiku. , jawabnya sambil tetap tertunduk, Selvi itu nama adikku ngomong-ngomong.

Kamu juga orang yang baik , Selvi pun banyak cerita bagaimana kamu dan mas mengamini itu sebab itu juga yang mas lihat selama ini…. Semakin erat ku genggam tanganya, berusaha setengah mati berjanji agar dia mau menerimaku.

Mas masih yakin jika aku bercerita tentang diriku masih akan menerimaku?.. kali ini dia melihat tajam, memunculkan tajamnya seperti permintaan jawaban dariku sesegera mungkin

Yakin. Jawabku tak kalah meyakin kan Betul? Mas yakin?. Kembali ia menatap tajam dan seperti tertantang, aku juga ikut serta.

MAS SANGAT YAKIN…!

Baiklah , saya akan cerita, SEMOGA MAS TIDAK MENYESAL . Kata terakhir ia diucapkan tepat di samping telingaku, membuat aku menjadi bergidik dan bertanya

20.20 WIB

Entah sampai mana bus ini berjalan karena sedari tadi yang kamu lihat hanya pemandangan jalan tol, terlebih di luar hujan turun semakin deras, aku dan wanitaku saat ini masih saling berpegangan tangan, meski sudah tak seerat tadi. Dalam hatiku mulai muncul kebingungan bagaimana wanita yang biasanya santun dan lembut, tiba-tiba dengan penuh percaya diri mengucapkan kata-kata yang menantangku seperti itu. Sepertinya deg-degan ku akan lebih panjang dari perkiraan.

Semua berawal saat aku pindah ke ibu kota mas… Ia membuka suara, kali ini posisi duduknya kembali seperti saat sebelum aku menembaknya tadi , bersandar santai pada jok bus meskipun tangan kirinya masih menggenggamnya.

Dulu, bapakku adalah seroang pedagang yang cukup sukses, sampai saat 3 bulan sebelum aku lulus SMA, toko sembako milik bapak terbakar, semuanya habis, keluarga kami langsung ambruk, karena itu sumber penghasilan utama kami. Saya yang awalnya ingin melanjutkan kuliah pun terpaksa gagal karena hal itu. Untungnya aku masih bisa menamatkan sekolahku dan lulus.

Lalu sejak saat itu aku berpikir untuk bekerja saja, paling tidak bisa meringankan beban yang ditanggung bapak, karena aku masih punya 2 orang adik yang waktu itu juga masih bersekolah. Misalnya ada kenalan bapak yang menawarkanku pekerjaan sebagai pelayan restoran di ibu kota, meskipun bapak sempat melarang, namun aku berjanji untuk tetap berangkat dengan harapan aku bisa kerja dan sukur-sukur bisa melanjutkan kuliah di ibu kota.

Lalu bapak saya berangkat ke Ibu kota bersama kenalan, saya menyebut mereka om dan Tante, pasangan suami istri mereka, saya rasa mas tak perlu tahu siapa namanya. Selama beberapa hari aku ditampung dirumahnya dan tidak langsung dibawa ke restoran yang mereka janjikan, dengan alasan restoran tersebut sebenarnya baru akan buka dalam waktu dekat sehingga sementara waktu Akku ditampung dulu di rumah mereka.

Aku ingat mungkin sekitar 2 Minggu aku ditampung di rumah mereka, selama itu juga kegiatanku hanya melakukan pekerjaan rumah bersama Tante, saat siang om kerja dan malam saja dirumah, sedangkan Tante tidak bekerja, praktis aku banyak menghabiskan waktu di rumah itu dengan Tante . Ia terus bercerita panjang lebar dan saya hanya mendengarkan dengan seksama

Pada saat itu, Tante banyak mengajarkanku tentang cara berdandan, Tante mengatakan bahwa aku ini cantik, badanku juga bagus, hanya saja aku masih sangat polos dan perlu dipol. Saat itu aku tak paham apa yang dimaksud oleh Tante, aku hanya mengiyakan saja karena merasa aku hanya numpang disitu… aku manggut-manggut, memang ada benarnya, yang diucapkan oleh tantenya itu,

Wajahnya memang cantik dari sananya, dan bodynya juga bagus. dengan tinggi sekitar 160 cm itu , dengan berat badan yang ideal , belum lagi bumper belakang alias bokongnya yang bulat sempurna, meski dia tidak pernah mengenakan baju yang menampilkan lekuk tubuhnya saat bertemu aku, tapi ada saja beberapa momen baju longgarnya tak mampu menyembunyikan keseksian lekuk tubuhnya,

Termasuk payudaranya yang cukup besar kurasa, meskipun seringkali hijabnya menutupi bagian itu, ukuran? Ah saya tidak paham ukuran payudara wanita. Yang jelas itu cukup besar mengingat dia belum pernah punya anak dan menyusui.

Setiap hari kegiatanku dan Tante hanya belajar dandan , belajar merias diri dan belajar memilih baju yang pas, yang mendukung paras dan tubuhku. Tante juga menyarankan aku untuk mengenakan baju yang lebih berani, dan menampilkan bentuk tubuhku, mas mau lihat?.. ehhhh, aku cukup terkejut mendengar pengakuannya

Hah? Kamu? Pakai baju yang bagaimana? Yang ketat? Apa bagaimana? …Tanyaku keheranan

Ini deh mas lihat aja sendiri, aku send ke wa mas…. kali ini ia memainkan hpnya menggunakan tangan penandatanganan , sekilas aku lihat thumbnail foto di galeri hpnya yang begitu banyak, namun tak terlalu jelas karena sepertinya ia sengaja menyembunyikan layar hpnya dari pandanganku .

Aku juga mengetik hpku, terpaksa aku melepas genggaman mengirimkannya, dan benar saja ada 3 chat masuk dan itu adalah foto yang ditimer, atau di set hanya sekali lihat saja, lalu aku membuka foto pertama dan seketika badanku menjadi tegang.

Di foto itu , ia Mengenakan sebuah kemeja putih ketat , bukan sebuah kemeja yang kekecilan hingga kancing di bagian dada terlihat seperti dipaksakan, dan lagi kemeja tersebut tidak cukup panjang untuk menutupi bagian perut hingga memajang pusatnya. Foto itu hanya setengah badan sehingga tidak terlihat apa yang dikenakannya di bagian bawah. Dari foto ini juga saya bisa melihat rambut yang lurus dan panjang hingga ke punggungnya

Foto kedua ku buka, foto ini masih sama dengan foto yang sebelumnya, tapi kali ini terlihat ternyata dia menggunakan rok yang sangat pendek, tok yang hanya beberapa cm dibawah selangkangannya, seperti yang dikenakan cherleader, kali ini ia berpose duduk di sebuah kematian sambil menumpuk kedua pahanya, di foto ini ia terlihat begitu seksi .

Foto terakhir kubuka, dan masih dengan baju yang sama , kali ini kemeja itu melepas dua kancing teratasnya hingga membuat gundukan payudaranya terlihat begitu juga dengan bra hitam yang ia kenakan. Ia duduk bersandar di dinding dengan kedua kaki ia buka lebar, seolah ingin memamerkan kewanitaannya, namun tangannya memahami dengan anggun menutupi bagian tersebut, dan ia juga mengigit ujung telunjuk kirinya dan membuat pose yang begitu seksi.

Saat keringatku langsung bercucuran, aneh padahal AC nya begitu dingin diluar juga hujan, jantungku juga berdetak kencang sekali. Untuk kalian ketahui saja selama ini aku tidak pernah berpacaran, yah kalian tidak salah dengar , dengan umur hampir 30 aku sama sekali tidak pernah berpacaran.

Selama ini aku hanya sibuk dengan duniaku, bekerja, bekerja dan bekerja, saat sekolah atau kuliah pun aku tak sempat punya waktu untuk pacaran, aku lebih suka menghabiskan waktuku dengan belajar dan bekerja. Jadi mungkin ini pertama kalinya dalam hidupku aku melihat foto se-sexy ini diperagakan oleh orang yang kukenal.

Mas, kamu gapapa? …ucapnya bergemaku, aku hanya menggeleng dan seketika meminum air mineral yang tadi dibagikan oleh kru bus. Setelah hampir setengah botol aku menghabiskan minuman itu , aku rasa agak tenang, aku menoleh padanya dan kulihat sebuah senyuman tersungging di ujung bibirnya, senyuman yang bermakna sangat banyak

Gak aku gapapa, Cuma kaget aja karena….

Karena selama ini kamu lihatnya aku selalu berpenampilan sopan di depanmu kan? , ia menyela pernyataanku

I-iyaaa…

Itu masih belum sampai mas, itu baru awal dari perjalananku di ibukota, jadi apa mas berbuah pikiran?..

Kenapa Kamu seperti memintaku untuk mundur? Apakah kamu tidak cinta kepada mas?

Bukan , bukan itu masalahnya, dari awal ketemu aku juga udah suka dengan mas, mas pikir kenapa aku bisa sering main ke rumah? Siapa yang mas pikir menjadi tujuanku kesana selain mas? Aku sudah lama menunggu momen seperti ini, saat mas menyatakan perasaan mas, tapi aku sadar sebuah hubungan perlu keterbukaan dari masing-masing pribadi, itulah yang membuat ragu, ragu apakah mas bisa menerimaku sepenuhnya, dengan segala masa laluku, tingkah burukku, bahkan keanehanku.

Aku masih sangat yakin dengan keputusan untuk meminangmu, tidak bergeser sedikitpun!!!, jujur ​​disini sisi egoisku mulai terpancing, aku adalah sosok yang tidak bisa ditantang, apapun itu tantangannya artinya aku harus bisa menyelesaikannya.

Mas ini kayaknya gak bisa ditantang yah?… ia kembali menyenggingkan ujung saran, entah kenapa aku merasa saat ini aku menghadapi orang yang berbeda, ini bukan seperti wanitaku yang santun, lembut dan yang selama ini aku kenal, kini aku seperti berhadapan dengan sosok wanita yang dominan. 180° berbeda.

Baiklah kalau begitu , ini adalah caraku untuk mencari seseorang yang benar-benar mau berjuang untukku, aku akan menceritakan sebagian kehidupanku ke mas, dan jika mas masih bisa menerimaku setelah aku ceritakan itu, aku akan mengajak mas ke rumah dan pertemukan mas dengan bapak ibuku, tapi kalau tidak, kita berpisah di terminal saat turun nanti dan sebaiknya mas segera mencari perempuan lain yang lebih baik, aku juga akan menjauh dari mas sejak saat itu juga , gimana?… Tanpa pikir panjang segera saja aku menerima tantangannya

Baik saya setuju, dan memang ditampilkan lebih baik seperti itu…..

Tapi jika nanti mas masih mau melanjutkan, saya akan mengajukan satu syarat lagi..

Apa itu? Tanyaku penasaran

Nanti mas akan tahu, sekarang lebih baik mas rilex , duduk dengan nyaman lalu denerin aku cerita , aku mau ke toilet sebentar.

Sungguh ini tidak pernah ada dalam rencanaku, awalnya aku hanya ingin menembaknya di bus saat diterima yasudah kami bisa ngobrol ringan , merencanakan apa yang akan dilakukan di desa atau hal lain yang lebih masuk akal, tapi yasudahlah aku ikuti dulu apa maunya, belum tentu ini akan seburuk perkiraanku

Bersambung…20:58 WIB

Entah kenapa rasanya begitu lama dia berada di toilet, apakah memang wanita selalu seperti itu saat ketemu toilet. Padahal kan ini Cuma toilet bus yang tentu hanya bisa dipakai untuk buang air kecil saja . Masalahnya aku semakin gusar dengan apa yang akan ia ceritakan nanti, yah penasaran lebih tepatnya hingga aku pun merasa ingin buang air kecil, namun tak lama ia datang dengan 2 buah cup minuman ditangannya.

Kamu darimana aja ? Lama banget … Aku langsung todong pertanyaan saat ia kembali duduk ke seat.

Hah…? Perasaan baru juga berapa menit, aku tadi bikin cokelat panas dulu buat kita, dingin banget hawanya. Tadi juga sempet ketemu crewnya sebentar dan bilang sejam lagi kita akan berhenti di rest area untuk servis makan. Jawabnya sembari menyerah satu cup minuman cokelat itu kepadaku.

Hemmmm, gitu… aku baru ingat di bus ini memang menyediakan dispenser yang bisa dipakai oleh para penumpang untuk membuat minuman secara gratis. Jadi memang sepertinya aku terlalu overthinking

Kenapa? Mas udah gak sabar? Ucapnya sembari menunjukan kembali senyumnya yang entah apa maksudnya itu.

Bukan, aku khawatir kamu kenapa-kenapa. Kilahku, dan dia hanya kembali tersenyum menampakkan lesung pipi yang membuatnya makin terlihat begitu candu dimataku.

Sebelum aku cerita, aku ingin tahu kriteria calon istri mas seperti apa?

Seorang wanita yang baik-baik, baik akhlaknya, Sholehah dan tidak neko-neko itu saja . Jawabku dengan lantang

Lalu jika ternyata aku tidak seperti kriteria mas bagaimana? Mas mundur? . Kembali sebuah pertanyaan yang menantang keyakinanku

Tentu tidak , itu kan hanya kriteria saja, tentu tidak ada orang yang sempurna seperti kriteria yang kita mau, dan aku udah terlanjur nyaman sama kamu, tidak akan aku mundur begitu aja. Egoku terpancing lagi saat ini

Yasudah aku lanjutkan ceritaku, mas duduk santai dan dengarkan. Ia merubah posisi duduknya menjadi miring menghadapku, kepala Kami pun hanya berjarak beberapa centimeter saja, sepertinya ia memang ingin memastikan aku mendengarkan semua perkataannya.

Singkatnya, setelah 2 mingguan aku di rumah om dan Tante, mereka akhirnya membawaku ke suatu tempat untuk bertemu seseorang, kata tante itu adalah bos pemilik resto tempat aku akan bekerja. Namanya Koh Han, seorang pria keturunan, umurnya sekitar 40 tahunan. Koh han ini badanya tinggi, tidak terlalu buruk untuk ukuran lelaki seumuran dia, hanya perutnya dia sedikit buncit, khas bapak-bapak. dia seorang duda mas, kabarnya dia ditinggal oleh istrinya saat koh Han dulu dipenjara selama beberapa tahun.

Kenapa dia masuk penjara?, sanggahku atas ucapannya

Aku tidak tahu pasti mas, ada yang bilang kasus judi, ada yang bilang kasus penggelapan, entah mana yang benar. Tapi itu tidak terlalu penting buatku saat itu, yang ada di kepalaku hanya aku bisa bekerja dan menghasilkan uang ,paling tidak untuk diriku sendiri.

Disitu koh Han bilang bahwa Tante sudah menceritakan semua tentangku pada koh Han, dan koh Han lantas bertanya apakah aku sudah tau tentang pekerjaan yang akan aku lakukan nanti, aku hanya bilang saat itu jadi pelayan di resto, dan koh Han tersenyum. Singkat cerita aku dipasrahkan ke koh Han oleh Tante dan om, dan sejak hari itu aku resmi jadi karyawan koh Han dan dibawa ke resto yang ia janjikan.

Lalu kami sampai di sebuah tempat, entah aku tidak tahu dulu dimana itu , tempat yang sama sekali tidak mirip dengan resto, hanya ada dentuman musik keras dari ruang ruang yang terpisah seperti kamar-kamar. Aku saat itu masih polos mas, tidak berpikir apapun mengenai tempat ini dan pekerjaanku, di otakku hanya berpikir aku akan menjadi pelayan restoran.

Sesampainya di sana aku diperkenalkan dengan mbak Hani, koh Han bilang mbak hani ini yang akan menjadi trainerku dan aku harus seminggu menjalani masa training dibawah pengawasan mbak Hani. Mbak Hani saat itu usianya sekitar 26 tahun mas, penampilannya begitu seksi, saat pertama bertemu aku masih ingat, ia hanya menggunakan tangtop dan celana hotpants, rambutnya di cat pirang dan di dadanya ada tatto bertuliskan namanya, soal wajah ia juga cantik, ditambah dengan make-upnya.

Cantik banget menurutku. Jujur aku minder saat ketemu mbak Hani , karena meskipun di rumah Tante aku udah diajarin tentang cara berpakaian dan dandan, tetap saja aku menanggap diriku cewe kampung biasa, toh saat datang kesana aku juga masih menggunakan bajuku yang dari kampung, lengkap dengan jilbabnya.

Saat bertemu, mbak Hani meminta semua barang yang aku bawa, baju, handphone, beserta dompet dan alat-alat pribadiku semuanya disita. Mbak Hani beralasan bahwa selama training aku tidak diperbolehkan sama sekali kontak dengan dunia luar apapun alasannya, dan untuk segala keperluanku seperti makan dan pakaian semua sudah ditanggung.

Jadi mbak Hani meminta aku hanya fokus pada pekerjaanku saja. Setelahnya ia mengajakku berkeliling dan menjelaskan apa yang akan ku kerjakan selama di tempat ini . Ia menghentikan sejenak cerutanya lalu beringsut mendekatkan bibirnya ke telinga kananku sebelum akhirnya dia berbisik dengan lembut

Mas tahu apa pekerjaan pertama calon istrimu ini?. Aku menggeleng tanda tak tahu, karena memang aku benar-benar blank tak punya ide apapun tentang pertanyaannya, yang terbesit justru rasa bangga saat dia bilang bahwa ia adalah Calon istriku

Pemandu lagu……

Deghhhhhhhhhhhhhhhh…….. Jantungku serasa berhenti sejenak, dan otakku makin ngeblank, entah jalan cerita macam apa ini. 2 kata itu seakan memutus harapan bahwa wanita yang aku perjuangkan ini adalah wanita yang selama ini aku idam-idamkan, sosok seperti kriteria yang selama ini aku agungkan. Namun di sisi lain aku juga penasaran. Betul aku penasaran bagaimana bisa ia yang terlihat begitu baik cenderung alim ternyata adalah seorang pemandu lagu yang dekat dengan hal-hal berbau kemaksiatan.

Gimana mas ? Masih mau lanjut dengar cerita masa lalu calon istrimu ini mas? .

Mas?? Mas Ivan??? … Dia memegang dadaku dan tangan lembutnya mengusap dadaku

Laa-lanjutin aja ceritanyaa .. jawabku terbata bata

Selama seminggu itu, mbak Hani benar-benar mengubahku, saat siang ia mengajariku cara bernyanyi, cara berpakaian, hingga cara bersikap agar membuat pelanggan senang, tak lupa juga mbak Hani mengajariku untuk minum alkohol dan merokok. Saat malam aku diminta untuk mempraktekkan apa yang sudah mbak Hani ajarkan.

Selama training itu mbak Hani selalu mendampingiku saat di room melayani pelanggan, kami dijadikan satu paket agar tidak terpisah. Dan ternyata saat eksekusi banyak hal menarik lain yang aku dapat dari pelanggan, mas tentu tahu kan gimana kalau cowok karaoke di room yang remang didampingi wanita dan alkohol?.. aku menggeleng….

Ti-tidak, aku tidak pernah masuk ke tempat seperti itu da-dan tidak pernah tahu seluk beluknya…. bukan aku sok suci tapi memang selama ini aku tidak pernah tahu dengan dunia yang seperti itu, aku selain workaholic juga dikenal dengan orang yang taat beribadah, jadi meskipun di tempat kerjaku banyak rekan-rekanku yang suka karaoke , aku sama sekali tidak tahu dan tidak tertarik dengan hal itu.

Ternyata Selvi benar, mas ini sangat polos. Kalau gitu biar aku ceritain ke mas .. entah dibuat atau bagaimana bibirnya kini masih menempel di telingaku, suaranya pun ia buat menjadi begitu erotis , belum lagi usapan tangan lembutnya di dadaku, ini membuatku menjadi terangsang!!!!

Di awal-awal kami biasanya hanya bernyanyi biasa , sambil biasanya aku yang bagiin Minum ke para pelanggan mas, bergantian dengan mbak Hani. Saat mbak Hani nyanyi aku yang bagiin minum, saat aku nyanyi mbak Hani yang bagiin minum, sampai kami semua udah mulai naik dan happy, saat seperti itu biasanya para pelanggan akan ajak aku dan mbak Hani goyang di depan.

Lalu dengan nakalnya para pelanggan itu akan curi-curi kesempatan untuk peluk atau bahkan grepe-grepe badan aku mas…….. Gluuuukkkkkkkkkk …. Aku hanya menelan ludah saat ia mengucapkan semua itu dengan gamblang, tidak ada protes dariku meski sebenarnya amarahku sudah begitu tinggi namun anehnya aku justru ingin mendengar ceritanya lebih banyak

Tau kan mereka biasanya grepe di bagian mana? Ke dada aku mas, ke tete calon istrimu , biasanya akan mereka elus-elus seperti ini… Sambil ia praktekkan dengan mengelus seluruh permukaan dadaku. Ada juga yang kadang nakal jilatin telinga atau leher aku mas…. Lalu ia julurkan lidahnya yang sudah begitu dekat dengan telingaku, dan menjilati belakang telingaku dengan lembut.

Emmmmhhhhhhhhhh…….hanya itu yang bisa aku ucapkan, ini adalah pengalaman pertamaku ‘bersentuhan’ dengan wanita, dan ini rasanya enak!!!

Kadang juga ada yang suka raba serambi lempit aku mashhh…ahhh… wait ? Apa? Bagaimana dia bisa lancar menyampaikan kata sekotor itu? Tapi kenapa pula aku justru merasa semakin terangsang mendengar ia berkata jorok seperti itu, ahhhh apa mungkin karena kini tangannya sudah berpindah merabai juniorku dari luar celana.. ahh entahlah aku bingung!!

La-lalu, kamu terima aja digituin?? Mmmmmmmhhhhh , ucapku sambil menahan agar aku tak terlihat terlalu terangsang dengan apa yang diperbuatnya

Yah enggak dong mas, aku tolakk, tapi kalau enak sih biasanya enggak. Dan kebanyakan kalau di grepe itu rasanya enakhhh bangetthhh, mbak Hani juga bilang kalau gapapa dinikmati aja, selama gak kebablasan, eh gapapa sih kebablasan kata mbak Hani asal itunganya jelas hihihi…. Ouhhhhh rasanya aku sudah benar-benar terangsang, kurasakan batang kemaluanku mulai mengambil.

Mas ngaceng yah denger ceritaku? Hihihi? Suka dengar ceritaku? …. Aku hanya merespons dengan guncangan kepala. Ah masa sih, coba aku cek… sejurus kemudian, tangan dengan begitu lincah mengeluarkan batangku dari sarangnya, dilanjutkan dengan kocokan lembut kedua jemarinya pada batangku

Hihi imut titinya mas, udah ngaceng penuh ya ini? …. aku hanya sedikit menganggukkan kepala, percuma juga aku mengelak, toh dia sudah tahu kalau aku terangsang.

Lumayan sih ukurannya, hampir sama kayak telunjuk aku panjangnya. Mas Tititya pernah diurut seperti ini? ….. LAGI!!, dia memainkan batangku dengan jari telunjuk dan jempolnya, membuat batangku mencapai ukuran terbaiknya, sekitar 10cm. Batang yang aku banggakan dan aku rasa akan cukup memuaskan istriku nanti

Eng-enghaaakk pernah….shhhhhhhhhhhhh ….. Rasanya tak terkira nikmat saat berputar bermain di batangku, padahal tadi aku sempat emosi mendengar pengakuannya, namun entah kenapa emosiku berubah menjadi nafsu seksual seperti ini.

Ahhhhs masih perjaka, dijaga untuk aku yah mas? Untuk calon istrimu ini? Mau mas lepas’ saat nanti kita malam pertama kan? ….. Dalam desahku yang tertahan aku mengangguk menyetujui segala ucapannya, semakin kuat aku menahan karena kini tangan mulai mengocok batangku semakin cepat

Uhhh so sweet, tapi maaf yaah mas… sepertinya aku gak bisa kasih sebaliknya, karena serambi lempit calon istrimu udah pernah dipake, jadi mashh gak bisa dapet perawanku deh …..

Hahhh…. Apaa??? Dia sudah pernahhh…..??????

Ahhhh pantas tanganya begitu lihai memainkan kemaluanku, aku tidak tahan lagi sepertinya aku harus menyelesaikan ini

Ahhhhhsss akk-kuuhh mauuuu keee-luaaarrr….

Namun tiba-tiba ia menghentikan kocokannya dan memencet batangku dengan cukup keras menggunakan jarinya, aku langsung kelojotan sebab ejakulasiku yang tinggal sedikit lagi tiba-tiba hilang begitu saja!!

Bersamaan dengan itu lampu di ruangan ini menyala , terlihat sekelebat dari kaca jendela bus sudah memasuki rest area.

Sabar yah, belum saatnya……

Hanya itu kata terakhir yang ia ucapkan sebelum ia mengecup pipiku dan lalu beranjak dari kursinya dan meninggalkanku yang masih dalam keadaan kacau. Kacau menerima kenyataan bahwa ia tak sesuai ekspektasiku, dan kacau menerima kenyataan bahwa aku gagal ejakulasi!!!

Bersambung… 22.03 WIB

Aku melangkah keluar menuju rumah makan dimana bus ini berhenti, pikiranku masih kacau (penampilanku juga) tapi aku bodo amat dengan itu, paling orang berpikir bahwa aku barusan bangun tidur hingga keadaanku terlihat kacau seperti ini.

Sementara wanitaku? Sejak ia tadi menggagalkan ejakulasiku, ia sudah beranjak keluar terlebih dahulu dan kini tugas lagi aku harus mencarinya di dalam rumah makan ini. Aku pun spontan menuju tempat prasmanan yang aku pikir ia pasti berada disitu.

Sesampainya di tempat prasmanan, aku mengambil antrean lumayan banyak sekitar sepuluh orang yang mengantri mengambil makan, namun Dari semua orang tersebut tak kutemukan batang hidungnya, hmmmm kemana yah dia?.

Kucoba sapukan pandanganku ke arah meja makan yang berjejer rapi namun tak juga kutemukan keberadaannya, hingga sampailah pada giliranku untuk mengambil makan, kupikir yasudahlah tanggung udah ngantri, akhirnya ku masukkan nasi dan beberapa lauk ke piringku serta mengambil segelas teh hangat lalu menuju ke sebuah meja kosong yang posisinya ada di tengah, spot bagus pikirku bisa sambil mencari dimana wanita itu berada .

5 menit, 10 menit hingga tak terasa makanan di piringku habis tak muncul juga orang ini, masih juga belum nampak di pengelihatanku sosoknya, kemana dia kok aneh sekali, padahal jeda saat ia turun dari bus dengan saat aku turun tidak lebih dari 5 menit.

Saat aku sedang clingak-clinguk menyapu pandangan ke seluruh penjuru, terdengar suara pengumuman dari speaker yang ada di resto ini bahwa bus yang kami tumpangi sedang mengalami sedikit kendala, jadi waktu istirahat yang awalnya hanya sekitar 15 menit akan diperpanjang menjadi 45 menit sampai 1 jam.

Ahhhh… Sial padahal bus itu masih terlihat bagus dan prima, bisa bisanya trouble jam segini. Aku pun beranjak dari mejaku dan meninggalkan piring kosongku, aku berpikir mungkin bisa menemukannya di toilet, jadi aku putuskan pergi ke toilet, sekalian aku ingin buang air kecil, meredakan ketegangan dibawah sana.

Tiba di toilet tak kulihat juga batang hidungnya, aku berpikir untuk menyelesaikan hajatku dulu baru kutunggu di depan pintu toilet , siapa tahu dia kelihatan. Bahkan hingga saat aku selesai dengan hajatku dan menunggunya sekitar 5 menit di pintu toilet, masih juga belum nampak sosoknya, aku makin kebingungan.

Dan bodohnya aku kenapa tak ku telp saja nomornya sejak tadi, ****** memang. Kucoba hubungi WhatsAppnya , namun di layarku hanya menampilkan keterangan berdering saja tanpa diangkat, hingga sekitar 3x aku menghubunginya tak juga diangkat. Menyerah dengan telpon ku putuskan untuk berkeliling resto ini mencarinya.

Ku langkahkan kaki ku menuju ke teras resto, sambil masih celingak-celinguk ku bakar rokok kretek favoritku, racun favorit untuk meredakan stress di saat seperti ini. Lalu aku tertarik dengan keberadaan crew bus yang tadi membagikan snack saat bus baru jalan, ia tengah berada di belakang body bus yang kami tumpangi yang saat ini tengah terbuka kap mesinnya,

Sepertinya memang dia sedang berusaha mengutak-atik kerusakan bus ini, namun yang aneh dia seperti lebih fokus untuk mengobrol dengan orang di sampingnya yang sepertinya berasal dari PO lain, terlihat dari kemeja yang ia kenakan. kuputuskan untuk mendatanginya dengan harapan bisa mendapatkan informasi keberadaan wanitaku ini dari sang crew, kalaupun tidak mungkin aku akan menunggu disitu sampai nanti penumpang naik ke bus kembali.

Beberapa meter sebelum aku tiba di tempat crew bus tersebut berada, sayup-sayup kudengar percakapan kedua orang ini dan kira kira seperti ini percakapan mereka

Crew bus lain: Loh nandi pilot e?

Crew busku: Lagi ngetap oli. Oli puteh hahahaha, jawabnya sambil terbahak-bahak

Crew bus lain: Loh sopo sing ngetap no? Purel ngendi? , ekspresinya menunjukkan ia sangat penasaran

Crew bus ku: Wedhokan sing biyen pernah tak critano kae loh, Iki mau Melu Nang penumpangku , tak bribik tipis-tipis sek gelem, yowes tak kandakno Nang pilot e, soale pilot e yoh penasaran jare kaet aku crito biyen pertama garap penumpang Ning rest area hahahhahaa , dari ekspresinya menunjukkan kesombonga , layaknya memenangkan sebuah trofy.

Crew bus lain: Lah awakmu gak Melu icip maneh?

Crew busku: Gak, mau Ning dalan wes oleh DP, wes diemut hahaha, mangkane tak kon garap pilot e wae, sakno penumpang liyane kesuwen ngentenine hahaha

Crew bus lain: Cah ndlogok tenan ….. Dan kedua manusia itu mengakhirinya dengan tertawa lebar.

Aku memang tak pandai bahasa Jawa, hanya sedikit makna yang bisa aku mengerti, namun aku merasa ini sebuah pertanda aneh , dan mungkin sedikit buruk. Yang aku tangkap dari percakapan mereka, sang supir tengah bersama seorang wanita, dan mungkin saja itu salah satu penumpangnya, namun apa yang mereka lakukan itu masih menjadi sebuah pertanyaan bagiku. Kuputuskan tak mendekati kedua crew bus itu dan berbalik arah ke arah resto lagi, sepertinya lebih baik aku segera menemukan wanitaku itu.

Jam di tanganku menunjukan pukul 22.34, artinya sudah setengah jam kami di resto ini, dan sampai sekarang pun aku belum ketemu dengan wanitaku. Merasa bosan di teras resto kuputuska untuk iseng milipir ke bagian samping resto, entah mengapa ingin saja aku melipir ke bagian kiri resto ini, sebab aku merasa tadi sudah sempat cari di sisi kanan resto saat ke toilet yang memang letaknya di sisi kanan resto tadi, jadi gak ada salahnya aku coba iseng cari ke sini.

Aku berjalan ke sebelah kiri resto, saat aku melongok ternyata gelap, tidak ada apapun di bagian kiri depan, justru aku melihat di bagian belakang seperti ada bangunan yang terpisah dari bangunan utama restonya, aku melangkah perlahan ke bagian belakang resto yang ternyata bangunan itu adalah sebuah tolet, berbeda dengan tolilet di bagian kanan resto yang menyatu dengan bangunan utama, tolilet ini terpisah dengan bangunan utama, sepertinya ini toilet yang khusus untuk karyawan resto atau crew bus sebab tak jauh dari toilet ini aku menemukan sebuah ruang rerbuka dengan tulisan “Area istirahat crew”.

Ah tidak sepertinya tidak mungkin ia sampai kesini, ini terlalu jauh. Begitu pikirku saat itu dan aku memutuskan hendak berbalik arah , kudengar suara benda jatuh dari arah bilik seperti suara gayung yang terjatuh dari bak mandi, lalu disusul dengan suara perempuan yang sangat samar terdengar dari jarakku yang hanya 2m dari toilet itu

Ahhhh pakkkkhhhh pelaaannnn, nanti ketahuan orangghh .. ahhhhhhh.. Lalu disusul oleh suara pria dengan nada yang berat. Tenanghhhh .. aku udah ngomong sama anakhh anakhh sinihh, gakk ada yang akan kesini sebelum kita keluar

Sialannn!!! Siapa juga orang yang berani zina tengah malam di tempat umum seperti ini, berani sekali mereka. Namun seketika aku teringat obrolan crew bus barusan jangan-jangan yang di dalam itu supir bus kami yang ia bilang tengah bersama seorang wanita, tapi apakah iya pak supir itu berani nekat zina di tempat umum seperti ini?.

Aku mengurungkan langkahku untuk mundur , dan kini aku penasaran dengan kedua makhluk yang sedang asyik Masyuk di dalam toilet ini. Ternyata dalam bangunan ini ada 2 bilik toilet untuk pria dan wanita, yang mereka pakai adalah toilet untuk pria, sehingga menyisakan toilet bagian wanita yang sepertinya kosong tidak ada orang di dalamnya. Dan entah setan darimana yang hinggap kepadaku hingga aku nekat berjalan pelan dan masuk ke toilet bagian wanita.

Ku tutup pintu toilet itu dengan sangat perlahan, berharap tidak sampai terdengar oleh orang di sebelah. Sesampainya di dalam aku sedikit kecewa karena tembok toilet ini tinggi hingga keatapnya, hanya ada ventilasi udara yang itu ada di bagian belakang sehingga sepertinya niatku untuk mengintip akan gatal total (lagipula toilet model begini kalau tidak full tertutup Bakal rawan diintip di bagian wanita kan? Aku memang setolol itu ternyata).

Akhirnya kuputuskan untuk menempelkan relinganku ke tembok yang membatasi kedua toilet ini, daripada tidak dapat apa-apa pikirku , dan beruntungnya (atau sialnya) aku, dari tembok ini suara desahan kedua manusia yang sedang dimabuk asmara ini terdengar cukup jelas di telingaku

Pria: Ahhh ahhhh ahhhh, enak sekali tempikmu mbak, gak salah si Kriting bilang tempikmu juara

Ahhhh pakkhhh enakkkhh rudal bapakhhhh,cepetann pakhhh udaahhh kalau kelamaan nanti ketauan orangghhh ahhhhh shitt…

Pria : Ahhhh tenang cah ayu, tadi aku udah bilang kalau bus nya trouble, jadi gak perlul kesusu ahh ahhhhhhh, aku masih keenakan sama tempikmu ini.. ouhhhhhh

Plookkkhhh plokkhhhh plokkhhhh plokkhhhh…

Suara hantaman itu beradu nyaring dengan percakapan kedua insan berbeda kelamin itu, dan sekarang aku makin yakin bahwa yang tengah mereguk kenikmatan itu adalah si Supit bus kamu, namun aku masih penasaran dengan si wanita, apakah ia penumpang dari deck atas? . Sialnya mendengar desahan mereka membuatku yang tadi tak sempat ejakulasi kini ngaceng lagi, langsung saja ku keluarkan rudalku dan lanjutkan menguping aktifitas mereka

Wanita : Ahhhhh…. Pakkkkhhhh lagihhhh , enak rudal bapakkkhhhh , kuat banget genjot serambi lempit akuh… Ahhhh ahhhh ahhhhhhh

Pria: Enak manaaah sama punya kriting mbakkhhh… Ahhh ahhhh

Wanita: Punyahhhh ahhhh mas kritinghh lebihhh panjangggggh, punya bapakhh lebih tahan lama dan lebih gedeehhh ahhh diaahmeternyaaahh … Kencengin lagi pakkkkk ahhhh

Pria: Hahaha jelas dong, punya saya lebih tahan lama, mbak aja udah sampe 3x terkencing-kencing kena rudal sayaah, shhhhhhhh lagian kok kamu bisa kenal si Kriting sih mbakkhhh? Darimana? Ahhhhh ahhhhh ahhhh shitt

Wanita: Mas ituh langgananhh akuhhh dari lama pakkhh, udahh sering ngewein serambi lempitkuhh, tahun lalu pas aku balik naik bus inih, gakhhh sengajah, terus ketemu sama mashh itu di bussh, terus mashh ituh ngajakin aku main di resth area inihh, berhubung waktu itu sebelum berangkat akuh abis main dan belum keluar, akhirnya akuh mau aja diajakin main. Kentang soalnya ahhhhhhhhh itung-itung kasih service lebihh kee pelanggan ahhhhh bapaakkkkhhhhhhh mentokinhhhh

Pria : Ahhh hahhahaha gakkhh nyangkahhh mbakkhhh ini luarnya berhijab dalemnyahh lontehhh yaaa… Ahhh tattoan pulahhhh, shhhh saya suka wanita yang bertatto seperti mbakkhh, bikin makin horny.

Wanita: Ahhhhh sengajahh biar pada sukaaahh pakkk dan bagus ajaaahhh punya tatto… Pakkkkhh lebih kenceng akkkkhhhhh

Pria: Ahhhhh, ahhh iyaahhh makin seksihhh kamu mbakkkhh, saya mau tuhhh gantiin gambar kupu-kupunya dan hinggap di tete mbakkhhh setiap hari hahahhahahaha…

Siall!!!! Masih aja ni orang dalam situasi kayak begini gombal. Tapi setidaknya aku makin yakin kalau wanita yang sedang digarap oleh si supir bukanlah (amit-amit) calon istriku, sebab tidak mungkin ia mentatto tubuhnya. Ahhhh tapi justru membayangkan body wanita bertatto membuatku makin mengocok kencang kemaluanku … Ahhhhhhh

Pria: Ahhhhh mbakkkhhhh aku udah gakkk tahannn… Shhh mau keluarin dimanaaahhh…..

Wanita: Shhhhh di dalamhhh ajaahh paaakkkhhhh akuhhh amannn, barengan pakkhhhh. Akkkkhhhhhhhhh… Croth… Crotttthh…croooootthhhh

Bersamaan dengan lolongan kedua insan itu, rudalku pun menyemburkan isinya hingga 3x. Sejujurnya ini adalah malam yang luar biasa spesifik (dalam urusan seksi), kenapa??? Karena malam ini pertama kalinya rudalku dimainkan oleh seorang perempuan, dan malam ini juga menjadi onani terbaikku, dan memang aku jarang sekali onani, mungkin bisa terhitung jari jumlah onani sepanjang umur.

Setelah puas dan kembali sadar aku melakukan merapikan lagi celanaku, dan melakukan keluar, aku tidak punya banyak waktu dan tidak ingin diketahui oleh siapa pun, jadi sekenanya saja aku merapikan dan melakukan keluar dari toilet mesum ini.

Aku tidak berenang lagi dan memutuskan untuk langsung kembali ke kursi ku, ku hempaskan badanku diatas jok bus itu, dan dengan nafas tersengal senggal aku masih gak habis fikir dengan kenekatanku berbohong. 10 menit berselang para penumpang pun mulai masuk kembali ke dalam bus , begitu juga dengan wanitaku yang kini sudah duduk di kursinya

Kamu kemana aja , aku cariin muter kok gak ketemu?

Loh mas nyariin aku sampe muter? Aku ke rumah makan Padang yang itu loh mas. Ku tengokkan kepalaku kearah ia menunjuk, dan benar saja disana terbangun megah rumah makan Padang.

Ngapain emang kamu disitu?

Yah makan lah mas, aku tuh udah beberapa kali makan di resto ini, dan menurutku rasanya gak enak, jadi aku mlir ke rumah makan Padang beli nasi Padang. Kilahnya

Terus kok gak diangkat tadi teleponku?

Hpnya aku kantongin mas, mode silent, jadi gak ngeh mas tadi telpon, soalnya pas tyru crewnya bilang udah bahwa bakal berhenti lama, jadi aku santai-santai deh di rumah mereka makan padangnya .

Hmmmmmm… hanya itu responku saja, lega? Iyaa. Entah kenapa tadi aku begitu khawatir kalau kalau dia kenapa-kenapa, tapi sepertinya wajar, toh dia calon istriku, gak lucu kan belum dilamar udah ilang duluan di rest area?

Mas jangan ngambekk dong… ucapannya lembut yang seketika meluluh lantakan amarah sebab dia hilang gak berkabar tadi, belum lagi ditambah ia mengucapkan itu sambil mengirimkan surat, makin tak berdaya aku

Eh massal ini apa di tangan mas kok berlendir gini?

Haahhhhh???? Aduh matihhh aku ituhkan….. Belum sempat aku memeluknya ia keburu menarik tangannya dan mencium lendir yang kini juga menempel di tanganya , setelahnya dia hanya tersenyum tipis , yang entah apa makna dibaliknya. Aku pun lekas mengelap sisa lendir ditanganku itu sebisanya untuk menghilangkanya.

Gobooooookkkkkk!!!! Aku hanya bisa mencaci diriku sendiri.

Bersambung…23.04 WIB

Bus ini akhirnya berjalan lagi setelah lebih 1 jam beristirahat di rest area yang harusnya paling Cuma 15-30 menit. Crew juga sudah memadamkan lagi lampu utama di ruang duduk kami dan kembali remang menyelimuti perjalanan kami hingga nanti tiba di tujuan, setahuku bus ini tidak akan berhenti lagi sampai nanti di kota tujuan kami.

Saat ini aku masih sangat gugup akibat kecerobohanku yang lupa membersihkan sisa sperma saat aku onani di rest area tadi, hingga ketahuan sama calon istriku . Sementara dia , seperti tak terjadi apa-apa setelah senyumnya pasca mencium bau spermaku di tangannya. Tapi setelah itu ada sedikit hal gila sih, ia sempat menjilatnya sedikit sebelum akhirnya ia mengelap menggunakan tissue yang dibawa di tas nya

Boleh aku denger lanjutan cerita kamu? Ucapku memecah suasana , dia menoleh dan berkata

Mas yakin? Masih mau dengar ceritaku? , segera aku mengangguk menanggapi pertanyaannya

Aku Cuma takut mas gak akan kuat dengernya, ini akan sangat menyakiti hati mas. Jauh lebih sakit daripada ceritaku yang tadi.

Tekadku menikahimu sudah bulat, hanya kamu yang mas rasa orang yang paling tepat menjadi masa depanku, mendampingiku. Memang ceritamu tadi menyakitkan namun itu masih bisa aku terima. Jawabku dengan lugas. Ia kemudian beringsut dan menghadap kembali ke arahku serta kembali berbisik

Menyakitkan namun juga nikmat kan mas? …. gleeeeekkkkkkk aku hanya menelan ludah saat mendengar itu, sebab tidak salah juga yang dia katakan, mendengar ceritanya justru membuat nafsuku naik, hal yang sungguh aneh.

Aku akan cerita, tapi aku gak mau diganggu sama mas, selama aku cerita mas hanya boleh bertanya itupun aku tak harus menjawab semua pertanyaan mas. Tidak ada interupsi apapun selain itu dan mas tak boleh menghalangi apapun yang akan aku lakukan selama bercerita.

Dan sebaiknya tangan mas anteng saja di tempatnya sekarang, dan tidak nakal kemana-mana saat aku bercerita, bisa?? ….. glekkkkkkkk aku menelan ludahku lagi, apa lagi yang akan dilakukan orang ini padaku, apakah ini benar benar lebih buruk daripada ceritanya yang tadi atau …. Ahhhh kenapa membayangkannya justru membuatku makin penasaran dan makin ingin masuk ke permainannya.

Ku Anggukkan kepalaku tanda setuju atas syarat yang ia ajukan. Ku tata dudukku senyaman mungkin dan ku pejamkan mataku dan bersiap menerima apapun yang nanti akan diucapkannya.

Tadi aku bilang kan sebelum turun, bahwa aku sudah tidak perawan lagi mas? Mas mau mendengarkan gimana aku melepas keperawananku?…. Ku Anggukkan kepalaku pelan, karena memang ini yang ku tunggu sejak tadi.

Hari itu, lebih dari sebulan sejak aku bekerja di tempat karaoke koh Han, aku sudah bisa lagi mengakses handphoneku dan bisa menghubungi keluargaku di kampung mas, namun aku tidak pernah melapor ke orang tuaku bahwa ternyata selama disini aku dipekerjakan menjadi wanita penghibur.

Bukan karena ancaman dari siapapun melainkan aku sudah mulai nyaman dengan pekerjaan baruku ini, aku seperti mendapatkan kebebasan yang selama ini dikekang hebat oleh keluargaku dan sekarang aku bisa merasakannya. Jadi aku tak ingin meninggalkan pekerjaanku ini.

Saat itu aku tengah telpon dengan ibu dan ia bilang kini keluarga dirumah sedang butuh uang sekitar 10 juta. Aku tak perlu bercerita untuk apa, yang jelas saat itu keluarga sangat kebingungan sebab tak ada sumber penghasilan lain selain toko yang masih belum berjalan dengan normal. Aku sempat curhat ke mbak Hani soal ini dan dia menyarankanku untuk ngomong langsung ke koh Han berharap koh Han bisa bantu masalah keuanganku.

Saat itu aku masih baru pegang uang dari hasil bekerja, jadi uangku pun tak banyak akibat aku yang masih kegirangan belanja baju dan keperluanku yang lain , alhasil uangku pun tak cukup. Dan mas tahu, saat aku bilang ke koh Han soal ini apa yang ia katakan? ….. aku hanya menggelengkan kepalaku menjawab pertanyaan itu.

Koh Han bilang kenapa tidak jual keperawananku saja… sebuah kalimat singkat yang seperti petir menyambar kepalaku. Aku harus kuat ini baru permulaan sepertinya

Koh Han bilang, ada rekanan bisnisnya yang doyan cari perawan, dan dia berani bayar mahal untuk itu… Entah kenapa setiap kata yang terucap olehnya terasa menyakitkan dan erotis di waktu bersamaan, terlebih dia mengucapkan itu dengan nada yang menggoda sembari kini tangannya sudah masuk ke bajuku dan dengan anggun ujung telunjuk nya memainkan putingku. Membuat nafsuku yang sempat resa setelah onani tadi, kini naik kembali.

Laa-laluuuu apahh jawaban kamu akannn tawaran itu?.. dengan terbata-bata aku coba mengajukan pertanyaan..

Aku setuju…….

Duuuuuaaaaaaaaaaarrrrrrrrr , kini petir itu sepertinya benar-benar menyambar kepalaku dan langsung telak ke otakku. Seketika duniaku berputar hebat, beribu pertanyaan muncul di otakku tentang kenapa, bagaimana bisa ia begitu mudah menyerahkan mahkota terbaiknya hanya untuk uang. Bingung, marah, dan nafsu semua bercampur menjadi 1. Lebih hebat dari yang kurasakan tadi.

Orang itu bernama koh Alung, seorang bos besar sekaligus hidung belang yang gemar sekali dengan gadis muda seperti calon istrimu ini mashhh.

Singkatnya, 2 hari kemudian koh Han mempertemukan ku dengan koh Alung di sebuah hotel, disana pertama kali aku melihat koh Alung, orangnya gendut seperti big bos kebanyakan dan wajahnya standar saja namun terawat.

Pas nyampe di pintu hotel, Koh Han mempersilahkan ku masuk sendiri menemui koh Alung, ia hanya berpesan jangan mengecewakan koh Alung. Lalu aku dengan perlahan masuk ke kamar hotelnya mas, kamar yang indah, disana koh Alung tengah santai diatas ranjang sambil nonton tv, dan dengan isyarat jarinya ia panggil aku untuk ikut naik keatas ranjangnya .

Oh iya mashh saat itu aku menggunakan bajuku yang kubawa dari kampung, baju yang longgar yang biasa ku pakai saat di kampung lengkap dengan jilbabku. Kata koh Han, koh Alung lebih suka wanita yang terkesan polos, dan penampilanku dengan baju tertutup adalah favorit koh Alung ……

Setiap kata yang keluar dari bibirnya membawaku semakin merasa panas, panas hati dan nafsuku. Caranya bercerita seakan membawaku masuk ke kejadian saat itu dimana ia tengah di dalam hotel dengan pria paruh baya itu. Dan yah rudalku mulai mengeras

Laa-laalu apaaah lagi selanjutnya…… Aku bahkan tak bisa merangkai kata yang pas untuk pertanyaanku itu, jemarinya di putingku membuat kesadaranku semakin menipis. Yang aku ingin saat ini hanya mendengarkan apa yang akan ia ceritakan….

Kami ngobrol ringan biasa , sambil minum-minum, tidak banyak hanya untuk menghangatkan suasana saja dan membantuku menghilangkan grogi, setelahnya tiba-tiba koh Alung mengecup bibirku dengan lembut mas.. gentle sekali , mungkin ia tahu aku masih gugup.

Bibirku dilumatnya hingga aku merasa nyaman dan membalas ciumannya…. entah sejak kapan jari telunjuk tangan kirinya sudah berada di bibirku , dan kini ujung telunjuk itu membelai bibirku yang masih tertutup rapat. Dan setelah mendengar itu aku refleks justru mengecup jarinya yang bermain-main di bibirku, membayangkan itu adalah bibirnya yang saat itu diciumi oleh koh Alung.

Lalu dengan lembut, Koh Alung merabai dadaku mas, dia mainkan tanganya dan meremas lembut payudaraku, payudara yang harusnya nanti buat susui anak-anakmu mas. Dan itu bikin aku malah makin gemas dan akhirnya membalas ciuman koh Alung lebih ganas.

Hingga lidah kamu saling bertautan….. ia lantas memasukkan jari telunjuknya ke mulutku yang dengan reflek ku balas dengan memainkan lidahku, yahhh aku berkhayal itu adalah lidahnya yang saat ini sedang menari nari dengan lidahku seperti yang ada di ceritanya. Sedangkan dibawah, ia mulai memilih putingku dengan jari lentiknya.

Setelah puas dengan dadaku, koh alun merabai selangkanganku mas, ia mainkan jarinya,ia Elus dengan lembut selangkanganku yang masih lengkap terbungkus oleh bajuku. Namun tak lama tangan itu semakin liar membelai serambi lempitku mas, serambi lempit yang harusnya hanya punyamu kalau nanti kamu jadi suamiku.

Dan itu membuat ku basahh…. agghhhhhhhhhhyh kenapa ia selalu menyebut calon istruku saat seperti ini, membuat ku harusnya semakin marah, namun kenyataannya tidak sama sekali, justru itu malah membuatku semakin melayang. Semakin ganas mengulum jemarinya yang bermain di lidahku.

Koh Alung lalu mulai membuka bajuku satu persatu mas , sambil tetap mempertahankan ciumannya di bibirku, ia dengan lihai memereteli bajuku , dan akhirnya calon istrimu telanjang di depan om-om dan berbeda ras dan agama dengan kita mas. Tapi tenang mas, aku gak sepenuhnya telanjang kok, masih ada jilbab yang nutupi kepalaku, seenggaknya aku tidak benar-benar telanjang kan? …

Ahhhhhh…. Taaahh-tapiii aurat kamuuuh sudaaah terbukahhh semuaaanyaa. Sedikit sisa kesadaranku menyanggah apa yang ia ucapkan. Namun sepertinya itu tak berarti baginya karena ia tak menggubrisnya sama sekali

Lalu koh Alung menidurkan ku di ranjang mas, ia kemudian menyerang tetek ku dengan buas, seperti bayi gede yang kelaparan. Dihisapnya putingku bergantian Kanan dan kiri , dan itu rasanya enakkkkkhhhh bangeth masss.

Semoga kapan-kapan kamu juga bisa ngerasain nyusu ke akuhhh mmmmhhhhhhhhhhh….. dari suaranya yang semakin berat, aku yakin bahwa ia pun mulai terbawa suasana. Lalu tangannya yang di putingku kini berpindah ke gundukan celanaku. Memegang rudalku yang sudah mengeras sedari tadi.

Lalu koh Alung menurunkan badannya dan mulai menciumi selangkanganku mas, ia ciumin paha dalamku, lalu lidahnya yang nakal mulai nyerang bibir serambi lempitku, ia jilatin bibir serambi lempitku dari atas kebawah, keatas lagi, terus ia ulangi sampai serambi lempit calon istrimu ini jadi makin basah dan makin basah mas.

Pinter banget koh Alung mainin nafsuku sampe aku blingsatan masshhhhh emmmmhhhh….. disaat bersamaan elusanya pada rudalku juga membuatku makin blingsatan, ingin rasanya kubuka resleting ku dan mengeluarkan jagoanku ini agar tidak sesak terhimpit celana seperti saat ini.

Koh Alung juga gak ragu buka bibir serambi lempitku, dan jilatin klitorisku seperti orang yang kelaparan mas, ia bilang serambi lempitku wangi , rapet dan bersih. Persis seperti yang ia suka, makanya dia begitu ganas jilatin serambi lempit yang harusnya kamu nikmati pas malam pertama kita nanti mashh….

Ahhhhhhmmmm shhhhhhhhhhhh…….. aku sudah makin menipis kesadaranku , penggambaran ceritanyaa benar- benar membuat candu, aku ingin lebih , aku ingin dengan kelanjutannya.

Begitu koh Alung puas dengan serambi lempit ku, ia lalu tiduran di ranjang mas , lalu ia minta aku untuk ‘MENGULUM rudalNYA’,…. Entah kenapa kata terakhir itu begitu ditekankan dan benar saja kata terakhir itu langsung terngiang di kepalaku dan makin menambah candu di otakku

Mas tau, awalnya aku ragu melakukan hal itu, sebab ini pertama kalinya mas. Asal mas tahu selama di kampung aku sama sekali tidak pernah berpacaran, dekat dengan cowo pun sangat aku batasi, namun baru beberapa waktu saja di ibukota aku sudah dihadapkan pada rudal yang bahkan bukan milik pasanganku, rudal yang patutnya milik seorang yang lebih cocok menjadi ayahku, dan rudal yang berasal dari orang yang berbeda keyakinan denganku mas.

rudal yang bahkan tidak disunat. Namun karena posisiku , mau tak mau aku harus memuaskan rudal itu , akupun mengecup ujung kepalanya yang masih tertutupi oleh kulup. Namun bukanya jijik aku malah tertantang mas, aku ingin memberikan kemampuan terbaikku untuk rudal pertama dalam hidupku ini.

Lalu setelah beberapa kecupan, ku julurkan ujung lidahku, dan kumasukkan kedalam lipatan kulupnya, sedikit demi sedikit namun makin lama makin dalam, hingga akhirnya ujung lidahku ikut diselimuti kulup rudal koh Alung,

Lalu aku sapukan lidahku memutari kepala rudalnya, hingga saat aku lihat ekspresi koh Alung yang begitu menikmati dan tak ada protes dengan servis ku, membuatku semakin bergairah…… Elusanya di celanaku juga makin menjadi, membuatku makin terbang membayangkan apa yang terjadi saat itu, apa yang dirasa oleh koh Alung.

Lalu aku buka kulupnya mas, aku tarik sampai terlihat semua kepala rudalnya, dan dengan gemash, akuhhh jilatin seluruh permukaan rudalnya. Mas tahu kan ini pertama kalinya aku nyepong, tapi kata koh Alung permainanku cukup nikmat buat dia, aku makin semangat, setelah aku puas jilatin seluruh kepala rudalnya, aku jilatin batang rudalnya juga mas, dan mas tahu rudalnya sangat keras dan berurat.

rudal yang nantinya akan mengambil perawan wanita yang tadi kamu tembak mashhhh….. Ahhh siaaallllll… Kenapa makin lama ceritanya makin terasa menantang dan nikmat…. Ahh ada apa denganku, kenapa malah aku begitu terangsang hebat saat wanita yang kucintai dinodai oleh lelaki lain, apakah aku ini tidak normal??..

Selanjutnya , kumasukkan rudal itu ke dalam mulutku Masss , ahhhhh awalnya hanya kepalanya saja yang bisa masukkhh, lama-lama aku bisa memasukkan setengah rudalnya ke mulutku, lalu perlahan aku mulai menaik turunkan kepalaku, mengocok rudalnya dengan mulutku, seperti ini mashhh….. Ia lantas meloloskan rudalku dari celana , dan langsung mengurutnya pelannn, seperti saat tadi sebelum istirahat di rest area

Enakh Mash??? Hmmm??? ……. aku mengangguk pelan , dan tak bisa merespon lebih jauh dari ini..

Padahal ini Cuma pakai tangan yah, gimana rasanya kalau pakai mulutku? Hihihihihi….. Aghhhhhhhhhhhh sepertinya itu akan sangat nikmmattt … Namun aku tak mampu menjawab itu dan hanya otakku saja yang berucap demikian. Dan jika aku bisa ngomong pun belum tentu ia akan memenuhinya.

Tak lupa aku sambil mengulum tititnya, aku tatap mata koh Alung dengan kentalnya nakal ku mas dan itu membuat koh Alung makin blingsatan. …. Kini kocokan tanhanya di tititku mulai naik temponya seiring tititku yang semakin menggumpal.

Behh… Berapah ukuran rudal kohhh aahhh-lungghhh… Mhhhhh shhhhh……. Pertanyaan macam apa ini sebenarnya, bagaimana aku bisa melontarkan pertanyaan seperti itu. Nafsu benar-benar sudah membuat otakku tak beres.

Yang jelash, lebih besar dari mashh… Mungkin 2x lipat punya mashh yang imut ini. Hihihi….. Ahhhh benarkah ada orang yang rudalnya lebih besar bahkan 2x lipat dariku? Tidak, rudalku cukup besar, kenapa dia menyebutnya dengan imut…. Arghhhhhhhhh

Koh Alung sudah tidak tahan lagi mashh, dia angkat badanku lalu memposisikan aku telentang, dibukanya kedua pahaku dengan lebar lalu ia tempatkan badanya di antara kedua pahaku itu, dan perlahan tititnya di gesekkan ke bibir serambi lempitku, pelan-pelan koh Alung mengesekanya mas, akhirnya aku pun ikut keenakan juga.

Lalu setelah dirasa serambi lempitku cukup basah, koh alung dengan lembut mulai memasukkan tititnya membelah bibir serambi lempit calon istrimu ini mashhh. Kamu tahu kan rasanya pasti sakit ketika pertama kali ngewe, namun dengan pengalaman koh Alung , sakit itu bisa diminimalisir mashhh , hingga akhirnya bleeeeeeeessssssshhhhhh. rudal koh Alung masuk sempurna di bibir serambi lempitku, dan darah perawanku gagal batang rudalnya.

Emmmmhhhhh…. emmmhhhhh…. Emhhhhhhhhhhhh… Seketika aku langsung kelojotan mendengar hal itu , spermaku sudah berada di ujung. Aku ingin ejakulasi!

Namun seperti sebelumnya, ia kembali menekan kemaluanku dengan keras dan dalam sekejap hilang sudah sensasi nikmat yang didapat kudapat, sekaligus musnah pula harapanku untuk ejakulasi.

Dengan nafas yang masih terengah-engah, aku menoleh padanya dan bertanya kenapa..

Tidak, aku hanya ingin tahu apakah mas benar-benar serius menginginkan aku sebagai istri mas, jika memang mas punya niat yang bulat, aku rasa mas akan sanggup menahannya agar tidak crot. Saya menganggap itu adalah wujud kesungguhan mas.

Karena jika sampai mas mendengar ceritaku dan berakhir ejakulasi mas, sepertinya mas gak ada bedanya dengan laki-laki lain yang hanya menginginkan tubuhku saja. Tidak serius memperjuangkan ku. ….. mendengar hal itu sontak membuat kembali tertantang.

Baiklah, aku akan menahan sebisaku agar tidak ejakulasi, namun bagaimana jika aku melepaskannya? , jawabku menantang balik

Selama mas tidak memohon padaku untuk ejakulasi, maka aku akan membantu mas dengan memencet titit mas saat mas akan keluar, bagaimana?

Oke, deal… jawabku singkat

Sepertinya ini akan menjadi malam yang sangat panjang dan penuh perjuangan buatku. Tapi, bukankah cinta memang selayaknya diperjuangkan?…

Bersambung…23:51

Bus Yang kami tumpangi masih berjalan dengan kencang di atas jalan toll ini, mungkin sekencang deru nafasku sebab kedua kalinya malam ini nafsu dan amarahku benar-benar diuji oleh wanita yang duduk di sampingku ini. Aku masih mengatur nafasku setelah kembali gagal mengeluarkan cairanku setelah godaan yang luar biasa.

Dan sepertinya masih akan ada hal-hal lain yang mungkin akan terjadi nanti. Aku hanya berdoa dalam hati semoga malam segera berganti pagi dan bus ini segera bersandar di tempat tujuannya agar perjuanganku ini segera selesai.

Gimana? Masih mau lanjut????

Aku menganggukan kepalaku pelan , tanda bahwa aku sudah siap dengan yang akan terjadi meski nafasku sendiri masih belum teratur. Tak butuh waktu lama, tangan lembutnya kembali hinggap di batang kemaluanku, namun kali ini hanya telunjuknya saja yang perlahan mengelusi bagian bawah dari batang kemaluanku.

Mulai dari pangkal, ia Elus lembut sampai ke ujung rudalku, dan saat di lubang pipis ku, ia mengelus cairan pre-cum ku dan meratakanya ke seluruh permukaan kepala rudal ku. Dan itu tetap menggunakan telunjuknya saja.

Saat keperawananku pecah, itu adalah salah satu rasa sakit terhebat yang pernah kurasakan dalam hidupku mashh… Namun koh Alung yang memang sudah berpengalaman itu segera memelukku dan dengan bibir dan tanganya, ia segera merangsang semua titik sensitif ku.

Telinga dan Leherku diciuminya, serta kedua putingku ia mainkan dengan jarinya dengan lembut, dan itu membuat rasa sakit di serambi lempitku perlahan mereda. 5 menit setelahnya saat aku mulai merasa lebih baik koh Alung mulai menarik rudalnya perlahan mas, itu saat pertama dimana calon istrimu ini benar-benar berubah menjadi wanita dewasa seutuhnya, dan itu semua berkat koh Alung.

Makin lama, rasa sakit itu semakin hilang seiring genjotan rudal koh Alung di serambi lempitku mas, hingga akhirnya koh Alung bisa dengan lancar menzinahi serambi lempitku mas. … Aku berharap tekingaku saat ini bisa tuli sesaat, setidaknya agar otakku tidak kian teracuni oleh kata-katanya, dan bisa bekerja normal kembali. Tapi apa daya, perjuangan ini memang berat.

Laahh…laluhh selanjutnya gimana?? Jawabku terbata-bata

Setelahnya koh Alung dengan gampangnya menggempur serambi lempitkuh mashh makin lama makin dipercepat temponya, aku pun sudah tak kesakitan lagi, malah yang ada aku makin keenakan pas koh Alung makin cepet genjot serambi lempitku mashh ….yang awalnya lembut seperti ini lama lama jadi makin cepet kayak gini ….

Ia mempraktekkan kata-katanya itu dengan elusanya di batang rudalku, awalnya ia Elus pelan lalu perlahan ia naikkan temponya , dan benar saja memang rasanya semakin kencang semakin enak , rudalku pun perlahan berdiri lagi, padahal ini hanya menggunakan satu jarinya saja.

Benar kata orang mas, menyetubuhi itu enakkkkkk banget, apalagi kalau pasangan kita pinter mainya, padahal aku dulu paling anti dengan yang namanya hal-hal berbau seksual, namun sejak malam itu kenal dengan rudal koh Alung semua persepsi ku jadi berubah. Koh Alung mengajarkan aku gimana rasanya surga dunia melalui menyetubuhi mas… Shhhhhhhhh mmmmhhhh…

Cerita Dewasa Ngentot - Bersetubuh Dengan Calon Istri di Bus Malam
Koh Alung masih menggenjot ku dalam posisi sama selama sekitar 20 menit mas, sebelum akhirnya aku mendapatkan orgasme pertama dalam hidupku… Emhghh itu orgasme ternikmat yang pernah kurasakan mashhh, yang harusnya kamu yang berikan ke aku saat jadi suamiku nanti, tapi sayang keduluan sama koh Alung…. ahhhhhhh ahhhhh bajingan emang bandot tua itu.. aku hanya bisa mengumpat dalam hati,

Lalu koh Alung membalikan tubuhku mas, ia paksa aku dalam posisi nungging , lalu dari belakang koh Alung pegang pinggulku, dan perlahan rudalnya mulai masuk lagi ke serambi lempitku, emmmhhhh sumpahhh posisi ini jauh lebih nikmat dari sebelumnya mashhh… rudalnya bisa masuk lebih dalam ke serambi lempitku, menekan hingga ke rahimku masshhhhh.

Dan dengan posisi ini pulalah koh Alung bisa menggenjot tubuhku lebih cepat dari sebelumnya, dan mas tahu ? Suara genjotan itu bahkan sampai terdengar ke seisi kamar,, plookkkhhh… plookkkhhh… Plokkhhhh , dan itu bersautan dengan desahan kamu yang makin lama makin menggila …Ahh nungging,

Apakah ini adalah posisi sex anjing kawin seperti yang anak-anak kantor sering bicarakan? Betul kata mereka bahwa posisi ini bisa jadi lebih nikmat dari posisi biasa. Dan mereka sering bilang bahwa pasangan mereka selalu puas saat di posisi seperti ini.

MAS, koh Alung baru genjot aku dalam posisi waktu 10 menit dan aku bisa dapet orgasme keduaku loh … Namun bukanya berhenti koh Alung justru nambah ganas genjot serambi lempitku mashh, dia tarik jilbab beserta rambutku , aku diperlakukan begitu kasar saat itu , seperti seekor kuda yang dipaksa oleh tuanya,

Aku tak sempat protes karena rasanya begitu campur aduk kala itu , sakit dan nikmat menjadi satu massss .. dan aku justru malah makin liar saat koh Alung mengasariku seperti itu. Bersamaan dengan itu kini batangku sudah dikocoknya dengan menggunakan 2 jari, ia mengocoknya dengan kasar pula, seakan itu adalah representasi dari apa yang ia rasakan saat bersama koh Alung.

Entah mungkin efek aku gagal ejakulasi tadi atau memang kocokannya yang terlalu nikmat, kini kurasakan batangku mulai berkedut, sperma ku sepertinya ingin segera lepas dari siksaan nikmat ini.

Bahkan masshh… Gak sampe 5 menit koh Alung genjot aku sekasar itu, aku orgasme lagi,. Tapi bukan orgasme biasa, akuu squirt…. Cairan serambi lempitku mengucur deras dan banyak sekali sampai membuat ranjang itu basah kuyup….

Ahhhhhhh, tidakkhhhh, kedutan di rudalku makin kencang, dengan susah payah aku menahannya, bahkan hingga beberapa kali tubuhku kelojotan diatas jok bus ini. Rasanya sudah diujung lagi seperti tadiii … Arghhhhhhhhhghhhhhhhhhhh.

Dan lagi, ia menekan rudalku dengan kuat, menggagalkan ejakulasiku untuk yang ketiga kalinya malam ini. Beberapa detik ia menekan rudalku, hingga rudalku yang awalnya tegak sempurna kini kembali layu. Yang kurasakan saat ini hanya pusing di kepala , serta perasaan – perasaan aneh yang sulit aku jabarkan dengan detail, kepala rudalku pun kurasakan makin sensitif. Ahhhhh entahlah, hanya itu, aku tak mampu menggambarkannya lebih jauh .

Ia menarik tangannya dari rudalku yang mulai layu, meskipun posisi dudukku masih santai seperti tadi, namun kondisiku kini benar-benar kacau, bulir-bulir keringat membasahi wajahku , padahal di bus ini AC nya sangat dingin, ditambah dengan hawa dingin tengah malam. Aku butuh waktu sejenak, setidaknya aku ingin mengatur nafasku dahulu.

Mas????….. ucapnya lembut dan membuatku menoleh kearahnya,

Yahh???? , jawabku singkat

Masih yakin mau lanjut untuk menikahi ku? Ucapnya

Yahhhh …akuh masih yakin bisa memperjuangkanmu menjadi istriku, hanya saja , Beri aku waktu sejenak untuk bernafas. … ia hanya menjawab dengan senyuman manisnya diiringi anggukan kepala, lalu ia memeluk lengan kananku dan menyandarkan kepalanya di bahu ku .

Hening beberapa saat, hanya terdengar deru nafasku yang masih memburu akibat spermaku yang lagi lagi gagal keluar. Sedangkan dia masih dengan posisi sama, menyandarkan kepalanya di bahuku sambil memeluk erat lenganku

Jadi, apa yang selanjutnya terjadi pada malam itu ?… ujarku membuka percakapan.

Banyak, itu hanya permulaan saja mas. Malam itu koh Alung menggarap tubuhku hingga subuh, entah berapa kali aku keluar ,yang jelas banyak banget. Dan seingatku malam itu koh Alung keluar sampai 4x.. jawabnya enteng dengan masih bergelendotan manja di pundakku.

Emmm empaatth kali??? …. Tanyaku keheranan

Iyah, kenapa? Toh meskipun sudah berumur, staminanya masih ok kok, gak kayak massh ini, baru pakai tanganku bentar aja udah mau keluar …. Sialll!!!!!!! Membandingkan sesuatu dengan orang lain saja itu sudah membuatku tersinggung, apalagi ini untuk konteks hal yang privasi dan Tablo,. Dalam keadaan normal pasti aku akan mencak-mencak dibuatnya, namun tidak untuk sekarang, wanita ini terlalu pandai membuat ku ‘jinak’. Bukanya marah atau ngamuk aku justru tertantang membuktikan bahwa aku lebih baik dari koh Alung.

Gak… Aku kuat kok, aku bisa lebih kuat dari koh Alung, bisa lebih hebat….. Jawabku pelan.. Yakin mas? … Ia kemudian bangun dari sandarannya di bahuku. Tadi aja kalau gak aku tahan kan mas udah bakal crot kan? Lagian punya mas juga kecil.. “Gak ada apa-apanya dibanding punya koh Alung”

Bagaimana jika kalimat terakhir itu diucapkan untuk kalian oleh pacar atau istri kalian? Marah? Ngamuk? Merasa terhina??? Atau ada kata lain yang lebih pas?? … Normalnya demikian kan?. Namun tidak denganku saat ini. Aku bahkan tidak bisa berucap apapun , rasanya lidahku Kelu.

Emosi? Tentu … Namun emosi itu tak menyulut kemarahanku, yang ada justru emosi itu semakin membakar nafsuku. Yap betul, aku kembali terangsang. Apa mungkin cinta harus sesusah dan semenegangkan ini?. Aku memang tak punya pengalaman soal cinta, bahkan pacaran pun tidak.

Dia adalah wanita pertama dan satu-satunya hingga saat ini yang bisa membuatku nekat menjerumuskan diri ke dalam hal ribet bernama cinta, dan disinilah aku sekarang, menghadapi tantangan cinta yang harus aku lewati untuk mendapatkannya.

Mashhh, titit nya tegang lagi tuh, berati mas mengakui yah, kalau koh Alung lebih hebat?.. aku menggelengkan kepala…… Dia hanya tersenyum.

Lantas jemari lentiknya kembali membelai rudalku, dimainkannya dengan lihai , sama seperti tadi saat sebelumnya.

Yang perlu mas tau…. Titit mashh ini terlalu kecil untuk seleraku mashhh…. Itulah Kenapa sejak tadi aku menyebut punya mas titit dan menyebut punya koh Alung dengan rudal, sebab punya kalian beda jauh, koh Alung lebih perkasa , lebih jantan , Dan lebih bisa memuaskan wanita seperti aku mashh…

Lama-kelamaan, telingaku seperti semakin akur dengan segala ucapan penghinaan dan perbandingan dari dia , hanya hatiku saja yang menolak untuk mengakui itu, namun seluruh badanku justru semakin menikmati dan menunggu ia mengucapkan kata-kata yang lebih, yang lebih menantang dan lebih merendahkan. Bukti dari itu ialah cairan precum ku yang semakin banyak.

Padahal punya koh Alung itu gak sebesar punya koh Han…. Koh Han punya lebih panjang loh masshh… ahhhhhhhhh bagaimana bisa dia dengan entengnya bilang bahwa ia tau bagian paling tersembunyi milik bos nya sendiri.

Bagaimana bisaaahhhh……. Ucapku kian gemetar, Bisa donghhh…. Kan koh Han juga udah pernah nyicipin tubuh calon istrimu ini mash hihi…… Seperti tanpa dosa ia mengucapkan itu. Jaaa-jadihhh sudah berapa banyak, laki-laki yang pernah menyentuh tubuh kaaa-kamuuu…

Hhmmmmmm berapaa yaahhhh… Gakkk pernah ngitung ahhhhh masss, lupa… Jarinya makin liar bermain di rudalku , dan ingat, ini hanya satu jari yang ia gunakan. Hanya telunjuknya saja yang ia mainkan mengelus-elus seluruh permukaan rudalku…

Ahhhhhhh… Apahh alasan kamu melakukannya?? Uangg????… Ucapku sambil menahan nikmat

Emmmmmhhh gak juga, sebagian besar sih memang karena uang, tapi tidak melulu soal uang, aku juga butuh kepuasan mashh, itu kenapa standar ku untuk suamiku nanti harus bisa memuaskanku, namun bukan berarti ia adalah orang yang hanya menginginkan tubuhku saja. Ia juga harus mampu menerimaku dan segala masa laluku.

Apakah mas pikir mas mampu memenuhi ekspektasiku itu??? Dia melakukannya lagi, mengucapkannya dengan pelan dan erotis tepat di depan telingaku. Yahhh… Aku mampuuhh, aku bisa memuaskanku dan menerima segala kekuranganmu…

Kalau menerimaku mungkin aku percaya, namun memuaskanku apakah mas yakin bisa? Titit mas aja sekecil dan selemah ini, sedangkan aku terbiasa dipakai oleh rudal pejantan yang besar dan tahan lama….. ia masih menggunakan metode erotisnya saat mengucapkan itu.

Yaakinnhhhh… Sangathh yakinnnnhhhhh……. Ucapku gemeteran

Kalau ternyata gagal gimana? Setelah aku terima kamu dan menjadi istrimu lalu kamu gagal memuaskanku? Mas siap jika aku tinggal?

Tidakkkhh jangannn… Akuhh hanya ingin menikah sekali … Dan itu dengan kamuuu…..

Emmmmmmhhhh , so sweet mas, aku gak nyangka mas bisa romantis juga. Terimakasih sudah memperjuangkanku, tapi ini belum selesai mas, mas masih harus berjuang jika mas memang benar-benar ingin menikahiku….

Ahhhhh… Apalagih?? Apalagi yang harus aku lakukannnhhh???… Ia lantas berbisik kembali

Apa mashh gak pengen denger gimana cerita saat koh Han menikmati tubuh calon istrimu ini mas?. Bagaimana koh Han dengan bebasnya menggagahi wanita yang ingin kamu nikahi, yang bahkan kamu sendiri belum pernah melihat bagaimana bentuk tubuh calon istrimu.

Atau ketika koh Alung ketagihan dengan istrimu dan menikmatinya lagi di lain kesempatan?, bahkan sampai berkali-kali loh tubuh calon istrimu ini dinikmati oleh pria tua itu hihi, kamu gak ingin dengar cerita bagaimana gilanya aku saat rudal tak bersunat milik koh Alung menzinahi serambi lempit wanitamu mas???

Hangat nafasnya saat mengucapkan itu, ditambah dengan jari telunjuknya yang makin cepat naik turun di bawah permukaan rudalku membuat nafsuku benar-benar sudah di ubun-ubun. Bagaimana bisa kalimat yang begitu merendahkan yang dipadukan (hanya) dengan elusan satu jarinya saja bisa membuatku akan klimaks lagi.

Nafasku semakin memburu, detak jantungku semakin kencang , seluruh badanku menegang. Jarinya yang semakin cepat mentelus rudalku makin memperburuk keadaanku. Spermaku sudah di ujung lagi. Aku tak bisa lagi untuk menahannya, spermaku pasti keluar kali ini. Apalagi jarinya juga tak melemah , malah semakin lama semakin cepat … Sampai akhirnya……

Argggggghhhhhhhhhhhhh……….. Agghhhhhhhhh…. Agghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh……..

Badanku bergetar hebat, kesadaranku terbang ke awang-awang, dan jika kalian disana pasti kalian akan lihat bahwa bola mataku hanya tersisa bagian putihnya saja saat ini. Yah aku menikmati puncak tertinggi dari kenikmatan yang sedari tadi menyiksaku . Yap betul hanya rasa nikmat yang memuncak saja karena itu bukan berarti aku merasakan puncak yang melegakan, sebab Ia kembali melakukan hal yang sama….

Ia pencet jalur spermaku saat aku sampai di puncak dan menggagalkan ejakulasiku untuk yang kesekian kali!!!!….

Ahhhh…. Siall… Badanku semakin lemah, kepalaku juga terasa makin pusing.. tenagaku benar-benar terkuras malam ini, juga emosiku. Ditengah hawa dingin malam ini, aku justru berkeringat sejadi-jadinya, aku merasa treatment ini jauh lebih melelahkan daripada olahraga apapun yang pernah ku jalani. Saat ini aku hanya ingin tenang sejenak , mengatur lagi tubuh dan kesadaranku, mengatur nafasku dan mengatur mentalku.

Kupejamkan mataku, mencoba menenangkan diri . Kalaupun ada orang lain yang melihat kondisiku sekarang sepertinya aku sudah tidak peduli lagi , aku pun tak tahu bagaimana dengan wanitaku, apa yang ia lakukan saat ini, bagaimana ekspresi wajahnya melihat ‘penderitaan’ ku ini. Aku hanya ingin tenang dan mengatur nafasku…

Beberapa menit berlalu, kurasa nafasku sudah lebih baik , sedikit tenagaku sudah mulai pulih , dan dengan terbata aku coba mengucapkan…. Hahhhh.hahhhh ce-ceritakan semuanyahh….. Haaaaaa aaaaahhhkuhh belum menyerah…

Bersambung…01:12 WIB

Aku sudah mulai tenang dan nafasku perlahan mulai teratur. Sejak terakhir aku menyatakan bahwa aku masih belum menyerah, tidak ada satu hal pun yang kami lakukan. Aku masih memahami diatas kursiku dengan celanaku yang terbuka dan masih menampakkan rudal kebanggaanku.

Sementara itu dia tengah asyik memainkan ponsel miliknya sambil sesekali menyenggingkan senyum manisnya, entah apa yang tengah ia lakukan dengan smartphone itu, aku masih teramat lelah dan kacau hanya untuk sekadar kepo dengan apa yang ia lakukan.

Minuman cokelat tadi pun sekarang sudah menjadi dingin, tanpa setetes pun aku menyentuh. Sedingin hawa dini hari yang menusuk tulang bagi kebanyakan orang, kecuali untukku malam ini. Percuma juga PO ini menyediakan selimut untukku jika perjalananku malam ini memulai alurnya.

Aku sudah siappp….. ujarku memahami keheningan malam, dan dia juga memposisikan kembali kearahku, bersiap untuk bercerita.

Sejujurnya aku tidak menyangka mas akan bertahan sampai saat ini, itu membuatku terkesan. Ada rasa bangga dalam pikiranku mendengar kalimat ini, setidaknya ia mulai mengkui kesungguhan ku, sepertinya itu sebuah pertanda baik.

Mas mau aku mulai dari yang mana?… sambil melanjutkan. Koh hann , baa-bagaimana ceritanya….. Hihihi, sepertinya mas sangat cemburu yah dengan koh Han, baiklah kalau itu mau mas…..

Esoknya, saat aku kembali ke tempat koh Han pasca koh Alung merenggut keperawanan ku, koh Han sore akhirnya memanggilku ke ruangnya. Disana , ia mengatakan bahwa koh Alung sangat puas dengan pelayananku. Koh Han sangat berterima kasih karena salah satu klien terbesarnya merasa sangat puas, dan itu sangat berarti bagi koh Han.

Disitu koh Han juga mengatakan bahwa koh Alung memberikan aku 25 juta sebagai imbalan atas keperawananku. Dan aku pikir, wow banyak banget, jauh lebih banyak dari kesepakatan awal yang hanya 10 juta…. aku mengamini, itu uang yang banyak, mungkin bisa 2-3 bulan gajiku….

Aku yakin tidak banyak orang yang rela memberikan uang sebanyak itu hanya untuk semalam, bahkan mas pun tidak akan mau kan???…. Dalam hati aku hanya berkata, sudah pasti lah! ,itu uang yang sangat banyak hanya untuk satu malam, dan lagi aku bukan tipikal orang seperti itu, kalau mau berhubungan badan, yah harga yang paling cocok untuk hanya satu, PERNIKAHAN!!

Hal itu mengubah persepsiku tentang seks mas, aku dulunya berpikir seks adalah hal yang sakral dan suci, yang hanya boleh aku lakukan dengan suamiku nanti. Sekarang aku berpikir bahwa aku terlalu naif selama ini, seks itu begitu nikmat dan aku menyukainya, terlebih bisa mendatangkan uang dalam jumlah besar untukku, jadi kenapa tak kugunakan saja seks untuk kesenangan dan keuntungan ku, bukankah Tubuhku adalah milikku sepenuhnya? Betul kan mas???….. Hatiku merasa persepsinya adalah hal yang salah, namun ada betul nya juga, dan itu membuat kepalaku mengangguk

Itulah pintu gerbang yang membawaku ke petualangan sex yang lebih banyak lagi mas, sekaligus pintu gerbang calon istrimu ini menjadi pemuas nafsu laki-laki dengan ketidakseimbangan uang, alias PELACUR….. kata pelacur yang ia tekankan di telingaku secara otomatis membangunkan rudalku yang sempat tertidur, membangkitkan nafsuku.

Kembali ke koh Han mas, sore itu kami bicara panjang lebar soal pengalaman pertamaku jual diri mas, dan koh Han pun menawarkan akan membantuku jika aku ingin mencetak uang lagi melalui tubuhku, tentu saja aku menerima mas. Sepanjang perbincangan koh Han juga sesekali memuji kecantikanku mas, memuji tubuhku juga yang menurutnya sangat bagus dan pasti akan jadi favorit para lelaki mas.

Asal mas tahu, saat itu kami duduk berdampingan di sofa ruangan koh Han, namun lama kelamaan koh Han semakin mendekatkan posisi duduknya, hingga akhirnya kami benar-benar didik merapat, Saling menyentuh satu sama lain, disitu awalnya koh Han mencengkeram rambutku sambil memuji kecantikanku, lama-lama tanganya turun ke pundakku, mengelus pundakku dengan lembut hingga ke lenganku.

Lalu koh Han berbisik bahwa ia juga penasaran dengan servisku karena apa yang diceritakan koh Alung, disitu sebenarnya aku menjadi gugup mas, karena aku menganggap koh Han ini sebagai abangku sendiri, Namun aku juga ingat bahwa berkat koh Han lah , aku bisa mendapatkan uang sebanyak itu, jadi saat tiba-tiba koh Han mendaratkan ciumannya di bibirku, aku tak menyetujui dan membalas ciumannya mas…

Aku memejamkan mata dan mencoba mem-visualisasikan segala ucapannya, membayangkan calon istriku ini sedang berciuman dengan bosnya, rasanya argggggghhhhhhhhhhhhh…..

Koh Han tak kalah jago dalam hal berciuman mas, sebagai pemula yang 2x merasakan menyentuh lelaki hebat dan berpengalaman, itu membuat belajar dan semakin cepat membuat nafsuku naik. Lalu, tangan koh Han bergerak ke arah dadaku mas, diremasnya tetekku bergantian tanpa sedetikpun melepaskan ciuman di bibirku, aku yang sudah mulai keenakan hanya pasrah saja mas, aku ijinkan koh Han memainkan tubuh calon istrimu ini menyukai hatinya….. ouuuhhhh bahkan sampai Detik ini, baru tanganya saja yang aku pegang, namun lelaki lain justru sudah bisa melakukan hal yang lebih…. rudalku makin memaksa saat bersin.

Setelah 10 menit berciuman denhan pembohong, koh Han membaringkan tubuhku diatas sofa Mash, juga ia mulai menciumi leherku, telingaku, hingga akhirnya dengan lincahnya tangan koh Han melepaskan tangtop yang kukenakan saat itu beserta bra ku, selanjutnya tentu kamu tahu kan? Koh Han menciumi tetekku mashh, yang bahkan kamu saja belum pernah melihatnya hihi…….

Dengan rakus. Koh Han melumat tetekku mas, diremasnya kedua tetek ku, dan diisap ya kedua putingnya bergantian, yang perlu mas tahu, koh Han ini memang Suka banget kalau disuruh netek sama aku mas, katanya tete aku bikin dia ketagihan.. dan aku juga bangga mas, ternyata ada orang yang bisa menyukai tubuhku sampai segitunya, sampai putingku dilumat habis seperti bayi yang kehausan. Dan jangan lupa teteku juga dia beri cupang sebagai tanda cinta katanya hihihi.

Setelah koh Han puas dengan tetekku, dia bergeser ke bawah mas , ia melepas celana pendekku dengan cd-nya sekalian, dan juga membuka kedua pahaku lebar-lebar. Ini kali kedua serambi lempitku dilihat seseorang mas, 2 orang yang berbeda, yang sayangnya itu bukan kamu, calon imamku mashhh…. Mas gapapa kan keduluan sama orang lain? serambi lempit istri mas dilihat orang lain dulu?

Emhhhhhhhhhhhh, gaaa-gapapahhhhh….. jawabku gemetar sambil tetap membayangkan semua kata-katanya. Atau , mas Ivan pengen lihat serambi lempit aku? …. Spontan aku mengangguk tanda tanda mengiyakan pertanyaannya

Hihi, sabar yah mas, sekarang belum waktunya, mas bayangin dulu aja gimana bentuknya, biar nanti makin penasaran hihihihi…… Arghhhhhhhhhghhhhhhhhhhh…… Kenapa justru membuat aku semakin bernafsu, padahal aku kan calon suami.

Lalu tanpa ba-bi-bu, koh Han langsung menambah serambi lempitku mas, ia jilat permukaan serambi lempitku seperti orang yang miskin, sedikit lebih kasar dari koh Alung namun ini justru menimbulkan kenikmatan yang berbeda mashhh, koh Han menjilat seluruh permukaan serambi lempitkuh hingga bibir serambi lempitku, membuatnya menjadi basah, sangaaaaaattt basahhhhh, lalu berujung pada lidahnya yang menari dengan pembohong di klitorisku mas.

Disitu aku Cuma semakin pasrah dan hanya mampu mendesah, treatment koh Han yang lebih pembohong membuatku tidak bertahan lama, dalam waktu 5 menit calon istrimu dibikin keluar oleh lidah koh han……. otakku langsung membayangkan bagaimana calon istriku terlentang pasrah di sofa milik bosnya, dengan bosnya ada di selangkangannya tengah menikmati sesuatu yang patutnya hanya aku yang bisa menjamahnya nanti.

Lalu setelah aku keluar, koh Han membiarkanku mengatur nafasku sejenak mas, sambil ia mulai menelanjangi dirinya sendiri, aku pun sudah tak mengenakan apapun di tubuhku, hingga di ruangan itu kami sama-sama telanjang dan siap untuk apapun yang terjadi selanjutnya. Koh Han juga menarikku untuk duduk mas, ia sendiri juga berdiri di depanku, dan itu membuat titit koh Han langsung berhadapan dengan wajahku mas,

Seperti yang aku bilang, titit koh Han ini lebih panjang dari milik koh Alung mas, dan berurat meski sama sama tak disunat mas, mau tau berapa panjang milik koh Han Mash?? Aku mengangguk mengiyakan. Dua puluh lima centi mashhhh….. Glekkkkkkkk , itu lebih panjang 2x lipat dari punyaku, gilaaaaaaaa………

Jadi mas tau kan , kenapa akuh ragu titit mash ini bisa memuaskan aku? ….. Laluu ujung telunjuknya kembali mendarat di bawah rudalku, mengusapnya dengan lembut …… Aku kembali mengangguk menjawab pertanyaannya.

Aku paham apa maksud dari koh Han mas, segera aku raih batang tititnya dengan dikirimkan, lalu aku kocok perlahan. Benar-benar penuh mas, sampai digenggaman hampir gak muat, beda jauh sama Titit mas ini….. auuuuuuhhhhhhhh kenapaaa harus memuji dan menghina punyaku…. Dan kenapa saat terhina aku justru makin terangsang…??

Setelah ku urut perlahan,.aku mulai ciumin ujung tititnya mas, ujung titit yang masih tertutup kulup ku ciumi dengan gemas pakai bibirku yang bahkan Kamu aja belum bisa menciumnya mas…..dan sama dengan apa yang ku lakukan ke koh Alung malam sebelumnya , kumasukkan lidahku diantara kepala titit dan kulupnya, ku sapukan lidahku melingkari kepalanya , sampai kulihat koh Han merem keenakan mashh….. Diekspresikan lewat tanganya yang mulai mengelusi rambutku.

Setelah puas bermain dengan kulupnya, kini giliran batang koh Han yang berurat itu aku jilatin mashhhh, ku jilatin dengan telaten, centi demi centi mulai dari ujung hingga pangkal tititnya , bahkan sampai testisnya juga gak luput dari sapuan lidah calon istrimu ini mashhh… ohhh sial, beruntung sekali bosnya , bisa mendapatkan servis itu dengan gratis, di otakku sekarang seperti sedang terpampang jelas apa yang mereka lakukan saat itu meskipun aku belum pernah tahu wajah koh Han sebelumnya, tapi visualisasi otakku ini terasa nyata

Ku Jilat, ku emut testis itu mashhhh rasanya seperti anak kecil menemukan mainan baru, kumasukkan lidahku disana , bukan hanya koh Han, aku pun menikmati apa yang aku lakukan itu mas. Kulakukan itu sampai sekitar 10 menitan juga.

Lalu mulutku beralih ke kepala tititnya lagi mashh, kali ini ku tarik kulupnya sampai kepala titit koh Han terlihat dengan sempurna, ku masukkan ked dalam mulutku, lalu ku kocok titit itu menggunakan mulutku, pelan-pelan namun semakin lama bukan hanya kepala titit nya aja yang masuk mas , perlahan batang koh Han juga masuk, semakin lama semakin dalam, sampai setengah batang titit nya bisa masuk ke mulutku…. Gilaaaaaaaa, setengah ukuranya itu saja sudah lebih panjang dari milikku, artinya rudalku akan dengan mudah ditelan nya kalau ia mau……

Koh Han awalnya diam saja menikmati servisku mas, lama kelamaan pinggulnya ikut bergerak , dan jadilah kini mulutku diperkosa oleh titit kekar milik koh Han masshhhh…. Dan mash tau, bukanya menggenjot dengan lembut , koh Han sepertinya memang lebih suka barbar mashhh,. .. Mulutku digenjotnya dengan kasarr…

Aku juga tak tinggal diamhh, ku urut sisa batang koh Han yang tidak tertampung dalam mulutku, sampai suatu titik , koh Han menghujamkan batang tititnya ke mulutku dan mas tahu?? ¾ batang titit itu ternyata bisa masuk ke mulut calon istrimu ini mashhhhh…….. Ouhhhhhhhhhhh rudalku rasanya semakin gatal, sejauh ini Elusan jari telunjuknya di rudalku masih dengan tempo yang sama, lembut dan tidak cepat sama sekali, namun makin lama rasanya semakin nikmat di rudalku.

Koh Han menahan posisi itu dalam beberapa detik mas, sebelum akhirnya dikeluarkan tititnya dari mulutku, aku bahkan sampai terbatuk-batuk, namun ini sesuatu yang baru, sedikit menakutkan tapi juga menegangkan. Lalu setelah membiarkan aku menghirup beberapa napas saat, koh Han menggenjot mulutku lagi… Kali ini semakin kasar dan diakhiri lagi dengan koh Han menghujamkan tititnya di mulutku……

Lalu dibiarkan dan dibiarkan lagi aku bernapas, lalu diulangi lagi seperti tadi mas… Benar-benar koh Han seorang yang kasar dalam sex namun aku sukahh… Mulutku seolah hanya mainan sex buat dia mas, dia benar-benar menggunakan mulut Calon istrimu ini sesuka hati , sampai liurku menetes banyak hasil permainan kasarnya koh Han .

Berulangkali mashhh mulutku dimentokkan dan dipaksa menelan batangnya yang jumbo, sampai pada entah kesempatan ke berapa kali, titit koh Han yang 25 cm itu benar-benar bisa aku telan seluruhnya massal…. Rasanya penuh banget di mulut dan tenggorokan ku mas, aku sampai kesulitan bernapas, ku pukul-pukul pahanya , namun masih saja koh Han menahan tititnya di mulutku selama beberapa detik, sebelum akhirnya ia menarik dan memberikan aku kesempatan bernapas lagi mashh….

Shhhhhhhhhh emmmmmmhhhhh, dalam keterpejamanku, bersama adrenalin yang semakin terpacu membayangkan semua yang diucapkan wanitaku, aku kian terbang bersama fantasiku, aku pun membayangkan bagaimana jika yang di posisi koh Han itu adalah aku, kenikmatan seperti apa yang kiranya akan aku raih……. Ahhhhh aku semakin gilaaaaa….

Setelahnya, koh Han membaringkan tubuhku di atas sofa mashh, lagi dia buka kedua pahaku dan langsung memposisikan titinya tepat di depan serambi lempitku, tak perlu waktu lama koh Han langsung memasukkan batangnya ke serambi lempitku mashh, karena aku juga sudah basah bangetthhh akhirnya titit itu dengan mudah memasuki mahkota milik Calon istrimu ini mash,….

Koh Han memasukkan tititnya dengan gentle Mashhhh, pelan namun pasti, karena saat itu aku juga bilang bahwa serambi lempitkuh masih perih akibat titit koh Alung malam sebelumnya. Jadi koh Han mempertemukanku dengan lembut. Sedikit demi sedikit titit koh Han makin masuk ke serambi lempitkuh massal, sampai akhirnya titit itu bisa mentok sampai ke rahimku.

Ahhhhhhhsss rasanya gila massa, dalam beberapa jam saja aku yang sebelumnya perawan kini sudah membiarkan 2 titit dari 2 orang berbeda menembus kemaluanku, dan dengan sadar sepenuhnya kubiarkan serambi lempitku dinikmati oleh 2 orang itu. …. ahhhhh binalnya kamu sayang.. kamu yang sebelumnya ku Kira awalnya seorang yang baik dan polos hingga membuatku yakin melamar mu , tak ku sangka kamu punya pengalaman yang seliar ini…..

Setelah didiamkan beberapa saat,koh Han mulai menggenjot tubuhku mashh, menggesekkan tititnya yang besar dan berurat itu di dalam lubang kemaluanku… plelannn namun begitu penuh dan nikmatt masshhhhhhh,…. sambil terus ujung jarinya ia Elus di kemaluanku. Hanya 1 jari saja.

Genjotan koh Han yang lembut membuat serambi lempitku tak terasa lagi sakit, yang ada kini serambi lempitku makin tenggelam dalam kenikmatan mashh… sepertinya aku sudah mulai ketagihan menyetubuhi sejak saat itu mashh, buktinya akupun ikut menggerakkan pinggulku mengimbangi genjotan koh Han diserambi lempitku,

ahhhhhsss nikmat banget mashhh susah dijelasin lebih detail, mas bayangin aja gimana rasanya menyetubuhi, kalau mas belum pernah mas berandai-andai saja gimana enaknya menyetubuhi, jauh lebih nikmat dari pake tangan kek gini mashhh….. makin lama elusannya di tititku pun makin naik temponya

Setelah koh Han sadar aku mulai menikmatinya , koh Han mulai mempercepat tempo genjotanya massalshh,, makin lama makin kencang bahkan cenderung brutal. Dia genjot serambi lempit calon istrimu ini dengan tenaga penuh, sambil ia cekik leherku masshhhh….. Ahhh itu sungguh perlakuan seorang pria jantan yang aku idamkan terungkapa masshhhh…….

Koh Han dengan mudahnya menyiksaku dalam kenikmatan permainannya, dan gak butuh waktu lama mashhh , aku keluar lagi. Aku keluar saat koh Han menggenjotku brutal dan mencekik leherku mashh…. Ahhhhhhhhh pembohong sekali permainan mereka . Jarinya kini berhenti mengelus rudalku setelah sebelumnya ia menggunakan bawah rudalku seirama dengan cerita genjotan koh Han di kewanitaannya.

Lalu tanpa menunggu aku ambil nafas, koh Han misalkan tubuhku mas, aku dipaksa nungging lagi seperti yang koh Alung pernah lakukan. Dan setelahnya koh Han langsung memasukkan lagi titit jantannya ke serambi lempitkuh mas, kali ini koh han langsung tancap gas, serambi lempitku digenjot kenceng banget kyk gini.. kini ia mengelus rudalku dengan tempo cepat, ouhhhhh sekencang ini kah koh Han menzinahinya?????

Sambil genjot koh Han nakal dengannya tamparin pantat aku dengan keras massa, sampai suaranya nyaring banget

Plaaaaaakkkkkkkk…. plaaaaaaaaaaakkkkkkk….. argggggghhhhhhhhhhhhh bersamaan dengan ia menirukan suara menyadarinya koh Han di bokongnya, ia juga menyentil kepala rudalku dengan keras sebanyak 2 kali, dan ini rasanya sakit sekali!!!!!, namun bukanya berhenti atau apa , dia kembali mengelus rudalku seperti sedia kala dan lanjut bercerita seperti tak pernah terjadi apa-apa…

Shhhhhhhhh banyak bangetthhh akuisisinya di bokongku mashhhh, setiap akuisisi bikin desahanku makin kenceng , bahkan sampe teriak. Entah kedengaran sama orang di luar atau enggak , saya juga bodo amat. Tapi yang pasti pantatku sampai merah karena tangan koh Han.

Setelah bosen sama pantatku, koh Han Jambak rambutku mashhhh…… Rambutku ditarik dengan kencang seolah koh Han lagi menunggangi seekor kuda mas. Kuda betina lebih tepatnya mas, dan sayangnya kuda betina itu yang kamu minta untuk menjadi istrimu mashh…

Disitu koh han calon istrimu semakin brutal dan semakin brutal, tau gak koh Han ngomong apa tentang tubuh calon istrimu ini mas?… Ku gelengkan kepalaku , rasa sakit akibat sentilan sialan tadi sudah hilang dan berganti lagi menjadi kenikmatan sebab kini jarinya kembali bermain di rudalku, dan yah hanya 1 jari saja.

Dia bilang, siapa pun yang nanti jadi suamiku pasti akan beruntung karena serambi lempitku sempit banget dan enakkhh kata dia. Koh Han bilang bahwa dia suka dan mulai ketagihan dengan serambi lempitku mashhhh … Sampai koh han bilang dia ingin menikmati serambi lempitku terus bahkan jika nanti aku menikah. Menurut mash boleh gak kalau nanti kita nikah koh han masih pengen rasain tubuh istri mashh????? Ahhhhhhhh dia menggesekkan jari-jarinya semakin cepat, pre-cum yang keluar dari ujung kepala rudalku menjadikan rudalku lebih licin dan membuat jari telunjuknya semakin lincah

Ahhhhh—aku tidakkhhhh tauuhhhh…. Ouhhh haruskah??? Bukanya itu adalah hal yang hanya boleh dilakukan oleh suami istri, suami mana yang gila mengijinkan lelaki lain menjamah istrinya….

Koh Han terus menggenjot tubuhku dengan kencang dan semakin pembohong Mash, sambil terus memuji keindahan tubuhku, entah berapa lama kami bercinta yang jelas dalam posisi doggy itu aku sudah keluar sekali saat koh Han tadi menampar pantatku mashhhh…..

Saat itu aku rasa genjotan koh Han mulai tidak beraturan,dia bilang mau keluar, lalu bertanya padaku apakah dia boleh keluar di dalam? Dan aku hanya bilang “terserah koh, aku juga mau keluar”…… Ahhhhhhh gilaaa rudalku sepertinya juga akan keluar, badanku mulai bergetar, kekuatan aku menahan agar spermaku tak keluar namunnnnn arghhhhhhhhhhhhh..

Dan tiba-tiba masssssshhhhhhhh , jleeeeeeeeeeeebbbbbbbbbbbbhhhjjjhh……….. Argggggghhhhhhhhhhhh rasa sakit itu muncul lagi, rasa sakit saat ia menekan rudalku dengan kuat. Seketika kenikmatan yang sudah di ujung itu kembali hilang.

Saat itu koh Han menghujamkan tititnya sangat dalam ke serambi lempitku mash, koh Han keluar, aku juga. Kami keluar bersamaan, dan yah koh Han keluar di dalam serambi lempitku mashhhh…hihi maaf yah , dann emmm koh hann memang gak pakai kondom mas, jadi maaf yah kamu keduluan orang lain lagi, ehh sperma mu maksudnya.. hihihi….

Sudahhh…. Aku tak dapat berpikir lagi, aku tak bisa mencerna lagi kata kata terakhirnya , aku cape , sangat sangat lelah, Emosiku terkuras. Rasanya semakin lama semakin kacau. Perjalanan ini masih ada beberapa jam lagi, aku hanya berharap semoga aku masih kuat menjalankannya, dan setelah keluar dari bus ini aku tidak menjadi gila!!!

Bersambung…02:26

Detik demi detik waktu terus berlalu, bus pun tetap melaju yang entah di tanah mana sekarang kami berada, hanya kegelapan malam yang terpampang dari luar kaca, semoga ini segera berakhir. 15 menit sudah sejak terakhir aku disiksa oleh kenikmatan yang kesekian kalinya malam ini, suasana begitu hening.

Mataku terpejam erat meskipun aku tak terlelap, hanya saja aku semakin sulit menjelaskan tentang apa yang saat ini kurasakan. Aku ingin jujur ke kalian semua, bahwa aku menikmatinya!!, yah kalian tidak salah baca, aku mulai menikmati segala cerita atas pengalamannya di masa lalu.

Gila memang, bagaimana mungkin seorang laki-laki akan sanggup menerima wanita pujaan hatinya telah dijamah oleh tidak hanya satu atau dua orang laki-laki lain, namun disinilah aku saat ini, menikmati segala cerita kelamnya, mencintai kejujurannya dengan cinta ….. (Dan nafsuku)

Jadi….. Apakah selama ini kamu punya pacar?…. Ku mulai lagi pembicaraan.

Setelah aku pindah ke ibukota? Ada beberapa cowok yang deketin aku mas, sebagian juga ingin menikahiku, namun aku tahu mereka hanya mengincar tubuhku, menginginkan uangku, dan bahkan menjadikanku sebagai simpanan saja…. Dari sini mas harusnya tahu bahwa tidak ada satupun orang yang bisa membuatku jatuh cinta, kecuali mas….. Ada rasa bangga dalam benakku, setidaknya aku punya tempat yang spesial di hatinya, kendati yaaa begitulah… Harus ada hal yang ku perjuangkan.

Apa sekarang kamu masih di tempat koh Han? Masih bekerja disana? … Ia kembali tersenyum, sambil memainkan smartphone ditangannya

Yah , aku masih di tempat yang sama mas, mas tau? Koh Han pun pernah menginginkanku menjadi istrinya. Namun aku tolak.

Tunggu, bukankah Selvi bilang, kalian kerja di pabrik? Lalu kenapa kamu menolak koh Han?

Apakah mungkin mas dan keluarga mas mau menerimaku jika aku jujur dari awal tentang profesiku? Apakah mungkin mama mas setuju mas menjadikanku istri jika tahu latarbelakang ku? … Seperti yang aku bilang tadi, hanya mas orang yang bisa membuatku jatuh cinta, jadi tahu kan kenapa aku berbohong soal pekerjaanku? Untuk soal kenapa selvi mau membantuku, nanti mas juga akan tahu pada waktunya.

Dan soal kenapa aku menolak koh Han, yah tidak lebih karena kami berbeda keyakinan, tidak akan ada yang mengalah diantara kami, namun alasan terbesarnya adalah aku tak punya perasaan yang sama ke koh Han, ia tak lebih dari seroang bos dan kakak yang melindungi ku selama ini. Itu saja..

Resmi, terjawab sudah sebenarnya bahwa lamaranku diterima olehnya , kini justru bola itu berbalik ke aku, justru apakah aku bisa menerimanya sebagai calon istriku. Begitupula dengan ia yang butuh bukti dariku bahwa aku bisa menerima segala kekurangannya, dan malam inilah pembuktiannya.

Dan oh iya satu lagi, aku masih ingin bebas menikmati sex ku dengan berbagai pria, aku berpikir jika menikah dengan koh Han, ia tak akan membiarkanku bebas menikmati rudal-rudal lain, dan aku harus berhenti melacurkan diri.

Jaaa-jadihhh koh Han masih sering menyentuhmu??…. Lantas ia melirik ke arah selangkanganku, dan dengan tatapan genitnya yang seolah tahu bahwa ‘ronde selanjutnya ‘ akan dimulai.

Jadi mas ingin tahu? Kalau iyaaa , apa mas keberataan? Apakah mas keberatan jika calon istrimu masih dipuaskan oleh banyak rudal selama ini?…. Entah mengapa kepalaku refleks menggeleng, sepertinya itu cukup menjawab bahwa aku tak keberatan.

Hihihi masih mas, bahkan beberapa waktu lalu kita sempet pesta saat aku ulang tahun, malam sebelum kita merayakan ulang tahun Selvi di rumah mas waktu itu. …. Yah aku ingat, sekitar 2 Minggu lalu, keluargaku memang sempat merayakan ulang tahun adikku Selvi di rumah, hanya sekedar makan malam bersama. Disitu Selvi juga mengundang calon istriku ini karena ia bilang bahwa hari itu juga merupakan tanggal ulang tahun calon istriku, disitulah aku baru tahu bahwa Selvi dan calon istriku lahir di hari, tanggal, bulan dan tahun yang sama.

Ce-ceritakan semuanyahh…aku ingin dengar. Ia tersenyum, lalu beringsut memposisikan dirinya ke tempat yang sama, artinya ronde selanjutnya siap dimulai.

Ini cerita versi koh han mas, koh Han pengen bikin pesta buat ngerayain ulang tahun aku, awalnya dia mau ajak anak-anak karaoke buat ngerayain, tapi ternyata kata koh Han , koh Alung si bandot tua itu juga mau bikin acara buat pacarnya.

Mas pasti tahu lah bos besar dan mata keranjang seperti koh Alung pasti banyak punya wanita simpanan , lalu timbul lah ide gila mereka buat bikin acara yang ‘spesial’…… glekkkkkkkkkmkl aku menelan ludah, bersiap mendengar kegilaan apa lagi yang akan ia ceritakan padaku.

Siangnya, koh Han mengajakku pergi ke luar kota, ternyata tujuan kami adalah sebuah villa di daerah pegunungan , kata koh Han ini villa pribadi milik koh Alung. Sebelum lanjut mas harus tahu bahwa setelah kejadian pertama kali aku diperawani koh Alung,

Koh Alung masih sering menikmati tubuh calon istrimu ini mas, paling tidak sebulan sekali koh Alung menitipkan spermanya di rahim calon istrimu ini, kecuali sebelum saat momen ulang tahun itu, koh Alung sudah 3 bulan tidak pernah lagi menyentuhku,

Itulah mengapa aku bersedia saat koh Han memberitahukan akan merayakan ulang tahunku bersama koh Alung, karena aku juga kangen dengan permainan koh Alung yang hebat…….. ahhhhhh mendengar kata-kata itu, sontak membuat rudalku langsung tegang.

Kembali ke villa, saat kami datang ternyata koh Alung sudah datang terlebih dahulu, disitu juga ada pacarnya koh Alung. Diaitu juga ada Rekanan koh Alung, namanya koh Henry, dan satu lagi bodyguard koh Alung , namanya Edu mas , dia orang dari timur. Dan disitulah akhirnya kami ber-6 menghabiskan malam mas. Oh ya satu lagi orang yang melayani kami selama di villa, mungkin penjaga villanya mas, namanya Fahry. Tapi itu gak penting karena gak akan terlibat banyak di acara ini mas

Awalnya datang kami disambut dengan mereka yang tengah barbeque-an di taman Samping villa mas, disitu kami saling ngobrol, memperkenalkan diri, minum-minum, joget-joget gak jelas sampe semuanya pada gak waras akibat kena hantam alkohol mas.

Aku dan pacar koh Alung diminta nyanyi sama mereka, sampai akhirnya ke-empat laki-laki itu ikut maju dan joget bareng aku dan pacarnya koh Alung yang lagi nyanyi. Sempet tangan mereka grepe-grepe baik itu ke aku atau pacarnya koh Alung, dan kami berdua juga gak keberatan sama sekali mas.

Oh ya, malam itu aku diminta koh Alung mengenakan baju yang tertutup mas, koh Alung ini memang sangat terobsesi dengan ukhty ukhty, jadi hampir setiap ia menggarap tubuju, selalu diawali dengan aku yang wajib pakai baju ala akhwat, lengkap dengan jilbabnya mas.

Bahkan tak jarang koh Alung minta aku pakai cadar saat melayani dia. Dan di hari itu aku mengenakan gamis lengkap dengan jilbab lebar yang sampai ke dadaku, sementara pacar koh Alung dia pakai baju yang lebih casual namun tetap juga berbalut hijab. Jadilah saat itu 2 akhwat tengah bernyanyi dikelilingi oleh 4 pria yang berlainan ras dan keyakinan mas.

Saat waktu makin malam, kami semua akhirnya pindah ke dalam vilaa, di sebuah ruang kumpul keluarga yang lumayan luas, dengan sofa Tv dan yang lain lain, kami melanjutkan acara minum-minum itu mas, aku dan pacar koh Alung penampilannya sudah mulai berantakan akibat tadi di luar di grepe-grepe sama mereka,

Jilbabku sudah tak lagi menutupi bagian depan dadaku mas, bahkan bajuku disitu juga ada spot-spot basah tekena minuman,dan pacar koh Alung lebih parah lagi, bahkan kancing bajunya sudah lepas 3 buah, menampilkan kulit putihnya beserta bra merahnya mas. Sampai disini aku tak melakukan interupsi apapun, otakku lebih sibuk memvisualisasikan ucapan-ucapan nya, dan di bayanganku saat ini aku seperti ada dan menyaksikan kejadian itu secara langsung.

Sesampainya di dalam, koh Alung yang masuk lebih dulu ternyata sedang mencium bibir pacarnya mass.. saat itu koh alung duduk di sofa , dan pacarnya duduk di pangkuan koh Alung. Mereka berciuman dengan sangat panas, aku yang melihatnya pun ikut terbawa suasana, dan segera aku tarik koh Han duduk di sofa seberang koh Alung duduk, dan melumat bibirnya dengan ganas Mash……ahhhhhhhhh begitu binalnya wanitaku ternyata, bahkan ia sendiri yang berinisiatif memulai..

Bibir kami saling beradu maashh, lidah kami saling bertaut, koh Han Sambil merabai dadaku mass, di remas-remas dengan lembut dari luar baju gamisku, sambil kami bercumbu dengan liar, dan lalu aku merasa ada tangan yang menurunkan resleting gamisku di bagian belakang, tangan itu lantas menyelinap masuk ke gamisku dan ikut merabai tetek ku mas , sementara tangan koh Han langsung dilepaskan dari tetekku, digantikan tangan orang lain itu.

Beberapa menit kemudian koh Han melepas ciumanku mas, dan saat berbalik badan ku lihat koh henry ada disitu, ia lantas menarik kepalaku dan melumat bibirku mashh, dan mas tau, meski baru kali pertama ketemu, aku balas ciuman koh Henry dengan ganas, seperti kami adalah sepasang kekasih. Emmhhhh yang bahkan kekasih asliku pun belum pernah mencium bibirku . Ahhhhhhsssssssss makin tegang rudalku mendengar kata-kata yang ‘menghina’ seperti itu

Puas berciuman. Dengan koh Henry, bajuku lantas dilepas oleh koh Han, begitu juga dengan bra dan CD Ku Mass… Namun hijab ku tidak. Mereka membiarkan aku telanjang dengan hanya mengenakan jilbabku saja. Lantas aku diposisikan bersimpuh di depan sofa dengan kedua pejantan itu duduk santai di sofa, mereka lantas kompak membuka celana mereka masing-masing Massss….

Langsung saja rudal mereka yang sudah ngaceng terpampang di depan mataku mashh.. rudal 25 cm milik koh Han yang tak bersunat, dan rudal koh Henry 22 cm yang tak sunat juga dan bengkok!. Uhhhhhhhhh, kurasakan ujung telunjuk wanitaku mengelus lubang pipisku, memainkan cairan pre-cum milikku, dan ini sungguh nikmat…

Begitu ada 2 rudal besar di depan mataku, tanganku reflek memegang kedua rudal itu mas.. punya koh Han di tangan kiri, punya koh Henry di tangan kanan. Dan selayaknya seorang pelacur, ku kocok batang mereka mas, dengan kedua tanganku, gak kaya mas yang Cuma bisa rasain 1 jari ku doang hihihihi.

Tahu gak mas? Aku udah bener2 ngiler liat rudal koh Henry dan rudal koh Han, serambi lempitku juga udah basah banget gak sabar pengen segera dizinahi pake rudal rudal kekar itu, jadi aku langsung tubruk rudal koh Henry mas, langsung aku hisap rudalnya yang bengkok sambil tetep kocokin rudal punya koh Han di tangan kiri ku.emmmmmmhhhhhhhh shhhhhh aku hanya bisa berdesis menahan nikmat…

Bergantian mulut calon istrimu ini mengoral rudal mereka Mashhh bahkan sampai mentok hingga pangkal rudal mereka, mulut calon istrimu yang lacur ini benar-benar dipakai sesuka mereka, 5 menit ke koh henry, 5 menit ke koh Han, begitu seterusnya.

Testis mereka juga wajib aku puasin mass, aku jilatin dengan liar, ku emut sampai yang punya merem melek keenakan , bahkan mas… Saat aku sedang jilatin testis koh henry, dia dengan nakalnya tahan kepalaku yang masih terbungkus jilbab dan menekannya semakin ke bawah.

Calon istrimu dipaksa koh Henry jilatin lubang anusnya mas…. Menurut mas aku mau gak lakuin itu ke koh Henry???? … Usapan di lubang pipisku makin kencang , lalu Ku respon pertanyaannya dengan menggelengkan kepala.

Hihihi mas salah , aku jilatin lubang anus koh Henry mas, tanpa keberatan dan dengan liar juga…. Ouuuuuuuuhhhhhhhh… Ku rasakan produksi pre-cum ku makin banyak, entah mengapa ini begitu menggairahkan, sesaat kemudian ia mengecup bibirku dengan lembut, lantas aku coba membalas ciumannya, namun langsung ditarik lagi kepalanya menjauh

Itu bibir yang ciumin lubang anus koh Henry mas, mas sukaaa Hihihi???…. Dan entah mengapa aku justru menganggukkan kepalaku.

Saat aku tengah asyik dengan rimming koh Henry, tiba-tiba serambi lempitku ada yang merabai dari belakang mashh… Aku tahu itu pasti Edu, jadi aku naikkan pantatku, sehingga posisiku sekarang nungging, memberi akses yang lebih leluasa kepada tangan Edu.

Lalu dengan nakal Edu memasukkan 2 jarinya ke dalam serambi lempitku yang udah banjir dari tadi mas, tanpa aba-aba edu langsung mengocok serambi lempitku dengan kencang, ouuuuhhhh itu nikmat banget mashh , di Kocokin serambi lempitku disaat aku tengah sibuk kasih pelayanan ke koh Han dan koh Henry. Ahhhhhh siallll itu pasti sangat menegangkan…

Sayup sayup aku dengar suara desahan cewe di belakang, aku yakin koh Alung pasti tengah menzinahi pacarnya mas, aku tak dapat melihatnya dengan jelas, sebab wajahku masih terbenam menjilati anus koh Henry. Gak lama koh Han melepaskan tanganku dari rudalnya, dan ia berpindah. Ia bergabung dengan koh Alung dan pacarnya.

Sepeninggal koh han, koh henry lantas menarik tubuhku untuk bangun mas, ia yang masih santai duduk di sofa memintaku untuk duduk diatasnya, aku yang paham langsung menempatkan serambi lempitku diatas rudalnya, dan dengan sekali gerakan.. Bleeeeeeeesssssssshhhhhh…

rudal bengkok koh henry berhasil memasuki serambi lempit calon istrimu mashhhh….. auuuuhhhhhhhhh bahkan ini baru beberapa jam , namun aku sudah mendengar 3 orang berhasil menzinahinya, akan berapa banyakk lagi?? Ahhhhhhsss tapi ini nikmatt…

Emmmmmsssshhhhhh rudal koh henry bener-benar nikmat di serambi lempitku mas, dan dengan posisiku yang membelakangi koh Henry, ia lantas memgangi pinggulku, membimbing ku agar serambi lempitku naik turun mengocok rudalnya , ahhhhhhhh itu nikmat massshhh, nikmatt bangethh…

Dari posisi ini aku juga bisa lihat pacar koh Alung juga tengah melakukan hal yang sama seperti ku, duduk membelakangi koh Alung dengan badanya yang naik turun, dan dia juga sembari nyepong rudal koh Han mashhh… Hot banget pokoknya.

Aku juga ga mau kalah, aku tarik Edu mendekat Masss. Ku buka celananya dengan terburu buru, lantas aku keluarkan batang rudalnya. Dan mas tahu? rudalnya bahkan lebih besar dari milik koh Han mas.. lebih dari 25 cm , dan lebih gemuk.

Dia yang orang timur otomatis rudalnya juga berwarna hitam, tak bersunat juga mas.. aku takjub, sekaligus penasaran mas, gimana rasanya dizinahi rudal hitam dan sebesar itu. Aku gak bisa mikir lagi, langsung aku emut rudal Edu, Dan seperti biasa ku mainkan kulupnya, lalu ke batang dan testisnya. Essshhhh saat aku berpikir bisa ‘menelan’ rudal Edu sepenuhnya seperti punya koh Han,

Ternyata aku salah masss, aku tak bisa menelannya sampai habis, rudal itu terlalu besar!!. Mendengar hal itu aku juga membayangkan akan sebesar apa rudal milik ‘monster” satu ini jika wanitaku pun sudah tak sanggup menelanya.

Di seberang , ku lihat pacar koh Alung tengah digenjot serambi lempitnya dengan kencang oleh koh Alung, sementara kepalanya ditahan oleh koh Han, koh han menggenjot mulutnya dengan kencang mas… Sampai-sampai pacar koh Alung seperti hampir pingsan, matanya mendelik tersisa putihnya saja.

Aku jadi panas ikut mas , kupercepat genjotanku di titit koh Henry dan ku kocok juga titit Edu dengan mulutku dengan cepat pula. Jadilah di ruangan itu 2 orang wanita muda tengah digarap oleh 4 orang pejantan di sofa. Aku berpikir mungkin saat itu Fachry melihat semua adegan ini sambil mengocok rudalnya,

Atau bahkan merekam kegiatan kami, namun kami sudah di awang-awang, masa bodoh dengan hal-hal seperti itu. Emmmmhhhhh sepertinya akan beruntung sekali di posisi si Fachry itu, aku ingin sekali… Bisa melihat adegan yang begitu panas secara langsung sepertinya akan jauh lebih nikmaattt…. Shhhhhh ahhh

Bosan hanya di emut doang, Edu juga menarik tubuhku mas sampai titit koh Henry lepas dari serambi lempitku, aku kemudian direbahkan di sofa tempat koh henry duduk, ia pun paham dan menyingkir dari sofa itu, sepertinya Edu udah nafsu banget sama calon istrimu ini mas, dengan terburu-buru dia menaikkan salah satu kaki ku ke pundaknya, lalu sekali gerakan dia juga berhasil memasukkan tititnya ke serambi lempit Kuh mas.

Emmmmmhhhhhh titit itu hitam kini menzinahi serambi lempit calon istrimu, dan dengan kasarnya dia genjot serambi lempit calon istrimu mas .. badanya yang kekar dan tenaganya yang lebih besar , membuat genjotanya begitu brutal, jauh lebih brutal daripada koh Han mas . . Aku udah gak bisa ngapa-ngapain lagi mas , calon istrimu Cuma pasrah digenjot brutal oleh titit hitam yang besar.

Ahhhhh .. pasti kontras sekali , wanitaku yang putih bersih tengah digenjot oleh lelaki berkulit hitam dan kekar, ahhhhh kenaapaaa aku dengan begitu mudah bisa mevisualisasikan kejadian ini . Argggggghhhhhhhhhhhh..

Lalu koh Henry naik ke atas wajahku mas, Ditempatkan titit bengkoknya di depan mulutku, langsung saja kuterima tititnya massal, dan ternyata koh Henry pun ikutan brutal menggenjot mulutku mashhh….

Dia genjot mulutku dengan kencang, aeakan dia tengah menggenjot serambi lempit mashh. Dan mas tahu, mendapatkan 2 genjotan brutal di serambi lempit dan mulutku secara bersamaan membuat hanya bertahan 5 menit aja mas . Sampai akhirnya aku…… Squirt massshhh,… ahhhhh ahhhhhhh ahhhhhhh… Aku pun rasanya jugaaa gakk tahan lagihhh shhhhhhhhh

Badanku menjadi kaku, rudalku pun mulai berkedut lebih kencang, juga dengan sigap wanitaku kembali memencet batang rudalku hingga aku tak sampai ejakulasi .Badanku kejang sesaat, sebelum akhirnya menjadi lemas, benar-benar tak berdaya.

Saat ku kira ia akan memberikan waktu untuk ku istirahat seperti sebelumnya, ternyata setelah ketegangan mereda , ia kembali menempatkan ujung telunjuknya di lubang pipisku, memainkannya seperti tadi , merangsang syaraf -syaraf kenikmatanku agar aktif lagi .

Sementara di seberang mas, pacar koh Alung tengah di doggy sama koh Alung, dan dari depan koh Han dengan brutal menggenjot mulut pacar koh Alung, gak sampai 5 menit juga mas, pacar koh Alung langsung muncrat akibat digarap depan belakang kaya gitu, mukanya kelihatan lemes tapi puas, sama seperti aku mas. Tapi malam masih panjang mas, permainannya masih banyak.

Bersambung…03:09 WIB

Lalu aku dan pacar koh Han ditarik ke tengah ruangan, direbahkan di lantai yang hanya beralaskan karpet Masss… Kembali jarinya bermain dengan indah di lubang pipisku, kali ini dia ludahi dulu kepala rudalku dan membuatnya semakin basah dan licin.

Kami direbahkan bersampingan mas, dia di samping kananku, keadaan kami kini sama saja, baik aku atau pacar koh Alung sudah sama-sama mandi keringat dan hanya tersisa jilbab saja di badan kami, itupun sudah acak-acakan, kami saling menatap satu sama lain dan saling berpegangan tangan, disaat itulah koh Alung bilang bahwa Kita akan memainkan sebuah game.

Siapapun dari kami berdua yang squirt duluan setelah ini, maka ia dianggap kalah dan harus siap dengan hukuman. Koh Alung tak memberi tahu apa itu hukumannya, namun sepertinya sesuatu yang buruk.

Koh Henry mendekati pacar koh Alung, sementara Edu mendekatiku mas, mereka lantas membuka kedua kaki kami hingga selangkangan kamu terekspos lebar.

Dan saat koh Alung berkata “mulai” kedua lelaki itu langsung membenamkan wajahnya di selangkangan kami. Koh Henry dengan ganas mulai menjilati serambi lempit pacar koh Alung, sementara Edu dengan liarnya menjilati serambi lempitku mas.

Spontan kami berdua mendesah keenakan, wajahku dan wajah pacar koh Alung sedari awal memang sudah begitu dekat, jadi kami bisa saling merasakan hembusan nafas masing-masing, nafas wanita yang dilanda nikmat mas. Tanpa sadar bibir kami bertemu dan saling lumat. Calon istrimu berciuman dengan sesama wanita mas, sambil dibawah serambi lempitnya dijilati oleh lelaki dari timur. Ahhhhhhhh siall adegan lesbian, ini menjijikan harusnya, tapi di waktu yang sama itu terdengar sangat menggairahkan.

Lidah Edu benar-benar lincah menari di serambi lempit calon istrimu mas, dia jilat bibir serambi lempitku, menghisap klitorisku, bahkan lidahnya ia masukkan ke dalam lubang peranakan calon istrimu mas. Aku tak tahu apakah pacar koh Alung juga sama menderitanya dengan ku , tapi yang jelas semakin lama serambi lempit kami digarap kedua pria ini, semakin liar ciuman kami. Bahkan kami tak ragu memainkan puting satu sama lain. Ohhh itu sungguh pengalaman yang luar biasa mass…

5 menit kami masih bertahan agar tak keluar, lalu Edu mulai memasukkan lagi jadinya yang besar dan panjang ke dalam serambi lempitku, sekilas aku melirik koh Henry pun melakukan hal yang sama. Desah nafas kami terpendam diantara panasnya ciuman yang kami lakukan mas, yang ada hanya badan kami menggeliat keenakan menikmati permainan dari pejantan kami masing -masing.

Sampai suatu titik, aku sudah betul-betul tak kuasa menahan nikmat permainan edu mas, kala itu kedua jarinya tengah mengocok serambi lempitku dengan kencang, bersamaan dengan klitoris ku yang dihisapnya dengan rakus, aku gakk kuat, aku mau squirt.

Tapi ternyata, saat aku akan menuju puncak kenikmatanku, pacar koh Alung lebih dulu muncrat, yah dia squirt terlebih dahulu, membuat basah lantai hingga mengenai koh henry. Jadilah aku pemenang tantangan kali itu. Meskipun beberapa detik kemudian aku pun juga muncrat, tak kalah banyak dengan pacar koh Alung.

Para pejantan itu membiarkan kami menikmati orgasme kami beberapa saat, sembari kami memulihkan tenaga, sementara Edu dan koh Henry kembali ke sofa dan bergabung dengan koh Alung dan koh Han minum-minum. Shhhhhhhh mendengar cerita semi lesbian itu rudalku kembali menegang.

Koh Alung berkata, sesuai perjanjian siapapun yang squirt duluan maka dia harus di hukum, maka koh Alung minta ke pacarnya agar sesi selanjutnya dia melayani 3 dari 4 laki-laki yang ada di situ, dan selama sesi itu pacar koh Alung tak boleh menolak apapun yang akan dilakukan ketiga pria itu, tapi pacar koh Alung boleh memilih siapa saja yang akan dia layani, satu laki-laki sisanya akan main denganku.

Mendengar hal itu aku sedikit lega , untung saja bukan wanitaku ini yang kalah, aku gak bisa membayangkan bagaimana rasanya kalau sampai nanti ia bercerita bahwa ia lah yang digarap 3 laki-laki, bisa-bisa aku lepas kontrol dan mungkin ejakulasi.

Disitu pacar koh Alung memilih, koh Alung, koh Han dan koh Henry mas, itu artinya aku akan main lagi dengan rudal hitam Edo mass….

Lalu, setelah dirasa cukup istirahatnya , ketiga pria pilihan pacar koh Alung itu segera menghampiri pacarnya koh Alung, sementara aku dibawa Edu kembali ke sofa , disitu kami hanya duduk santai melihat apa yang akan terjadi pada pacar koh Alung. Aku duduk di pangkuan Edu mas.

Ketiga lelaki itu lantas berdiri mengelilingi pacar koh Alung yang tengah bersimpuh mas, mereka sodorkan ke pacar koh alung rudal mereka, lalu pacar koh Alung segera menggapai rudal koh Han dan koh henry dengan tangan kanan dan kirinya, lalu mulutnya ia gunakan untuk menghisap rudal koh Alung, begitu bergantian pacar koh Alung satu persatu menghisap ketiga rudal itu dengan rakus, benar-benar rakus seperti betina yang kelaparan.

Kulihat ekspresi mereka bertiga sangat menikmati permainan pacar koh Alung mas, sementara aku dan Edu masih santai melihat tingkah mereka bertiga mash. Namun tangan Edu gak tinggal diam, badan calon istrimu ini tetap digrepe sama dia.

Setelah puas dengan servis mulut pacar koh Alung, koh Alung meminta pacarnya untuk nungging, ia menempatkan diri di belakang pacarnya, dan dengan sekali tekan rudal koh Alung dengan mudah menzinahi serambi lempit pacarnya itu. Sementara koh Han dan koh henry berdiri di depan pacar koh Alung yang tengah di doggy, dia servis rudal koh. Han dan koh Henry dengan mulutnya bergantian.

Koh Alung menggenjot serambi lempit pacarnya itu dengan keras mas, suara genjotanya itu bahkan terdengar nyaring di ruangan ini. Pacarnya yang digarap kasar seperti itu hanya bisa sesekali mendesah karena mulutnya hampir selalu terisi rudal koh Han atau koh henry. Melihat kejadian itu membuat Edu tak tahan juga mas, lalu dia isap tetek ku mas, sambil aku terus memperhatikan adegan betina dengan ketiga pejantannya di depan mataku.

Sekitar 10 menit menggenjot, koh Alung mencabut batang rudalnya, dia geser ke depan dan tempatnya digantikan oleh koh Henry. Dan sambil meremasi pantat pacar koh Alung, koh henry juga gak kalah ganas menggenjot wanita itu. Sshhhh kalau mash disana dan lihat langsung pasti akan sangat terasa aura mesumnya mas, beda banget dengan hanya sekedar cerita seperti ini. Jauh lebih menggairahkan. Jarinya tak henti memainkan kepala rudalku, namun kali ini dengan lembut dan cenderung pelan.

Saat koh henry selesai, giliran koh Han yang menggarapnya, mas tahu kan kalau koh Han suka main kasar, dan itu lebih kasar dari koh Alung dan koh Henry. Saat koh Han sedang menggarap pacar koh Alung itu lah Edu memposisikan aku merangkak mas,

Lalu dengan sudut menghadap ke perzinahan keempat orang itu, Edu juga menggenjotku dengan kasar emhhhhhhhh…. ahhhhhhhhhhhhh bahkan elusan yang sangat pelan bisa menimbulkan rangsangan yang kuat di rudalku kali ini, ini sudah terlalu sensitif sepertinya. Mungkin efek terus di stimulus tanpa adanya penuntasan.

Dan yang bikin lebih hot adalah setelah koh Han menggarap serambi lempit pacar koh Alung mas. Selepas koh Han mencabut rudalnya dalam posisi doggy, koh Han tiba-tiba telentang di samping cewe itu, koh Alung lantas mengangkat tubuh pacarnya lalu memposisikan wanita itu diatas koh Han, dan menunggangi koh Han dalam posisi women on top.

Tapi tak sampai situ aja mas, sambil terus mendapatkan genjotan dari rudal Edu , aku lihat koh Alung berbisik ke telinga koh Henry yang disusul senyuman koh Henry. Setelah itu koh henry memaksa pacar koh Alung agar badannya menempel ke tubuh koh Han. Dan mash tahu? Koh henry dari belakang memasukkan rudalnya ke anus si cewe.

Koh Alung membiarkan tubuh pacarnya di masukin 2 rudal sekaligus mash…….. argggghhhhhhhhhh……… Shhhhhhhh membayangkan seorang wanita dalam posisi dijepit 2 lelaki seperti itu tidak pernah terpikirkan sebelumnya, namun ini sangat menegangkan , shhhhhhh nikmat sekali membayangkannya . Bahkan kenikmatan itu tak berkurang saat wanitaku tak lagi memainkan jarinya di rudalku.

Kalau mas disitu , mas akan dengar gimana hebohnya desahan mereka bertiga, terutama pacar koh Alung Mash… Pacar koh Alung sampe teriak teriak keenakan . Bahkan baru beberapa menit digenjot bersamaan di kedua lubangnya itu, pacar koh Alung udah squirt mas. Namun alih-alih berhenti, koh Han dan koh henry malah kompak makin kencang menggenjot serambi lempit pacar koh Alung.

Mendapat pemandangan seperti itu ditambah rudal Edu yang enak banget di serambi lempitku membuat aku juga ikutan squirt mashh, aku squirt lagi entah keberapa malam itu. Yang jelas enaakkkkhhh… Shhhh ahhhhhhh emmmmmhhhhh aku hanya mampu mendesis nikmat, membayangkan itu semua, rudalku terasa nikmat kendati wanitaku tak lagi menstimulus rudalku dengan tangannya.

Lalu koh Alung yang saat itu nganggur, menghampiri ku, di sodorkan rudalnya ke depan wajahku, dan yah aku langsung mengisap rudal itu masshh…. Sementara Edu di belakang sama sekali gak menurunkan tempo genjotanya meskipun aku juga sudah orgasme.

Koh Alung lantas menawarkan padaku, dia ingin aku juga merasakan apa yang dirasakan pacarnya saat ini, kira kira mas tau apa jawabanku saat itu? Apakah aku akan menerimanya?… aku lantas menggelengkan kepala, tidak mungkin wanitaku akan melakukan sex dengan cara menjijikan seperti itu!

Hihihi mas salah kali ini, aku mengiyakan ajakan koh Alung massshhhhh… Haaahhhhhhhhh??? Dia pun bersedia melakukan anal sex? Apaa… Kenapa dia mau … Itu hal menjijikan.

Hihi, yang perlu mas tahu , semua keperawananku direnggut oleh koh Alung , tak terkecuali anal ku mashhh, jadi maaf yah , mas nanti gak dapat keistimewaan apapun dari tubuhku mas ikhlas kan kalau harus menerima semuanya yang bekas dijamah laki-laki lain..?

Ahhhhhhh aku gak bisa menjawab itu, aku tak mampu menjawabnya, hatiku sebenernya kian hancur, namun disaat bersamaan nafsuku juga semakin membabi buta, saat aku makin direndahkan hingga sampai titik bahwa calon istriku pun tak menyisakan satu pun keistimewaan untukku.

Kapan-kapan aku ceritain yah mas, gimana lubang terakhir calon istrimu ini juga diperawani sama koh Alung, nanti saat kita sudah menikah, mau??? Akuu tak merespon sedikitpun ,aku masih tetap memejamkan mata membayangkan semua ceritanya. Hanya rudalku saja yang kian berkedut dengan kencang.

Edu lalu mencabut rudalnya mas, dia lantas tiduran di sofa, ditariknya tubuhku dan naik ke tubuhnya, sama seperti pacar koh Alung ke tubuh koh Han Mash…. Lalu saat aku sudah mendapatkan posisiku, dan rudal Edu sudah kembali menancap sempurna di serambi lempitku, ku rasakan koh Alung meludahi lubang analku mashh, cukup banyak waktu itu. Dan dengan sekali gerakan

Bleeeeeeeesssssssshhhhhhhh……

rudal koh Alung dan rudal Edu sudah bersarang di tubuh calon istrimu mashhh… emmmmmmmhhhhhhhhhh sekuat tenaga aku menahan kedutan di rudalku yang semakin menjadi, badanku mulai bergetar, tidaakkkkk, aku tidak boleh ejakulasi dengan cara seperti ini, membayangkan calon istriku di garap 2 orang dalam waktu bersamaan.. tidaaaaaaaaakkkkkkkkkkk

Akhirnya setelah berusaha beberapa saat, aku bisa mengalihkan konsentrasi ku untuk tak memikirkan kejadian pacarku tengah di sandwich itu, sehingga aku berhasil tidak ejakulasi. Kali ini tanpa bantuan calon istriku yang menekan rudalku seperti sebelumnya. Tapi tetap saja ini sangat menguras tenaga. Dan saat itu ku kira ia akan berhenti sejenak paling tidak, namun nyatanya dia tetap melanjutkan ceritanya.

Esshhhhhhhh itu saat terbaik mas, sakit dan nikmat bercampur menjadi satu , koh Alung dan Edu begitu lihai mainin nafsuku mashh, mereka gak asal genjot kasar seperti sebelumnya, kadang pelannn, lalu tiba-tiba digenjot dengan cepat, kadang mereka menggenjotku secara bersamaan, kadang bergantian, Edu tarik koh Alung dorong dan begitu seterusnya mas.

Shhh mas harusnya ada disana dan lihat gimana calon istrimu Ini dienakin oleh 2 pejantan yang tangguh dan rudalnya gede, gak kecil seperti punya masshh… shhhh sial , hinaan itu lagiii, ahhhhh rudalku berdiri lagi. Emmmmhhhhhh

Entah udah berapa kali aku keluar dan squirt mashh, gak kehitung. Yang jelas aku puasshhhh bangetthhh… Dan di ujung permainan ini, koh Alung dan edu menggenjotou dengan kecepatan tinggi, aku seakan gak di kasih napas sama sekali mas. Aku tak bisa protes, yang aku pikirkan Cuma enak dan orgasme. Mereka bener-benar brutal menggarap kedua lubang calon istrimu mashh…. Hingga akhirnya

Argggggghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhsssss…… Aku squirt lagi mashh… Dan itu yang terbanyak malah itu…… arghhhhhhhhhghhhhhhhhhhh…. Badanku juga kembali bergetar hebat menahan ejakulasiku yang akan keluar, sesegera mungkin aku segera mengalihkan konsentrasi ku lagi, dan untungnya kali ini aku masih berhasil!!!

“hosshhhh…. Hosghhh….hoshhhh” nafasku masih sangat tak beraturan, bayangkan saja dalam waktu dekat aku sudah dengan sengaja menahan ejakulasiku sendiri. Rasanya lelah sekali. Arghhhhhhh entahlah….

Lalu mashhh… Koh Alung meminta kami menyudahi sesi Double threesome ini, lalu aku dan pacarnya di dudukkan di lantai, dan mas tahu apa yang akan terjadi selanjutnya? ….. masih belum genap nafasku terkumpul namun seperti tak peduli, ia terus saja bercerita dan memancing nafsuku, ku yang sudah tak sanggup berpikir hanya menggelengkan kepalaku saja.

Para pria berdiri di depanku dan Pacar koh Alung, mereka mengocok rudal mereka masing -masing mashhhhh, aku dan pacar koh Alung yang sudah lemas akibat orgasme berkali-kali hanya bisa mengarahkan wajah ke arah rudal-rudal mereka, dan dengan ucapan “selamat ulang tahun kalian berdua”,

Secara bergantian rudal Mereka menumpahkan spermanya ke wajah kami… Ahhhhhhhh siaaallhhhj , wajah calon istriku dikotori oleh sperma mereka….emmmhhh tidakkk jangan tegang lagi, ouhhhhh, percuma saja aku berharap untuk tak ngaceng lagi, sedikit saja cerita erotis nya saat ini akan dengan mudah membakar nafsuku.

Mereka menumpahkannya di wajah , dan di kepala kami yang masih terbungkus hijab mashhh, tshhhhhh banyak banget Peju mereka di wajah dan hijab kami mashhhh, Mash harusnya lihat bagaimana calon istrimu wajahnya dipenuhi dengan pejuh merekaa…

Aku yakin mashh pasti akannn sange beratthh…auuuuuuuhhhhhhhh shhhhhhhhh tidaakkkhh aku tidakkk ingin melihat wajahnya berlumuran cairan hinaa ituuuuhhhh , shhhhhhhhh tapi kenapa nafsuku justru makin terbakar…. Mmmhhhhhhhhhhhh aku harus mengalihkan konsentrasiku lagi, akuhhh tidak ingin ejakulasi dengan membayangkan itu… Shhh aahhhhhhhhmm. Akan tetapi sedetik kemudian ia membisikkan sesuatu yang tak pernah kuduga

Itulah cara koh Alung merayakan tahun ulang tahun kami mashhh, ulang tahunku dan ulang tahun Selvi indriaswari, yah wanita yang ku maksud pacar koh alung itu adalah Selvi mas, adik kandungmu.

Haahhhhh…. Aaaaaahhhh aaappppp-aaaahhhhh… Shhhh ahhhhhh tidaaaaaaaaakkkkkkkkkkk munggkkkk………. Croooootttttttttttttt… crooooottttttttttttttttttt….. crooooottttttttttttttt……….

Belum selesai aku mengucapkan, nyatanya aku kalah dengan nafsuku. Yah hari ini aku kalah, dan menjadi seorang pecundang.!!!

Bersambung…03:49 WIB

Suasana menjadi begitu senyap, hanya deru laju bus yang terdengar. Harusnya di pagi yang senyap seperti sekarang yang ada adalah suasana kedamaian, akan tetapi tidak dengan yang kurasakan saat ini. Hatiku menangis sejadi-jadinya, aku menangisi kekalahan telakku malam ini, bukan sekedar kalah dari tantangan wanitaku yang melarang ku ejakulasi untuk pembuktian cintaku.

Namun kekalahan terbesarku adalah tentang adikku Selvi, seorang yang selama ini aku begitu jaga sepanjang aku hidup, namun ternyata diapun telah dirusak oleh seorang yang juga merenggut kesucian calon istriku, ini adalah bencana terbesar dalam hidupku. Dan hal yang membuatku semakin terlihat memalukan adalah justru aku ejakulasi saat mengetahui bahwa adikku tak sebaik dan se-alim yang ku tahu selama ini.

Aku hanya diam, yah itulah cara terbaik sepertinya saat ini. Bahkan disaat wanitaku membersihkan sisa spermaku yang keluar saat membayangkan adikku tak tadi, aku tak bergerak sedikitpun, aku lebih memilih menutupi wajahku dengan kedua tanganku, meratapi kekalahan ku.

Tak terasa bus ini sudah sampai di tujuan akhirnya, kota dimana tempatku harusnya hatiku berbunga-bunga, dan tempat dimana harusnya aku nervous karena akan bertemu calon mertuaku, namun justru menjadi kota tempatku menangis meratapi ini semua. Sudah saatnya kami turun, namun sebelum itu wanitaku kembali berucap sesuatu

Mas, setelah apa yang terjadi malam ini, keputusan semua ada di tangan mas, apakah mas mau lanjutkan niat mas atau mundur dan kembali pulang menjadi Ivan seperti sebelumnya. Hanya saja jangan pernah membenci adik mas, dia juga manusia dewasa yang punya hak kebebasan untuk hidupnya.

Dan yang mas perlu tahu, Selvi sekarang adalah orang yang dipenuhi dengan kebahagiaan. Terlepas dari caranya mendapatkan kebahagiaan itu, benar atau salah di Mata mas. Akupun turun duluan, mas Ivan pasti tau kemana harus menemukan ku jika mas Ivan masih ingin menjadi suamiku.

Saya tadi bilang bahwa masih ada 1 syarat kan? Aku tak akan mengatakannya sekarang , jika mas lanjut kuanggap mas pun setuju dengan syarat terakhir itu. Karena aku yakin saat mas lanjut berarti mas akan mampu melakukanya

Ia lantas turun , meninggalkanku yang masih duduk termenung di kursi bis ini. Bahkan sampai crew bus yang di awal membagikan Snack masuk dan menegurku bahwa kami sudah sampai di tujuan akhir, dan bus mereka akan segera kembali ke pool, saat itulah dengan lunglai aku menenteng tas ku dan perlahan meninggalkan bus yang menjijikan ini.

05:00

Aku masih di tempat yang sama, di terminal bus di kota kelahiran wanitaku itu, matahari sudah mulai terbit dan memberi sedikit kehangatan di suasana pagi yang begitu dingin. Di depanku segelas kopi hitam sudah habis ku minum dan entah berapa batang kretek yang sudah ku hisap hanya dalam sejam sejak aku turun dari bus.

Suasana di terminal ini masih sangat sepi, hanya warung yang ku singgahi ini saja yang masih buka karena 24 jam . Sampai kapan aku disini? . Ku putuskan untuk menunggu agen bus beroperasi, setidaknya sampai pukul 7 nanti, setidaknya itu informasi yang ku terima dari ibu warung.

Saat sedang menikmati kretek yang kesekian kali , sebuah chat masuk ke smartphoneku, pesan yang hanya berisikan sebuah lokasi dan aku paham apa yang dimaksud pesan ini.

*** Dua bulan kemudian ***

“Saya terima nikah dan kawinnya Aulia Nindy Rahayu dengan mas kawin tersebut dibayar tunai”

Saaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh…….

Gemuruh suara “sah” di belakang menandakan aku yang akhirnya melepas masa lajang ku. Yap aku akhirnya menikahi wanita yang selama ini aku kejar, wanita yang memberikanku tantangan terbesar dalam hidupku sebelum aku bisa menikahinya seperti sekarang, Dan wanita yang ku temani saat perjalanan dalam Bus sebulan lalu. Wanita itu bernama Aulia.

Hari ini kami resmi menjadi sepasang suami istri, pernikahan ini pun kami gelar di kampung halaman Aul, sesuai permintaannya dengan acara khas hajatan di negeri ini yang berlangsung cukup meriah. Banyak sekali Tamu yang datang, namun kebanyakan adalah tamu istriku dan dari pihak keluarganya sementara aku hanya memboyong keluarga besar ku saja kesini , mama , papa dan termasuk pula adikku Selvi.

Jika kalian penasaran apa responku terhadap Selvi setelah cerita di bus itu, jujur aku belum bereaksi apapun, aku bahkan belum berniat mengajak Selvi ngobrol soal ini, sejauh ini aku memilih untuk diam dan tak membahasnya lagi, begitu pula istriku Aul,

Sejak hari itu ia sama sekali tak membahas satu hal kecil pun tentang dirinya atau Selvi, sejak pagi itu yang kami lakukan hanya saling memperkenalkan pasangan ke keluarga masing-masing, merencanakan dan mengurus segala keperluan pernikahan dan tetek bengeknya yang ternyata cukup ribet (karena waktu kami mepet juga).

Selebihnya kami hanya bicara ringan saat punya waktu berdua, tidak pernah membahas sesuatu yang mendalam apalagi segala hal yang berkaitan dengan yang di bus tempo hari. Sebab kami sama-sama tahu, sejak pagi itu aku memutuskan untuk menyusul Aul ke rumahnya dan melanjutkan niatku, itu artinya aku sudah siap menerima Aul dengan segala apa yang dia punya

Hari itu berlangsung dengan meriah , hingga malam hari bahkan . Jangan harap kalian akan membaca cerita malam pertamaku dengan Aul, karena malam itu kami sama-sama kelelahan dan ketiduran. Yess tidur pertama dengan istriku.

Esoknya rumah kembali kondusif, hanya sisa-sisa pesta yang membuatku harus ikut turun tangan beberes agar rumah ini kembali kelihatan bersih. Hari itu juga istriku mengajakku untuk buka-buka kado pemberian para tamu, yah tentu saja ku turuti, namanya juga pengantin baru.

Cukup banyak kado yang kami terima, dan dengan telaten kami membukanya satu per satu, lalu saat membuka sebuah kado kecil ukurannya cukup kecil, ku lihat istriku senyum-senyum saat membaca kartu ucapannya. Aku yang penasaran bertanya kepada istriku.

Apaan sih mah, kok senyum-senyum gitu … Sekarang aku sudah memanggilnya mama, dan bukan aku kamu lagi. Nih deh papa baca sendiri aja , aku menerima kertas itu dan lantas membaca isinya

Dear Mas Ivan dan Mbak Aul

Ciye… Selamat yah akhirnya sah juga jadi suami istri,

Doanya semoga langgeng dan selalu diberkahi kebahagiaan.

Bisa saling menjaga satu sama lain dan gak boleh nakal yaaaaahh…..

Nih biar gak nakal mas Ivan nya , dipake yah kadonya hihi

TTD

51

*PS : kuncinya rahasia yah, nanti juga dikasih tahu kok pake aja dulu

Hahhh…. Ini maksudnya apa ma????, lantas istriku membuka bungkusan kado itu, yang ternyata isinya sebuah benda berbahan plastik yang bentuknya sekilas mirip dengan rudal pria. Hahh… Itu apaan.? Ini siapa sih temen mama kasih kado aneh kaya gini? Ini apa coba maksudnya 51? Ujarku protes.

Hihihihi, oh ya papah mau tahu gak Syarat terakhir yang mamah ajuin waktu itu.? Emmmhhh yahh, emangnya apa hubungannya dengan benda ini? Tanyaku balik. Istriku lantas duduk menghadap ku , dan wajah kami hanya berjarak 30 cm saja . Lalu berkata dengan serius

Syarat terakhirnya adalah, aku masih ingin kebebasan seperti sebelum kita nikah

Maksud mama? Tanyaku kebingungan

Papah sudah tau hampir semua kenakalan mamah waktu di bus, dan mamah berpikir sepertinya mamah tidak akan berharap bahwa mamah akan mendapatkan kepuasan dari papah

Haaahhhhh??? Responku shock…

Yah, dengan ukuran punya papah yang segitu, mamah mutusin bahwa papah gak wajib kasih nafkah batin ke mamah, biar mamah cari sendiri, dan untuk memastikan , mamah pengen papah pakai chastity cage ini. Ini fungsinya buat kunci titit papah biar papah juga gak nakal cari pelampiasan di tempat lain.

Kok gitu mah??? Lalu gimana caranya papa dapet….. Belum lengkap ucapan ku dia langsung menyela..

Papah tetap akan dapat kepuasan dari mamah, tapi bukan lewat sentuhan apalagi hubungan badan, papah akan dapat kepuasan lewat cerita-cerita mamah lagi seperti saat di bus. Gimana papa siap???

Gleeeeekkkkkkklkkkkl, aku menelan ludahku tak menyangka akan berujung seperti ini keputusanku menikahi Aul, namun sepertinya sudah terlambat , aku tidak mungkin bisa menolaknya. Dan dengan anggukan pelan tanda persetujuanku , tersungging lah senyum indah Aul di wajahnya.

Aul lantas menurunkan celanaku, dan dengan lihai tangannya memasang benda laknat itu di rudalku. dan yah meskipun ukurannya kecil, namin saat terpasang masih saja menyisakan ruang di ujungnya, apalagi saat rudalku sedang tidur, terlihat benda ini jauh lebih besar dari kelihatannya.

Tapi , papah masih bisa kan pegang dan lihat tubuh mamah, maksud papa dalam keadaan gak pake baju. Tanyaku disela Aul memasangkan chastity di rudalku

Papah masih bisa peluk mamah, masih bisa cium mamah di kening, pipi atau bibir mamah, kalau lihat tubuh mamah telanjang nanti mamah pikir-pikir dulu, untuk sekarang masih belum boleh , mungkin kapan kapan. Lalu ucapan itu diakhiri dengan bunyi gembok yang secara resmi mengurung rudalku

Klikkk….

Dah selesai, titit papah makin lucu hihi, gak usah khawatir, ini masih bisa dipakai pipis dan buat bersih-bersih secara normal kok. Ujar istriku dan sialnya justru istriku terlihat senang hingga ia mengambil beberapa foto rudalku yang tengah terkurung. Lalu, ini gak bisa dibuka,? Selamanya rudal papah akan terkurung seperti ini?

Cerita Sex Dilema Moral Pak RT

Yah enggak dong pah, namanya gembok pasti ada kuncinya, nanti pasti akan kebuka kok , tapi ya itu, sabar sedikit tunggu kuncinya dikasih dulu sama yang kasih kado ini. Aku membuka dan membaca ulang kartu ucapan ini, otakku berputar siapa sebenarnya 51 ini?

51 ini siapa sih mah? Kenapa misterius banget. Hihihi papah penasaran banget ya, itu inisial aja sih pah, 51 itu artinya Selvi Indriaswari hihi

Haahhhhhh……..???? Ja- jaddi ini ulah adikku? ????? Apa maksud semua ini??????….. Lantas sebuah masuk di smartphone ku. Yeeyyyy selamat yah Abang, makasih loh kadonya udah dipake, inget jagain tuh mbak Aul, jangan nakal hihihihi… Dan benar, pesan itu dari Selvi!!

Tamat