Bunda Maya

Folder Bunda - Blog Cerita Dewasa Ngentot Yang Selalu Update Cerita Ngentot Terbaru Setiap Hari..

Tebar Pesona

Tebar Pesona

Cerita Sex Tebar Pesona – Perkenalkan namaku Bella umur ku 23 tahun aku adalah seorang ibu rumah tangga tinggi ku 157cm dan berat badan ku 48kg bentuk tubuhku bisa di bilang bagus karena aku juga sering berolahraga untuk menjaganya dengan ukuran payudara ku 32C.

Aku mempunyai suami bernama Indra umurnya 28 tahun suami ku bekerja di suatu perusahaan besar di kota ku, usia pernikahan kami sudah menginjak 2 tahun namun sampai saat ini kami belum juga mempunyai keturunan.

Cerita dimulai ketika aku dan suami baru pindah ke suatu perumahan baru memang pembangunan perumahan tersebut sudah selesai akan tetapi tidak banyak orang yang berminat sehingga walaupun kawasan perumahan itu luas tapi penduduk di dalam nya tidak begitu banyak hanya setengahnya saja yang sudah ada penghuninya.

Cerita Sex Tebar Pesona Ngocoks Mungkin karena perumahan kami termasuk perumahan yang bagus karena di dalam nya sudah ada sekolah dari TK sampai SMA jadi untuk biaya perbulannya pun cukup mahal oleh karena itu tidak semua orang sanggup untuk mengambil rumah di sini.

Pada suatu malam aku dan suami sedang berhubungan sex.

Mas indra : De… , mas sayang banget sama kamu aaahhhhh aaahhhh. Ucapnya sambil menggenjot ku

Aku : aaahhhh ennakkk mas, ade juga sayang banget sama mas indra, teerruuss mas lebih kenceng lagi aaahhhh. Ucapku sambil keenakan

Mas indra : Aku merasa sangat beruntung mempunyai istri yang cantik dan sexy seperti kamu de. Ucapnya

Aku : aaahhhh aaaahhhh mas indra bisa aja aku jadi malu. Ucap ku

Mas indra : aaaahhhhh serambi lempit kamu masih sempit aja de aaaahhhhh mas mau keluar nih. Ucap mas indra

Aku : aaaahhhhh maassss aku juga udah mau keluar nih ayo keluar bareng mas eennaakkk aaahhh. Aku mendesah panjang

Dan CCRROOTT CCRROOTT kami berdua mencapai klimaks bersamaan.

Setelah selesai berhubungan sex kami pun mengobrol.

Mas indra : De, kamu bahagia ga nikah sama mas?. Tanya mas indra padaku

Aku : ihh, mas ngomong apa sih? Kalau aku nggak bahagia mas udah aku tinggalin tau. Jawab ku

Mas indra : Aku cuma ngerasa belum bisa bahagiain kamu de. Ucap mas indra

Aku : Mas, aku nikah sama kamu aja itu udah kebahagiaan yang nggak ada tandingannya buatku. Jawabku

Mas indra : Makasih ya de kamu udah setia dan sayang sama mas. Ucap mas indra

Aku : Iya mas sama-sama. Jawab ku

Lalu kami berdua pun tertidur. Seperti yang kalian lihat masalah ranjang aku tidak ada masalah dengan mas indra kami sama sama bisa memuaskan satu sama lain.

Pagi itu mas indra sedang mandi dan aku sedang menyiapkan baju untuk nya bekerja dan menyiapkan sarapan setelah itu aku pergi untuk menyapu di luar, setelah selesai mandi dia pun memakai baju yang aku siapkan dan memakan sarapannya lalu bersiap berangkat.

Mas indra : De… De, kamu dimana?. Mas indra mencariku

Aku : Di depan mas aku lagi nyapu, kenapa?. Tanyaku

Oh iya saat itu aku memakai daster tipis panjangnya selutut tanpa memakai bh hanya memakai cd saja.

Mas indra : Oh kamu lagi nyapu toh. Ucap mas indra

Aku : Iya mas soalnya kotor banget ini. Ucap ku

Mas indra menghampiri ku dan menyadari bahwa aku tidak pakai bh saat itu.

Mas indra : Kebiasaan yah kamu de kalo udah ngasih jatah suka males pake bh. Ucapnya sambil senyum dan mencubit mesra pipi ku.

Aku : hehehe iya udah kebiasaan mas gapapa kan?. Tanyaku sambil tersenyum

Nampak dari arah belakang rumah ku ada 3 orang anak SMA sedang berjalan menuju ke sekolah, jadi posisi rumah ku itu ada di pinggir jalan sedangkan rumah meraka berapa agak dalam sehingga jika mereka ingin pergi ke sekolah mereka pasti melawati rumah ku dulu. Anak anak itu bernama Ibnu, Dani, dan Dio mereka kelas 2 SMA.

Mas indra : De kalo kamu pake baju SMA kayaknya kamu masih pantes deh. Ucap mas indra

Aku : Ah mas indra bisa aja, mana ada masih pantes, nanti malah di kira ibu kantin lagi. Ucapku

Mas indra : Beneran ko orang muka kamu masih muda, cantik terus sexy lagi, kalau ibu kantinnya kayak kamu nanti yang jajan anak laki-laki semua sambil godain kamu. Ucap mas indra sambil sedikit terseyum

Aku : Udah ah kamu tuh ngomongnya ko ngelantur gitu. Ucapku

Mas indra : Aku yakin 3 anak itu pun pasti suka sama kamu de kalau kamu TP TP (tebar pesona) sama mereka. Ucap mas indra menantang.

Aku : TP TP gimana ah mas?. Tanyaku sedikit curiga.

Tiba tiba mas indra meraih kancing daster ku dan membuka 2 kancing sehingga belahan payudara ku sangat jelas terlihat apalagi kalau aku membungkuk sudah pasti bisa melihat seluruh payudara kan bahkan bisa melihat sampai ke cd ku.

Aku : Ih apa apain sih mas?. Tanya ku sedikit marah

Mas indra : kamu mau bukti kan kalau mereka juga bisa terpesona liat kamu? Udah sekarang kamu nyapu nya ke arah jalan itu. Ucap mas indra

Aku : Nggak ah mas malu aku kan lagi nggak pake bh mas nanti mereka bisa lihat tt ku. Ucapku agak risih

Mas indra : Memang itu tujuanku coba nanti kamu liat reaksi mereka pasti pada melongo. Ucap mas indra meyakinkan ku

Aku : Tapi mas.

Mas indra : Udah nurut aja sama mas lagian ada mas juga disini. Ucap mas indra kembali meyakinkan ku

Aku : Yaudah terserah mas aja deh. Ucapku pasrah.

Lalu tibalah mereka bertiga melewati rumah ku seperti yang di katakan mas indra aku menyapu mengahadap jalan dan sedikit membungkuk, dan benar saja mereka bertiga tidak berkedik sama sekali saat melihat ke arah ku, dalam hatiku aku merasa senang ternyata tubuhku ini masih bisa memikat anak muda seperti mereka,

Entah apa yang aku rasakan tapi aku merasa sangat bergairah saat mereka melihatku dengan penuh nafsu. Lalu setelah mereka lewat ternyata mas indra dari tadi sudah masuk ke dalam rumah dan aku tidak menyadarinya, berarti saat 3 anak itu melihatku tidak ada mas indra di belakang ku.

Pantas aja mereka sama sekali tidak sedikitpun memalingkan pandangannya padaku karena memang aku hanya sendirian, aku langsung buru buru masuk kerumah dan menghampiri mas indra yang sedang menyaksikan kejadian itu di dalam rumah.

Aku : Mas ko kamu masuk sih kan aku jadi sendirian tadi. Ucapku kesal

Mas indra : Hehehe kalo mas ada di situ mereka nggak akan berani mandang kamu de. Ucapnya sambil tersenyum santai.

Aku : Tapi kan aku malu mas. Ucapku

Lalu mas indra dengan tiba tiba memegang serambi lempitku

Mas indra : Ah masa ko yang di bawah sini enggak malu malah seneng. Ucapnya sambil tersenyum menggoda

serambi lempit ku basah karena rangsangan yang tadi aku rasakan saat 3 anak itu melihatku dengan penuh nafsu.

Aku : Emmm itu tadi aku abis kencing pas nyiram ke cd ku. Jawab ku malu

Mas indra : Udah kamu gak usah bohong sama mas. Ucapnya sambil tersenyum jahat

Aku : Udah ah mas cepet berangkat nanti kesiangan. Perintah ku

Mas indra : Yaudah mas berangkat dulu yah, awas kamu jangan colmek yah nanti malem aja mas puasin hehehe. Ucapnya sambil salaman lalu mencium kening ku.

Aku : Ih apaan sorry yah malam ini tidak ada jatah buat mas, yaudah hati-hati mas. Ucapku sambil tersenyum

Mas indra hanya tersenyum lalu memarkirkan mobilnya dan berangkat ke kantor.

Setelah mas indra pergi aku masuk ke kamar untuk beristirahat sambil tiduran, akan tetapi di dalam pikiran ku masih saja terbayang kejadian yang barusan aku alami aku tidak mengerti kenapa aku jadi begini, birahiku kembali naik saat aku ingat kejadian itu.

Tanpa aku sadari aku melepas cd ku dan mulai melakukan colmek sambil membayangkan anak anak itu sedang memperhatikan ku sekarang, oh ya aku akan sedikit memberi gambaran tentang perawakan 3 anak itu.

Untuk tinggi badan Dio dan Dani hampir sama dan berkulit putih cuma beda nya kalau Dio memiliki tubuh agak berisi sedangkan Dani kurus, sedangkan Ibnu dia agak sedikit tinggi, kulitnya sedikit gelap dan berbadan sedang, muka Ibnu juga sedikit ke Arab araban mungkin juga dia masih ada keturan Arab.

Aku : aaaahhhh aaaahhhh. Tak terasa perlahan-lahan aku mulai mendesah dan akhirnya aku melepas semua birahiku dengan cara masturbasi, setelah selesai masturbasi akupun tertidur karena kelelahan.

Tiba – tiba aku terbangun karena mendengar ada orang yang mengetuk pintu rumahku, saat aku melihat jam dinding ternyata sekarang sudah jam 11 siang sedangkan yang aku ingat ketika aku masturbasi masih jam 8.30 berarti aku tidur cukup lama juga pikirku.

Aku pun bangun lama mencuci muka setelah itu aku membuka pintu. Dan ternyata itu ada pak RT.

Aku : Oalah pak dhe kirain siapa? Ada apa pak?. Semua orang disini memang memanggil nya pak dhe di karena kan dia sudah berumur jadi kita memanggilnya seperti itu umur pak dhe sekitar 61 tahun perawakannya berbadan kurus seperti kakek kakek pada umumnya, dan dia memakai baju kaos dan bagian bawah nya memakai sarung.

Pak RT : Hehe iya neng bella ini pak dhe mau minta uang sampah sama uang keamanan. Jawab pak dhe dengan matanya yang melihat ke seluruh tubuhku.

Aku baru menyadari bahwa sekarang aku tidak pakai BH dan CD aku hanya memakai daster tipis saja dengan panjang selutut.

Pak RT : Aduuuhhh neng bella makin cantik aja ya hehehe. Sambungnya, memang pak dhe ini sedikit genit ke wanita apalagi wanita muda, maklum dia seorang duda, istrinya meninggal 8 tahun yang lalu.

Aku : Ah pak dhe bisa aja, mulai nih genitnya keluar hehe. Jawab ku santai

Pak RT : Maklum neng pak dhe kan udah lama menduda hehehe. Ucapnya sambil tersenyum dan masih saja melihat ke arah tt ku

Aneh nya walaupun aku tau sekarang aku tidak memakai bh dan pak dhe sekarang sedang melihat tonjolan puting tt ku, aku tidak merasa risih, malahan aku menjadi tertantang untuk mengodanya.

Aku : Yaudah sini masuk pak dhe. Ajakku

Setelah ku persilahkan kemudian pak dhe masuk dan duduk di ruang tamu.

Aku : Mau minum apa pak dhe, kopi, teh atau apa?. Tanyaku sambil membungkukan badan, sengaja memancing reaksi pak dhe.

Pak RT : Mau susu aja neng bella hehehe. Sambil melihat ke arah payudara ku, aku yakin sekali pak dhe pasti melihat keseluruhan payudara lewat kerah daster yang terbuka itu.

Aku : Kalau susu saya gak punya pak dhe. Ucapku sambil tersenyum memancing.

Pak RT : Iya yang nempel juga gapapa neng hehehe. Ucap pak dhe sambil tersenyum.

Aku : Ih ini punya mas indra pak dhe gak boleh, kopi aja ya. Jawabku lalu berjalan ke arah dapur.

Lalu akupun membuatkan kopi untuk pak dhe sedangkan pak dhe hanya terduduk menunggu saja di ruang tamu, aku sesekali melihat ke ruang tamu ternyata tangan pak dhe sedang menggosok gosok lembut rudalnya, ternyata dia benar benar terangsang oleh ku. Setelah selesai membuat kopi aku kembali ke ruang tamu dan menyuguhkan kopi itu ke pak dhe.

Aku : Ini pak dhe kopi nya, awas masih panas. Ucapku sambil menaruh kopi itu di meja, dan kembali pandangan pak dhe selalu tertuju pada payudara ku, aku bersikap cuek aja dan tidak merasa risih.

Pak RT : Terima kasih neng bella, jadi ngerepotin. Ucapnya

Aku melihat ada tonjolan di bagian selangkangan pak dhe, terlihat begitu jelas mungkin dia juga hanya memakai sarung saja tanpa celana maupun cd, sepertinya dia sudah sangat sange sekali karena beberapa kali melihat payudara ku.

Aku : Itu apa pak dhe ko ada tonjolan? . Ucapku tersenyum sambil melihat ke sarung pak dhe.

Pak RT : Eh iya neng bella maaf pak dhe sange liat tt neng bella hehehe. Jawabnya malu

Aku : Iiihh pak dhe ngintip. Ucapku sambil tersenyum

Pak RT : Bukan ngintip neng tapi neng kasih liat pak dhe hehehe, mana gak pake bh neng jadi keliatan putingnya. Ucap pak dhe

Aku : hhuuuhhh bisa aja ngeles nya. Jawabku

Pak RT : Neng pak dhe sange nih boleh gak kalo megang dikit?  Tanya pak dhe berharap.

Aku : Enggak boleh kan aku udah bilang ini punya mas indra. Jawabku agak tegas.

Pak RT : Kalo liat aja boleh gak neng?. Tanya pak dhe

Aku : Hmmm gimana ya?. Jawabku mempertimbangkan

Pak RT : Boleh ya neng cuma liat aja ko pak dhe janji gak bakal megang, pak dhe udah sange banget nih pengen coli neng. Ucap pak dhe meyakinkan ku.

Aku : Yaudah deh tapi liat aja ya terus aku sebelah sini ya. Ucapku sambil duduk agak jauh dari pak dhe.

Pak RT : Wahh beneran neng, iya gapapa neng liat aja sudah cukup. Ucap pak dhe.

Lalu aku membuka kancing daster ku sehingga sekarang payudara terpampang jelas tanpa tertutup apapun lagi. Lalu pak dhe langsung menyingkapkan sarungnya ternyata benar dugaanku dia tidak memakai celana ataupun cd, lalu dia langsung mengocok rudalnya sambil melihat payudaraku.

Pak RT : Waahh putih sekali tt neng bella dan puting nya juga pink.

Aku yang melihat pak dhe sedang coli sambil melihat payudaraku birahiku pun ikut naik, aku bisa merasakan serambi lempit ku mulai basah sekarang.

Aku : Udah belum pak dhe, cepetan nanti ada yang liat. Ucapku

Pak RT : aaahhhh bentar lagi neng bella sabar. Ucap pak dhe sambil sedikit mendesah.

Aku mencoba menahan nafsu ku aku tidak mau terjadi hal yang lebih antara aku dan pak dhe.

Pak RT : Neng bella pak dhe punya satu permintaan lagi boleh gak biar pak dhe cepet crot. Ucap pak dhe.

Aku : Emang pak dhe mau apa? Tanyaku

Pak RT : Tolong kocokin rudal pak dhe dong, siapa tau kalau neng bella yang kocokin bisa cepet keluar. Ucap pak dhe.

Aku kaget dengan permintaannya itu di satu sisi aku harus menjaga agar tidak terbawa suasana tapi di sisi lain aku harus mempercepat ini semua agar cepat selesai. sumber Ngocoks.com

Aku : Yaudah tapi janji pak dhe gak boleh macem macem gak boleh pegang apapun dan ini permintaan yang terakhir. Ucapku tegas.

Pak RT : Iya pak dhe janji ko. Ucap pak dhe

Lalu aku duduk di samping pak dhe dan langsung memegang rudal pak dhe yang sudah keriput karena usia, dan aku langsung mengocok rudal pak dhe.

Aku : Gimana pak dhe enak gak kocokan ku. Tanya ku sambil tersenyum.

Pak RT : aaaaahhhh ennaaakk sekali neng bella ooohhhh.

Dan benar saja baru sebentar aku mengocok rudalnya akhir pak dhe mau crot.

Pak RT : aaaaahhhhh pak dhe mau keluar, dimana keluarin nya ini neng bella?. Tanya pak dhe.

Aku : Keluarin di bajuku aja pak dhe. Jawabku

Dan akhirnya Crrootttt….. Crrootttt….. Crrooott pak dhe mengeluarkan air mani nya di dasterku.

Pak RT : aaaahhhh enak sekali neng, Terima kasih ya sudah mau bantu pak dhe. Ucapnya sambil terengah-engah.

Aku : Iya sama-sama pak dhe tapi jangan bilang siapa-siapa yah. Ucapku

Pak RT : Tenang aja aman neng. Ucapnya

Setelah itu aku masuk ke kamar untuk mengambil uang.

Aku : Pak dhe ini uang sampah sama uang keamanan nya. Ucapku sambil memberikan uang tersebut.

Pak RT : Oh iya Terima kasih neng bella, kalau begitu pak dhe pamit dulu yah, dan Terima kasih juga buat yang tadi pak dhe puas banget hehehe. Ucapnya sambil tersenyum merayu.

Aku : Iya sama-sama pak dhe. Jawabku

Setelah itu pak dhe pergi pulang dan aku buru buru mencuci pakaian ku takut nanti ketahuan mas indra.

Bersambung… Setelah itu aku pun beraktivitas seperti biasa dan tidak ada kejadian apa-apa lagi. Sekitar pukul 20.00 aku sedang santai di kamar sambil bermain HP sedangkan mas indra sedang merokok di depan rumah.

Aku mendengar suara cekikikan dari arah luar, akupun penasaran dan melihat ke jendela, jadi kamarku ada di bagian depan sehingga jendela di kamarku langsung mengarah langsung ke luar rumah.

Ternyata mas indra sedang mengobrol dengan 3 anak SMA yang tadi siang, aku merasa curiga tumben sekali mereka bertiga main ke rumahku karena sebelumnya anak-anak itu tidak pernah main ke rumah ku.

Tapi aku pun tidak memperdulukannya dan kembali tiduran sambil bermain HP, pakaian yang aku kenakan pada waktu itu adalah tanktop berwarna hitam dan celana pink super pendek.

Tiba-tiba mas indra memanggil ku dari luar.

Mas indra : De sini sebentar. Panggilnya

Akupun yang memang sudah terbiasa berpakaian seperti itu langsung menghampirinya.

Aku : Iya mas ada apa? . Tanya ku

Mas indra : Tolong buatin kopi de 4 ya. Ucap suamiku

Aku melihat anak anak itu terus menatapku mungkin mereka tergoda dengan pakaian ku yang sedikit sexy.

Lalu aku pun langsung menuju dapur dan membuat kopi untuk mereka.

Saat aku sedang membuat kopi tiba-tiba Ibnu masuk ke dapur.

Ibnu : Mbak bella maaf saya mau ikut ke toilet. Ucapnya

Aku : Oh iya, itu toiletnya sebelah sana. Jawabku

Setelah selesai Ibnu pun keluar dari toilet, sedangkan aku sedang menaruh kopi ke atas nampan dengan posisi membelakangi toilet, lalu betapa terkejutnya aku tiba tiba Ibnu dari belakang meremas pantatku sambil berjalan meninggalkan dapur, aku pun langsung menoleh ke belakang dan melihat Ibnu tersenyum padaku.

Aku : Ih dasar anak nakal. Gerutuku

Setelah itu aku mengantarkan kopi itu ke depan aku melihat Ibnu tersenyum saat melihatku, aku tidak tau apa yang anak itu pikirkan tentangku. Lalu ketika aku mau masuk ke dalam rumah mas indra bertanya padaku.

Mas indra : Eh iya de katanya tadi kamu lagi pegel-pegel?. Tanya mas indra

Aku : Iya nih mas tapi udah agak mendingan sih. Jawabku

Dani : Oh kebetulan mba si dio bisa mijit, barangkali mba mau di pijit. Ucap dani menyela obrolan ku dengan mas indra

Mas indra : Wah bener tuh mending di pijit aja de biar cepet sembuh pegelnya. Ucap mas indra antusias.

Mungkin dia juga merasa bergairah ketika mendengar aku akan di pijit oleh laki-laki walaupun yang memijitku hanya anak SMA.

Akupun sedikit ragu mendengar tawaran itu mengingat tadi Ibnu saja sudah berani berbuat seperti itu padaku, tapi aku berfikir positif saja dan aku juga memang sangat ingin di pijit karena badan ku sudah sangat pegel pegel juga.

Aku : Hmm gimana ya?. Ucapku sambil mempertimbangkannya.

Mas indra : Udah mumpung lagi ada yang bisa mijit. Ucapnya meyakinkan ku

Aku : Yaudah terserah mas aja. Ucapku, lagi pula dia tidak akan berbuat macam macam karena mas indra ada disini juga. Pikirku

Mas indra : Yaudah di kamar aja di pijit nya kalau di ruang tv nanti keliatan keluar. Ucap mas indra

Dio : Tapi maaf ya mba kalo nanti kurang enak mijit nya soalnya saya nggak jago banget masih belajar. Ucapnya

Aku dan Dio pun masuk ke dalam rumah untuk mulai mempersiapkan minyak dll.

Aku : kamu tunggu disini dulu ya mba mau ganti pakaian sama nyiapin minyak nya dulu di kamar. Ucapku

Dio : Baik mba. Jawabnya

Aku pun melepas baju dan celana ku sehingga sekarang aku hanya mengenakan BH dan CD saja, lalu aku mengambil kain untuk nanti menutupi badan ku, selanjutnya aku merebahkan badanku dengan posisi tengkurap lalu kain tadi ku letakan di atas badanku dan menutupi bagian bawah ku sampai ku pinggang.

Dirasa sudah siap akupun memanggil dio masuk.

Aku : Dio sini masuk. Panggil ku

Lalu Dio pun membuka pintu aku tidak tau reaksinya seperti apa karena aku sedang membelakangi nya. Lalu Dio mulai mendekatiku.

Dio : Mbak boleh di copot tali bh nya soalnya ganggu nanti. Ucapnya

Cerita Dewasa Ngentot - Tebar Pesona
Aku tidak mengatakan apa-apa dan langsung saja aku mencopot tali bh ku. Kemudian dia mulai mengoleskan minyak di punggungku dan mulai memijat ku. Semua berjalan normal seperti pada umumnya walaupun tangannya sesekali menyentuh payudaraku tapi itu karna di sedang memijat di bagian pinggir jadi aku tidak mempermasalahkannya.

Lalu setelah selesai di bagian atas dia akan memijit bagian bawah ku. Dio pun meminta ijin sebelum pindah memijit ke bagian kakiku.

Dio : Maaf mba bagian atas sudah selesai sekarang saya mau mijit di bagian kaki. Ucapnya.

Aku pun kembali tidak mengatakan apapun dan hanya mengangguk saja, di karena aku sudah mulai releks dan menikmati pijitannya

Dio : Saya naikin ya kainnya soal nya mau ngolesin minyak di kaki mba.

Aku : Iya silahkan. Ucapku

Lalu Dio menarik keatas kain tersebut dan sekarang kain tersebut hanya menutupi bagian pantat ku saja. Setelah itu Dio mulai mengoleskan minyak di kakiku lalu mulai memijitku perlahan.

10 menit pertama dia memijit kakiku aku tidak merasakan hal yang aneh, Dio memijitku seperti orang orang biasanya dan akupun menikmati dan merasa releks dengan pijitannya.

Sampai ketika dia mulai memijit ke bagian paha dan selangkanganku aku merasakan tangannya beberapa kali menyentuh serambi lempit ku, entah dia sengaja atau tidak. Lalu kurasakan lama kelamaan tangannya mulai lebih berani lagi.

Bahkan tangannya sempat masuk ke dalam cd ku lewat celah cd di selangkanganku dan berhasil menyentuh langsung serambi lempitku. Aku langsung terkejut tetapi aku tidak beraksi apapun, jujur aku juga menikmati ketika tangannya menyentuh bibir serambi lempitku.

Setelah itu dio menyuruhku untuk berbalik badan karena akan memijit bagian depan katanya. Akupun hanya menurut saja dan membalikan badanku.

Dio : Mbak kainnya di copot saja yah soalnya saya mau mijit dari atas sampai bawah.

Aku pun tidak mengatakan apa-apa dan hanya mengangguk saja sambil mataku terpejam. Kemudian dia melepas kain itu dari tubuh ku sehingga sekarang aku benar benar hanya serambi lempitai bh yang talinya sudah tercopot dan cd tanpa tertutupi apapun lagi.

Aku sempat sedikit membuka mata dan aku melihat dio sedikit menelan ludah melihat memandangan tersebut. Lalu dia mulai memijit ku dari pundak kemudian ke area dekat payudara, akupun mulai terangsang setelah beberapa kali dia menyentuh bagian payudara ku tanpa ku sadari aku sedikit mendesah.

Aku : Eehhmmm Eehhmmm. Aku mendesah pelan dan serambi lempit ku pun sudah mulai basah sekarang.

Mendengar aku mendesah dio semakin nekat saja. Dia beralih ke bagian selangkanganku dan menggosok gosokan tangannya tangannya.

Akupun merasakan kenikmatan lalu dio dengan sangat tenangnya melebarkan kakiku, mungkin dia melihat kalau cd ku sudah basah jadi dia pikir aku tidak akan melawan kehendaknya karena sudah sange.

Dan benar aku menuruti semua perlakukannya, kemudian aku merasakan ada tangan yang menyentuh bagian serambi lempit ku, aku yakin itu tangan dio yang sedang mencoba membuatku semakin terangsang. Aku pun tidak kuat menahannya dan kembali mendesah.

Aku : Aaaahhhh eehhhmmm aaaaahhhh. Desahan ku keluar.

Dio : Enak ya mba, saya copot aja ya cdnya?. Tanya nya

Aku tidak mengatakan apapun karena sudah terlarut dalam kenikmatan aku sudah tidak bisa berfikir jernih. Lalu dio sedikit demi sedikit mulai menarik cd nya.

Dan akupun seperti mempersilahkannya dengan sedikit mengangkat pantat ku sehingga mempermudah dio untuk melepaskan cd ku. Dan akhirnya kini cd ku sudah terlepas dan sekarang aku sedang dalam keadaan telanjang di hadapan laki-laki yang bukan suamiku.

Sungguh aku tidak pernah membayangkan hal ini akan terjadi padaku, tapi di sisi lain aku sangat terangsang dengan situasi ini bahkan cairan kewanitaan ku masih saja keluar dari serambi lempit ku.

Setelah berhasil melepas cd ku dio diam sejenak menikmati pemandangan ini dan berkata.

Dio : Waahhh indah sekali serambi lempit mbak bella. Ucapnya

Setelah itu diapun melepas bh ku dan aku benar benar telanjang bulat sekarang.

Aku tidak bisa berbuat apa apa aku terlarut dalam kenikmatan ini aku hanya bisa pasrah walaupun aku tau di luar ada suamiku, aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi suami jiga tahu aku sedang di permainkan oleh laki-laki selain dia sekarang.

Setelah melepas bh ku dio langsung melahat payudara ku dengan sangat agresif dambil di menggosokan rudalnya yang masih tertutup oleh celana ke serambi lempit ku.

Aku hanya bisa terdiam menikmati akupun memegang kepalanya yang berapa di dadaku sambil mendesah.

Aku : aaaahhh dio eennaakkk teerruusss. Desah ku

Kemudian dia berdiri dan membuka semua pakaian nya dan aku sekarang melihat rudal nya yang sudah tegak berdiri dan siap untuk di masukan ke dalam serambi lempit ku, memang rudal dio tidak lah lebih besar dan panjang dari punya mas indra tapi tetap saja berbedaannya tidak terlalu jauh. Dalam sekejab dio langsung berada di hadapanku dan bersiap memasukan rudalnya di serambi lempit ku.

Dan BBBBLLLLEEESSS rudal dio menembus serambi lempit ku di ikutin dengan desahan aku dan dio

Aku : aaaahhhhhhh.

Dio : aaaahhhhhhh.

Dio : Maaf ya mba soalnya saya nggak kuat liat tubuh mbak yang sexy ini. Ucapnya sambil tersenyum dan mulai melakukan genjotan

Aku yang sudah di puncak birahi lalu aku menarik kepala dio lalu kamipun berciuman sambil dio yang terus mengenjotku. sumber Ngocoks.com

Dio : aaaahhhh mbbaak bellaa serambi lempit mbbaakk eennaakk baanngeet uuuuhhhhh.

Aku : rudal kamu juga enak dio Aahhhhh aaahhhhh.

Setelah beberapa saat seperti dio sudah akan klimaks begitu juga dengan ku

Dio : aaaahhhh mbbaakk saya mau keluar niiicchhh. Ucapnya sambil mempercepat genjotannya

Aku : aaaahhh aaaaahhh iya mbak juga sama mau keluar niiccchh aaahhh teeeruuuss. Ucapku

Aku : Aaaahhhhhh Dio keluarinnya di (Crrooottt… Crrootttt….. Crroott) belum sempat aku mengatakannya ternyata dio sudah crot di dalam serambi lempit ku. Tubuhku menggeliat keenakan.

Dio : Aduuhh gimana ini mbak aku gak sengaja. Ucapnya sedikit panik.

Aku : Hayoh nanti kalo mbak hamil gimana. Ucapku tersenyum

Lalu dio pun langsung mengambil tisu lalu membersihkan sperma yang keluar dari serambi lempitku. Setelah itu dia memakai bajunya dan juga dia membantuku memakaikan bh dan cd nya setelah itu dia memakaikan selimut. Sebelum dia keluar dari kamarku dia berkata.

Dio : Makasih ya mbak aku gak bakal lupa kejadian ini aku sayang sama mbak bella. Ucapnya lalu mencium bibir ku

Aku : Iya sama sama dio, tapi kamu jangan bilang mas indra sama yang lainnya ya tentang kejadian ini. Ucapku

Dio : Siap mbak , tapi nanti saya boleh ga menyetubuhi mbak lagi hehehe. Pintanya sambil tersenyum

Aku : Liat nanti aja. Jawabku

Setelah itu dia di keluar dari kamarku dan kembali bergabung dengan suamiku dan teman temannya.

Akupun kembali mengenakan pakaian ku dan membereskan kamarku yang sudah acak acakan dan membersihkan tisu yang berserakan lalu aku pergi ke kamar mandi untuk membersihkan serambi lempitku yang sudah di penuhi oleh spermanya dio.

Bersambung… Setelah itu aku dan dio bersikap biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa dan aku pun bergabung mengobrol bersama mereka di teras rumah.

Mas indra : Gimana de, sudah mendingan pegelnya?. Tanya mas indra

Aku : Sudah mas, ternyata dio jago juga mijitnya. Jawabku sambil tersenyum

Dio : Hehe masih belajar ko mba. Ucap dio

Dani : Tuhkan benar kataku emang dio ini jago mijit mba. Ucap dani

Mas indra : Iya syukur kalau kamu sudah mendingan. Ucap mas indra

Setelah itu kami mengobrol kesana kesini, tiba – tiba turun hujan yang lumayan lebat.

Aku : Wahh tiba-tiba ujan aja. Ucapku

Mas indra : Iya nih nggak ada angin gak ada apa tiba tiba ujan aja. Ucap mas indra

Lalu akuu melihat mas indra menguap, mungkin dia sudah sedikit ngantuk karena mungkin cape juga abis kerja.

Aku : Mas ngantuk?. Tanyaku

Mas indra : Lumayan de, soalnya ujan gini bawaannya pengen ngantuk mulu. Jawabnya

Ibnu : Kalau gitu kita pamit pulang dulu ya mas, barangkali mas indra sama mba bella nya mau istirahat. Ucapnya

Mas indra : Ujan ujan gini mau pulang nanti pada sakit, mending disini aja nginep, nanti mas indra telfon bapakmu biar di izinin nginep disini. Ucap mas indra

Dani : Aduh gak enak mas nanti kami ganggu. Ucapnya

Mas indra : Udah gapapa dari pada kalian keujanan terus sakit nanti mas indra yang gak enak sama orang tua kalian. Ucap mas indra

Dani : Yaudah makasih mas. Ucapnya

Mas indra : Iya sama-sama, yaudah sekarang kalian semua masuk. Ucap mas indra

Dan kami semua pun masuk ke dalam rumah, kebetulan di rumahku itu ada 2 kamar karena kami belum memiliki anak jadi kamar yang satunya tidak terpakai.

Mas indra : Nah nanti kalian tidur disini, maaf berantakan soalnya gak pernah di pake kamarnya. Ucap mas indra

Dani : Iya mas makasih banyak. Jawab dani

Setelah itu aku dan mas indra pun masuk ke kamar, mas indra tidak curiga sedikitpun karena memang aku sudah membersihkannya dengan sangat teliti dan sprei nya pun sudah aku ganti jadi mas indra tidak akan melihat kejanggalan apapun.

Mas indra : Loh ko sprei nya di ganti de?. Tanyanya

Aku : Iya mas soalnya banyak minyaknya di sprei itu makannya aku ganti terus takut nanti bau juga. Jawabku santai

Mas indra : Oh gitu , yaudah tidur yuk de. Ucap mas indra

Lalu kami berdua pun tidur, aku tidak tau apakah anak anak itu sudah tidur atau sedang melakukan apa.

Tepatnya pukul 02.15 aku terbangun karena haus. Aku melihat keluar dari jendela ternyata hujan masih belum reda juga. Kemudian aku keluar kamar dan kulihat ada dani yang sedang tertidur di ruang tengah sedangkan dio dan Ibnu tidur di kamar pintu kamar nya pun tidak di tutup.

Setelah itu akupun menuju ke dapur untuk mengambil minum sekalian aku juga ke toilet karena ingin buang air kecil, ketika sampai di dapur aku melihat ada tetesan air dari atap rumah, wah bocor ucapku. Aku langsung mengambil ember dan aku langsung menaruhnya di bawah atap yang bocor itu.

Besok aja aku kasih tau mas indra, kalau sekarang kasian lagi tidur pules soalnya ucapku dalam hati. Setelah itu aku langsung menuju toilet dan aku tidak mengunci pintu kamar mandi karena pikirku mereka semua sudah tidur dan tidak akan ada orang yang masuk toilet, lagi pula aku hanya buang air kecil jadi tidak akan lama.

Tiba – tiba ketika aku sedang buang air kecil pintu toilet pun terbuka dan ternyata Dio, dani, dan Ibnu lah yang membuka pintu, aku sangat kaget melihat mereka.

Aku : Eehhhh. Ucapku kaget

Mereka hanya tersenyum saja melihatku sedang kencing.

Aku : Kalian ngapain cepet tutup lagi pintunya. perintahku.

Ibnu : Udah mba, emang ini yang kami inginkan, dio udah cerita semuanya ko mba hehe. Ucapnya sambil tersenyum

Aku : Kalian ini ngomong apa sih, cepet tutup pintunya atau mba panggil mas indra. Ucapku sedikit tegas

Dani : Masa dio doang yang dapet jatah mba? Aku sama Ibnu juga mau kali dapet jatah dari mba hehehe. Ucap dio

Ibnu : Iya mba kami gak akan ngomong sama mas indra ko asal kan mba malem ini maen sama kita hehehe. Ucap ibnu sambil dia berjalan masuk ke toilet

Aku yang sudah selesai kencing kemudian berdiri dan segera memakai celanaku lagi, tiba tiba mereka bertiga masuk ke dalam toilet dan mengunci pintu.

Dani : Udah mba nurut aja, atau nanti kami bilang kalau tadi mba bella abis menyetubuhi sama dio. Ucapnya mengancam ku

Setelah ku pikir pikir ada benarnya juga ucapan dani aku bak buah simalakama aku diam saja aku pasti habis oleh mereka bertiga tapi kalau aku teriak terus mas indra bangun mereka pun akan melaporkan apa yang sudah terjadi antara aku dan dio. Setelah ku pikirkan akan lebih baik jika aku menuruti permintaan mereka dan akupun pasrah mereka menggerayangi tubuhku.

Ibnu : Nah gitu dong mba, kan enak kalau gini. Ucapnya tersenyum sambil tangannya meremas payudara ku

Aku hanya bisa pasrah dengan perlakukan mereka, setelah itu mereka mulai membuka pakaianku dan akhirnya aku sekarang sudah telanjang bulat.

Dani : Wah mulus banget tubuh mba bella. Ucapnya sambil melongo

Aku : Biasa aja ah. Ucapku sedikit malu

Lalu mereka pun membuka semua pakaiannya sehingga kini aku melihat 3 rudal anak SMA yang sedang ngaceng di depanku. Aku melihat ukurannya pun tidak jauh berbeda. Lalu dio menyuruhku jongkok dan sekarang 3 rudal anak itu benar benar ada di depan mataku.

Dio : Mbak ayo sepongin rudalku. Ucapnya sambil menyodorkan rudalnya ke bibirku

Aku hanya menurut saja dan kemudian aku mengulum rudal dio, tak terasa sekarang nafsuku pun mulai naik dan serambi lempitku kini sudah mulai basah dengan cairan kewanitaanku. Sekarang aku tidak tau apakah aku sedang di perkosa atau sedang berhubungan sex mau sama mau.

Ibnu : Gantian dong aku juga mau. Ucap Ibnu

Dani : Sama aku juga mau. Ucapnya juga

Dan akupun mengulum rudal 3 anak itu bergantian

SRROOPPTTT SSSRROOOPPTTT terdengar suara itu dari mulutku.

Ibnu : Disini sempit banget gimana kalau pindah ke kamar aja. Pinta Ibnu

Aku : Jangan nanti kalau mas indra bangun gimana?. Tanyaku

Ibnu : Tenang aja mbak asalkan kita gak berisik mas indra gak bakal bangun ko. Ucapnya meyakinkan ku

Dani : Yaudah ayo kita pindah ke kamar. Ucap dani

Setelah itu kami pun pindah ke kamar yang tadi di pakai oleh mereka tidur.

Dani : Mbak bella nungging ya aku udah gak tahan nih pengen menyetubuhi. Ucapnya

Lalu akupun mengambil posisi menungging dan dani bersiap di belakang ku, ibnu berada di depan ku sambil menyodorkan rudalnya, dan dio rebahan di bawah ku sambil melumat payudaraku dengan mulutnya. Lalu dani pun mulai memasukan rudal nya ke serambi lempit ku, dan Bbbbleesssss rudal dani masuk ke dalam serambi lempitku. Aku tidak mengeluarkan suara apapun karena mulutku sedang sibuk mengulum rudalnya si Ibnu.

Dani : Aahhhh enak banget mbak. Ucapnya sambil sedikit demi sedikit menggenjot ku.

Ibnu : aaaahhhhh terrusss mbaakk sepong yang kenceng aaaahhhhh. Ibnu mulai mendesah.

Dani : Mbak aku mau keluar nihh aaaaahhhhh. Ucapnya sambil mempercepat genjotannya.

Akupun sama aku hampir mencapai kenikamatanku

Dan akhirnya Crrrootttt Crrroottt Crrrooottt dani mengeluarkan spermanya di dalam rahim ku setelah itu dani terbaring di bawah karena lemas sedangkan Ibnu yang sedari tadi aku sepong mengeluarkan rudal nya dari mulut ku dan menuju ke belakang ku. Lalu Ibnu langsung memasukan rudalnya ke serambi lempit ku

Aku : Aaaahhhhh. Desah ku

Ibnu : Enak banget serambi lempit mba bella sempit pula hehe. Ucapnya sambil menggenjotku

Aku : aaaahhhhh enaakkk teerruuuss lebih ceeppeett laaaggii Ibnu. Aku meracau

Lalu Ibnu semakin mempercepat lagi genjotannya, sedang dio masih saja asik menjilati payudaraku.

Ibnu : Aaaahhhhh mbbaaakkk Aku maauuu keeeluuaar. Ucap Ibnu

Aku : Iyaaaa aaaahhhhh mbak juga mau keelluuaaarr aaahhhhh uuuuhhhhh. Aku semakin tak terkendali.

Dan akhir aku dan Ibnu mencapai klimaks bersama sama dan kembali Ibnu pun mengeluarkan spermanya di dalam rahimku.

Setelah itu Ibnu pun ambruk dan berbaring di bawah. Lalu dio berbaring di atas ranjang lalu memintaku berbaring di atasnya

Dio : Mbak sini. Ucap dio

Aku menurut saja dan akupun kembali di genjot dengan posisi women on top.

Aku : Aaaahhhh eennaakkk baanggett dio aaahhhh teeruussss. Desahan ku kembali keluar.

Dio : Aahhh iyyaaa mbaakk serambi lempit mbak eennaakkk banggettt. Dio mendesah.

Lalu aku merasa geli di lubang anus ku, dan ternyata dani sedang berusaha memasukan jari nya ke lubang serambi lempit ku di bantu dengan air liur nya untuk membasahi lubang anus ku.

Aku : Aaahhhh dani kamu lagi ngapain? . Tanyaku

Dani : Aku pengen coba anal mbak hehe. Ucapnya sambil tersenyum

Aku : jangan dani anus mbak masuk virgin. Ucapku

Dani : Justru itu mbak pasti sempit banget di dalem kan. Ucapnya

Setelah itu jari dani pun masuk ke lubang anus ku dan coba mengocok lubang anusku.

Aku : Aaahhh dani jangan aaahhhhh. Ucapku sambil menikmati genjotan dio

Aku saat ini merasakan rasa yang aneh di lubang anusku seperti ada yang mengganjal di lubang anusku. Setelah dani merasa lubang anusku mulai licin dengan mengeluarkan jarinya dari anus ku lalu menyodorkan rudalnya ke lubang anusku.

Dani : Uuuhhhh susah banget masuknya. Ucapnya

Aku : Aaaahhhh ssaakkittt dani udaahhh. Aku merintih kesakitan.

Sedikit demi sedikit rudal dani mulai masuk ke lubang anusku.

Dani : Sedikit lagi mbaakk tahaann. Ucapnya sambil terus menekan rudalnya ke lubang anusku

Aku : Ssaaakkiitttt aaaahhhhh. Aku kembali merintih.

Dan akhirnya seluruh rudal dani sudah masuk ke lubang anus ku.

Dani : Aaahhhh akhirnya masuk juga, bentar ya mbak nanti juga enak ko. Ucapnya

Aku tak bisa berkata apa apa aku masih merasakan kesakitan akibat jebol nya lubang anusku. Lalu dani perlahan mulai mengenjot lubang anus ku. Kisah ini diupload oleh situs Ngocoks.com

Dani : Aaahhhh sempit banget mbakk ennaaakk. Ucap dani sambil terus menggenjot anusku.

Lama ke lamaan rasa sakit itupun perlahan menghilang dan berubah menjadi rasa nikmat.

Dan sekarang aku sedang di genjot oleh 2 rudal dengan 2 lubang berbeda

Lalu Ibnu pun kembali bangkin dan menyodorkan rudalnya ke mulutku.

Dan posisi itu terus berlanjut sekarang lubang serambi lempit, lubang anus, dan mulut ku sudah di penuhi oleh rudal anak anak SMA itu.

Dio : Aaaahhhhhh mbbaaakkk aku kelluaarr, Crrrooottt dio memuncrat kan spermanya di serambi lempitku, lalu kembali terbaring lemah

Aku juga sebenarnya sudah lemas karena sedari tadi sudah tidak terhitung aku klimaks berapa kali. Lalu posisi dio di ambil oleh Ibnu jadi sekarang Ibnu yang menggenjot serambi lempit ku sedangkan dani masih asik dengan lubang anusku

Aku : Aaaahhhh eennaaakk teeruusss genjoot lagi yang kenceng. Aku kembali meracau.

Dani dan Ibnu pun kembali mempercepat genjotannya.

Dani : Aaaahhhh mbbaaakkk aaakkuu maauu kelluuaarrr. Ucapnya

Ibnu : Akuuu juga mau keluar aaaahhhhhh

Aku : Samaaa mbaaakk jugaaa ayo kita keluaarr samaa sama. Ucapku

Cerita Sex Pembantu Istimewa

Dan akhirnya kami pun muncrat bersama-sama, terlihat sperma dani dan Ibnu berceceran di lantai. Setelah itu aku dan 3 anak itu terbaring di kasur, mungkin karena kelelahan akhirnya aku pun tertidur dengan keadaan tidak memakai pakaian bersama 3 anak itu.

Lalu akupun terbangun, aku melihat 3 anak itu masih tertidur dengan keadaan telanjang, akupun langsung memakai pakaianku lalu aku kembali menuju kamar ku sebelum mas indra bangun. Lalu akupun kembali tidur di samping mas indra.

Paginya pun aku dan 3 anak itu bersikap biasa saja dan seolah olah tidak pernah terjadi apa-apa, lalu anak anak itu pun pulang dan akupun kembali beraktivitas seperti biasa.

TAMAT