
Cerita Sex Tragedi Pemerkosaan Massal – Fransisca adalah seorang ibu rumah tangga. Di usianya yang ke 33 ia masih tampak seperti baru lulus kuliah saja. Walaupun sudah beranak 2 tubuhnya masih kencang seperti perawan. Posturnya langsing dengan tinggi sekitar 160cm, kulit putih mulus dan wajah carntik khas chinese, dadanya dihiasi payudara yang tidak terlalu besar tapi tegak menantang berukuran 32B.
Ia senang memakai kaos ketat dan jeans. Lekukan tubuhnya menarik mata pria manapun yang melihatnya. Sehari hari Fransisca hanya di rumah saja. Pagi setelah mengantar anak ke sekolah, ia biasanya lari pagi di sekitar kompleks rumahnya yang kebetulan berada di daerah yang sejuk dan banyak pohon.
Jam 10 pagi Fransisca baru pulang dan mandi. Karena suaminya pergi kerja dan pulang sore menjelang malam, ia biasanya menghabiskan waktu seorang diri di rumah selayaknya ibu rumah tangga. Hari jumat itu, tidak seperti biasanya Fransisca merasa agak lelah.
Setelah olahraga pagi, ia tidak segera mandi dan beraktivitas. Fransisca menutup pintu kamar dan mengganti bajunya. Di depan kaca rias, Fransisca melepas satu persatu penutup tubuhnya. Kaos jersey dan celana olahraga ketatnya segera lolos dari badannya, menyisakan BH dan celana dalam hitam.
Cerita Sex Tragedi Pemerkosaan Massal Ngocoks Tampak tubuh sempurnanya begitu mulus dengan payudara yang kencang menonjol cantik di dadanya. Ia mengambil daster tipisnya dan mengenakannya. Lalu ia menyalakan Tv, dan membuka jendela kamarnya sedikit karena pagi itu udara mulai terasa gerah.
Fransisca membaringkan diri di ranjang sambil mengganti ganti channel Tv. Sambil menonton berita pagi, Fransisca perlahan2 ketiduran. Dia melewatkan berita yang akan mengubah hidupnya selamanya. Sementara itu tidak jauh dari rumahnya, di sebuah gardu listrik taman kompleks…
Jon: “Cok, untung kita bisa kabur nih dari penjara sialan itu! Untung polisi sekarang bangsat2 juga kayak kita” Ucok : “iye tuh tapi kita kudu setor hasil jarahan kite setengah, dasar bajingan!” Ojet: “Udeh yang penting kite bebas coy mau ngerampok, mending daripada lu pade banyak cingcong, lu orang coba deh cari rumah yg bisa kite garap!”
Jon : “siap bos, ane ke jalan X situ” Ucok : “ane ke jalan Z situ” Ojet : “ya udah ane ke jalan buntu sono deh. Kite ketemu disini lagi setengah jam lagi, pergi lu pade.” Jon & Ucok : “siap boss!”
Rupanya ada 3 orang residivis perampok sadis yang tidak segan membunuh korbannya sedang mencari target untuk dirampok. Ojet dan gengnya menyisir perumahan itu yang memang sepi karena kebanyakan penghuninya bekerja pada jam2 itu.
Sampailah Jon di depan rumah Fransisca. Dilihatnya daun jendela geser di kamar Fransisca yang terbuka menghadap jalan. “wah rejeki nomplok nih ada yang lupa kunci jendela” batin Jon.
Diamatinya dengan seksama rumah Fransisca, pagar yang tidak terlalu tinggi, tidak ada cctv, tidak ada hewan peliharaan, dan lokasi rumahnya yang paling ujung, membuat rumah Fransisca menjadi target sempurna untuk operasi mereka.
30 menit kemudian…
Ojet : ” gimana nih ada TO ga? Ane dapet tapi perlu usaha nih, ada anjing penjaganya. Lu orang dapet ga? Ucok : ” ga ada boss pada pasang cctv, terlalu resiko siang bolong gini” Jon : ” ada boss di jalan buntu sebelah sono yg deket tanah kosong, ada rumah jendelanya kebuka, tapi ada orang kayanya. Rumah lainnya sepi cuma yang itu doang yg ada mobilnya.” Ojet : “nah itu aje kite samperin. Bawa perlengkapan lu orang!”
Mereka segera menuju ke rumah Fransisca. Sambil merunduk mereka mengamati sekilas situasi sekeliling dan situasi di rumah Fransisca. Lalu mereka menyusun rencana membobol rumah Fransisca.
Ojet : “formasi seperti biasa jek, Jon lu awasin dulu di sini, Ucok sama ane masuk duluan. Cok siapin golok lu klo yg punya rumah macem2 tebas aja leher nya.” Jon : ” siap boss” Ojet : ” pake gear kite semua! (Topeng dan sarung tangan)
Tanpa bersuara, Ojet dan Ucok memanjat pagar dan sudah berada di pekarangan Fransisca. Mereka mengendap2 ke pintu depan dan memanjat ke balkon kamar Fransisca yang jendelanya terbuka. Mereka mengintip ke dalam dan melihat Fransisca sedang tidur, dengan segera mereka menyelinap masuk ke kamar Fransisca. Ucok mengendap dan segera membekap mulut Fransisca serta menempelkan ujung belatinya ke perut Fransisca.
Fransisca : ” aww…mmmmfftt!” Ucok : ” diam manis kalau kau tidak mau ususmu terburai!”
Fransisca ketakutan sambil menitikkan air mata. Ucok semakin menancapkan ujung belatinya yang tajam ke perut Fransisca. Ketika dirasanya orang ini tidak main main dan tusukannya mulai melukai perutnya, Fransisca mengangguk lemah sambil menangis. Ojet mengeluarkan tali plastik dan mengikat kedua tangan Fransisca ke depan.
Ucok: sekarang jangan melawan atau teriak, kalau sampe ada suara, gue belek perut lo! ngerti??? Fransisca: i i iya bang, tolong jangan bunuh saya, ambil semua yang kalian mau Ojet : bangun lu moy, tunjukin brankas lu! Cepet! Inget, lu macem2 gw potong leher lu moy!
Fransisca tidak punya pilihan dan menunjukkan tempat penyimpanan perhiasan dan uangnya. Ucok memanggil Jon masuk dan menutup jendela tempat mereka masuk. Jon menggeledah lantai bawah sementara Ojet menguras harta simpanan Fransisca.
Ucok kebagian mengawasi Fransisca yang kemudian mengikatnya ke ranjang. Mulut Fransisca diplaster dengan lakban dan matanya ditutup dengan kain. Fransisca menangis karena dia tidak bisa membayangkan apa lagi yang mereka perbuat nantinya.
Ojet : hahaha panen besar kite, lu dapet apa di bawah Jon? Jon : lumayan boss ada laptop mahal nganggur Ucok : boss ni amoy lumayan juga nih, kita pake dulu aja boss baru kita matiin Ojet : boleh juga cok, waktu kita masih banyak, udah lama juge kite ga ngerasain cewe amoy gini hahaha
Tahu dirinya akan diperkosa, Fransisca mulai berontak dan berusah berteriak tapi tidak ada gunanya. Sebuah bogem dari Ojet menghantam perut Fransisca sampai ia meringkuk. Diikuti tamparan dari Ojet.
Ojet : heh lonte! Diem aja lu kalo ga kite siksa sampe mampus! Plakk plakkk
Tamparan Ojet membuat Fransisca pingsan, pipinya memerah. Ucok merobek daster beserta BH Fransisca dari depan. Breekkk! Dengan sekejap terpampang payudara Fransisca yang kenyal dengan puting mungil coklat muda. Jon menarik cd Fransisca dan memperlihatkan me kinya yang ditumbuhi jembut tebal dengan bibir me ki yang pink.
Ucok : ssllurpp (ngiler) wahh boss amoy emang beda sama lonte2 pasar yah. Muyusss (meremas toket Fransisca dan memelintir putingnya)Dengan buas mereka menjamahi tubuh Fransisca. Ucok meremasi payudara kanan Fransisca sambil mengulum puting kirinya. Sementara itu Ojet melebarkan kaki Fransisca dan menjilati me ki nya.
Ojet : hhmmm harummm. Ojet menyapukan lidahnya ke klitoris Fransisca. Meskipun pingsan, tubuh Fransisca merespon jilatan Ojet. Tiap kali klitorisnya dijilat, pinggulnya menegang dan me ki nya mulai basah. Ojet mengobok obok me ki Fransisca dengan lidahnya.
Jon sibuk melumat bibir tipis Fransisca sambil meraba perutnya yang rata. Tubuh Fransisca mulai terangsang. Ojet membuka bajunya kecuali topengnya lalu mulai mengocok meki Fransisca dengan 2 jarinya. Desahan mulai terdengar dari bibir Fransisca. Jon dan Ucok mengisap payudara Fransisca dan mencupanginya. Gemas sekali dengan payudara Fransisca yang pas di genggaman tangan mereka.
Ojet: Cok, lu ambil minyak goreng sama air buat bangunin nih amoy. Gue mau entot dia dalam keadaan sadar Ucok : minyak buat apaan bos?? Ojet : banyak bacot lu! Ambil aja cepet, ntar juga ngerasain lu
Ucok ke dapur sambil bingung dengan perintah bosnya. Tidak lama ucok kembali dengan minyak dan air. Byurrr…ojet menyiram muka Fransisca dengan segelas air dingin. Fransisca bangun sambil megap2 lalu sebuah tamparan menyambut pipi kirinya
Fransisca : Aaww! Ampuunn jangan pukul sayaa Ojet : eh moy! Ikutin perintah kite atau yg melayang berikutnya nih golok ke leher lu! NGERTI GAK???! Fransisca : i iya bang ampun…(memelas) Ojet : apa?? Gue ga denger! (Siap2 menampar Fransisca) Fransisca : IYA BANG AMPUN, AMPUN
Ojet : lu puasin kita semua kalo ga, gue potong toket lu dan gue sembelih perut lu! ngerti? (Nyelipin ujung golok ke me ki Fransisca) Fransisca : Iya bang perkosa aja sayaaa jangan bunuh sayaa ampun Ojet : hehehe bagus lonte! Sekarang lu isep punya kita!
Fransisca dengan gemetar meraih rudal Ojet yang sudah konak daritadi. Dengan mengeluarkan segala keterampilannya mengoral suaminya, kini Fransisca harus mengoral rudal begundal2 ini. Jon dan ucok pun segera bertelanjang diri. Fransisca bergidik melihat tubuh bugil mereka.
Semuanya kekar berotot dengan banyak tato dan bekas luka. Entah sudah berapa korban yang mereka renggut nyawanya. Yang membuat Fransisca lebih bergidik adalah ukuran rudal mereka yang besar besar.
Tangannya saja tidak bisa menggenggam rudal mereka. Dengan segera Fransisca dikelilingi 3 rudal besar. Ojet memegang kepala Fransisca dan menjambak rambutnya sambil memompa rudalnya di mulut Fransisca. Ucok dan Jon menyuruh Fransisca mengocoki rudalnya sambil menggerayangi payudara Fransisca.
Ojet : ougghh bibir lu enak banget moy! (Sleppp slepp) Ucok : iya boss tangannya juga lembut banget
Ojet merebahkan dirinya di kasur sambil menahan kepala Fransisca agar tidak lepas dari rudalnya. Fransisca kini menungging sambil mengoral Ojet. Rambutnya disibakkan ke samping sambil dijambak Ojet. Jon segera menjilati serambi lempit Fransisca sambil mengocoknya dengan 2 jari. Ucok meremas lembut payudara Fransisca yang menggantung, membuat payudaranya terasa lebih montok.
Fransisca : mmh mmpffhhh (mekinya dijilati Jon) Ojet : enak ya moy? Fransisca : …. Ojet : jawab! (Menepak kepala Fransisca) Fransisca : (mengangguk dengan rudal di mulut) Ojet : baguss sekarang lu ngangkang di atas rudal gue
Fransisca bangun dan memposisikan serambi lempitnya di atas rudal Ojet. Sambil disuruh memegangi rudalnya, Ojet menurunkan pinggul Fransisca pelan2. Pertama kali kepala rudalnya sulit memasuki serambi lempit Fransisca yang sempit. Digesek2nya kepala rudalnya ke bibir serambi lempit Fransisca, lalu setelah basah oleh cairan serambi lempitnya, ojet menurunkan pinggul Fransisca dengan paksa
Fransisca : oooughh..ahh ( sambil mendongak)
Ojet terus menarik turun pinggul Fransisca sampai rudalnya masuk seluruhnya. Ia memegangi pinggul Fransisca erat erat, merasakan kehangatan serambi lempit Fransisca yang memijat rudalnya saat ini. Lalu ojet mulai menyodok2 rudalnya.
Mula mula perlahan, makin lama makin cepat. Tubuh Fransisca terlonjak lonjak namun payudaranya tidak berayun saking kenyalnya. Ojet meremas kedua payudara Fransisca. Ucok memakai mulut Fransisca sementara Jon meraih tangan kanan Fransisca dan menyuruhnya mengocok rudalnya.
Fransisca : hmmp eemh hmmphh (clep clep slep suara serambi lempitnya beradu dengan rudal) Ojet : ouhh peret banget serambi lempit lu mooyy. Laki lu rudalnya kerdil yah Jon dan ucok tertawa memdengar boss mereka mengejek suami Fransisca
Ojet bangun dan merebahkan Fransisca di kasur dengan rudalnya masih menancap. Dengan buas ojet menyodok serambi lempit Fransisca. Jon dan Ucok diservis bergantian oleh mulut Fransisca. Fransisca yang tadinya terpaksa mengikuti kemauan mereka kini mulai merasakan adanya sensasi kenikmatan yang berbeda.
Tubuhnya tidak lagi menolak perlakuan mereka, birahi mulai menguasai kesadarannya. Kini yang ada di pikirannya adalah menuntaskan birahinya. Ojet makin cepat menggenjot Fransisca, dirasanya peju sudah tertahan di ujung rudalnya.
Ojet : oughhh! Anjingg! Bunting luuuu! Bunting lu mooyy.! (Sambil membenamkan rudalnya dalam dalam) Fransisca : ahhh aughhh (orgasme bersamaan dengan peju Ojet yang memenuhi rahimnya)
Ojet masih menyemburkan pejunya di dalam serambi lempit Fransisca. Tangannya mencengkeram paha dan pinggul Fransisca dengan kuat seakan tidak mau lepas. Fransisca juga mengalami orgasme, serambi lempitnya berkedut kedut menerima muntahan peju seakan memeras peju Ojet sampai habis. Ojet menarik rudalnya keluar.
Ojet : bahhh puas banget menyetubuhiin amoy. Lu berdua pake dah sekaligus biar cepet. Boolnya lu kasih minyak aja Ucok : ohh buat itu toh boss, kirain mau goreng apa Ojet : udeh sono lu pake deh, gw istirahat dulu mau ronde 2 hahahaha
Fransisca yang masih lemas karena orgasme pertamanya disuruh menungging oleh Ucok. Diciuminya lubang anus Fransisca. Peju Ojet terlihat mengalir dari bibir serambi lempitnya Fransisca dan jatuh membasahi sprei. Jon dioral oleh Fransisca sambil meremasi payudaranya.
Ucok yang sudah tak tahan langsung menyodok serambi lempit Fransisca dengan rudalnya. Terasa hangat dan licin karena cairan serambi lempit Fransisca membanjir dan juga peju Ojet. Ucok langsung menghajar serambi lempit Fransisca dengan cepat sambil tangannya menusuki anus Fransisca.
Fransisca hanya bisa mendengus dengus karena mulutnya disumpal rudal Jon. Ucok menusuki anus Fransisca dengan jempolnya yang dilumuri minyak sambil terus menyodok serambi lempit Fransisca dengan kencang. Setelah beberapa lama ucok menarik rudalnya, Jon berbaring telentang dan menarik pinggul Fransisca hingga serambi lempitnya menyentuh rudalnya.
Dengan sekali tarikan, rudal Jon yang panjang itu terbenam sempurna dalam serambi lempit becek Fransisca. Jon menyodok Fransisca kuat kuat. Sesekali jon berhenti, Fransisca dengan sendirinya menaikturunkan pinggulnya. Sementara itu Ojet merekam persetubuhan Fransisca dengan Hp milik Fransisca.
Fransisca: ouhh bang pelan,,,ach ohh ohh (disodok dan diremas payudaranya oleh Jon)
Ucok mendorong tubuh Fransisca hingga menempel ke dada Jon. Payudaranya yang kenyal terasa nikmat memijit2 dada bidang Jon. Jon yang mengerti apa yang mau dilakukan ucok segera mengunci pinggang Fransisca sehingga ia tidak bisa bangun. Ucok melumuri rudalnya dengan minyak dan mulai memasuki anus Fransisca
Fransisca : aaaghh jangaaann! Jangan disitu, sakiiit. AAGHH! (rudal ucok menembus anus Fransisca. Fransisca sampai mendongak dan meneteskAn air mata) Ucok: njinkk sempit banget, masih perawan nih bool
Ucok dan Jon mulai menggerakkan rudal mereka perlahan. sarah meringis ringis sambil direkam oleh Ojet. Lama lama Jon dan ucok mempercepat sodokannya. Setelah merasa Fransisca terbiasa, mereka menggenjot Fransisca dengan cepat.
Fransisca mengerang keras kala kedua lubangnya di setubuhi. Setelah beberapa lama, Jon menyuruh ucok berbaring. rudal mereka masih tertancap di serambi lempit dan anus Fransisca. Kini Fransisca terlentang di atas ucok dan ditindih Jon. Ucok langsung meremas kedua payudara Fransisca dan memelintir putingnya.
Ucok dan Jon menggenjot Fransisca menuju klimaks. Fransisca mencapai orgasme keduanya. Cairan serambi lempitnya mengalir ke anusnya bersama dengan peju Ojet. Ojet merekam serambi lempit dan anus Fransisca yang sedang dipompa dari jarak dekat lalu beralih ke payudara Fransisca yg sedang dimainkan Ucok dan berakhir di wajahnya yang sedang nikmat dilanda birahi.
Beberapa menit kemudian Ucok dan Jon mempercepat sodokannya. Fransisca semakin histeris. Dan akhirnya Fransisca orgasme bersamaan dengan ucok dan jon yang menyemburkan spermanya ke lubang2 Fransisca. Ucok dan Jon melepaskan rudalnya yg menciut.
Tampak peju menetes dari serambi lempit Fransisca. Ojet yang bernafsu lagi langsung membalik tubuh Fransisca dan memperkosa anusnya. Tak berapa lama ojet hendak memuntahkan spermanya, dengan segera ia menyodok serambi lempit Fransisca dan berejakulasi di serambi lempitnya.
Setelah puas Ojet mengancam Fransisca jika melapor mereka akan mendatanginya dan membunuhnya. Ojet juga menggunakan video rekaman perkosaan Fransisca untuk membuatnya mengikuti kemauan mereka. Suatu hari nanti, mereka akan datang lagi dan memperkosa Fransisca lagi. 6 Bulan setelah kejadian pertama…
Fransisca kini berubah. Tadinya ia seorang wanita yang ceria tapi setelah kejadian itu, ia menjadi sedikit berbicara dan sering kelihatan melamun. Suaminya tak tahu kalau Fransisca diperkosa bergantian oleh para peranpok itu. Fransisca hanya bercerita tentang perampokan itu.
Ia tidak cerita kalau ia sempat disetubuhi anus dan serambi lempitnya bersamaan. Namun kehidupan seks pasutri itu tidak berbeda, semuanya berlangsung seperti tidak ada apa apa. Diam diam mulai muncul suatu hasrat baru dalam diri Fransisca.
Memang jika diingat peristiwa perampokan 6 bulan lalu itu, menyisakan trauma karena perlakuan kasar mereka, tetapi ada gairah yang mengalir tatkala Fransisca mengingat bagaimana serambi lempitnya ditembusi banyak rudal, dan anusnya disodomi oleh rudal rudal besar.
Memang benar kata Ojet waktu itu, rudal suaminya kurang bisa memuaskan dirinya. Tanpa suaminya tahu, Fransisca sering masturbasi di siang hari sepulang mengantar buah hatinya ke sekolah.
Sabtu malam…
Di kamar utama rumah itu, terdengar desahan desahan sepasang kekasih yang sedang beradu kelamin. Ya, Fransisca dan suaminya sedang bersetubuh. Fransisca tampak sedang menaik turunkan pantatnya menghisap rudal suaminya dengan serambi lempitnya. Sambil bergoyang, kedua payudaranya diremas remas dengan lembut sambil putingnya sesekali dimainkan.
Fransisca : aahh sayangg, terus remes tetekku! Enak rudalmu sayangg. (Menengadah keatas, pipinya merona merah karena terangsang berat)
Kemudian mereka berganti posisi doggy style. Fransisca bertumpu dengan sikunya, sementara suaminya memposisikan rudalnya yang berukuran standar di depan lubang serambi lempit Fransisca. Sekali dorong, amblas semua rudal itu di dalam serambi lempit Fransisca.
Fransisca digenjot dengan kecepatan tinggi, pertanda suaminya sudah mau muncrat. Payudaranya bergoyang indah setiap kali rudal itu menusuk serambi lempit Fransisca. 5 menit kemudian Fransisca merasakan suaminya memuncratkan pejunya di dalam serambi lempitnya, banyak sekali.
Dalam hati Fransisca dongkol karena kentang. Lagi mendaki menuju orgasme tapi suaminya duluan. Mereka membersihkan diri dan bersiap tidur, malam semakin larut menjelang tengah malam. Fransisca tidak bisa tidur sementara suaminya sudah tertidur duluan.
Birahinya yang belum terpuaskan menuntut untuk dipuaskan. Fransisca berusaha memuaskan diri dengan menjepit jepit dan menggesekkan gulingnya ke selangkangannya tapi tidak berhasil. Akhirnya Fransisca tertidur juga karena bosan dan dongkol.
Kehidupan seks Fransisca kini terasa hambar dan biasa saja. Kadang2 saja dia mendapat orgasme dari rudal suaminya. Keinginannya untuk merasakan lagi rudal2 yang pernah menodai rahimnya itu semakin kuat.
Selasa siang menjelang sore hari…
Ojet, Jon dan Ucok sedang kongkow di warung kopi di dekat gerbang kompleks perumahan tempat tinggal Fransisca. Tampaknya mereka sedang merencanakan aksi mereka selanjutnya bersama dengan seorang satpam komplek dan si pemilik warung.
Ojet : bang, kite ada proyek nih dijamin aman. Tapi kite perlu kerjasama dan informasi dari abang2 Sudin (satpam komplek) : proyek paan nih bang? Ujang (pemilik warung) : emang situ kerja apa? Kontraktor?
Ojet : dengerin dulu, tapi sebelum gue ceritain, lu pade mau ikutan ga nih? Klo gue udah cerita mau ga mau lo harus ikut. Kalo ngga…hidup mati lu orang gue ga tanggung. Tapi klo lu ikut gue, dapet fulus banyak luh Ujang : buset dah serem amat bang, ngapain ni kite?
Ojet : udah lu mau kagak? Klo mau jangan banyak tanya, iye aje. Mau duit gampang ga lu? Ujang : boleh deh bang, suer ane mau, dikasih duit sape yg kagak mau. Ojet : din, gimana lu ikut kagak?
Sudin : ane ikut bang, gaji satpam berapa sih? Kudu jagain orkay2 sialan ini cuma digaji kecil. Ojet : oke jadi udah sepakat semua ya, ada yang bocorin, MATI!
Mereka merencanakan untuk merampok salah satu rumah milik pejabat perusahaan perbankan yang tinggal di komplek itu. Sangat profesional sekali mereka atur pembagian tugasnya dan informasi keamanan seputar rumah itu.
Sudinlah orang yang tepat untuk mereka mintai informasi dan jadwal keamanan komplek itu. Sementara mereka merencanakan perampokan itu, Fransisca pulang dengan mengendarai mobilnya seorang diri.
Jon : boss! Ojet : ape! Jon : tuh amoy yang kite rampok n perkosa tempo hari. Makin cantik aje kayanye!
Ojet : mana mana? Ucok : noh boss, baru aja lewatin kita, tuh mobilnya. Ojet : hehehe tajem juga mata lu ya klo urusan lendir
Sudin : ooo ternyata lu orang ye yang rampok tuh Bu Fransisca? Beruntung banget lu pade. Cewe paling yahud di komplek tuh bang. Paling muda paling cantik. Trus lu orang entotin dia??? Ucok : yoi cuk! Ane perawanin boolnya
Sudin : anjirrlahh, pengen juga ngerasain serambi lempit amoy gitu, mantep ga bang bodinye? Ucok : lu rasain aja sendiri ntar coy Sudin : beneran nih bang??
Ojet : hehehe tenang aje lu selama kita punya ini, ga bakalan macem2 dia (sambil memperlihatkan rekaman perkosaan)
Sudin + Ujang : anjirr yahud banget bodinya, toketnya bulet banget! Ojet : kite samperin aja yuk. Aman ga jam segini din? Sudin : aman bang, jam 2 an gini mah sepi, pada molor babu2 juga. Ojet : ya udeh kite ke sana, Din ganti baju satpam lo dulu teus lu pake ni topeng sama sarung tangan. Klo ketauan berabe ni proyek kite.
Mereka ber 5 akhirnya bergegas ke rumah Fransisca di ujung kompleks. Memang situasi rumah Fransisca sangat menguntungkan mereka. Letaknya bersebelahan tanah kosong dan dekat dengan taman kompleks yang ada bangunan gardu listriknya.
Tetangga kiri kanan pun tidak sebanyak bagian lain kompleks itu. Mereka tiba di taman dan mengintai rumah Fransisca yang berjarak hanya beberapa puluh meter saja dari tempat sembunyi mereka.
Ojet : oke gue sama Jon duluan ke sana. Sini pinjem topi sama kacamata rayban lu. Jon lu tunggu di tembok samping tanah kosong jangan sampe keliatan. Yang lain, pake perlengkapan kalian. 5 menit lagi lu masuk ke rumah tu amoy
Ojet dan jon menghampiri rumah Fransisca, Jon bersembunyi di tembok tepat di sebelah pintu pagar Fransisca. Ojet mengetok pintu pagar Fransisca. Tok tok tok. Perlahan pintu dalam terbuka, tampaklah Fransisca saat itu mengenakan kaos putih ketat dan jeans ketat selutut.
Fransisca : darimana ya pak? Mau ketemu siapa? Ojet : saya dari kepolisian, saya mau bertanya tentang suami ibu. Betul ini dengan ibu Fransisca? Fransisca : (kaget) ada apa dengan suami saya pak? (Sambil menghampiri pagar)
Ojet : kita bicara di dalam saja bu, ga enak kedengaran orang Fransisca : ohh yya… (Gugup sambil membuka pintu pagar)
Saat itu juga Ojet langsung membekap mulut Fransisca dan mengunci tangannya. Jon langsung ikut beraksi dengan mengamankan kaki Fransisca yang menendang nendang.
Ojet dan Jon membopong Fransisca ke dalam rumah menuju kamar utamanya, tempat dia dulu diperkosa juga. Jon memberi isyarat kepada ketiga rekannya untuk masuk ke rumah. Mereka mengunci pagar dan menutup pintu, lalu bergabung ke kamar utama.
Fransisca : mau apa kalian! Ojet : halo sayang, masih ingat ini? (Menunjukkan rekaman perkosaan) Fransisca : ssiapa k.kalian? Mau apa lagi kalian?? Saya tidak takut! Saya laporkan polisi kalau k..
PLAKK! Ojet langsung menampar Fransisca
Ojet : lu mau lapor polisi hah?? Sebelum lu bisa lakukan itu lu udah mati sayang. Sekarang mau layani kita atau mau gue potong2 badan lu? (Sambil memain mainkan ujung belatinya di perut Fransisca) Fransisca : mending mati daripada..uhukk (tercekik)
Ojet : bener mau mati sekarang heh? (Menusukkan ujung belatinya ke tenggorokan Fransisca) Ucok : boss, ngompol nih amoy ketakutan hahaha Fransisca gemetar merasakan lehernya luka.
Ojet : jadi gimana? ….Bu Fransisca. Saya tidak keberatan menyetubuhiin kamu yang sudah mati. Sekarang terakir kali saya tanya. Mau layani kita atau saya gorok leher cantikmu ini geh? (Sambil menjilat leher Fransisca yang luka) Fransisca : b baik, saya masih mau hidup tolong jangan lukai saya. Ojet : gadis pintar.
Brekkkk! Ojet langsung merobek kaos Fransisca beserta BHnya dengan belatinya. Seketika itu juga Fransisca dikerubuti 5 pria ganas. Dalam sekejap, Fransisca sudah bugil.
Ucok : sekarang lu sepongin kita berlima! Cepettt! Fransisca berlutut dikelilingi 5 pria bugil. Rata2 rudal mereka 20cm dengan tebal 3,5cm sudah mengacung keras. Ojet langsung memegangi kepala Fransisca dan memperkosa bibirnya. Ucok dan Jon diservis oleh tangan lembut Fransisca.
Bersambung… Sementara itu Sudin meremas remas payudara Fransisca dari belakang, Ujang merabai selangkangan Fransisca dan memainkan klitorisnya.
Mendapat rangsangan yang begitu intens, serambi lempit Fransisca mulai becek. Ujang kini tidak hanya mengusap dan memijiti klitoris Fransisca, jari tengahnya kini sudah dimasukkan ke liang serambi lempitnya. Ujang memaju mundurkan jarinya membuat Fransisca melenguh tertahan merasakan nikmat di selangkangannya.
Sudin : mantep bener ini toket. Kenyall slluurpp ( menjilati puting Fransisca). Ujang : hihihi cewek munafik! serambi lempitnya udah basah banget nihh, sempit banget kayaknya ni lubang. Udah minta rudal ya neng??
Fransisca : .. Mmph Ojet : udah pengen rudal luh moy? Bilang iya apa ngga atau gue bikin ompong lu sekarang! Fransisca : i iya bang, saya mau rudall
Ojet : heh bilang yang keras, Tuan saya mau dirudalin, serambi lempit saya sudah gatell, saya pelacur tuan! (Menjambak rambut Fransisca)
Fransisca : iiya tuan, saya mau dirudalin, serambi lempit saya sudah gatell, saya PELACUR Tuann! Ojet : bagus sekarang ikutin kita, berani melawan, kamu tahu akibatnya! Cok, iket tangannya, bawa ke halaman depan nih betina! Fransisca : aampun tuann jangan di halamann!
PLAKK! Ucok : udah nurut aja sini moy! (Mengikat tangan Fransisca ke depan)
Fransisca pun pasrah dirinya digiring ke halaman depan. Memang pagar rumahnya agak tinggi dan tertutup tanaman yang tidak terlalu rindang. Kalau ada yang lewat pasti melihat tubuh bugil Fransisca. Kini Fransisca berada di carportnya, tangannya diikatkan ke rangka atap carportnya.
Para pria itu bisa dengan leluasa mengatur panjang talinya sesuai keinginan mereka. Saat ini tangan Fransisca ditarik dengan kuat ke atas sehingga kakinya agak berjinjit di lantai carport itu. Ojet menciumi bibir Fransisca, lidahnya merangsek ke dalam.
Fransisca berusaha melawan tapi lama kelamaan dia menyerah juga dan membiarkan lidahnya dimainkan oleh Ojet. Dibawah, Sudin mengangkat kaki kanan Fransisca ke pundaknya lalu menjilati serambi lempit Fransisca dan klitorisnya.
Sementara itu Ujang menjilati pantat Fransisca hingga ke anusnya, sambil sesekali menampar pantat bohay nya. Ucok menjilati ketiak kiri Fransisca sambil meremas2 payudara kirinya.
Putingnya yang mungil berwarna coklat muda dipelintir dan dipencet pencet. Fransisca makin terangsang dengan perlakuan mereka. Sementara itu Jon mengabadikan kegiatan perkosaan itu.
Ojet menyudahi pemanasannya dan mengangkat kaki kanan Fransisca dan mengarahkan rudal besarnya ke serambi lempit Fransisca. Sudin membantu drngan mendorong pantat Fransisca ke depan dan Blesss…rudal Ojet menyeruak hingga mentok ke dalam serambi lempit Fransisca.
Fransisca menggelinjang dan melenguh nikmat. Ojet kemudian mengangkat kaki Fransisca yang sebelah kiri. Kini posisi mereka berhadapan dengan kaki Fransisca melingkari pinggang Ojet. Ojet menggenjot serambi lempit Fransisca sambil berdiri.
Ojet : oghh sempit bener serambi lempit lu moy! Enak banget Fransisca : ough ahh ahh, terusin tuan ahh enakk.
Lendir serambi lempit Fransisca membasahi rudal Ojet hingga ke biji pelernya, menimbulkan suara kecipak setiap kali rudal Ojet dibenamkan ke serambi lempitnya. Ojet menggerakkan rudalnya perlahan lahan seakan menikmati tiap gesekan di dalam serambi lempit Fransisca.
Tiap kali rudal Ojet keluar, tampak cairan serambi lempit Fransisca menetes. Ojet menaikkan tempo sodokannya, terdengar suara becek ketika kelamin mereka beradu.
Fransisca : ssshh…aagh…auh enak, terusss…lebih dalam lagi ahh
Ucok mulai kegerahan, ia meludahi rudalnya sendiri kemudian mengambil posisi di belakang Fransisca. Ucok mulai menusuki anus Fransisca dengan kepala rudalnya. Perlahan lahan Ucok membobol anus Fransisca.
Fransisca mengerang keras sampai harus dibekap oleh Ucok supaya tidak ada orang yang curiga dengan aktivitas mereka. Jadilah Fransisca dijepit dua tubuh kekar kehitaman, sangat kontras dengan kulitnya yang putih. Ucok dan Ojet mulai menggenjot Fransisca dengan berirama.
Tiap kali Ojet menarik rudalnya, Ucok mendorong rudalnya masuk ke anus Fransisca. Tenggelam dalam kenikmatan dan birahi, Fransisca mengerang erang sambil memacu nafsunya menuju orgasme. Hanya sebentar saja disetubuhi kedua lubangnya, Fransisca mengerang menikmati orgasmenya.
Pemerkosanya terus memakai tubuhnya tanpa memberi kesempatan istirahat untuk Fransisca. Payudaranya yang mengencang menjadi mainan Ucok yang meremasnya dari belakang. Tubuh mereka berpeluh karena udara yang gerah ditambah dengan panasnya permainan seks mereka.
Sudin dan Ujang menunggu giliran sambil mengocok rudal mereka. Ojet menyuruh Sudin menurunkan tali pengikat Fransisca. Tangan Fransisca akhirnya bisa turun. Pegal juga tangannya terikat terus. Ojet tampaknya mau menuntaskan birahinya sendiri.
Ucok pun minggir. Betis kanan Fransisca diangkat Ojet tinggi-tinggi sambil menyodok serambi lempitnya. Fransisca bersandar di kap mobilnya. Payudaranya bergoyang kencang waktu Ojet menyodoknya dengan kasar.
Ceplok ceplak plak plak tiap kali Ojet mendorong rudalnya sampai mentok. Tak berapa lama Ojet mengejan, menyodok nyodokkan rudalnya sedalam mungkin, pejunya muncrat didalam serambi lempit Fransisca.
Ojet : aaassuu enak banget serambi lempit lu oghhh! (sambil meremas payudara Fransisca kuat2)
Fransisca mendapat orgasmenya, tubuhnya mengejat dan bergetar. Ojet menciumi bibir Fransisca dengan bernafsu, turun ke leher dan berakhir mengenyoti payudara Fransisca. rudalnya mengecil perlahan di dalam serambi lempit Fransisca. Ploppp.. Ojet mengeluarkan rudalnya, spermanya meleleh keluar bercampur lendir Fransisca.
Ucok : giliran kita bertiga cuy Sudin : gue mau toketnya! Ujang : gue mau nyoba boolnya nihh
Fransisca dibaringkan diatas rumput, ikatan tangannya dilepaskan lalu Ucok langsung mengangkangkan kakinya dan menyetubuhi Fransisca. Sementara Sudin dan Ujang diservis oleh sepongan dan kocokan tangan Fransisca.
Ucok merapatkan paha Fransisca dan disandarkan ke pundaknya, serambi lempit Fransisca makin sempit dan pantatnya terAsa empuk. Setelah beberapa lama, Ucok menarik Fransisca bangun dan duduk di atas rudalnya. Langsung saja Ujang mengincar anus Fransisca.
Blesss….kembali Fransisca dientot 2 rudal sekaligus. Sudin tidak mau ketinggalan, ia menyuruh Fransisca mengoral rudalnya. Kini ketiga lubang Fransisca sedang diisi rudal yang terus menggenjot dirinya. Fransisca sudah orgasme untuk ketiga kalinya. Jon ikut menikmati tangan kanan Fransisca yang mengocoki rudal beruratnya. Ojet bersantai sambil gantian merekam live show gang bang ini.
Fransisca sudah tampak sekali terbawa suasana dan menikmati persetubuhan ini. Lendir serambi lempitnya berceceran di rumput bercampur sperma Ojet. Ucok menyodok nyodokkan rudalnya dengan cepat sampai lendir Fransisca terlihat seperti busa yang menempel di bibir serambi lempitnya.
Ucok makin cepat menyodok Fransisca sambil memeluk erat pinggangnya membuat payudara Fransisca menggesek dada Ucok. Fransisca sampai berkelojotan dibuatnya. Akhirnya Ucok berejakulasi di dalam.
Ucok : uahh ugh nyerah gue,, enak banget ni serambi lempitkkk! Bunting luuuhh…buntiinngg! (sambil menusukkan rudalnya dalam dalam) Fransisca : oohh bang, teruss semprotin serambi lempit saya (sambil memutar2 pinggulnya)
Sambil menanti rudalnya mengecil, Ucok frenchkiss dengan Fransisca. Fransisca tidak lagi menolak, dengan ganas ia membalas ciuman dan kulan Ucok sambil meremas payudaranya sendiri. Ucok juga meraba raba punggung Fransisca lalu meremas payudaranya.
Tak lama Fransisca bangun melepaskan rudal Ucok yang layu. Tampak lendir dan sperma menetes dari liang serambi lempitnya. Tadinya serambi lempit Fransisca sempit berbentuk segaris, kini tampak memerah dan merekah lubangnya.
Sudin segera menggantikan Ucok. Fransisca disuruh duduk memunggungi Sudin. Fransisca menggesekkan serambi lempitnya ke rudal Sudin yang bengkok lalu dengan sekali gerakan, rudal Sudin amblas dengan mudah ke serambi lempitnya. Sudin merem melek merasakan jepitan serambi lempit Fransisca.
Sudin : ohh enakk, hangat serambi lempitnya, gila udah dijebol berapa rudal masih peret aja nihh
Fransisca dengan inisiatifnya menggenjot rudal Sudin. Jon dan Ujang minta disepong Fransisca bergantian. Fransisca dengan rakus menyedoti dan mengocok kedua rudal di depannya. Sudin menarik Fransisca hingga rebah di badannya.
Dengan posisi itu, payudara Fransisca makin membusung dan menonjol. Ujang menyusu di payudara Fransisca sambil meremas yang sebelahnya. Jon memakai mulut Fransisca untuk memenyetubuhi. Sudin langsung menggenjot Fransisca dengan bernafsu, lendir berleleran sampai ke buah zakarnya.
Beberapa menit kemudian, Fransisca mengejang sambil merapatkan pahanya, mendapatkan orgasme dahsyatnya yang ke empat. Seketika itu Fransisca lemas dan tubuhnya bergoyang2 mengikuti sodokan Sudin, seakan tulangnya dilolosi dari tubuhnya.
PLAKKK! Jon menampar Fransisca
Jon : woi jangan teler dulu lu, baru ronde 1. Kita aja blm kebagian ngicip serambi lempit sama bool lu Fransisca : ampun bangg, istirahat dulu,, capek bangett…ouh ahh (Sudin menaikkan tempo sodokannya) Sudin : ouhh ngecretttt anjinggg!
Sperma Sudin muncrat banyak sekali di dalam serambi lempit Fransisca. Fransisca bisa merasakan hangatnya peju di dalam serambi lempitnya. Jon menarik Fransisca bangun, menyuruhnya jongkon ngangkang lalu menyiram serambi lempit Fransisca dengan selang air. Lalu sekujur tubuh Fransisca disemprotnya juga.
Jon : bau peju lu orang nih pecun. Gue bersihin dulu dah.
Fransisca menggigil kedinginan, putingnya makin tegang dan kulit payudaranya mengencang. Jon menunggingkan Fransisca lalu menyetubuhinya dari belakang. Ujang kebagian sepongan Fransisca. Jon tampak sudah kebelet sekali hendak memuncratkan spermanya.
Dengan kencang Jon terus menyodok Fransisca tanpa ampun sambil menarik kedua tangannya ke belakang. Fransisca mengerang2 keras tapi tertahan oleh rudal Ujang. Jon kemudian memeluk Fransisca kuat kuat sambil terus menyodok serambi lempitnya.
Diremas remasnya payudara Fransisca, lalu ia mencekik Fransisca. Tubuh keduanya menempel erat. Cekikan Jon memudahkan Ujang mendeepthroat Fransisca hingga terbatuk2. Beberapa lama kemudian, Jon mendorong Fransisca hingga tersungkur, lalu mencabut rudalnya dan memindahkannya ke mulut Fransisca.
Sambil menjambak rambutnya, dimajumundurkan rudalnya didalam mulut Fransisca dengan kasar. Ujang lalu menyodomi Fransisca sambil menusuk2 serambi lempitnya dengan 2 jari.
Tiba tiba Jon menggeram dan menjejalkan rudalnya ke kerongkongam Fransisca, memuntahkan pejunya yang kental dan banyak ke mulut Fransisca. Fransisca terbatuk batuk dan memuntahkan sebagian pejunya.
Jon : hehehe asin ya moy peju gue? Enak kan?
Sementara itu tinggal Ujang saja yang belum selesai. Ujang membalik tubuh Fransisca hingga terlentang. Dengan posisi misionaris, Ujang memenyetubuhii Fransisca. Fransisca mengerang2 keras karena Ujang begitu bernafsu menyodokkan rudalnya.
Orgasme ke 5 Fransisca tiba, tubuhnya melenting merasakan otot2 perut dan serambi lempitnya berkedut nikmat. rudal Ujang serasa diisap oleh serambi lempit Fransisca. Ujang mempercepat genjotannya…uhh ahh hingga akhirnya ia memuncratkan spermanya ke wajah Fransisca.
Peju membasahi mata, hidung dan mengenai rambut Fransisca. Ujang menyodorkan kepala rudalnya ke bibir Fransisca. Dengan telaten dan rakus, Fransisca memijit mijit dan mengisap rudal Ujang hingga bersih.
Ojet yang konak lagi bersama Ucok mengerjai Fransisca lagi. Kali ini, Fransisca dibaringkan di kap mobilnya. Ojet mengangkat kaki kiri Fransisca ke pundaknya lalu menyodok serambi lempitnya. Ucok meminta jatah mulut Fransisca. Setelah beberapa lama, Fransisca kembali disandwich oleh mereka berdua dengan posisi telentang.
Ojet menyodomi Fransisca sementara Ucok menghajar serambi lempitnya. Payudara Fransisca ditampar2 oleh Ucok dan dicupangi. Selama 15 menit Fransisca di DP, hingga akhirnya mereka berejakulasi dilubang serambi lempit dan anusnya, Fransisca pun mendapat orgasmenya lagi.
Ojet : huahh puas banget nih menyetubuhiin nih cewe. serambi lempitnya kaya ga jebol2 hahaha Ucok : boolnya juga nih tapi udah mulai melar Ojet : gimana Fransisca? Masih mau lagi? Puas ga sama rudal kita heh??
Fransisca : ampun tuan…jangan lagi saya ga kuatt Ucok : eh jawab perek! Enak ga rudal kita? Fransisca : e e nak tuaan…
Ojet : enak mana sama laki lu punya hehehe? Fransisca : enak punya tuan, besar… Jon : huahhuahuahaha udah ketagihan rudal kita nihh amoy!
Fransisca malu mendengar ejekan merek yang merendahkan. Tapi dia juga tidak bisa bohong kalau dia menikmati rudal mereka. Tubuhnya tidak bisa menolak betapa nikmatnya disodoki semua lubangnya oleh rudal mereka.
Ojet : nih lihat muka lu sendiri waktu menyetubuhi. Keenakan banget lu ya! Hahaha
Fransisca merah padam mukanya, bagaimana bisa mukanya menjadi semesum itu ketika dipakai beramai ramai. Ojet : tenang aja, ini bukan yang terakhir, nanti kita mampir lagi buat menikmati bodi lu Fransisca! HAHAHAHA. ayo kita cabut sebelum kepergok,
Fransisca ditinggalkan begitu saja di halaman. Bugil dengan serambi lempit dan wajah yang penuh peju, Fransisca masuk ke rumah dan membersihkan diri. 2 jam lamanya dia diperkosa, rasanya seperti berhari hari. Setelah mandi, dengan loyo Fransisca menyalakan mobilnya lalu menjemput anaknya.
Dia sudah telat 1 jam. Apa yang harus dikatakan Fransisca kepada anaknya nanti karena telat?? Bingung…. Sudah 2 bulan ini Fransisca tidak mens sejak ia diperkosa lagi. Fransisca lalu membeli test pack untuk mengecek apakah ia hamil atau tidak.
Waktu mandi sore, Fransisca terduduk termenung di bathtubnya. Ternyata, ia positif hamil. Segala macam pikiran terlintas di kepalanya. Janin siapakah yang dikandungnya ini? Sepertinya bukan milik suaminya karena belakangan ini Fransisca sering menolak cumbuan suaminya.
Mungkin hanya 3-4 kali Fransisca menyetubuhi dengan suaminya 2 bulan ini. Fransisca meraba payudaranya, pantas saja dia merasakan payudaranya agak sakit dan BHnya mulai terasa sesak. Cup 32B nya mulai terasa sesak. Fransisca lalu meraba bagian pusarnya, perutnya memang masih rata, tidak kelihatan kalau dia hamil.
Lalu rabaannya berakhir di serambi lempitnya yang kini tertutup sedikit jembut. Fransisca mencukur jembutnya, hanya menyisakan sedikit di bagian depannya. Jemarinya mulai mengusap klitorisnya, lalu perlahan2 jari tengahnya mengorek serambi lempitnya.
Fransisca : ssshhh….ahh…(mengocok serambi lempitnya sendiri). Fransisca kembali teringat ketika serambi lempitnya disodoki rudal2 besar bergantian. Pikirannya menolak untuk diperkosa lagi tapi tubuhnya tidak bisa berbohong, dia SANGAT menginginkan rudal2 besar itu kembali menggenjoti serambi lempitnya.
Fransisca : ouhhh…ssshh ahh (mengocoki serambi lempitnya makin cepat, tangan satunya meremasi payudaranya dan memainkan putingnya, kakinya mengangkang lebar)
Fransisca makin cepat dan cepat mengocok serambi lempitnya, membayangkan kalau dirinya saat ini sedang dientot oleh salah satu rudal besar itu hingga ia orgasme di dalam air di bath tub. Kakinya yang menggantung di tepi bath tub tampak menegang dan berkelojotan, kepalanya mendongak meresapi kenikmatan yang menjalar ke seluruh tubuhnya.
Fransisca : aarghh…ahhhh…rudalll enakkk (orgasme sambil meremas kuat payudaranya)
Setelah gelombang orgasmenya mereda, Fransisca kembali berpikir. Janin ini harus digugurkan, suatu aib yang ia tidak mau suaminya tahu, apalagi orang lain. Ya, besok harus segera dilakukan. Fransisca bangkit dari bath tub dan mengeringkan badannya di depan cermin.
Waktu melihat bayangan dirinya, memang sempurna sekali tubuhnya, payudara yang masih kencang walaupun anaknya sudah 2. Fransisca menyadari betul dayatarik payudaranya yang tidak kendor setelah hamil ini akan menarik perhatian banyak pria.
Ukurannya pun sudah membesar dari sebelum menikah, ukurannya hanya 32A, sekarang 32B pun cup BHnya sudah sesak, membuat tonjolan di dadanya semakin indah dipandang.
Keesokan harinya…
Pagi itu Fransisca sudah mengantri di ruang tunggu seorang dokter kandungan. Ia berniat menggugurkan janinnya. Lalu tibalah gilirannya. Dokter memberikan obat untuk diminumnya. Setelah itu Fransisca minta untuk dipasangi alat kontrasepsi, supaya ia tidak hamil lagi.
3 bulan setelah pemerkosaan…
Fransisca sekarang suka berolahraga di sebuah gym eksklusif. Dia punya seorang PT yang cukup ok lah. Karena bertemu hampir tiap hari, mereka jadi akrab. Namanya sebut saja Donny. Fransisca selalu mengenakan tanktop ketat tanpa bra dengan celana olahraga ketat.
Setiap dia datang, lirikan para pria tertuju pada bongkahan payudara dan pantatnya. Apalagi dengan latihan rutin, tubuh Fransisca makin kencang saja. Fransisca selalu ada sesi private yoga dengan Donny. Fransisca suka memperhatikan setiap kali sesi selesai, ada sesuatu yang menonjol dibalik celana training Donny.
Tentu saja itu rudalnya yang ngaceng. Bagaimana tidak ngaceng? Pria normal manapun jika disuguhi pemandangan macam body Fransisca, apalagi hanya berduaan saja, pasti ngaceng. Banyak gerakan2 yang mempertontonkan belahan payudara atau bokong seksi Fransisca.
Hari senin, Fransisca berada di gym lagi. Pagi itu memang sepi, apalagi hari senin banyak orang malas. Fransisca langsung ke studio yoga bersama Donny. Latihan sesi pertama lancar. Waktu Fransisca melakukan gerakan seperti kayang, payudaranya tampak semakin menonjol.
Donny mulai terangsang, rudalnya ngaceng di balik celana trainingnya. Kemudian waktu Fransisca melakukan posisi yang agak nungging, makin berontaklah rudal Donny karena belahan pantat Fransisca tercetak jelas di celananya.
Fransisca diam2 juga memperhatikan isi celana Donny. Penasaran juga dia karena tampaknya ukuran rudal Donny lumayan besar. Setelah 30 menit sesi yoga pun selesai. Donny dan Fransisca duduk mengobrol di meja bundar di dalam ruangan.
Sementara Donny menjelaskan program berikutnya, kaki Fransisca nekat nyasar menyentuh rudal Donny. Dielus2nya rudal Donny dengan ujung kakinya. Donny tersentak kaget, tapi segera menangkap lampu hijau dari Fransisca.
Donny bangun lalu menghampiri Fransisca dan langsung mencium bibirnya. Fransisca balik mengulum lidah Donny sambil tangannya mengelusi rudal Donny dari luar. Donny menurunkan ciumannya ke leher Fransisca, menjilatinya lalu kembali mengulum bibir Fransisca.
Tangan Fransisca masuk ke dalam celana Donny dan memelorotkannya sampai rudalnya melompat keluar. Fransisca tampak antusias melihat rudal Donny yang lumayan panjang dan tebal. Donny pun tidak mau kalah, tangannya menyusup ke balik tanktop Fransisca lalu dengan sekali gerakan, terlepaslah tanktop Fransisca memamerkan payudaranya yang indah. Donny langsung meremas remas payudara Fransisca dan mengisapi putingnya yang mungil kecoklatan.
Fransisca melepaskan celananya sendiri beserta celana dalamnya. Fransisca sudah bugil, celana Donny pun sudah melorot selutut. Kemudian Donny melepaskan celananya dan kaosnya. Jadilah keduanya bugil di studio yang panas itu.
Fransisca dibaringkan telentang di matras, Donny menciumi Fransisca dengan ganas, dari bibirnya, lehernya, turun ke dada dan payudaranya, lalu ke perut Fransisca yang rata dan akhirnya Donny menjilati klitoris Fransisca. Sambil mencucupi klitorisnya, Donny mulai memasukkan jarinya ke serambi lempit Fransisca.
Kelihatannya sudah cukup berpengalaman menangani wanita si Donny ini. Entah berapa clientnya yang sudah pernah dirasakan tubuhnya. Fransisca mulai mengerang nikmat. serambi lempitnya mulai membanjir. Donny mempercepat kocokan tangannya.
Fransisca : ahh enak Don,, teruss (pahanya menjepit kepala Donny, tangannya memainkan payudaranya sendiri. Donny : enak ya Sar? Fransisca : iyah beib, aduhhga tahann, masukin aja sekarang Don
Donny : tahan yah, bakalan enak nih (memposisikan rudalnya di depan serambi lempit Fransisca, menggesekkan kepala rudalnya ke bibir serambi lempit dan klitoris Fransisca) Fransisca : ssshhh Dooonnn, dont tease me pleasee, masukinn ahhh
Donny : sabar ya sayang, serambi lempit kamu sempit nih Fransisca : sodok ajaaa ahhh Donny : ouhh sempit banget serambi lempit lu Sar. (Mendorong kepala rudalnya masuk ke serambi lempit Fransisca perlahan sampai mentok)
Fransisca : ouhhh Doon, rudal lu gede, kerasa mentok di perut gue…aach Donny : gue goyang ya Sar, oohh hangat dan sempit serambi lempit lu Sar (menggenjot serambi lempit Fransisca perlahan) Fransisca : ssshh auh ohh ohh enak banget rudal lu Don,,
Donny mulai menaikkan tempo genjotannya. Fransisca mulai mengerang2 tak terkontrol. Sambil memenyetubuhii Fransisca, Donny meremas payudaranya dan menjilati putingnya. Lendir Fransisca terlihat terpompa keluar oleh rudal kekar Donny membasahi matras.
Setelah beberapa lama, Donny menarik Fransisca berdiri lalu menyuruhnya menungging berpegangan pada palang tepat di depan cermin. Donny meremas pantat Fransisca, melebarkan kakinya lalu mulai memasukkan rudalnya ke serambi lempit Fransisca dari belakang.
Kini Fransisca dapat melihat wajahnya sendiri yang penuh nafsu di cermin. Payudaranya tidak absen dari remasan2 lembut Donny, membuat Fransisca makin naik birahinya. Tak berapa lama Fransisca orgasme. Donny masih menyodoki Fransisca dengan rudal perkasanya.
Donny : Sar, bosen gayanya nih, jalan ke meja yuk Fransisca : ook Don (melepaskan pegangannya, mulai berjalan ke meja dengan rudal masih di serambi lempitnya) Donny : Sar, kamu seksi banget, ga nyangka udah punya anak 2 kamu Fransisca : thanks Don, rudalmu juga enak banget, bikin ketagihan
Donny menarik rudalnya keluar lalu merebahkan Fransisca ke atas meja konsultasi. Karena mejanya kecil, kepala Fransisca tergantung di pinggir meja. Punggungnya melenting sehingga payudaranya semakin menonjol seakan menantang Donny untuk memainkannya.
Donny mengangkangkan kaki Fransisca lebar lebar seperti kaki katak membuat serambi lempit Fransisca terekspos dan merekah, sekali dorong, rudal Donny amblas. Donny menyodokkan rudalnya keluar masuk serambi lempit Fransisca dengan cepat.
Donny : ouhh Sar, toket lu kenyal banget (meremas kedua payudara Fransisca sambil menggenjot serambi lempitnya dengan cepat) Fransisca : ahh ouuhh ugh uh Doooonn…
Donny : hahh hahh gue udah mau keluar Sar, di dalem yah Fransisca : aakh tahan Don, barengan keluarnyahh ouh ahh di dalem aja Don, gue pake kb Donny : hyahhh ayo Sar, ooh oh enak banget serambi lempit lu
Setelah beberapa lama Donny : oouhhh agh gila Sar, serambi lempit lu sempit shhh ahh (menyemprotkan pejunya di dalam serambi lempit Fransisca, sambil meremas kuat kedua payudara Fransisca dan menyodokkan rudalnya dalam dalam) Fransisca : ouhh ahh Dooonn, enak oohh (orgasme sambil kakinya mengait pinggul Donny kuat2)
Selesai orgasme, Donny menciumi Fransisca sambil memainkan payudaranya. Perlahan rudal Donny mengecil dan keluar dari serambi lempit Fransisca. Sperma Donny kental tampak menetes dari bibir serambi lempit Fransisca.
Fransisca : thanks Don, besok lagi yah Donny : anytime sexy ( meremas payudara Fransisca) Fransisca : nakall kamu (meremas rudal Donny)
Fransisca memakai bajunya lagi lalu menuju Sauna. Sekarang hampir setiap kali Fransisca gym, dia berstubuh dengan Donny. Kadang waktu menunggu anak pulang, Fransisca check in atau main ke apartment Donny sekedar melampiaskan nafsu seksnya. Entah sampai kapan hubungan ini berlangsung.
Fransisca butuh tempat meyalurkan hasrat kelaminnya yang makin hari semakin besar. Sejak dirinya digilir untuk kedua kalinya, Fransisca benar benar merasakan kenikmatan yang berbeda. Kini Fransisca semakin terbuka akan hubungan badan dengan orang-orang yang berada di sekelilingnya.
Apalagi setelah Fransisca berhubungan seks rutin dengan TTM nya, Donny, ia semakin mencari sensasi berbeda dalam hubungan seksnya. Kini dirinya available kepada pria manapun yang dia minati untuk diajak bersetubuh. Dirinya yang dulu alim kini telah menjadi sosok wanita yang penuh gairah.
Bersambung… Hampir 4 bulan dari peristiwa pemerkosaan terakhir….
(aaahh…uhhh…ssshhh…) Terdengar suara-suara erotis dari ruang tamu Fransisca. Tampak 2 tubuh sedang mengadu kelamin di lantai beralas karpet. BH, celana dalam, pakaian Fransisca dan pria itu berserakan begitu saja di lantai.
Fransisca sedang tidur telentang sambil mengangkang lebar. Tampak rudal besar dan panjang sedang memompa serambi lempit sempit Fransisca. Pria misterius itu menciumi bibir Fransisca dengan bernafsu sambil tangannya meremasi payudara Fransisca.
Beberapa lama kemudian, Fransisca dibangunkan dan disuruh bersandar ke sofa, pria itu mendoggy style Fransisca sambil memeluknya dari belakang. Fransisca mengangkat kedua tangannya untuk merangkul leher pria itu. Payudara Fransisca yang sekel membusung lebih menantang.
Sambil terus menyetubuhi Fransisca, si pria itu melumat bibir Fransisca dan meremasi payudaranya dengan kedua tangannya. Dengan posisi itu Fransisca mencapai orgasmenya. Lelah, Fransisca tersungkur ke sofa di depannya. Pria itu semakin cepat menyodokkan rudalnya di dalam serambi lempit Fransisca sambil terus meremasi payudara Fransisca yang menggantung.
Fransisca menyibakkan rambut panjangnya ke samping supaya pria itu bisa menyetubuhinya sambil melihat ekspresi wajah cantiknya yang kini tampak penuh birahi. Tak sampai 5 menit, pria itu merangkul Fransisca erat2 dan meremas payudaranya sambil menyemprotkan spermanya ke serambi lempit Fransisca.
Posisi badan Fransisca yang sedikit tegak membuat serambi lempitnya mencengkeram rudal pria itu dengan kuat. Erangan orgasme mereka terdengar ke seluruh rumah. Ternyata, pria itu adalah Alex, selingkuhan Fransisca yang lain, orangtua teman anaknya di sekolah.
Dulu, setiap kali mereka bertemu di sekolah, Fransisca selalu menghindari Alex karena tabiatnya yang agak mata keranjang dan cunihin. Banyak ibu-ibu muda seperti Fransisca di sekolah yang sering digoda olehnya dan mau disetubuhi olehnya.
Sekarang, Fransisca malah mengundang Alex ke rumahnya dan menikmati tubuh moleknya. Fransisca tahu kalau dirinya sering diperhatikan oleh Alex.
5 bulan setelah pemerkosaan terakhir
Fransisca merayakan ultahnya yang ke 34. Tidak ada yang spesial, karena sudah seminggu ini suaminya ditugaskan keluar kota. Fransisca seorang diri saja di rumah bersama kedua anaknya. Malam itu terasa dingin sekali dan suasana di luar lebih sepi dari biasanya.
Fransisca menemani anaknya belajar hingga pukul 9 malam. Lalu setelah mereka tidur, Fransisca pun menuju ke kamarnya. Malam sudah semakin larut, Fransisca malam itu hanya memakai lingerie satin berwarna putih model tank top. dibaliknya, ia hanya mengenakan G String hitam. Bahunya ditutupi syal karena hawa agak dingin di dalam kamarnya.
Malam itu, Fransisca tertidur tanpa mematikan lampunya, sehingga orang yang mengintip bisa melihat ke dalam melalui gorden kamarnya yang tipis. Bertepatan pada malam itu juga, para perampok pemerkosa Fransisca beraksi melancarkan rencananya yang sudah disusun sejak setengah tahun yang lalu.
Tepat jam 12 malam, mereka merampok rumah direktur bank yang letaknya tidak jauh dari rumah Fransisca. Hanya berjarak 2 belokan saja untuk mereka ker rumah Fransisca. Perampokan berjalan dengan mulus tanpa perlawanan karena mereka sang pemilik sedang berpergian ke luar negeri.
Beruntung mereka mengajak Sudin, karena dia sudah dipercaya oleh sang direktur untuk menjaga rumahnya. Berbagai pendekatan dan trik yang dilancarkan Sudin sejak 6 bulan lalu berhasil. Malam itu Ojet dan gerombolannya panen besar.
Mungkin mereka tidak perlu lagi beraksi hingga tahun depan dengan hasil rampokan yang begitu banyak. Mereka menguras seluruh simpanan perhiasan emas dan berbagai barang berharga lainnya di dalam rumah itu.
Hasil jarahannya yang sangat banyak itu dimuat ke dalam gerobak pemulung yang dipinjam oleh Ujang dan dibawa ke tempat persembunyian mereka. Ujang yang menyamar sebagai pemulung berjalan kaki supaya tidak terlihat mencurigakan.
Ojet, Jon, Sudin dan Ucok berkumpul di taman yang gelap. Mereka memusnahkan barang-barang bukti yang bisa mengarah kepada mereka di tempat sampah taman lalu membakarnya.
Ojet : selamat kawan! Sukses besar hari ini! Ucok : iya boss, berkat Sudin ini yang pandai spik spik sama tuh ibu gembrot Jon : hahaha mau lakinya presiden juga kalo bini udah ngomong, ga bisa apa2 wakaka
Sudin : siapa dulu dong, mulut ane Ojet : tapi Din, kita terpaksa hajar lu sampe babak belur. Biar orang percaya kalo ente dipukulin sama perampoknya, kan ente udah kerja disitu.
Sudin : asal jangan keterlaluan aja lu pade! Ucok : Ehh boss, tu rumah amoy yang waktu itu masih nyala lampu kamarnya Ojet : ohhh Fransisca maksut loe?
Ucok : kite samperin aja yuk, sepi nih udah jam 2 pagi gini Sudin : boleh juga, dingin nih di luar, butuh kehangatan serambi lempit hahaha Ojet : yahh itu alat2 udah dibakar, ck. Bodo amat lah, kita juga udah mau cabut dari sini juga. ayok jalan sekarang
Mereka ber 4 mengendap menuju rumah Fransisca. Satu persatu mereka memanjat pagar dan menuju balkon kamar Fransisca. Saat itu, Fransisca tidur memunggungi jendela. Lekukan pinggul dan pantatnya sangat jelas terlihat di balik satin tipisnya. Keempat pria di luar menelan ludah mereka melihat kemolekan Fransisca.
Ojet : Jon buka kunci jendelanya (berbisik) Jon : siap boss (mengutak utik kunci jendela geser Fransisca dengan lock picker)
kurang dari semenit, jendela geser Fransisca sudah terbuka, mereka segera merangsek masuk. Ojet langsung menerkam Fransisca dan membekap mulutnya. Fransisca yang kaget serambi lempitik tertahan sambil berusaha meronta ronta. Tapi tenaga Fransisca bukan tandingan keempat rampok kekar ini. Tangan dan kakinya segera dipegangi oleh Jon dan Sudin.
Fransisca : Mmmphhh mmphhh! (dibekap) Ojet : halo Fransisca hehehe kita bertemu lagi. Masih ingat kita?
Fransisca : MMMPPHHHH! (melotot sambil menggeleng2) Ojet : lebih baik kamu diam, kita akan mengenang waktu kita dihalaman hahaha. Bagaimana? kamu tidak punya pilihan sekarang. Layani kita atau ini jadi malam terakhir kamu di rumah ini.
Untuk ketiga kalinya, Fransisca akan diperkosa. Sudah tahu bagaimana mereka dulu menyiksa dirinya dengan tamparan dan pukulan, Fransisca memutuskan untuk menuruti saja mereka. Lagipula, inilah saat yang ditunggu Fransisca…
Ojet : Bagaimana manis?? Kulepas tanganku, tapi begitu kau teriak, tenggorokanmu putus! (mengeluarkan belati besarnya) Fransisca : iiya tuan, saya mau ..
Ojet : hahaha bahkan betina ini masih ingat kita tuannya! Lepasin pegangannya cuk! mendengar Fransisca yang pasrah, segera saja mereka melolosi pakaian Fransisca. Ojet menarik tali tanktop SArah ke samping bahunya dan memelorotkan lingerienya kebawah.
Ojet : wooh ga pake BH rupanya! (meremas remas payudara SArah). Moy, tetek lu tambah gede nih rasanya hahaha Fransisca : ssshhhh hmm…
Ucok : eh moy, ada siapa di sini? kok ada suara-suara di luar? Fransisca : cuma anak-anak aja…ga ada siapa siapa,, tolong jangan sakiti mereka…saya mau lakukan apa saja Ojet : baguss. sekarang lu jadi pelacur kita. servis rudal kita semua!
Fransisca segera beraksi meraih rudal Ojet dan menyepongnya. Sementara itu Ucok sudah berada di belakang Fransisca lalu meremas payudaranya dan memijat2 putingnya. Jon meraih tangan kiri Fransisca dan menyuruhnya mengurut rudalnya. Sudin merabai pantat Fransisca dan mulai menjilati serambi lempit Fransisca.
Fransisca segera beraksi meraih rudal Ojet dan menyepongnya. Sementara itu Ucok sudah berada di belakang Fransisca lalu meremas payudaranya dan memijat2 putingnya. Jon meraih tangan kiri Fransisca dan menyuruhnya mengurut rudalnya. Sudin merabai pantat Fransisca dan mulai menjilati serambi lempit Fransisca.
Perlahan lahan, serambi lempit Fransisca mulai basah. Gairahnya mulai naik. Kulumannya di rudal Ojet makin cepat bergantian dengan rudal Jon. Sudin mulai menjilati serambi lempit Fransisca dan mengocoknya dengan jari gendutnya. Fransisca menggeliat keenakan mendapatkan rangsangan seperti itu. Ucok terus saja bergerilya di kedua payudara Fransisca. Payudaranya dipijat2 dan dicupangi oleh Ucok.
Fransisca kemudian ditidurkan di kasur, kakinya dikangkangkan lebar2. Ojet langsung menyerbu serambi lempitnya dan menjilati klitorisnya. Lidahnya diputar putar di klitorisnya lalu menjelajahi bibir bibir serambi lempit Fransisca. Mulut Fransisca bergantian mengisapi rudal Sudin dan Ucok yang belum kebagian servis. Payudaranya berganti dimainkan oleh Jon. Putingnya dijepit2 dan dipelintir.
Fransisca : ssshh ahh enak bangg… Ojet : hehehe kangen rudal ya moy? Ni serambi lempit udah botak aja nih asikk Fransisca : panggil Fransisca aja bangg..sshh trruss jilatin serambi lempit saya ahh Jon : wah kamu ini menikmati ya dientot rame2? Ucok : doyan rudal juga si mbak Fransisca ini, enak banget sepongannya ahh
Sementara itu Ojet mulai menyiapkan rudalnya di depan serambi lempit Fransisca. Ditekan tekannya klitoris Fransisca dengan kepala rudalnya, lalu digesek gesekkannya ke bibir serambi lempitnya. Tampak cairan bening langsung membasahi kepala rudal Ojet
Ojet : Sar, serambi lempit lu udah basah banget nih, konak banget ye hahaha Fransisca : iiya bang ssh ayo tusuk bangg jangan gitu aahh Ojet : hehehe sabar maniss
Fransisca : uhh mmph ( mulutnya diisi rudal Jon, Ucok dan Sudin berpindah memainkan payudara) Ojet : gue sodok luu (tiba2 mendorong rudalnya masuk sekaligus) Fransisca : ooughhh ahhh pelan bangg (melotot sambil mendongak) Ojet : enak banget serambi lempit lu Sar, gue entot tiap hari juga lu (menggenjot Fransisca dengan cepat). Jon : isep lagi nih rudal gue
Fransisca mengerang2 enak disodoki Ojet. Ojet memegangi pinggul Fransisca dan menggenjotnya makin cepat. Payudara Fransisca sampai terlonjak2. Ojet lalu meremasi payudara Fransisca. Ucok dan Sudin menonton aksi bosnya sambil mengocoki rudal mereka. Jon seperti biasa jadi kameraman mereka.
Fransisca : oughh ahhh ahh ahh enak bang rudalmu besarr..ouhh (meremasi payudaranya) Ojet : serambi lempit lu peret banget nih Sar, (membungkuk melumat bibir Fransisca) Fransisca : mmhh hmmm (mendengus2 sambil melingkarkan kakinya ke pinggang pemerkosanya)
Payudara Fransisca bergesekan dengan dada Ojet yang berbulu. Puting dan payudaranya mengeras menandakan orgasme sebentar lagi mendatanginya. Ojet sama sekali tidak melambat menggenjot Fransisca. Tak berapa lama, Fransisca mengerang keras sambil memeluk punggung Ojet keras2, sementara serambi lempitnya terus saja dihantam rudal Ojet
Fransisca : oooohhhh ooughhhh enaakk bangg ssshhh ouhhh (kakinya berkelojotan) Ojet : gue belum nih masih lama. Cok, sodok boolnya Fransisca sini. Fransisca : bentar2, ambil gel dulu tuh di laci meja rias..istirahat dulu bang Ojet : jangan lama2 ntar gue kentang
Ucok menngeledah laci dan menemukan gel pelumas serambi lempit. Segera saja dioleskannya banyak2 di rudalnya yang sudah tegang dari tadi lalu menghampiri Fransisca. Ojet menarik Fransisca bangun dengan rudal masih menancap. Fransisca dalam posisi wot, Ucok bersiap menusuk anus Fransisca
Ojet : oohh toket lu besar juga ya Sar (meremas lembut payudara Fransisca) Fransisca : emmh pelan ya bang,, Ucok : duh sempit amat ni bool (berusaha menyodokkan kepala rudalnya, beberapa kali meleset, akhirnya kepala rudalnya terselip juga)
Fransisca : oughh ooohh pelaannn…ssh Ucok : ugh sempit benerr Fransisca : oohh sesek rasanya di bawah…ssshh
Ojet dan Ucok membenamkan rudalnya ke serambi lempit dan anus Fransisca. Setelah Fransisca mulai terbiasa mereka menggenjot Fransisca perlahan. Fransisca mengerang2 punggungnya melenting ke belakang merasakan kenikmatan di kedua lubangnya.
Ucok menyodomi Fransisca sambil menarik dagu Fransisca supaya tetap mendongak. Dada Fransisca jadi membusung menyodorkan payudaranya ke wajah Ojet yang langsung meremas dan mengisapi putingnya. rudal2 mereka bergantian keluar masuk anus dan serambi lempit Fransisca.
Kamar Fransisca yang tadinya dingin sekarang tidak terasa dingin lagi. Peluh membasahi kulit ketiga insan yang sedang mengejar birahi mereka. Fransisca mengerang nikmat ketika orgasmenya datang lagi. Tubuhnya ambruk di pelukan Ojet. Fransisca bangun dan berganti posisi.
Kini Ojet yang memasuki anus Fransisca dari belakang dan Ucok menyodok serambi lempitnya dari depan. Fransisca ditarik hingga berbaring di atas Ojet. Ojet memegangi perut Fransisca agar pinggulnya tidak bergerak. Ucok meremasi payudara Fransisca yang membusung sambil menggenjot serambi lempitnya.
Fransisca : ouhh ahh uhh teruss bang, lebih dalam,, enakk Ucok : enak ga rudal kita? Fransisca : e enak banget, besarr ough (digoyang) Ojet : rambut lu harum Sar bikin gue tambah nafsu (mencekik leher Fransisca sambil menjilati pipi dan telinganya) Fransisca : ehmm gelii, uhh
Sejam lebih Fransisca disetubuhi ojet dan ucok. Ojet menyuruh Fransisca ganti posisi. Waktu rudal ojet tercabut, tampak anus Fransisca menganga. Ojet dan Ucok menggiring Fransisca ke balkon. Ojet menaikkan kaki kanan Fransisca ke pagar balkon dan menyuruhnya membungkuk.
Ojet menyodoki serambi lempit dan anus Fransisca bergantian sementara Ucok memegangi kepala Fransisca dan memenyetubuhii mulutnya.
Ojet : ouhh enak banget lobang2 lu Sar, mana aja sempit oooghh (menggenjot serambi lempit Fransisca dengan cepat) Ucok : isep kuat2 Sar, udah mau ngecret nih arrgh
Fransisca mengeluarkan seluruh teknik sepongannya dan membuat Ucok muncrat di mulutnya. Peju Ucok yang kental ditelan sampai tak bersisa. Sementara Ojet masih belum tampak orgasme.
Ucok : ooghh enak banget mulut lo. Hehe doyan peju juga yah Fransisca : hmm hmm (sambil terus mengisap dan mengurut rudal Ucok sampai lemas) Ojet : cok udahan lu? Ya udah gue mau menyetubuhi ni cewe sendiri, blm beres nihh Ucok : sipp boss.
Ucok masuk ke kamar lalu keluar ke ruang tengah. Ucok mengendap2 memeriksa rumah Fransisca. Kebetulan pintu kamar anak2nya tidak terkunci. Ucok mengintip ke dalam, anak perempuan Fransisca sedang tertidur.
Ucok : hmmm cantik juga nih seperti mamanya, bawa ah ke atas.
Sementara itu Ojet masih menyetubuhi Fransisca di balkon. Kalau ada orang di ujung jalan saja pasti akan melihat tubuh bugil Fransisca. Sekarang Fransisca didoggy style sambil berpegangan di pagar.
Ojet menggenjot Fransisca dengan cepat, tangannya meremas payudar Fransisca dan tangan lainnya membekap mulut Fransisca karena erangannya bisa membangunkan tetangga seberang. Ojet menggeram keras sambil memegangi pinggul Fransisca kuat2. Spermanya muncrat banyak sekali.
Ojet : errgh enak serambi lempit luu (meremas pantat Fransisca dan menyodok2kan rudalnya dalam2) Fransisca : ahh…ahh..(tiap kali rudal Ojet mentok di serambi lempitnya)
Ucok masuk ke kamar sambil membawa anak perempuan Fransisca yang sudah diikat tangannya dan mulutnya diplaster. Anak itu menangis memanggil mamanya.
Fransisca : Nadiaa..! Mau apa kalian Bajingan! Lepaskan dia. Ojet : sst diem lu, sini! (Langsung membekap dan memiting Fransisca hingga tak bisa berkutik) Fransisca : tolong jangan apa2kan dia, perkosa saya aja bang sepuasnyaa tapi jangan dia
Ucok : hehehe kita cuma pengen di lihat maminya keenakan diperkosa hahahaha Fransisca : teganya kaliaan..(menitikkan air mata) Ucok : udah tenang aja ga diapa2in ini
Jon dan Sudin langsung memegangi Fransisca lalu membantingnya ke kasur. Kepalanya tergantung di pinggiran kasur. Jon menjilati serambi lempit Fransisca sementara Sudin langsung minta jatah mulut Fransisca. Fransisca mulai terpancing lagi nafsunya.
Rasa malu dilihat oleh putrinya sendiri seakan kalah oleh nafsunya. Fransisca mengocoki rudal Sudin. Sementara itu Jon sudah memasukkan kepala rudalnya ke serambi lempit Fransisca. Dengan sekali sentak, amblas lah seluruh rudalnya ke serambi lempit Fransisca.
Jon : oughh pelacurrr! Sempit kali serambi lempit mu ini Fransisca : oughh yaah genjot bangg
Nadia bengong terdiam melihat mamanya diperkosa tapi malah menikmati. Usianya sudah cukup untuk mengetahui bahwa mamanya sedang bersetubuh. Matanya tidak lepas memperhatikan bagaimana rudal itu menerobosi serambi lempit mamanya. Nadia berada di belakang Jon saat itu sambil dipangku Ucok. rudal Ucok menegang lagi membelai pantat Nadia.
Jon terus menyodokkan rudalnya dengan kasar ke serambi lempit Fransisca. Lalu Jon memeluk pinggang Fransisca, mengangkatnya bangun lalu turun dari ranjang. Fransisca memeluk Jon secara reflek.
Fransisca makin erat memeluk Jon. Blesss,…rudal Sudin sudah terbenam seluruhnya. Jon dan Sudin sengaja menyetubuhi Fransisca tepat di depan Nadia. Fransisca tak mampu memandang wajah putrinya, ia memalingkan wajahnya ke balkon sambil terus melenguh keenakan. Nadia melihat dengan jelas kedua rudal itu bergantian keluar masuk serambi lempit dan anus Fransisca.
Nadia : mmph mpphh.. Ucok : kenape lu? Mau ngomong? Nih (membuka plaster di mulut Nadia) Nadia : awww sakiit oom nakaall Ucok : ssshh diem lu!
Nadia : oom kok bisa sih mama kayak gitu? Emang bisa ya 2 anu sama 1 cewe? Ucok : nah lu liat sendiri kan? Bisa kan? Buktinya mama lu bisa tuh hahaha Nadia : sakit ya oom kok kayaknya mama kesakitan? Ucok : itu bukan sakit, itu muka keenakan hahaha ngerti ga lu
Nadia terdiam melihat mamanya dijepit 2 pria di depan matanya.
Nadia : oom boleh ga pegang anunya? Kok gede amat ga kayak punya teman Nadia Ucok : mau? Nih pegang Nadia : iihh nakal itunya goyang2. Kok keras sih oom? Ucok : hehe udah pengen gituan sama mama kamu
Fransisca kaget mendengar celoteh anaknya itu. Tak disangka Nadia sudah tidak polos lagi. Tapi kekagetannya segera hilang karena orgasmenya menyusul membuat Fransisca mengerang keras.
Nadia : maa kenapa ma kok teriak? Oom omm jahat yaa Ucok : itu lagi keenakan namanya, bukan disakitin Nadia : emangnya enaknya apa sih kayak gitu oom? Ucok : sini dipangku sama oom aja daripada ribut lu
Sambil memangku Nadia yang masih fokus menonton mamanya disetubuhi, Ucok mulai merabai paha anak itu hingga ke selangkangannya yang masih tertutup cd. Ucok mengusap2 ujung klitoris Nadia. Nadia diam saja, merasakan usapan2 Ucok.
Pelan2 dirinya merasakan sesuatu yang aneh. Ada sensasi yang belum pernah dia rasakan. Tubuhnya mulai berkeringat. Ucok menusuki serambi lempit Nadia dari luar CD nya tampak sedikit lembab rupanya. Ucok terus saja memainkan jarinya
Nadia : aduhh oomm mau pipiss, Ucok : itu bukan pipis, tuh ga keluar kan kencingnya? Enak kan? (Bisik2) Nadia : iya oom Ucok : nah mama juga ngerasain itu waktu lubangnya disodok sama anu oom2 itu. Nadia : ooo…
Sementara itu Fransisca sudah kembali merangkak di kasur, Jon menyodoki serambi lempit Fransisca sampai lendirnya menetes ke kasur. Sudin memegangi kepala Fransisca sambil menggerakkan rudalnya di mulut Fransisca.
Payudaranya dimainkan Ojet yang rudalnya sudah tegang lagi. Ojet segera memposisikan dirinya dibawah Fransisca Jon disuruh memenyetubuhii anus Fransisca. Fransisca menurunkan pinggulnya menyambut rudal Ojet yang tegak mengacung.
Fransisca : oughh bang mau lagi? Enak ya Ojet : hahaha gue kalo jadi laki lu sehari tiga kali gue entot lu Sar Fransisca : emmh kuat…
Jadilah ketiga lubang Fransisca dipakai oleh mereka. Ojet Sudin dan Jon saling berpacu mencapai orgasme mereka. Jon menyodok2 anus Fransisca dengan kencang. Sudin menggeram memuntahkan pejunya di mulut Fransisca. Banyak sekali, tapi Fransisca menelannya semua.
Jon pun sudah tak tahan lalu menyemburkan spermanya di dalam anus Fransisca. Fransisca merasakan cairan hangat mengisi pantatnya. Ucok yang sedari tadi menonton kini beranjak dan bergabung menyetubuhi Fransisca. Ucok memasukkan rudalnya ke mulut Fransisca.
Dari tepi ranjang Nadia melihat bagaimana bibir mamanya melahap rudal besar Ucok. Ojet dengan ganas menyodok2kan rudalnya ke serambi lempit Fransisca. Tak berapa lama Ojet memuncratkan spermanya di dalam sambil terus menyodok Fransisca.
Fransisca memperoleh orgasmenya setelah Ojet. Ucok lalu menarik Fransisca bangun, menyuruhnya memasukkan rudalnya ke serambi lempitnya dengan posisi Fransisca membelakangi Ucok. rudalnya masuk dengan mudahnya karena licin oleh lendir dan sperma. Lalu Ucok menarik Fransisca berbaring ke badannya sambil meremasi payudaranya.
Ucok : nah kamu perhatiin oom menyetubuhiin mamamu hahaha Nadia : enak ya ma digituin? Enak ga oom?? Ucok : uenak banget, bodi mama lu emang top dah hahaha Fransisca : ….
Fransisca jengah mendengar perkataan mereka tapi sudah kepalang tanggu dirinya lagi merasakan birahi. Ucok mulai menyodok2 rudalnya ke atas, serambi lempit Fransisca tampak memeras rudal Ucok, cairan lendir dan sperma pria sebelumnya tampak merembes ke batang rudal Ucok.
Nadia tampak seperti terhipnotis melihat serambi lempit Fransisca disodoki rudal Ucok. Dia berdiri sambil melihat ke arah selangkangan mereka tanpa berkedip, entah apa yang dipikirkan atau dirasakannya. Fransisca sudah tidak peduli lagi anaknya menonton dirinya disetubuhi.
Yang penting sekarang bagaimana ia orgasme lagi. Ucok makin bernafsu memenyetubuhii Fransisca sambil meremas kedua payudaranya. Erangan Fransisca makin keras dibarengi suara kecipak serambi lempitnya yang becek. Lendirnya membasahi batang rudal Ucok hingga ke biji pelernya.
Fransisca : oough bang,,lebih dalam bang…bentar lagi ahhh Ucok : udah konak ya? Nungging deh lu
Fransisca pun menungging menunggu Ucok memasukkan lagi rudalnya. Ucok menyodokkan rudalnya lagi ke dalam serambi lempit Fransisca.
Fransisca : uhh..terus bangg yang cepet,, aku suka rudalmu Ucok : nih nihh (sambil mempercepat goyangannya)
Tak berapa lama Ucok menyemprotkan spermanya bersamaan dengan Fransisca yang orgasme lagi.
Ucok : ooghh njing,,,hamill luuhh argh (meremas payudara Fransisca sambil menyodok rudalnya dalam2 ke serambi lempit) Fransisca : aahhh ughh…enakk oggh
Lalu keduanya ambruk di kasur. Ojet dan yang lain sudah berpakaian lagi.
Ojet : cok ayo cabut! Udah mau subuh ntar ada yang lihat berabe. Ucok : bentar boss,,,tarik napas dulu Ojet : jangan kelamaan lu. (Menghampiri Fransisca)
Ojet : hehehe servis lu mantep malem ini, sayangnya kita ga akan ketemu lagi dalam waktu dekat. Bakal kangen sama bodi lu nih Sar. (Meremas payudara Fransisca). Tapi jangan kira kita ga akan ketemu lagi hahaha
Lalu mereka berempat pun pergi dari situ. Di depan gerbang komplek Sudin dihajar dan pahanya disayat belati oleh Ojet. Bertiga mereka menuju ke tempat pertemuan rahasia mereka di mana Ujang menunggu.
Sudin dan Ujang tetap tinggal di kompleks itu. Tidak ada yang tahu kalau mereka mendapat bagian dari perampokan itu. Sementara gerombolan rampok kita sedang menghilangkan jejak entah ke mana.
Fransisca kembali melanjutkan hidup. Sejak itu, Nadia anaknya mulai tampak tertarik dengan kehidupan seks mamanya. Seringkali ia mengintip mamanya ketika membawa pria ke kamarnya. Di sana ia melihat bagaimana Fransisca disetubuhi oleh pria itu.
Mungkin para rampok itu sementara ini tidak akan ada tapi, hasrat seks Fransisca yang dibangkitkan mereka akan tetap ada. Namun siapa yang tahu kapan mereka akan kembali untuk Fransisca. Sudah sebulan Fransisca hidup tenang dari gangguan Ojet dan gerombolannya.
Sedikit banyak Fransisca merindukan tusukan rudal mereka yang besar2. Walaupun sekarang ini Fransisca sering melakukan hubungan seks dengan Donny, sensasi yang dirasakannya berbeda dari ketika dirinya dipakai beramai ramai.
Gelombang orgasme yang datang berulang ulang, rasa dimiliki dan dijantani oleh pria2, membuat Fransisca diam diam menginginkan para pemerkosanya datang lagi.
Hari senin, Fransisca seperti biasanya pergi jam 2 untuk menjemput Nadia. Di gerbang komplek ia berpapasan dengan Sudin yang kini bekerja lagi sebagai satpam kompleks sejak ia dipecat karena perampokan itu. Sudin sedang mengobrol dengan Ujang di pos nya.
Sudin : Jang duit kemaren lu apain? Ujang : ane beliin tanah bang di kampung, lumayan buat investasi Sudin : jah gaya lu investasi. Gue udah ludes setengah nih buat bayar utang
Ujang : gilak lu ngutang sampe segitu gede. Ngapain aje? Sudin : biasa lah jang buat maen hahaha. Sisanye gue kasi bini buat buka usaha. Ujang : yah kali aje jadi perbaikan nasib lu Sudin : ngomong ngomong perbaikan nasib, kayaknya kite kedatengan nasib baik nih jang (melihat mobil Fransisca dari kejauhan)
Ujang : nasib baik paan bang? Ngimpi ye? Sudin : noh liat pake mata, tuh si bu Fransisca lagi ke sini. Udah lama ga ngerasain serambi lempitnya Jang. Ujang : iya ih anjing lu pada, abis ngrampok menyetubuhiin tuh amoy ga ngajak Sudin : kite pake aja dia sekarang, udah jinak sama kite. Ujang : ayo bang kite perkosa lg si Fransisca
Fransisca memelankan mobilnya di depan portal. Sudin mengetuk kaca mobil Fransisca. Fransisca membuka kacanya.
Fransisca : kenapa mang? Sudin : aduhh bu maap, boleh minta tolong ga? Fransisca : ada apa mang? Sudin : ini temen ada yang mendadak sakit di pos, mau numpang ke jalan besar aja bu mau dibawa ke RS Fransisca : oh ya, boleh2 cepetan aja mang takut kenapa2 temennya Sudin : iya bu
Sudin pun berakting memapah Ujang yang pura2 sakit. Ujang membuka pintu belakang mobil Fransisca lalu berbaring di jok.
Sudin : aduh bu maap temen saya tiduran di belakang. Saya duduk sebelah ibu ga apa2? Fransisca : iya ga apa2 mang. Sudin : iy bu makasih (hehehe bego juga ni cewe, polos banget)
Bersambung… Mereka pun pergi bersama dalam mobil CRV Fransisca. Setelah mereka keluar ke jalan besar, mereka mulai melancarkan aksinya.
Sudin : bu, maap mau tanya kalo ga ganggu Fransisca : oh nanya apa mang? Sudin : bu pernah dengar isu2 heboh ga di komplek? Fransisca : hmmm isu apa ya? Sudin : iya katanya ada yang dirampok terus diperkosa. Fransisca : (degg..apa ada yang tahu ya) Oh ya?! Rumah siapa mang? (Pura pura ga tau) Sudin : dekat lapangan gardu listrik situ bu Fransisca : oh ya? Rumah siapa ya? Sudin : saya ada informasi tambahan kali aja ibu kenal orangnya.
Sudin menyetel video perkosaan Fransisca yang kedua dan yang terakhir. Fransisca kaget sekaget kagetnya waktu dia menyaksikan dirinya sedang disetubuhi ramai2 oleh Ojet dkk. Di situ wajahnya mesum sekali tampak menikmati perkosaan itu. Fransisca terdiam dan jadi gelisah..
Sudin : gimana bu? Kenal ga orangnya? Tapi saya bingung, ini cewe katanya diperkosa tapi kok keenakan ya? Fransisca : kkkamu mau apa dari saya?
Sudin : hmm, saya mau kamu ikutin perintah saya sekarang. Kalau tidak saya pastikan suami kamu tahu. Hmm mungkin apa yang akan terjadi ya kalau suami bu Fransisca sampai tau kalo istrinya suka dikerjain rame2 sama rudal2 orang yang ga dikenal hahaha
Fransisca : tolong jangan kasih tau pak Sudin : jadi bu Fransisca sekarang setuju ikutin perintah kita? Fransisca : …
Sudin : eh dijawab bukan diem! Lu mau jadi pelacur kite apa pilih gue kasi tau laki lu dan gue jual jadi film bokep nih rekaman biar cowo sekomplek tau semua lu bisa dipake hah??! Fransisca : i iya bang, saya ikut tp jangan di sebar pleassee Sudin : lu lapor polisi, kite juga hancurin hidup lo. Paling ketauan laki lu, lu dicerai trus jadi pelacur juga ujungnya hahaha. Sekarang lu nyetir seperti biasa ke sekolah, jangan macem2
Fransisca jengah dan mau menangis mendengar ancaman dan kata kata Sudin. Tidak disangka orang yang seharusnya menjaga keamanan malah berbalik mengancam dan merendahkan dirinya. Pinggang Fransisca ditodong pisau oleh Ujang supaya tidak berbuat macam2. Setengah jam Fransisca menyetir, Sudin dan Ujang bergantian mengelusi paha kiri dan payudara kiri Fransisca.
Sudin : mulus banget paha lu Sar hehehe kangen gue udah sebulan ga menyetubuhiin lu Ujang : toketnya juga makin montok kayanya nih ya neng? Fransisca :…
Sepanjang perjalanan, Fransisca dicabuli Sudin dan Ujang. Ujang sampai berani memasukkan tangannya ke balik kaos ketat Fransisca dan meremas payudara kirinya. Sudin mulai merabai selangkangan Fransisca dari balik rok tipisnya. Setelah sejam perjalanan, mereka sampai dekat sekolah Nadia.
Sudin : minggir sini aja deket taman. Kite bersenang senang di sini hahaha Fransisca : jangan bang, malu dilihat orang… Sudin : eh nurut ga lu! Atau gue sebar sekarang vidio mesum lu! Pelacur aja sok malu malu Fransisca : ….(menepikan mobilnya di bawah pohon rindang)
Tempat parkir mereka agak sepi karena sekolah Nadia berada di komplek perumahan mewah. Jarang ada orang yang lewat di situ.
Sudin : hahaha kita mulai pestanya (mencium bibir Fransisca sambil meremas payudaranya) Fransisca : mmhh…
Sudin menciumi bibir Fransisca dengan bernafsu. Tangannya kini sudah berada di selangkangan Fransisca. Roknya tersingkap memamerkan paha mulus Fransisca. Ujang sibuk meremasi payudara kiri Fransisca.
Sudin lalu membuka ritsleting celananya. rudalnya tegak mengacung setinggi 20cm dengan urat2 menghiasi batangannya. Sudin menarik kepala Fransisca lalu sleeepp,, bibir tipis sexy Fransisca mengulum rudal Sudin.
Sudin merem melek dioral oleh Fransisca sambil tangan kanannya meremas pantat bohay Fransisca yang sedikit nungging. Untungnya kaca mobil Fransisca gelap sehingga tidak nampak kegiatan mereka dari luar.
Ujang : Din pindahin ke belakang, trus nih pasang sunscreen di depan biar ga keliatan. Sudin : bentar jang, tanggung nih, sepongannya mantep banget nih perek hahaha
Setelah beberapa lama Fransisca mengoral Sudin, ia disuruh melompat ke belakang. Sudin memajukan kursi Fransisca hingga mentok dan memasang sunscreen di kaca depan. Selama Sudin berjuang memasang sunscreen itu, Fransisca digerayangi oleh Ujang. Kedua payudaranya diremasi dari luar.
Lalu tangan Ujang masuk ke balik tshirt ketat Fransisca dan meremas terus payudaranya. Dengan satu gerakan, Ujang berhasil melolosi tshirt Fransisca yang sedang dipangkunya. Fransisca kini topless hanya mengenakan BH hitam pierre cardin berukuran 32B.
Ujang menjilati punggung mulus Fransisca hingga ke bahunya. Lalu jilatan dan hembusan nafas Ujang naik ke tengkuk dan telinga Fransisca. Fransisca mulai naik nafsunya. Waktu Ujang meremas lagi payudaranya, Fransisca melenguh keenakan.
Sudin : anjing lo udah bugil aje, gue capek2 pasang sunscreen lu enak2an disitu jang. Ujang : rejeki gue lah. Cepetan sini, mulus banget nih betina Sudin : hehe udah keenakan aja nih si Fransisca. Heh lu keenakan ya dientot sama kita? Jawab! Fransisca : eemh hmmm rudal enakkk…(payudaranya kini terbuka bebas, Ujang melolosi BHnya sambil memelintir putingnya)
Ujang : wah kangen rudal kita ya moy? Enak mana sama laki lu punya barang? Fransisca : e eenak abang punyaa ahh..mmmhh (Sudin tiba2 mengulum bibir Fransisca)
Fransisca mulai horny, dia membalas tiap ciuman dan kuluman lidah Sudin. Sudin berpindah ke belakang, bangku kiri depan juga dimajukan sampai mentok. Lega sekali di jok belakang. Kini Fransisca duduk diapit Sudin dan Ujang.
Sudin memelorotkan celana dalam hitam Fransisca lalu merabai selangkangannya. Fransisca bergantian menyepong rudal Ujang yang sudah membuka celana pendeknya. Sudin memijat2 klitoris Fransisca sampai yang empunya mengejang kelojotan. Jari2 Sudin mulai masuk merabai dinding serambi lempit Fransisca yang bergerinjal dan licin. Lendir serambi lempit Fransisca melengket di jemari Sudin.
Sudin : wah udah becek banget nih serambi lempit lu Sar. Udah minta disodok ya? Fransisca : mmhh (mengisapi rudal Ujang) Sudin : eh jawab! (sudin menjambak rambut panjang Fransisca)
Fransisca : eeghh.. I iya bang saya pengen rudal abanggg Sudin : bilang, saya mau menyetubuhiin rudal tuan, cepaat! (Menjambak lagi rambut Fransisca) Fransisca : auhh.. S saya mau menyetubuhiin rudal abangg, sodok serambi lempit sayaa, pake sepuasnyaa baang Sudin : wah udah kebelet menyetubuhi nih perek hahaha. Sekarang nungging lu
Fransisca beringsut, kaki kirinya bertumpu di lantai sementara kaki kanannya di jok. Sudin mengarahkan rudalnya ke serambi lempit basah Fransisca. Digosok2nya kepala rudalnya ke bibir serambi lempit Fransisca sambil menampar pantat Fransisca.
Fransisca : aaauww! Ssakit bangg egghh (sudin mulai mendorong rudalnya memasuki serambi lempit Fransisca) Sudin : anjingg serambi lempit lu masih seret ajaa moyyy! (Mendorong rudalnya sampai mentok ke serambi lempit Fransisca)
Sudin mendiamkan rudalnya di serambi lempit Fransisca. Sementara Fransisca terus menjilati batang rudal Ujang seperti menjilati permen. Sudin merasakan hangatnya serambi lempit Fransisca dan pijatan serambi lempitnya di batang rudalnya.
Perlahan Sudin menggerakkan rudalnya keluar masuk. Fransisca merem melek merasakan nikmat di serambi lempitnya. Heran, rudal Sudin yang panjang itu bisa masuk seluruhnya ke serambi lempit Fransisca. Sudin meremasi payudara Fransisca sambil menggenjot rudalnya.
Fransisca : aahh ahh uhh terus bang lebih cepet lagi ough Sudin : nih nih moyy hihh (mengentakkan rudalnya dalam dalam) Ujang : binal juga nih amoy, kirain cewe baek2 taunya binal gini hahaha Fransisca : mmhh hmm slepp (mengoral Ujang)
Setelah beberapa lama Sudin menggenjot Fransisca, Fransisca tiba2 mengerang keras, punggungnya menegang merasakan orgasmenya. Lendir membasahi jok kulit di bawah selangkangannya.
Sudin : hehe cepet amat lu keluarnya Sar, enak ya genjotan rudal gue hahaha Fransisca : emmh.. Emmh (merasakan serambi lempitnya berdenyut) Sudin : sekarang balik badan, gue mau menyetubuhiin lu sambil liat muka mesum lu Sar.
Sudin menarik rudalnya lalu bersandar. Fransisca menghampiri Sudin dan mengangkang di atas rudalnya. Fransisca harus membungkuk karena atap mobilnya. Payudara Fransisca yang sekel tersaji tepat di muka Sudin yang langsung mengulum dan mencubit2 putingnya.
Fransisca memegangi rudal Sudin lalu mengarahkannya untuk memasuki lubang serambi lempitnya. Sejurus kemudian, Fransisca menurunkan pinggulnya dan amblaslah rudal Sudin ke serambi lempitnya diiringi lolongan nikmat.
Sudin : ouhh sempitt… Fransisca : isep isep bang tetekku ohh ohh (sambil menggoyang pinggulnya naik turun) Sudin : ohh Sarrr aghh enak goyangan lu Fransisca : oohh ouhh ssshhh panjang betul rudalmu ahh enakk
Fransisca sudah tidak bisa mengendalikan nafsunya. Ujang merekam Fransisca yang sedang bergoyang di atas tubuh Sudin. Sudin juga memeluk punggung Fransisca dan merabainya, payudara Fransisca bergerak menggeseki wajah Sudin. Toketnya yang putih mulus dengan puting mungil coklat muda bergoyang lembut tak kelihatan tanda2 mengendor.
Setelah 15 menit Fransisca menggoyang pinggulnya, ia orgasme lagi, tubuhnya berkeringat.
Fransisca : oooouuhhh aahhh sssh sssshhh enaaak uhh Sudin : jangan berenti dulu moy, bentar lagi keluar nih
Fransisca mulai menggenjot lagi rudal Sudin dengan cepat. Erangan mereka bersahutan di mobil.
Sudin : ooohhh memeekkk ssempitttt oghh (menyemburkan pejunya di dalam serambi lempit Fransisca) Fransisca : oohhh panass pejumu
Sudin menciumi payudara Fransisca, meremas2nya dan menjilati putingnya, lalu ia melumat bibir Fransisca lama sekali sampai rudalnya menciut. Fransisca bangun, lendir orgasmenya menetes ke karpet lantai bercampur sperma Sudin.
Ujang : telentang ngangkang moy! Sini gantian gue mau serambi lempit lu juga Fransisca berbaring di jok, kaki kanannya naik ke sandaran jok, kaki kirinya dipegangi Ujang lebar2. Fransisca menyandarkan kepalanya di paha Sudin yang sedang istirahat.
Sudin pun memainkan payudara Fransisca dengan tangan kanannya. Dengan posisi begini, Fransisca dapat melihat bagaimana rudal Ujang yang gendut panjang itu menembus serambi lempitnya perlahan lahan. Bibir Fransisca membentuk huruf O ketika rudal Ujang merangsek masuk serambi lempitnya.
Fransisca : ooohhh jaang…sshh besar amat rudalnya ooouhh (merem melek, perutnya berkedut2 merasakan nikmat) Ujang : serambi lempit lu juga sempit banget, perett, padahal baru dipake nih
Dorongan rudal Ujang memompa cairan di serambi lempit Fransisca keluar. Lendir bercampur sperma mengalir membasahi jok. Mobil itu kini bau sperma dan selangkangan, menambah nafsu menyetubuhi ketiganya. Ujang menyetubuhi Fransisca dengan ganas. rudalnya mengaduk2 serambi lempit Fransisca seperti kepala piston yang bergerak dengan cepat. Suara becek terdengar tiap kali Ujang menggerakkan rudalnya.
Fransisca : oohhh ahhh ahh uhh engghh enghhh ohhh (menikmati sodokan Ujang sambil merem) Ujang : heegh errmhh legit banget ini serambi lempit
Ujang yang sudah dioral Fransisca dari tadi mulai merasakan pejunya mendorong2 mau keluar. Ia makin cepat menggenjot Fransisca. Fransisca juga sebentar lagi orgasme ketiga. Pinggulnya menyambuti sodokan rudal Ujang
Fransisca : uhh uuhh ohh cepet lagi bang ough sodokannya cepetinn ahh Ujang : hiihh hiihh bentar lagi ngecret nihh oogh Fransisca : oooouhh! (Orgasme) Ujang : ouh ohh ohh (menggenjot rudalnya cepat cepat lalu menariknya keluar) Ujang : nihh pejuuu! Perek luuu Sarrr (mengocok rudalnya, peju muncrat ke wajah, rambut dan payudara Fransisca) Fransisca : oouh kentel…(menyeka matanya yang terkena peju, ada yang menetes dari hidungnya ke bibir.
Setelah beristirahay sebentar, Sudin yang menyetir ke sekolah Nadia. Mereka sudah telat 30menit dari jadwal. Tak terasa hampir 1 jam mereka menggarap Fransisca.
Sudin : ini kan sekolahnya? Lu jemput deh si Nadia, tapi kolor sama BH lu sini
Fransisca pun turun menjemput Nadia tanpa pakaian dalam. Putingnya tercetak jelas di kaos ketatnya. Mata satpam sekolah langsung menuju payudara Fransisca yang tegak dengan pentil tercetak di kaosnya. Fransisca langsung ke lobby tempat Nadia biasa menunggu. Di situ, mata pria2 langsung tertuju ke payudara Fransisca. Fransisca tau dirinya diperhatikan lalu cepat2 menggandeng Nadia balik ke mobil.
Sampai di mobil…
Nadia : ih ada oom siapa ma? Kok mobilnya bau sih ma? Fransisca : udah naik dulu sayang, oom ini nganterin mama tadi
Di mobil Fransisca duduk di pinggir. Nadia juga terdiam bingung dengan suasana di mobil. Sudin menyetir santai. Tiba tiba Ujang mengeluarkan rudalnya yang sudah tegang.
Ujang : nah Nadia tukeran duduknya ya sama mami hehehe Nadia : iiihhh apaan tu oom, jorook ah ( beringsut ke Fransisca) Fransisca : jangan dilihat nak, kamu sini aja Nadia : iihh ma gede amat itunya oom Fransisca : iyaaa udah km jgn lihatin terus
Nadia tukar tempat dengan Fransisca. Langsung saja Ujang menciumi bibir Fransisca sambil meremas payudaranya yang tidak tertutup BH itu. Ujang kembali menelanjangi Fransisca di depan Nadia lalu mengisapi puting susunya.
Nadia : oom mau gituin mama yaa? Ujang : iya oom mau menyetubuhiin mama kamu hahaha Fransisca : …. (salah tingkah lalu pipinya memerah) Nadia : mama juga sering gituan di rumah kalo Nadia udah pulang Fransisca : Nadiaaaa, kamu ngintipin mama? Nadia : iya ma Nadia pengen tau klo gituan ngapain aja Ujang : itu namanya menyetubuhi, bukan gituan hahaha. Udah lu nonton aja mama lu kita entot, pengen tau kan menyetubuhi kayak apa hahaha
Ujang langsung mencium bibir Fransisca dan menjilati dalamnya sementara tangannya aktif meremasi payudara Fransisca. Fransisca mulai horny lagi, ia tidak peduli anaknya melihat dirinya setengah bugil sambil diremas remas payudaranya. Lagipula Nadia sudah sering mengintipi dirinya rupanya.
Fransisca pun langsung mengisap2 rudal Ujang. Sambil mobil berjalan, Ujang menyuruh Fransisca naik ke pangkuannya. Fransisca dengan bernafsu memegangi rudal Ujang lalu melesakkannya ke serambi lempitnya. Nadia hanya bengong melihat rudal Ujang masuk seluruhnya ke serambi lempitnya. Fransisca mengangkang lalu menggerakkan pinggulnya naik turun.
Fransisca : ssshh ohh ouhh ssshh ( pinggulnya naik turun sambil payudaranya diremas remas Ujang) Nadia : mah, enak ya? Fransisca : ehmmmh …iya nak Ujang : ouhhh sempit banget serambi lempit lu lontee Nadia : lonte itu apa oom? Ujang : pelacuurrr Nadia : kalo pelacur itu apa oom? Ujang : pelacur itu ya mamamu! Cewe yang suka rudalll oughh! Enak bener goyanganmu Sar! Fransisca : oughh rudalmu besar banget ohhh
Kemudian Fransisca disuruh bersandar menghadap sandaran, rudal Ujang masih menyodoki serambi lempit Fransisca. Sambil mendoggy Fransisca, ujang terus saja meremasi payudara Saeah dan mencupangi leher dan punggungnya membuat Fransisca semakin birahi.
Ujang : Nad, perhatiin nih rudal oom masuk ke serambi lempit mama hahaha Nadia : iya oom Ujang : lu liat bentar lagi mama lu ini keenakan hahaha Fransisca : udah cepet sodok bang, ga tahaan
Ujang pun memompa serambi lempit Fransisca dengan keras sampai lendir berceceran di jok, menetes dari selangkangan Fransisca yang setengah mengangkang. Setelah beberapa lama Fransisca melenguh keras.
Fransisca : oughhhh ohhhh! Aahh ahh (merem melek) Ujang : hahaha nak mamamu lagi keenakan nih oom entotin (terus menyodok rudalnya) Nadia : emmm…(matanya terus terpaku ke serambi lempit Fransisca yang sedang digenjot) Ujang : heegh enaknyaaa ( menarik keluar rudalnya lalu disemprotkannya pejunya ke wajah Nadia yang sedang fokus) Nadia : iiihh oom apaaan sihh iniiii?? Lengkettt! Ujang : hahaha itu namanya pejuu, spermaaa. Ntar udah gede juga lu ketagihan kayak mama lu hahaha.
Sepanjang jalan, Fransisca dirabai oleh Ujang. Tak lama, mereka sampai juga di rumah.
Sudin : udah sampe nih. Eeehh bajuu ga usah dipake! Rok lu juga lepas aja. Kita menyetubuhi lagi hahaha Fransisca : jangan bang malu dilihat tetangga… Ujang : ah munafik lo, menyetubuhi depan anak aja berani masa depan tetangga ngga. (Sambil melucuti rok Fransisca) Sudin : dah turun deh bugil2 lo.
Ujang turun tanpa celananya sementara itu Fransisca benar2 polos tanpa sehelai benang pun. Fransisca berjuang membuka gembok pagarnya. Angin bertiup mbuat dirinya merinding dingin. Ujang dan Fransisca masuk ke halaman.
Belum sampai pintu depan, Ujang memeluk Fransisca dan meremas payudaranya. Dengan tidak sabar dipeluknya Fransisca dari belakang lalu dipangkunya di kursi teras. rudal Ujang sudah mengeras lagi, tangannya meraba serambi lempit Fransisca lalu mengarahkan rudalnya ke serambi lempit Fransisca.
Sekali dorong, rudal Ujang melesak lagi ke dalam serambi lempit Fransisca. Fransisca digenjot lagi oleh Ujang sambil duduk mengangkang, mengekspos serambi lempitnya yang dijejali rudal Ujang kepada siapa pun yang lewat di jalan.
Sudin segera bergabung mengisapi payudara Fransisca. Sementara Nadia duduk di kursi menonton mamanya bersetubuh seperti yang sudah2. Nadia yang makin penasaran, nekat memegang rudal Sudin.
Nadia : oom, rudalnya keras banget.. Sudin : wah kamu penasaran? Nih cobain Nadia : diapain oom?
Sudin : coba kamu jilatin kayak permen loli Nadia : gini oom? (Menjilat kepala rudal Sudin, lalu mengulumnya) Sudin : ahhh iya gitu. Pinter kamu kayak mamamu ini hahaha Ujang : din lu entot aja serambi lempitnya, gue mau pantatnya
Fransisca bangun lalu memgarahkan anusnya memyambut rudal Ujang. Blesssss rudal Ujang masuk dengan mudah karena sudah licin.
Fransisca : oughh penuh banget rasanyaa Sudin : nah Nadia bantu oom masukin rudal oom ke serambi lempit mama. ( mengangkangkan kaki Fransisca lebar2) Nadia : lubangnya yang ini oom?? Sudin : yeass, jebol dah serambi lempit lu Sar, jeboolll (menyodokkan rudalnya keras2) Fransisca : Aaahhh ouhh enakk
Fransisca disetubuhi lubang lubangnya. Setelah beberapa lama, mereka berdiri sambil tetap menjepit Fransisca di tengah. Ujang dan Sudin menggenjot Fransisca bergantian. Dalam posisi itu Fransisca orgasme lagi sambil memeluk Sudin erat erat. Tak berapa lama, Sudin dan Ujang menyemprotkan peju nya di lubang2 Fransisca.
Sudin : oughh puas gue menyetubuhiin lu Sar. Kapan2 lagi ya hehehe Ujang : buset dehh 3x ngecrot gue hari ini puas banget. Sampe sakit si otong jr nih. Lu udah keluar brapa kali moy?
Fransisca : empat bang…(menarik nafas sambil duduk) Sudin : wah enak bener 4x?? Kite lanjut lagi kapan kapan ya Sar hahaha Ujang : cabut lah din, warung gue tinggal.
Sudin dan Ujang meninggalkan Fransisca di halaman telanjang bulat dengan sperma melelh dari serambi lempitnya. Fransisca kemudian beranjak ke dalam lalu mandi. Hari yang melelahkan, belum lagi menjawab pertanyaan Nadia yang begitu banyak soal seks. What a day.
Sudah tak terasa hampir 2 tahun Ojet dkk tidak menampakkan diri. Sudin dan Ujang pun sudah sejak setahun lalu pindah dari kompleks tempat tinggal Fransisca. Mereka ikut menghilangkan jejak karena keterlibatan mereka mulai terendus aparat. Fransisca juga masih dengan kebiasaan sehari harinya.
Hanya saja, dirinya semakin jauh terikat oleh seks bebas. Selama ini, sehari hari tubuhnya digarap oleh Donny dan beberapa kali oleh Alex. Ada juga beberapa bapak2 di sekolah yang pernah mencicipi legitnya serambi lempit Fransisca.
Di sekolah, Fransisca menjadi bahan gunjingan. Tentu saja para ibu2 jadi jaga jarak sementara yang bapak2 malah semakin berani menggoda Fransisca dengan harapan mereka bisa menyetubuhi Fransisca dengan gratis. Siapa yang tak suka serambi lempit gratis?
Siang itu, di mobil tak jauh dari sekolah
Fransisca : mmmh….slep slep (menyepong rudal seorang pria) David : oohh nikmat bener mulut lu Sar. Hangat… (Memegangi kepala Fransisca)
Ternyata, salah seorang guru Nadia yang sedang disepong oleh Fransisca. David masih single, usianya pun baru memasuki 30an. Tubuhnya termasuk ok lah tapi onderdil nya yang lumayan di atas rata rata. Fransisca kini berusia 36thn.
Usia boleh bertambah, tapi tubuhnya tidak tampak menua. Payudaranya masih saja tegak menghiasi dadanya. Ukurannya agak sedikit membesar, dengan puting yang mungil. Tanda kerutan pun belum nampak di kulitnya. Wajah cantiknya selalu fresh dan menggoda. Bibir tipisnya mengundang pria untuk mengulumnya.
Fransisca : vid, gantian nih rangsang gue (membuka blouse dan celana dalamnya) David : wow toket lu montok juga Sar. Kelihatannya kecil dari luar tapi dalemnya kenyal gini hehehe (memijat payudara Fransisca dari balik BH tipisnya) Fransisca : sini cium gue…
Merekapun saling berpagutan. Fransisca melolosi celana panjang dan kolor David sementara BHnya ditarik lepas oleh David. Sambil menciumi Fransisca dengan bernafsu, David meremasi payudara Fransisca dan memilin putingnya yang mulai menegang. rudal besarnya yang sudah ngaceng maksimal dikocok oleh tangan lembut Fransisca sampai mengeluarkan cairan precum nya.
David : Sar, nyandar ke pintu dong, gue mau rasain serambi lempit lu (melebarkan kaki kiri Fransisca) Fransisca : bentar say, udah becek juga nih serambi lempit gue pengen rudal lu David : hehehe udah ngebet gue entot ya Fransisca : aaahhh ohhh (meremas payudaranya sendiri sambil dijilati klitorisnya) David : hmmmm wangi serambi lempit lu, bikin tambah konak slurrrp
David menjilati klitoris Fransisca sambil jari telunjuknya menusuk serambi lempitnya.
David : wah udah horny berat ya Sar? serambi lempit lu kentel banget lendirnya, banyak lagi Fransisca : ermhh teruss vid isep itil gue oohh… David : hemmm slurppp, duh ga tahan gue, gue entot lu ya ( mengarahkan rudalnya ke bibir serambi lempit Fransisca) Fransisca : ehmm ayo say sodok serambi lempit gue sekarang eehmm (melebarkan bibir serambi lempitnya) David : heeegh gile, sempit banget nihh baru masuk setengahhh Fransisca : oooughhh enakk Vid, teruss sampe mentokkk ahhh (mendongak ke atas)
Fransisca digenjot perlahan oleh David. Lendirnya mulai membasahi celah pantatnya lalu mengalir ke jok kulit di bawahnya. David mulai menaikkan kecepatan sodokannya sambil meremas payudara Fransisca dan menciumi bibirnya. Erangan erotis memenuhi kabin mobil Fransisca. Beberapa lama kemudian, David menarik keluar rudalnya lalu duduk di tengah jok.
David : Sar, masukin ke serambi lempit lu dong Fransisca : bentar…(bergeser ke depan David lalu menurunkan pinggulnya ke pangkuan David) David : sssshh ohh Sar serambi lempit lu sempitt ohh (menarik tubuh Fransisca sampai bersandar ke dadanya, meremasi kedua payudara Fransisca dari belakang) Fransisca : oghh penuh banget serambi lempit gue rasanya ooohhh oohh (ngangkang sambil naik turunin pinggulnya)
Fransisca menaikturunkan pinggulnya dengan cepat, sebentar lagi ia orgasme ditambah dengan remasan dan pelintiran David di payudaranya rasanya mempercepat datangnya orgasme.
David : gileee kayak diremes2 ni rudal guee Fransisca : ohhh ohh ahh beehhnntar lagi orgasme ohh David : ouhh trrus goyangnya Saaarr oghh
Fransisca terus memacu serambi lempitnya di atas rudal David sampai akhirnya dia orgasme. Tubuhnya melenting menikmati rasa nikmat yang menjalar dari selangkangannya. Sementara itu rudal David serasa diperas dan dibanjiri lendir hangat. Selangkangan mereka jadi becek sekali oleh lendir Fransisca.
David : lu nungging ke dashboard aja Sar, gue udah tanggung nihh Fransisca : keluarin dalem aja Vid, gue steril kok David : ookee ough
David menggenjot Fransisca dengan keras dan cepat. Fransisca mengerang2. Kalau ada yang berpapasan dari depan akan kelihatan tubuh Fransisca yang bugil dengan payudaranya yang diremasi dari belakang. David makin gencar menjejalkan rudalnya
David : ooughh Saaarr, udah mau keluarr Fransisca : gue jugaa, barengaan oooohh uuhh David : errghh oohh enaknyaaa serambi lempit lu Saarr (menyodokkan rudalnya dalam2 sambil menyemprotkan spermanya) Fransisca : ouhh rudal lu gedee enaaakk ohhh (menegang menikmati orgasme keduanya)
Setelah menikmati orgasme masing masing, mereka istirahat sambil bercumbu. Fransisca mengoral rudal David sampai bersih lalu mereka berciuman. David meremas, memijat, dan memainkan puting payudara Fransisca. Setelah puas, Fransisca dan David mengenakan pakaian mereka lagi lalu ke sekolah untuk menjemput Nadia.
Bersambung… 3 hari kemudian
Fransisca sedang berada di sekolah Nadia siang itu. Sudah satu semester ini Nadia duduk di SMP kelas 1. Sekolahnya masih di dalam kompleks SD Nadia dulu. Seperti biasa Fransisca menjadi pusat perhatian pria2 di sana.
Rata2 ibu2 yang menjemput di sana sudah kelihatan tua dan kurang seksi lagi tidak seperti Fransisca yang awet muda. Banyak juga oom2 yang sudah setengah baya yang mencoba mendekati Fransisca tapi semua dihindari Fransisca dengan halus.
Tidak semua pria itu mundur dengan penolakan halus Fransisca, ada yang menganggapnya sebagai tantangan untuk menaklukkan Fransisca ke dalam pelukan mereka. Memang meskipun Fransisca suka seks, tidak semua pria bisa menidurinya.
Fransisca menyukai pria yang lebih muda dengan barang besar yang bisa menggenjot serambi lempitnya berkali kali. Kala itu Fransisca sedang mengecek medsosnya dari hp dan mengupload foto2 dirinya. Saat sedang sibuk, tiba2 kaca mobil Fransisca diketuk.
Waktu melihat siapa yang mengetuk, terperanjatlah Fransisca. Fransisca terdiam tiba2, berbagai pikiran berkecamuk. Melihat Fransisca tak kunjung membuka kacanya, pria itu mengetok lebih keras dengan wajah sangar. Fransisca pun ragu2 membuka kacanya.
Fransisca : kk kamu lagi! Mau apa lagi? Ojet : hehehe manis, apa kabar? Jangan galak2 gitu dong, abang bisa lebih galak lho (tersenyum jahat) Fransisca : a apa mau mu? Memperkosaku lagi?
Ojet : hahaha memperkosa?? Kalau gue sebar tuh video, apa orang bilang lu diperkosa? Hahaha Fransisca : k kamu masih simpan video itu?? Ojet : nih lihat! Hahaha. Tiap hari gue bikin bahan coli video porno lu Sar! Hahaha.
Fransisca : ….jadi, sekarang apa mau lu hah? Ojet : tenang dong, kita ngobrol di dalam. Buka pintunya cepat! Fransisca : huh…
Ojet pun masuk ke dalam mobil. Sambil menyetel video perkosaan Fransisca, ia mengajak Fransisca ngobrol.
Ojet : wah jadi konak nih gue nonton video lu (membesarkan suara hp nya) Fransisca : udah ah jangan disetel terus Ojet : biar ada hiburan hahaha atau lu mau hibur gue sekarang? Ga nolak sih hehehe Fransisca : (jengah) jadi mau lu apa sekarang?
Ojet : buru2 amat si? Ga kangen lu ma rudal kita? Udah 2 tahun ga nyentuh serambi lempit lu, rudal gue kangen nih hahaha. Liat tuh udah tegang minta diservis sama lu. (Mengeluarkan rudalnya dan mengocoknya perlahan sambil nonton bokep Fransisca)
Fransisca : hmmm…kalo gue servis lu sekarang, lu bakalan pergi dari hidup gue? Ojet : hmmm menarik juga, tergantung sekarang lu mau nurut ga sama kita untuk terakhir kalinya? Fransisca : ih mau ngapain lagi lo?
Ojet : terserah, lu mau ikut abis itu bebas atau lu mau kita teror terus? Gue sekarang pengen menyetubuhiin lu sama anak cewe lu di depan suami lu hahaha. Fransisca : bajingan! Ojet : hmm semua terserah lu. Ngomong2 Nadia sekarang cantik ya seperti mamanya hahaha. Udah ga sabar ngerasain perawannya pecah. Atau jangan2 udah ga perawan lagi? Yahh mamanya doyan rudal apalagi anaknya hahaha
Fransisca : kkamu..! Bangsat kurang ajar jangan berani sentuh Nadia! Ojet : hmm semua tergantung jawaban lu. Mau ikut perintah kita ngga? Klo ngga, gue ga jamin nasib anak lu! Mungkin besok kita perkosa rame2 si Nadia. Biar jadi perek gedenya hahahaha! Fransisca : …(terdiam, mulai menitikkan air mata) Ojet : eh jawab, ya apa ngga? Kok malah nangis Fransisca :…..
Ojet : ya udah, kita lihat aja gimana tubuh Nadia besok hahaha! ( membuka pintu hendak keluar) Fransisca : tungguu bang! Ojet : oh, betina galak ini mulai berubah pikiran? Fransisca : kalian mau gue ngapain? (Berusaha tegar)
Ojet : hehehe gitu dong daritadi. Sabtu besok di tempat ini, kamu berdua saja sama Nadia. Kalau kita lihat ada yang mencurigakan, kuperkosa kalian dan kubunuh! Ingat, jam 7 pagi! Instruksi selanjutnya kalau kita sudah ketemu hari Sabtu. Ingat kata2 gue! Lu batal, gue perkosa dan bunuh lu sekeluarga! Bikin alesan sama laki lu biar ga curiga. Sampe ada polisi, gue kirim tubuh lu dan Nadia ke laki lu, dalam beberapa bagian! Hahaha
Fransisca : ….. Ojet : ingat Fransisca, gue ngawasin lu! Selama ini pun begitu hahaha! (Membuka pintu keluar dari mobil) Fransisca : (terisak memikirkan apa yang terjadi Sabtu ini)
Sepanjang perjalanan pulang Fransisca terdiam memikirkan alasan apa yang harus dia buat demi keselamatan keluarganya. Sabtu tinggal 2 hari lagi, 2 hari yang menyiksa.
Hari Sabtu
Pagi2 buta Fransisca sudah bangun. Suaminya bingung karena ia sudah bangun. Fransisca beralasan ada arisan ibu-ibu mau piknik keluar kota mungkin bisa nginap juga. Sebelum mandi Fransisca mencumbu suaminya. Tanpa sehelai benangpun Fransisca naik ke kasur. Suami istri itu pun memulai persetubuhan mereka. serambi lempit Fransisca disodoki sambil payudaranya diremas remas dari belakang. Diakhiri dengan posisi misionaris, suaminya menggenjot rudalnya cepat cepat.
Suami : ooohh sayangg! Sempit banget serambi lempit kamu ohh (menyemprotkan pejunya di dalam) Fransisca : oohh aku keluarr ohh (memeluk dan menciumi suaminya)
Lalu Fransisca mandi dan berdandan. Waktu sudah pukul 6. Ia menyuruh Nadia mandi dan bersiap sementara ia membuat roti untuk sarapan. Jam setengah tujuh, Fransisca dan Nadia pergi ke sekolahnya.
Nadia : ma kita mau ke mana? Nadia masih ngantuk Fransisca : kita jalan2 berdua aja sayang, nanti kamu tau tempatnya Nadia : ya ya sorry ma aku ngantuk banget, tidur dulu yah Fransisca : ya tidur dulu aja nak
Fransisca sampai di sekolah jam 7 lewat. Di situ ia memarkirkan mobilnya. Tanda tanda Ojet belum nampak. Fransisca berpikir mudah2an Ojet tidak datang atau sudah tertangkap polisi.
Baru saja Fransisca hendak mematikan mesin, Ojet muncul tiba tiba, mengetuk jendelanya. Dengan berat hati Fransisca membuka pintu mobilnya. Ojet masuk ke dalam tapi kali ini dia tidak sendiri, Ucok pun ikut.
Ucok : halo cantik, hehehe makin cantik aja udah lama ga ketemu Ojet : hehehe dateng juga lu Sar.
Ucok : wah si Nadia cantik juga ya, liat isinya aahh (menarik celah leher tshirt Nadia ke depan) eah lumayan juga nih anak toketnya. Fransisca : heh, jangan macem2!
Ojet : diem sekarang lu pindah ke belakang sama gue, Cok lu nyetir! Cepat! Fransisca : m..m. mau dibawa ke mana kita? Ojet : ga usah banyak tanya kalo mau selamat! Cepat sini gue bilang! Budek lu hah? Waktu kita ga banyak. Fransisca :…
Fransisca pun pindah ke belakang, Ucok menyetir membawa mereka menuju kawasan Bogor. Kira kira perjalanan mereka makan waktu 2 jam. Sepanjang perjalanan, Fransisca digerayangi Ojet.
Ojet : sini manis, elus nih rudal Fransisca : … Ojet : hmm tangan lu hangat dan lembut Sar, kocok terus Fransisca : “wuah…besarnya…ini yang dulu masuk ke serambi lempitku? Hmmm keras…” (Berkata dalam hati) Ojet : buka baju lu Sar terus isep nih rudal gue Fransisca : lu aja yang bukain Ojet : hehe sini
Ojet pun mulai meraba payudara Fransisca dari luar, meremas2nya. Lalu tangannya menyusup ke bawah tshirt Fransisca, merabai perut ratanya, lama lama naik ke dada, lalu payudaranya. Dengan satu tarikan, loloslah tshirt Fransisca dari badannya. Ojet langsung menarik lepas BH Fransisca. Dikulumnya puting susu Fransisca sambil meremasi payudaranya.
Ojet : wuihh ga berubah badan lu Sar. Masih sekel aja nih toket hmmm ( menjilati putingnya) Fransisca : ehmmh… Ojet : kenapa? Mulai enak ya heheh
Ojet terus merangsang payudara Fransisca. Lalu diciumnya bibir Fransisca dengan ganas. Lidahnya memperkosa bibir Fransisca yang tipis seksi sambil tangannya memijat2 payudara Fransisca dan memelintir putingnya.
Fransisca mulai membalas ciuman Ojet, tangannya mulai membuka retsleting hotpantsnya, lalu memelorotkannya ke lantai, setelah itu tangannya mengocok rudal jumbo Ojet perlahan. Ciuman Ojet berpindah ke leher Fransisca, bahunya, ke payudara dan putingnya, turun ke perut, lalu berakhir di selangkangan Fransisca.
Ojet : hmmm wangi serambi lempit lu Sar (menciumi dan menusuki serambi lempit Fransisca dari balik CDnya) Fransisca : oohh…(terangsang, serambi lempitnya mulai basah) Ojet : oi ooi! Bangun lu, liat mama lu menyetubuhi nih! (Menepak pipi Nadia)
Nadia : apaaan siiihh ganggu aja! Hehh om siapa?? Ucok : halo neng, masih inget oom gak? Nadia : lohh oom yang dulu kan? Kok bisa di mobil?
Ojet : hehehe nih liat Nad mama lu keenakan Nadia : maa, jalan2 ini maksudnya mama mau menyetubuhi sama oom2 ini? Fransisca : ehmm…bukan gitu ohh (cdnya sudah lepas, lidah ojet meyapu klitorisnya sambil jarinya menusuki serambi lempitnya)
Nadia : ihh mama seenak2nya sendiri ah..(ngambek ceritanya) Fransisca : Nadi…(terputus) oooghh…(orgasme) Ojet : udah lu ga usah pura2! Liat nih gue entot mama lu! Sini ngangkang Sar! Gue masukin rudal gue. Lu udah pengen ni rudal daritadi kan? Ayo bilang!
Fransisca : iiya, masukin bang ke serambi lempit Ojet : hehehe sekali pelacur tetep pelacur yah! Nih rasain rudal gue hahaha (mendorong rudalnya ke serambi lempit Fransisca) Fransisca : ooahh..! Bbbesar banget uufffhh ssshh Ojet : heegh sempit aja serambi lempit lu Sar!
Fransisca bersandar ke pintu, kaki kanannya naik ke sandaran jok sementara kaki kirinya dipegangi Ojet. Nadia diam2 penasaran juga. Ojet mulai menggenjot Fransisca, erangan2 khas Fransisca mulai terdengar. Nadia pun tak bisa menahan diri untuk tidak melihat. Ia menengok ke belakang dan menonton mamanya disetubuhi Ojet.
Fransisca : aahh uuhh oooohhh! Ojet : ohhh nikmatnya serambi lempit lu Sar! Toket lu kenyelll (meremas payudara Fransisca sambil memggenjot serambi lempitnya) Nadia : oom, emang enak ya menyetubuhiin mama? Ojet : uenak banget mama lu nih Fransisca : oohh teruss bangg!
Fransisca sudah tidak peduli Nadia memperhatikan mereka bersetubuh. Nadia menatap lekat lekat sodokan demi sodokan rudal Ojet ke serambi lempit Fransisca. Ia memperhatikan bagaimana rudal Ojet dibasahi lendir kental mamanya. Nadia penasaran lalu mengulurkan tangannya memegang rudal Ojet yang sedang bergerak keluar masuk serambi lempit mamanya. Tangannya tidak muat menggenggam rudal Ojet yang berlendir.
Nadia : oom batangnya keras…panas… Ojet : hehehe ini yang bikin mama lu ketagihan Nadia : enak ga oom dipegang sama Nadia?
Ojet : hhmh, kalo penasaran tuh lu oprek aja rudal om Ucok sana jangan gangguin kita lagi menyetubuhi Ucok : Nadia sini aja nih gede juga kok punya oom hehehe (membuka ritsleting celananya lalau mengeluarkan rudalnya yang masih setengah tegang)
Nadia : pegang boleh oom? Ucok : nih Nadia : kok lembek oom ga kaya punya oom itu? Ucok : kamu remas aja terus sambil kamu kocok gini nih (mengocok rudalnya ngasih contoh ke Nadia) Nadia : ooo ntar bisa gede kayak punya oom di belakang ya
Sementara itu di belakang, persetubuhan Fransisca dan Ojet makin heboh. Sekarang Fransisca dipangku Ojet sambil berpegangan ke headrest bangku depan. Ia menaikturunkan pinggulnya menyambut sodokan2 rudal Ojet. Payudaranya diremas remas dari belakang.
Nadia : oom rudalnya udah gede banget nih (terus mengocok rudal Ucok dengan tangannya) Ucok : nah Nadia sini deketan duduknya, tolong isep2 rudal oom Nadia : gimana caranya oom?
Ucok : sini, buka mulutnya, nah masukin rudal oom ke mulut kamu gini (memegangi kepala Nadia lalu menggerakkannya naik turun di rudalnya) Nadia : ooghh hoeeekkk, pelan ooooom keselek
Ucok : coba lagi nih Ojet : nih gue suruh mama lu contohin, lu lihat baik baik (mendorong Fransisca berdiri lalu menarik kepalanya mendekat ke rudalnya)
Fransisca spontan meraih rudal Ojet lalu mengoralnya. Nadia melihat mamanya mengulum dan menyepong rudal Ojet.
Ojet : hahaha nih lihat mama lu doyan banget rudal oom (mengelus kepala Fransisca) Nadia : ooo naik turun gitu ya kepalanya, coba oom
Ucok : nih, udah bisa kan? Nadia : hmmm…(mulai mengoral Ucok seperti yang dilakukan Fransisca) Ucok : uhhh enak banget mulutmu Nad, hmmm oohh
Beberapa lama Fransisca menyepong Ojet, ia disuruh nungging menghadap pintu. Lutut kanannya bertumpu ke lantai, kaki kirinya disandarkan ke jok, lalu Ojet memasukkan rudal besarnya dengan sekali dorong.
Fransisca menjerit sampai punggungnya melenting ke belakang yang langsung disambut dengan remasan remasan di payudaranya. Pipi kiri Fransisca menempel di kaca sambil bibirnya terus mengeluarkan erangan nikmat.
Sementara itu mereka sudah hampir keluar tol jagorawi dan menuju ke villa tempat tujuan mereka. Nadia di bangku depan masih mengoral Ucok. Ucok dengan tangan kirinya merabai tubuh Nadia. Payudaranya yang cukup besar untuk anak SMP dirabai oleh Ucok.
Ucok : eh buruan lu menyetubuhinya di belakang, bentar lagi pintu tol. Nadia cepetan dikit ngisepnya oom udah mau keluar nihh Nadia : hmmm hmmm Ojet : iye pelanin dikit lu nyetirnya cok! Gue ma Fransisca bentar lagi ngecrot nihh (terus menggempur serambi lempit Fransisca)
Fransisca : ooouhhh ohhh gue keluaarr oohh Ojet : sialan lu perek ngecrot duluan! Nihhh gue genjot luu Fransisca : AAAHHH UUHHH AHH AHH pelaann bangg
Ojet : oh ohoh ohh (menggenjot rudalnya makin cepat). heeeghhhh lonteee! (Menyodokkan rudalnya dalam2 sambil berejakulasi, tangannya meremas payudara Fransisca) Fransisca : auhhhh ohhh enakkk…
Fransisca pun terduduk kelelahan di belakang Ucok, tubuh bugilnya tersengal sengal dan berkeringat. Rambutnya yang acak acakan ditarik Ojet, ia menyuruh Fransisca menyepong rudalnya yang setengah tegang sampai bersih.
Ojet : hehehe enak ya Sar peju gue, nafsu amat nyedotnya Fransisca : eehmm hmmm Ojet : cok sepongan tu anak gimana? Mantep? Ucok : amatir bos, tapi enak sempit hehehe. Gue aja udah mau ngecrot nih Ojet : pengen nyobain serambi lempitnya nihh jadinya hahaha
Nadia terus mengoral rudal Ucok, sambil kepalanya dipegangi dan dibantu Ucok untuk bergerak.
Ucok : oogh oohh dikit lagiii,,,cepetan dikit Nadia Nadia : eeehmmhh Ucok : oghh ngecrot juga nih gue (menahan kepala Nadia) Nadia : eehmmm! Hmmmhh! (Tangannya mendorong2 ke udara)
Ucok : ohh enak banget mulut lu Nadia : huaaahh! Oom apaan sih ada yang keluar2 gitu? Ga bisa nafas tau (membersihkan bibirnya yang berlumuran peju dengan tissue)
Ucok : kalo cowo udah nikmat pasti keluar putih2. Namanya PE-JU. Hahahaha Ojet : Nadia udah pernah belom menyetubuhi kayak mama sama oom tadi? Nadia : udah oom, (malu malu)
Fransisca : Nadiaa! Kamu, kamu lakukan sama siapa??! Nadia : sama temen sekolah ma. Waktu abis lihat mama gituan Nadia cerita sama temen cowo Nadia trus mereka kasih cobain ke Nadia deh
Fransisca : *pingsan astagaa! Berapa kali kamu gituan hah? Nadia : mmm sekali ma, tapi temen cowo Nadia 3 orang ma
Fransisca : *tambah pingsan Ojet : huahahaha tuh liat, anak lu bukan anak polos2 lagi. Udah kayak lu juga. Emaknya lonte anaknya juga lonte hahahaha
Ucok : buset dah anak jaman sekarang udah jago menyetubuhi. Oom boleh coba ga Nad? (Penasaran) Nadia : mmm takut ah oom. Ucok : kenapa? Kan udah ngerasain juga?
Nadia : abiss…punya oom gede banget.. Ucok : oom pelan pelan kok ntar di villa cobain ya hehehe. Eh tutupin tuh si Fransisca biar ga keliatan bugilnya. (Mendekati gerbang tol)
Bersambung… Mereka melanjutkan perjalanan ke villa tempat tujuan mereka. Di mobil, obrolan mereka terfokus pada Nadia yang sedang mencari jati diri. Sementara itu, Ojet sudah mengikat tangan Fransisca dan menutup matanya dengan penutup mata. Fransisca dibiarkan telanjang tidak memakai apa apa.
Tak lama setelah melewati jalan kampung yang rusak dan berbelok2, sampailah mereka di villa tujuan mereka. Di sana sudah terparkir banyak mobil mewah. Mungkin ada 20an mobil. Halamannya sangat luas dan villa itu juga megah seperti istana.
Mobil Fransisca berhenti di depan pintu masuk, Ojet menggiring Fransisca turun bugil. Angin dingin langsung menerpa kulit Fransisca, payudaranya mengencang dan putingnya tegang. Terasa sekali angin melewati selangkangannya yang masih lembab karena disetubuhi Ojet.
Nadia juga dibawa turun oleh Ucok tapi dia dibawa masuk lewat pintu lain. Fransisca menaiki tangga teras, lalu ketika pintu dibuka, terdengar suara keramaian. Sepertinya pria semua di dalam.
Ojet membuka penutup mata Fransisca. Dan betapa kaget dirinya mendapati dirinya telanjang dan dikerumuni pria2 bugil. Ada sekitar 30-50 orang di dalam ruangan itu. Seorang pria setengah baya menyambut Fransisca.
Mr. E : gentlemen, tampaknya bintang pesta kita sudah datang. Mari kita mulai pestanya. Siapa namamu cantik? (Memegang dagu Fransisca) Fransisca : …. (Gemetar seperti mau menangis)
Mr. E : ooohh kenapa menangis sayang? Kita tidak akan menyakiti kamu. Malah kita akan memberikanmu kenikmatan yang belum pernah kamu rasakan. Sekali lagi siapa namamu? (Nada tegas) Fransisca : sa..rah..
Mr. E : oooo nama yang indah! Seindah tubuh pemiliknya. Nah kamu (menunjuk Ojet), bayaranmu kamu terima setelah semua ini selesai
Ojet : no problem boss! Silakan nikmati Fransisca sepuasnya. Dan oh ya (berbisik kepada Mr. E), aku membawakan kalian hadiah yang lain Mr. E : hmm menarik…ok tanpa banyak bicara ayo kita mulai. Fransisca tolong berlutut.
Fransisca merasa tak punya pilihan, dikerumuni laki laki begitu banyak, apapun bisa terjadi. Ia pun berlutut, lalu tanpa basa basi, Mr. E menjejalkan rudalnya ke mulut Fransisca. Sementara belasan pria mengerubungi Fransisca sambil mengocok2 rudalnya.
Mereka bergantian mencolek2 semua bagian tubuh Fransisca dengan rudalnya. Ikatan tangan Fransisca dilepaskan hanya untuk mengocoki rudal rudal mereka. Ada seorang yang membekap Fransisca dengan saputangan yang berisi cairan entah apa.
Fransisca tiba2 merasa pusing, tapi perlahan seperti ada sesuatu yang membuat dirinya merasa panas dan sangat bergairah. Seperti dihipnotis, Fransisca mengikuti semua permintaan mereka. Fransisca pun bergantian mengocoki dan mengoral rudal rudal dihadapannya.
Sementara itu seluruh lekuk tubuhnya dirabai oleh pria pria itu. Payudaranya terus dipijat pijat dan putingnya dipelintir, serambi lempitnya dielusi dan ditusuki jari, anusnya pun tak terlewat. Anusnya langsung diberi gel pelumas oleh mereka.
Tubuh Fransisca lalu digendong oleh beberapa pria, kakinya ditarik ke kiri dan kanan, memamerkan serambi lempitnya yang merekah. Seorang pria mengolesi gel ke rudalnya lalu dengan sekali sodok, amblas lah rudal jumbo nya ke serambi lempit Fransisca.
Pria itu memegangi pinggul Fransisca dengan kuat sambil menyodokkan rudalnya dengan cepat. Erangan Fransisca memenuhi ruang besar itu. Tubuh Fransisca terus saja dijamahi, payudaranya diisap2 dan diremasi. Fransisca lalu digotong ke meja hias di tengah ruangan, kepalanya tergantung di tepi meja.
Kini mulut dan serambi lempitnya disodoki bergantian oleh pria pria itu. Erangan2 Fransisca teredam oleh rudal di mulutnya. Sudah 10 orang yang bergantian menggarap serambi lempit Fransisca. Fransisca sudah orgasme berkali kali karena pengaruh obat tadi membuat serambi lempitnya banjir lendir.
Sekarang Fransisca disuruh WOT, mulutnya disumpal rudal, lalu satu pria di belakangnya mendorong tubuh Fransisca hingga rebah lalu menyodomi anusnya. Kedua tangan Fransisca mengocoki rudal. Anus dan mulutnya bergantian disodoki rudal2 itu.
Nadia : oom ini di mana, kok kayak dengar suara mama tadi Ucok : hehe sebentar ya, kita naik ke lantai 2 yuk. Kita lihat mamamu ngapain Nadia : emang mama ngapain oom? Ucok : kamu lihat aja nanti
Mereka menaiki tangga. Lalu mereka menuju balkon void tempat Fransisca dipakai beramai ramai. Nadia kaget mamanya dipakai bergantian semua lubangnya.
Nadia : ooomm! Mama diapain?? Kok banyak banget orangnya? Ucok : hehehe mama kamu lagi pesta seks. Tuh liat mukanya keenakan kan? Nadia : mama…(kaget tapi nonton mamanya digangbang)
Sementara di bawah, kini Fransisca disuruh menungging, di belakangnya antri 20 orang untuk bergantian menyodoki serambi lempitnya. Semuanya bernafsu memasukkan rudalnya ke serambi lempit Fransisca, hanya beberapa sodokan cepat saja lalu berganti orang berikutnya.
Erangan Fransisca sayup2 tertahan oleh rudal dimulutnya. Sudah 2 jam Fransisca dikerjai mereka dan belum ada yang ejakulasi sementara Fransisca sudah orgasme berkali kali sampai lemas. Kemudian Fransisca ditelentangkan diatas lantai, kakinya dipegangi sampai mengangkang lebar.
Sekali lagi serambi lempitnya digilir, kali ini pria2 itu berniat ejakulasi di dalam semua. Pria pertama menggenjot Fransisca dengan cepat hingga akhirnya crooott, sperma mengisi serambi lempit Fransisca, demikian pria kedua dan seterusnya sampai serambi lempit Fransisca belepotan sperma hingga membanjir di karpet, hanya 15 orang yang kebagian menyemprotkan spermanya di serambi lempit Fransisca.
Sisanya coli dan memuncratkan spermanya di mulut atau di atas tubuh Fransisca. Sebagian besar wajah Fransisca ditutupi sperma hingga ke rambutnya, payudaranya juga tidak berbeda kondisinya, jembut dan serambi lempit Fransisca berantakan belepotan sperma. Tak terasa sudah 3 jam lebih Fransisca disetubuhi mereka
Nadia : oom udah beres ya? Ucok : hehehe tenang sayang masih ada ronde selanjutnya. Nadia : hahh? Ucok : sini nadia dipangku sama oom
Nadia menurut saja sambil terus melihat ke bawah. Sambil memangku Nadia, Ucok mulai melancarkan serangannya. Diciuminya tengkuk Nadia lalu dijilatinya telinganya. Tangannya meremas payudara Nadia dari luar kausnya. Payudara Nadia hanya sedikit lebih kecil dari Fransisca.
Memang ukuran tubuhnya bisa dibilang cepat berkembang dibanding teman sepantarannya. Perlahan Nadia mulai terhanyut oleh rangsangan2 Ucok. Tangan kiri Ucok sudah menyelinap ke balik rok Nadia lalu merabai serambi lempitnya yang masih sempit. Tangan Nadia meremas tangan Ucok berusaha melawan tapi apa daya nafsu sudah merasuki pikirannya
Nadia : ohh jangan oom…Nadia takutt Ucok : ehmmh ga apa sayang, hmm rambut kamu harum (menjilati tengkuk Nadia, lalu telinganya, dan pipinya) Nadia : emh geli oom
Ucok : angkat tangan kamu (menarik lepas kaus Nadia sekaligus minislet nya) Nadia : oomm geli di bawahh Ucok : balik badan kamu hadap oom sini
Nadia membalikkan badannya, Ucok langsung melahap bibir mungilnya sambil merabai payudara Nadia yang lumayan besar untuk anak SMP. Nadia takluk pada rangsangan2 Ucok, celana dalam dan roknya pun sudah tidak di tempatnya lagi.
Ucok : kamu baringan di lantai sekarang Nadia : sssh dingin oom Ucok : sebentar lagi panas kok hehehe. Wah serambi lempit kamu jembutnya tipis2 gini hahaha
Ucok mulai menjilati serambi lempit Nadia, dan mencucuk2kan lidahnya ke celah serambi lempit Nadia yang masih berupa garis.
Nadia : oouh ooom geliii (meremas kepala Ucok) Ucok : ehmmm slurrp gurihhh serambi lempit abg
Sementara itu Fransisca di lantai bawah sedang dimandikan beberapa pria di kamar mandi. Tentu saja sambil tubuhnya digerayangi, Fransisca pun disetubuhi di bath tub oleh 2 pria sekaligus. serambi lempit dan anusnya kembali diisi rudal besar.
Kembali ke Nadia,
Ucok : isep lagi nih rudal oom, udah bisa kan seperti mamamu hehehe (tidur sambil mengangkang) Nadia : gini oom? (Meremas rudal Ucok lalu memasukkannya ke mulut) Ucok : hmmm pintar kamu Nad. Enak sekali mulutmu, sekarang gerakin kepala kamu naik turun rudal omm Nadia : hhmm hmmm?? Ucok : ohh enaknyaa
Fransisca kembali diperkosa ramai ramai di lantai bawah. Kini tangannya diikat ke belakang sambil didoggy style. Pria yang memperkosanya menarik tangan Fransisca ke belakang, payudaranya jadi tegak membusung. Mulutnya juga diisi rudal.
Kedua payudaranya diremasi pria pria disekelilingnya dan sekujur tubuhnya juga dirabai oleh mereka. Fransisca kembali diberi obat perangsang oleh mereka. Erangan2 Fransisca terdengar dari lantai 2 tempat Nadia disetubuhi Ucok.
Sementara itu,
Ucok : tahan ya, oom masukin sekarang ke serambi lempit kamu Nadia : pelan ya oom, takutt Ucok : tenang aja ntar juga enak kayak mama kamu dibawah tuh (menggesek gesek kepala rudalnya ke serambi lempit Nadia lalu mendorongnya perlahan)
Nadia : AAHHH SAKIIITTT! Mmppfff (dibekap Ucok) Ucok : ssshh! Tahan dikit bentar lagi enak. Ooughh sempit banget ni serambi lempit! (Setengah rudalnya sudah masuk). Lu udah ga perawan ya? Ga berdarah nih. (Terus mendorong rudalnya sampai mentok)
Nadia : uuuhhh sakiit ooommm! Aduhhhh sssh Ucok : sabar sayang (menciumi bibir Nadia lalu mengisapi puting mungilnya yang berwarna pink) Nadia : ssshhh uhhh…
Nadia mulai terbiasa menerima rudal besar Ucok di serambi lempitnya. Lama kelamaan rasa nikmat memenuhi liang serambi lempitnya, membuat lendirnya semakin banyak. Ucok mulai menggenjot Nadia perlahan lahan.
Nadia : oohhh uhhh oomm gelii, enakk ouhh, Nadia pengen pipis Ucok : nah enak kan, oom bilang juga apa
Ucok terus menggenjot Nadia sambil menciumi bibirnya juga payudaranya. Sementara itu, Fransisca dibawah sedang diisi rudal seluruh lubangnya. serambi lempit dan anusnya kembali berisi sperma pria pria itu. Punggung dan wajahnya juga berlumuran peju mereka.
Kini Fransisca menungging dengan dijepit 2 pria. Satu menyodok serambi lempitnya, satu lagi menarik tangan Fransisca sambil menyodominya. Yang ketiga menjejalkan rudalnya ke mulut Fransisca sementara yang lain coli menunggu giliran menyetubuhi sambil meremas remas payudara Fransisca.
Fransisca : oooufffh ougffhhh…ooohhh Pria 1 : gila ni cewek, kurus2 tapi staminanya kenceng juga, serambi lempitnya basah teruss hahaha (menyodoki serambi lempit Fransisca) Pria 2 : anusnya dong peret ooughh
Di lantai 2 Ucok : oughhh serambi lempit kamu sempit banget Nad Nadia : ahhh ahhh terus oom! Ucok : sini kamu bangun, gerakin pantat kamu naik turun. Nadia : iya oom rudal oom enakk ga kayak punya temen Nadia kecil2 (mulai menggenjot pantatnya naik turun)
Ucok : oohh bodi lu semok juga Nad, toketlu bakalan lebih gede dari mama lu nih (meremasi payudara Nadia) Nadia : tapi banyak yang ngejek Nadia gara2 dada Nadia besar Ucok : goblok tuh pada iri aja, oughh cepetin lagi Nad, oom mau keluar nihh Nadia : ehmm iya
Ucok : njingg serambi lempit luu sempit bangett ogh (memegang pinggul Nadia kuat2 sambil ejakulasi) Nadia : enak ya oom Ucok : enak banget Nad, sekarang lu udah jadi cewe, udah pernah ngrasain rudal asli hahaha Ojet : Cok! Gue cariin daritadi lu! Malah menyetubuhiin tu anak. Buruan bawa tu anak ke bawah!
Ucok : ok boss Nadia : kita mau apa oom? Ucok : dah ikut aja sini
Ucok membawa Nadia ke bawah bergabung dengan Fransisca. Tampak Fransisca tengah disetubuhi dengan posisi misionaris. Payudaranya memerah bekas remasan dan cupangan para pria itu. Tatapan matanya kosong, tubuhnya sudah lemas tapi pria2 itu belum puas memakai tubuhnya. Rambut dan wajah Fransisca penuh sperma kental.
Mr E : gentlemen, bagaimana tubuh Fransisca? Sudah puas? Nikmat kah? (BELUUUUM, HABISIN AJA TUH CEWE!)
Mr E : buat penambah semangat, inilah putri dari Fransisca, silakan dinikmati juga, tapi, kalian tidak boleh memakai serambi lempit atau anusnya, kita tidak memakai anak dibawah umur! Yang melanggar, silakan keluar dan ada sanksinya!
Nadia pun dibawa ke tengah kerumunan pria itu, mulutnya menjadi rebutan para pria ganas itu. Tubuhnya juga tak lepas dari rabaan mereka. Fransisca masih saja dikerjai mereka, serambi lempitnya sekarang sudah penuh sperma lagi. Beramai ramai mereka menyemprot wajah dan payudara Fransisca dengan sperma mereka.
Kondisi Nadia pun tidak jauh beda, tubuhnya segera saja bermandikan sperma orang2 itu. Kemudian Nadia dan Fransisca disuruh berlutut bersebelahan. Pria2 itu mengelilingi mereka lalu menyemprot Fransisca dan Nadia dengan peju mereka.
Ada yang menyemprotnya ke wajah, rambut, di dalam mulut, ke payudara, punggung, sampai tubuh Fransisca dan Nadia berlumuran sperma. Dengan ini berakhir juga pesta seks itu. Rupanya ini pesta seks yang diadakan oleh para orang2 kaya yang suka seks.
Korban mereka biasanya artis bispak atau yaa tipikal orang biasa seperti Fransisca. Tak terasa Fransisca 8 jam disetubuhi bergantian. Mungkin hari itu tubuhnya disodoki rudal lebih dari 50x. serambi lempit dan anusnya terasa perih dan sakit, orgasme pun puluhan kali sampai lemas tubuhnya.
Fransisca dan Nadia dibawa mereka ke kamar mandi lalu dimandikan di sana. Fransisca lemas hanya bisa terbaring di bath tub sementara tubuhnya dirabai mereka. Nadia pun juga dirabai mereka. Setelah selesai, Ojet dan Ucok menutup mata Fransisca dan Nadia dengan penutup mata lalu memasukkannya ke mobil.
Mereka mengembalikan Fransisca dan Nadia ke depan pintu gerbang kompleks mereka. Sudah pukul 9 malam saat mereka tiba. Ojet dan Ucok meninggalkan Fransisca dan Nadia, dengan lunglai Fransisca menyetir hingga ke rumah. Sampai di rumah, Fransisca dan Nadia langsung tumbang hingga pagi harinya.
Pagi itu, tubuh Fransisca seperti remuk rasanya. Selangkangan dan pantatnya masih terasa sakit sekali tiap kali ia duduk dan berjalan. Waktu membongkar tasnya, Fransisca kaget menemukan dua gepok uang seratusribuan, dengan surat sebagai pembungkusnya. Setelah selesai membaca surat itu Fransisca menangis dan berkata dalam hatinya “Aku bukan pelacur!”
Cerita Sex Anak Semata Wayang
3 tahun kemudian. Fransisca kini sudah hampir 40tahun, namun tubuhnya tidak banyak berubah. Fransisca masih saja kencang tubuhnya dan bertambah montok jadi 32C. Kegiatan seks Fransisca juga tidak berbeda, masih dengan Donny dan random male yang dia suka.
Nadia kini tumbuh jadi gadis cantik dan seksi. Payudaranya memang lebih besar dari Fransisca. Di usianya yang ke 16, Nadia sudah berukuran 34C, pantatnya padat seperti milik mamanya, membuat cowo2 di sekolahnya sering menggoda dia.
Tentu saja, Nadia punya petualangan seksnya sendiri. Sejak Ucok menyetubuhi dirinya, Nadia mulai agak hyper dan selalu mencari pacar yang rudalnya besar. Mungkin sudah ada 10 orang cowo yang pernah memacari Nadia dan mendapatkan tubuhnya yang montok itu. Yahh seperti pepatah, like mother like daughter.