
Cerita Sex Lika Liku TKW – Kehidupan yang semakin keras membuat perekonomian Andi beserta keluarga menjadi Morat – Marit, Andi adalah seorang buruh pabrik tekstil di daerah timur kabupaten Bandung. Andi memiliki istri bernama Nisha, seorang akhwat berjilbab yang selalu berpakaian tertutup.
Nisha memiliki paras cantik dan bertubuh sintal meski memiliki kulit tidak putih. Mereka memiliki 2 anak, anak pertama perempuan berumur 14 tahun, sedangkan anak kedua laki-laki berumur 10 tahun.
Andi pun berusia 30 tahun dan istrinya berusia 26 tahun. Keluarga tersebut tinggal di rumah orang tua Nisha beserta kakak dan adik ayu karena semuanya memiliki ekonomi yang murat-marit.
Suatu ketika ada tawaran pekerjaan kepada Nisha dari kawan lamanya yang menjadi TKW di Malaysia. Honor yang menggiurkan membuat Nisha berpikir untuk menerima tawaran tersebut, dengan berat hati Andi merestui Nisha bekerja ke Malaysia menjadi TKW.
Cerita Sex Lika Liku TKW Ngocoks 1 bulan pun berlalu, Andi menerima transfer uang yg cukup besar dari Nisha. Namun beberapa Minggu ini Nisha jarang memberikan kabar kepada suaminya padahal teknologi sosial media mempermudah mereka berkomunikasi, berbeda dengan TKW jaman dahulu.
1 Minggu kemudian, terlihat Nisha mengganti pp wa nya dengan memakai jilbab hitam dan baju manset putih yang mencetak tubuh indahnya, Nisha tampak berdandan sedikit menor.
Bahan manset yang tipis membuat bra hitam yang di pakai Nisha samar-samar terlihat buah dada yang bulat sempurna milik Nisha. Melihat penampilan Nisha seperti itu suami nya pun langsung menghubungi Nisha.
Akupun sedikit kaget dengan perubahan penampilan istriku, dia terlihat lebih modis dan sexy, kesehariannya istriku memakai hijab. Dan sudah 3 Minggu Nisha jarang mengabarkan ku, dan jika aku chat dia selalu lama balasnya, Akupun berinisiatif mengechat dia.
Aku : “mamah….”
10 menit kemudian dia balas wa ku
Nisha : “iya pah?”
Aku : “papah kaget dengan perubahan penampilan mamah. Ga biasa nya mamah berpenampilan kayak gitu?”
Nisha : “hehehe… Menurut papahh mama bagus ga berpenampilan kayak gini?”
Aku : “bagus sih mamah jadi dandan, cuman papah heran aja kenapa tumben mamah dandan kayak gtu, selama di rumah mamah cuek dengan penampilan mamah”.
Nisha : “hmmm… Mamah pengen terlihat cantik aja pah, mama pengen di perhatikan orang lain juga, gapapa kan pah?”
Aku : “oww begitu, nanti kalo ada yang naksir ke mamah gimana?”
Nisha : “ya kalo naksir doang sih gapapa hihihi… Yang penting hati mamah cuman untuk papah seorang, janji dehhh….”
Aku : “bener yaa mamah ga akan berpaling dari papah kan? Apalagi papah cuman seorang buruh yang gajinya pas-pasan huhu…”
Nisha : “engga kok sayaangkuu, pokoknya cinta mamah cuman buat papah seorang :**”
Nisha pun tidak membalas pesan wa dari ku, saat malam tiba muncul update dari istriku, tampak Nisha sedang karaoke bersama temannya sesama TKW dan seorang pria yang terlihat seperti orang India duduk di sebelah Nisha, terdapat miras berkadar rendah di meja dan mengejutkannya lagi tangan Nisha tampak sedang memegang sebatang rokok. Melihat hal tersebut sontak aku langsung wa istriku.
Aku : “mamah lagi dimana ini? Sejak kapan mamah suka merokok? Itu di sebelah mamah siapa?”
Tak lama kemudian Nisha membalas wa ku.
Nisha : “ehh maaf pah, aku lagi karaokean dengan teman-teman ku, cuman iseng-iseng aja pah, cuman pengen tau gimana rasanya. Oww itu namanya Kumar, dia security-nya majikanku pah, orang nya baik kok pah gak neko-neko, tenang aja okee”
Aku : “awas jangan kebablasan yaa, itu di meja ada minuman keras, mamah minum juga?”
Nisha : “engga kok pah, ehh cuman sedikit deng, penasaran doang pah hehehe gapapa kan?”
Aku : “Awas mah dosa, hati-hati pergaulan disana awas mamah kebawa ga bener”.
Nisha pun tidak membalas wa ku lagi, keesokan aku hubungi dia susah sekali, wa ku tidak di balas dan ku telpon pun tidak dia angkat, padahal aku lihat dia selalu online. 3 hari kemudian Nisha baru membalas wa dari ku.
Nisha : “pagi pah, maaf mamah baru ngabarin, mamah lumayan sibuk akhir-akhir ini, papah gimana kabarnya? Anak-anak sehat semua?”
Aku : “ya mah, papah khawatir aja soalnya mamah ga ngabarin papah, ya anak-anak sehat”
Nisha : “ohhh syukurlah….”
Sesingkat itu Nisha membalas wa dari ku, padahal aku rindu dengan dia. Sesaat kemudian dia update story, tampak dia sedang foto berdua bersama kumar dengan pose yang mesra, Nisha di peluk dari belakang oleh Kumar, Nisha terlihat begitu bahagia.
Nisha memakai pakaian kaos ketat selengan dengan celana legging ketat dan masih berbalut kerudung seleher, kaos yang dipakai Nisha memiliki kerah rendah sehingga belahan toketnya sedikit terlihat. Akupun langsung vidcall Nisha.
Nisha langsung mengangkat vidcall ku, terlihat dia tidak memakai jilbab nya hanya memakai tangtop dan celana hot pants dengan rambut di ikat dengan latar belakang di dapur.
Nisha : “haloo papah…. Nah gitu dong sayang jangan cuman wa doang.”
Aku : “ya mah papah kangen, tumben mamah pake baju sexy gitu, belum pernah mamah berpakaian seperti itu saat di rumah”
Nisha : “yaa pah habis gerah disini, gapapa kan? Nanti d rumah mamah gini juga deh, seneng ga mamah kayak gini pah? Papah suka ga mamah berpenampilan sexy?”
Mendengar pertanyaan itu dari istri ku rudalku pun jadi ngaceng, tanpa d sengaja aku mengelus rudal ku. Dan aku menjawab pertanyaan istri ku dengan gagap.
Aku : “seee seeneng mahh… Asal jangan kebablasan ajaaa…”
Lalu istriku tersenyum genit, dan bertanya dengan nada manja.
Nisha : “hihihi…. Papah pasti lagi ngelus-ngelus titit papah yaa? Hihihi papah seneng ga kalo istrinya di perhatikan cowok-cowok? Berpenampilan bikin sange mereka?”
Akupun bagai tersambar petir mendengar ucapan vulgar dari istriku, karena keseharian nya istriku orang yang santun termasuk ketika berdua dengan ku dan anehnya aku semakin terangsang dengan perkataan senonoh dari istriku.
Aku : “hah sange??? Mamah suka buat cowok-cowok sange??”
Ataupun tertawa cekikikan, kemudian dia memasang muka sange sambil meremasi toketnya.
Nisha : “hmmm… Mamahh seneng pamerin kemolekan tubuh mamah pah, rasanya sayang jika tubuh yang indah ini cuman papah yang nikmati, uhhh mamah malahan suka basah serambi lempitnya kalo ada yg mupengi mamah, gimana dong pah? Gapapa kalo mamah berpenampilan sexy supaya banyak yang sange sama mamah? Uhhhh….”
Akupun semakin terbakar birahi, ku keluarkan rudalku dari celana, dan istriku tampak semakin berani dengan menaikan tangtop nya sehingga dia hanya memakai bra saja.
Nisha : “jawabbb dongg pah!! Bolehh ga? Papah kan suami mamah, cintanya mamah jadi perlu restu dari papah.”
Aku : “bbbboooleehh mah boleehh kokk kaloo mamah sukaaa, papah restui!!!”
Nisha pun tersenyum dan mengecup bibir nya tanda dia senang, lalu dia menaruh hp nya di lantai dan dia melorotkan celananya sehingga hanya tampak CD dan bra, kemudian Nisha duduk sambil mengangkang lalu mengusap serambi lempitnya yang masih berbalut CD.
Nisha : “uhhh pahhh makasih!!!! Mamah kasih bonus dehhh uhhhh kangen rudal papahh uhhhh….”
Aku : “ahhh iyaaa mahh papahh kangen serambi lempit mamah jugaaa uhhh….”
Saat sedang asyik beronani tiba ada pria berbadan hitam dengan tubuh kekar datang dari belakang Nisha dan langsung memeluk Nisha dari belakang, dan anehnya Nisha hanya menoleh ke belakang dan tersenyum padahal dia hanya berbalut Daleman saja, Nisha pun berbicara bahasa Inggris lalu dia mengecup bibir si orang India tersebut. Anehnya aku hanya bisa mematung, menikmati pemandangan yang seharusnya membuat ku cemburu.
Nisha : “ehhh pahh kenalin ini Kumar sobat aku di sini, hey kumar this is my husband Andi”
Kumar : “hii Andy salam kenal, i am Kumar Nisha boyfriend”
Istriku menepuk pipi Kumar
Kumar : “ehh i am sorry maksud kite saye ni best friend Nisha, kite ni bekerja berdua dengan tuan Lee so karena kita cuman berdua kita so dekat, tak ape awak kan?”
Lalu istriku langsung menjawab.
Nisha : “ga apa-apa kita Deket kan pah? Cuma temen Deket kok, iyakan honey?”
Lalu Kumar mengecup bibir Nisha dan Nisha pun meladeninya.
Aku : “iii iyaaa mah gapapa, boleh kok”
Aku sungguh gugup dan serba bimbang, disatu sisi aku cemburu melihat istriku yang hanya memakai bra dan CD saja berpelukan mesra dengan pria lain namun aku begitu menikmati pemandangan erotis tersebut.
Nisha : “hihihi papah seneng kayaknya honey kita Deket kayak gini, tenang lah pokoknya mamah jamin cinta mamah cuman buat papah aja okeee”
Lalu Kumar pun mencipok bibir istriku dengan mesra dan ganas, di balas dengan ciuman istriku yang tak kalah hebatnya. Mereka berciuman hingga bertukar Saliva, tangan Kumar pun berpindah meremas payudara istriku dan istriku mendesah keenakan.
Nisha : “ihhh honeeyy gaa enaaakkk ada suami akuuu, papahh ihh kumar bandel main remes-remes susu mamah aja, marahinn ihhh…..”
Akupun hanya diam mematung saja sambil mengocok titit ku.
Nisha : “ihh sii papah malah coli liat istrinya di remes-remes, papah suka ya toket Mama di mainin sama Kumar?”
Aku : “ittt ittt ituuu…”
Nisha : “hihihihi kayaknya my huby suka deh liat boob istrinya di mainin sama kamu.”
Istri ku lalu membuka pengait bra nya dan Kumar langsung mencaplok puting hitam sebesar kelingking milik istriku.
Nisha : “ihhh uhhh pahhh si Kumar malah netek sama mamah nih pahh, papah kasih lampu hijau sihh!!! Uhhhh…”
Akupun tidak bisa berkata apa-apa, istri ku hanya menatap ku binal sambil meremas rambut Kumar yang sedang rebahan di paha istriku sambil menetek di istriku, tiba-tiba tangan istriku mengelus selangkangan Kumar yang masih berbalut celana bahan.
Kumar pun langsung membuka seleting celananya dan terpampang rudal besar hitam milik nya, aku sedikit bergidik, ukuran rudalnya 3x lebih panjang dan besar dari milik ku. Istri ku menatap ku seakan merendahkan ku.
Nisha : “pah, uhhhh kita kan sudah sahabatan, boleh yah kalo mamahh kocokin rudalnya Kumar? Kasian kan si Kumar?”
Akupun hanya mengangguk saja tanda setuju, istri ku kemudian tersenyum lalu dia meludahi lengannya dan mengocok rudal besar milik Kumar, Kumar hanya mengerang keenakan, sesekali istri ku mencium kening dan bibir Kumar yang tengah asik menyusu di toketnya istri ku.
5 menit kemudian Akupun mengeluarkan cairan sperma ku, sementara rudal besar milik Kumar masih tegak berdiri, akupun mengerang keenakan karena nikmat. Istriku hanya tersenyum melihat tingkah ku, dengan nada mengejek dia berkata padaku.
Nisha : “hihihi si papah kasian banget, udah mah rudalnya kecil cepet keluar lagi hihihi liat tuh si Kumar, udah rudalnya besar lama lagi keluarnya hihihi…..” Sumber ngocoks.com
Mendengar hal tersebut akupun merasa sakit hati, hatiku sangat hancur dibuat nya, tak lama kemudian terdengar suara memanggil, “Nishaaa” dan kumarpun kaget dan langsung berdiri memakai bajunya, kemudian dia mengambil hp nya dan berbicara padaku.
Nisha : “maaf pah, majikan mamah manggil, nanti mamah hubungi lagi yahh, love you suamiku yang tititnya kecil muachhhh…”
Kemudian tuttt…. Tut…. Tut……
Hp istriku pun dimatikan, akupun hanya terdiam dan melamun. Hatiku terasa panas, sungguh membuat ku hancur berkeping-keping perlakuan istriku pada ku, dan anehnya aku semakin merasa sangat sayang dan cinta terhadap istriku.
Saat malam sudah tiba aku semakin memikirkan istriku, akupun wa berkali-kali istriku namun tidak juga dia balas, ku putuskan untuk menelpon nya. Setelah berusaha 5x menelpon nya akupun menyerah, akupun berusaha untuk tidur saja. Ketika aku sedikit terlelap tiba-tiba istri ku vc, akupun mengangkat nya. Terlihat dia sedang tiduran di kasur sambil selimutan.
Nisha : “haloo papah maafin mamah baru bisa menghubungi papah, barusan mamah abis di marahin majikan mamah hihihi…. Papah udah tidur ya?”
Aku : “iyaa mah papah ketiduran abis nunggu mamah lama banget huhu… Dimarahin kenapa mah? Gara-gara kejadian barusan?”
Nisha : “hihihi engga pahh si kokoh ngebebasin kita kok mau ngapa-ngapain aja, asal bukan di waktu jam kerja.”
Sesaat kemudian muncul Kumar dari samping Nisha, dia mengecup pipi Nisha dan memeluk Nisha di balik selimut, tampak dari balik selimut terlihat Kumar meremasi toket Nisha.
Nisha : “hihihi… Kumar ngigo pah…”
Aku : “mamah tidur dengan Kumar?”
Nisha : “iyaa pah kita kan sahabatan, gapapa kan pah??”
Aku : “yaudah gapapa, mamah ga bosen sama papah emang? Ga kepincut sama Kumar?”
Nisha : “kok papah ngomong nya gitu? Engga lah pah, cinta mamah cuman papah seorang, kalo sama Kumar hmmm… Ada sih rasa nyaman dan sayang, tapi cuman sebagai sahabat kok.”
Aku : “tapi mamah kok mesra gitu sama Kumar sampe ciuman segala?”
Nisha : “yang namanya sahabat wajar kok pah cium-ciuman, peluk-pelukan. Iya kan?”
Kemudian Kumar pun menyeletuk
Kumar : “main tusuk-tusukkan juge lahh…”
Nisha : “ihh si honey, sleeping sana, ganggu aku pacaran sama suami aku aja.”
Kemudian Kumar menyingkap selimut nya dan tampak mereka bertelanjang dada. Toket montok istriku di remas oleh Kumar, dan Kumar langsung menyambar bibir dan istriku. Slupppzzz slluuuppzzz mereka pun berciuman dengan mesranya. Setelah itu istriku pun menoleh ke kamera sedang kan Kumar menyambar puting istriku.
Nisha : “papahh nanti mamah hubungi lagi yaaa, mamah tidur duluan okee uhhhh geliii…. Dah papah…..”
Bersambung… Pagi harinya istri ku menelpon ku mengajak vc, dalam keadaan masih ngantuk akupun mengangkat nya. Ketika ku angkat tiba-tiba aku kaget istri ku hanya mengenakan bra dan CD saja, tampak dia sedang memasak untuk sarapan.
Aku : “tumben mamah vc duluan papah? Mamah ga pake baju?”
Nisha : “gapapa kangen aja hehehe, oh iya mamah lupa kasih tau karena kemaren mamah ke gep lagi mesra-mesraan dengan Kumar di waktu jam kerja jadinya mamah ga boleh pake baju d rumah kata Koko”.
Aku : “emang istri Koko ga marah mah?”
Nisha : “Koko kan belum nikah pah, padahal umurnya udah 30 tahun lebih wkwkwkw….”
Deg.. jantung ku terasa semakin mau copot.
Aku : “oww begitu, berarti cuman mama sendiri perempuan di rumah itu?”
Nisha : “hihihi iyaa pah tapi kadang-kadang Koko suka bawa cewek-cewek nakal pah ke rumah, kadang-kadang mereka berpesta di rumah, mamah deh yang kerepotan beresin rumah ini”.
Aku : “owww ya mau gimana lagi ya mah namanya juga majikan”
Tak lama kemudian muncul sesosok laki-laki berparas oriental dengan rambut sedikit tipis, pria tersebut aku duga majikan istriku. Dia langsung memeluk istri ku dari belakang dan mereka pun langsung berciuman dengan mesranya. Istri menepuk pundak Koko dan berkata.
Nisha : “slupppzzz misterr there is my husband, i sedang calling my husband”
Koko : “haiyah kenapa you tak cakap ke i, hello Nisha husband, i punya name Hendry, you bisa call me Koko saja”
Istriku memeluk Koko sambil menyenderkan kepalanya di dada Koko
Koko: “you tidak shy dengan your husband?”
Nisha : “suamiku ga cemburuan kok, iya kan? Gapapa kan pah mamah peluk-pelukan dengan Koko? Abis mau peluk papah jauhhh”
Bagai di hipnotis akupun hanya mengangguk saja.
Koko : “wowww seriously ? Ga ucah di ambil hati ya Nisha husband, i and your wife cuman sebatas dekat saja kok”
Kemudian Nisha kembali memagut bibir Koko dan tangan Koko di tuntun untuk meremas payudara nya. Setelah itu Nisha menatap suaminya dan menghentikan ciumannya di bibir Koko.
Nisha : “pah hmmm, Koko dari pada Koko buang-buang uang untuk cewek-cewek nakal dan untuk menghindari penyakit gimana kalo Koko pake Nisha aja? Kan lebih aman, betul kan pah?”
Aku : “heh gimana mah?”
Nisha : “hihihi… Engga jadi ahh”
Kemudian Nisha mendekati hp nya sehingga hanya wajahnya saja yang nampak, menurut tebakan ku dia sedang menungging. Nisha pun menggoda ku dengan senyuman nakal, ku lihat badan nya seperti bergoyang dan sesekali dia mendesah.
Aku dan Nisha mengobrol masalah keadaan keluarga, dan anehnya badannya terus seperti bergoyang dan sesekali dia merintih dan mendesah, ketika ku tanya dia hanya menjawab “membantu Koko pah” kami pun kembali mengobrol dengan diselingi desahan dan erangan,
5 menit kemudian ayu mengerang dengan kencang ketika aku tanya ” mamah baik-baik aja pahh..” hanya itu jawabannya, sesaat kemudian Nisha pun mundur dan nampak dia menaikan CD nya, di ikuti Koko yang menaikan celana boxer nya, sesaat kemudian mereka kembali berciuman dengan mesranya sambil Koko meremas payudara Nisha. Lalu Koko berbicara kepadaku.
Koko : “makasih ya your wife memang teh best, makasih juga Nisha udah bantuin Koko”
Kemudian Koko meninggalkan Nisha, Nisha pun kembali memasak di temani oleh ku lewat vc. Hubungan ku dan Nisha kembali hangat tidak seperti Minggu-minggu kemarin, dan chat ku selalu di balas atau malahan dia yang selalu wa aku pertama.
Saat aku pulang kerja, ku lihat ada panggilan vc dari Nisha, lalu ku angkat. Kulihat Nisha sedang berada di sebuah salon, aku kaget dengan penampilan Nisha, dia hanya memakai tangtop saja dengan kebawahan celana jeans ketat sepinggang.
Tampak udel Nisha samar-samar terlihat dan seperti ada sebuah tindikan di bujal Nisha, rambut Nisha pun berwarna kepirangan, dengan tindikan di alis dan hidungnya, Mirip sekali dengan gadis India. Ku lihat ada Kumar sedang menemani istriku ke salon.
Nisha : “haloo papah, gimana penampilan mamah sekarang? Bagus ga?”
Aku : “bagus mah, mamah buka jilbab sekarang?”
Nisha : “engga juga pah, sesekali aja, ini request dari Kumar katanya biar serasi hehehe…”
Sambil vc kulihat Nisha menuju kasir dan membayar, Nisha dan Kumar kemudian berjalan keluar salon, Nisha masih menyalakan hp nya dan kulihat samar-samar mereka bergandengan tangan. Lalu mereka masuk ke sebuah taksi, dan di dalam taksi Nisha dan Kumar saling berangkulan kadang-kadang mereka berciuman di depan ku. 10 menit kemudian mereka sampai dan keluar dari taxi, istri ku kemudian berbicara kepadaku.
Nisha : “papah lagi nyantai kan? Temenin mamah yah jalan sama Kumar.”
Akupun mengangguk, kulihat mereka memasuki sebuah mall. Nisha dan Kumar berjalan sambil berangkulan layaknya sepasang kekasih, ku dengar mereka berbicara bahasa Inggris campuran Melayu, hanya beberapa kata saja yang aku pahami.
Nisha dan Kumar memasuki toko baju, ku lihat dia memilih beberapa baju dan baju Daleman. Kemudian Nisha mencoba beberapa baju dari style jilbab ketat sampai baju-baju pendek, Kumar pun ikut memberikan penilaiannya mengenai baju-baju yang Nisha beli.
Setelah dari toko baju Nisha menuju ke toko makeup lalu sepatu, di belinya sepatu-sepatu berhak tinggi yang ketika sebelum Nisha merantau tidak pernah memakai sepatu seperti itu. Setelah itu mereka terlihat menuju bioskop, dan Nisha berkata dia akan menghubungi ku lagi jika sudah selesai menonton.
Sambil menunggu kabar dari Nisha, akupun termenung, seharusnya aku marah atas kelakuan istriku ini, namun entah kenapa setiap memandang Nisha aku tak kuasa marah kepadanya. Apakah aku terjebak dengan perasaan cinta? Sehingga membuat ku buta akan logika dan nalar? Atau aku memiliki kelainan? Karena jika Nisha berbuat vulgar aku merasa sensasi tersendiri?
Setelah malam menjelang, ada panggilan dari Nisha, ku angkat panggilan nya. Ku lihat Nisha sedang berada di sebuah tempat makan dengan suasana outdoor yang romantis, Nisha pun menyapa ku dan menanyakan kegiatan ku apa saja. Kemudian Nisha menaruh hp nya yang menghadap ke mereka berdua, terlihat Nisha dan Kumar duduk saling berhadapan.
Kumar : “dear most beautiful women i ever see, mau kah you terima pinangan ku?”
Kumar memberikan sekotak cincin kepada istriku.
Nisha : “hihihi makasih yaa honey kuu… Tapi aku udah punya suami di rumah?? Tuh suami aku.”
Ingin rasanya aku marah, namun kembali aku tak dapat berkutik.
Kumar : “tak apalah i di madu, demi you i rela berbagi dengan another mana, include your husband and Mr. Koko”
Nisha : “pahh Kumar katanya pengen meminang mamah niii… Gimana dong?”
Bagai di sambar petir istriku berbicara seperti itu
Aku : “hmm…kan mamah udah punya suami, terus aku gimana?”
Nisha : “yaa papah kan tetep suami mamah, kalo papah izinin berarti mamah punya 2 suami hihihi… Mamah bakal adil kok kalo punya suami 2, hmmm ga kebayang hihihi itu juga kalo papah izinin siii…. Tapi mamah pengennya papah izinin soalnya mamah juga butuh nafkah batin… Hmmm dari pada mamah selingkuh kan??”
Akupun termenung, jika aku terima tawaran istriku aku belum sanggup untuk di madu oleh istriku, namun aku juga berfikir lebih aman begitu dari pada dia bermain belakang dan berpotensi meninggalkan kita.
Aku : “hmmm… Mamah cinta emang sama Kumar?”
Nisha pun seperti berfikir dengan ekspresi yang imut, kemudian dia berbisik kepada ku.
Nisha : “sebenernya engga sih, cinta mamah cuman buat papah doang kok, aku cuman ngerasa nyaman aja sama dia soalnya dia selalu temenin mamah juga.”
Aku : “yaudah kalo begitu tolak aja mah pinangannya, mamah juga ga cinta kan sama dia?”
Nisha : “iya bener pah, tapiii kalo dengan Kumar boleh kan mamah Deket? Boleh juga kan mamah hmmm… Minta kepuasan sama dia?”
Akupun kembali kaget, sudah sejauh manakah hubungan dia sama Kumar, sudah melakukan apa saja sebenarnya dia.
Aku : “minta kepuasan gimana mah? Papah ga paham, kalo Deket sih boleh aja mah.”
Nisha : “hmmm… Nanti deh mamah ceritain, yaudah kalo begitu mamah tolak pinangan dari Kumar deh. Mamah matiin dulu ya vc nya nanti di kabarin.”
Kemudian video call pun d tutup oleh Nisha, perasaan ku sungguh campur aduk. Kepergian istriku merantau sungguh membuat dia banyak berubah, dahulu istriku pemalu dan tampil syar’i, tapi sekarang dia berpenampilan sexy, kalo pun di jilbab tetap menampilkan lekuk tubuhnya sehingga tidak ada bedanya, ditambah dia merokok dan ganjen. Kejutan apalagi yang akan di berikan oleh istriku? Akankah istriku akan tetap setia dan tidak berpaling dari ku?
2 jam kemudian istri ku vc, suasana nampak seperti di kamar, istriku bertelanjang dada hanya memakai CD G-string saja, terlihat bujal istriku ada tindikan,dan dia tampak sendiri di kamar sedang duduk di tepian ranjang sambil memakai cream perawatan.
Nisha : “papahhh, belum bobo?”
Aku : “belum mah masih kangen, mamah tumben sendiri”
Nisha : “hihihi seneng deh d kangenin, si Kumar lagi pundung sama mamah wkwkwjw pinangannya mamah tolak”
Aku : “yaa bagus lah masa udah punya suami masih ngelamar.”
Nisha : “hihihi tapi sexy kayaknya punya suami dua wkwkwkw, tapi mamah pikir juga resikonya terlalu besar, terlebih dia beda iman sama mamah.”
Aku : “iyaa mah, mamah tega ninggalin kita emang?”
Nisha : “ya itu juga sih, pokoknya separah nya mamah disini bakal tau batasan, mamah cuman cari kenikmatan aja kok, cinta papah bakal tetep mamah tanem di hati mamah.”
Aku : “cari kenikmatan gimana mah? Kita berjauhan sih, papah juga udah lama ga dapet kepuasan dari mamah”
Nisha : “hihihi emang papah bisa muasin mamah?”
Akupun bagai tersambar petir lagi, sungguh sedih hati ini mendengar ucapan istriku
Aku : “emang papa ga bisa muasin mamah selama ini?”
Nisha : “hmmm.. sebenarnya enggak sihh… rudal papahh kekecilan udah gitu cepet keluarnya hihihi… Maafin mamah ya pahh… Tapi tenang, berumah tangga dan cinta ga selalu masalah selangkangan kan? Ada komitmen juga ada kepercayaan juga, kalo papah mau ngertiin mamah, papah izinkan mamah cari kepuasan yang ga mampu papah kasih ke mamah, itu juga kalo papah ngertiin mamah”
Mendengar ucapan istriku sungguh sakit, namun akupun mencoba menjawabnya dengan tenang dan kepala dingin. Sumber ngocoks.com
Aku : “maafin papah kalo begitu kalo selama ini papah ga bisa puasin mamah, emang harus ngertiin gimana maksudnya mamah? Bukannya bagian dari kepercayaan yah dengan menjaga kesucian dalam berumah tangga?”
Mimik muka Nisha pun menjadi serius
Nisha : “hmmm… Kalo papah mampu ya mamah juga sanggup jaga kesucian pernikahan kita, tapi papah kan ga mampu!!! Pah, kepercayaan untuk selalu ada dan tidak akan meninggalkan itu lebih penting kan?
Yang penting itu terbuka sehingga ga ada istilah mengkhianati, mamah udah coba terbuka loh sama papah, mamah juga kan butuh kepuasan, lagian masalah suci dan ga suci itu urusan mamah pribadi!!! Jadi mamah mohon papah ngertiin mamah dan kebutuhan batin mamah.”
Akupun termenung mendengar ucapan istriku, di satu sisi aku tidak boleh egois karena istriku kurang mendapat kepuasan dariku, namun d satu sisi ego ku untuk memiliki seutuhnya istriku ikut beraduk campur.
Aku : “hmmm iya sih papah juga nyadar, tapi papah ga sanggup membayangkan mamah bersenggama dengan pria lain, hati papah juga sakit mah.”
Nisha : “hmmm… Papah pasti menikmatinya, sebentar ya pah.”
Istri ku kemudian tampak berdandan, kemudian dia memakai mantel tipis seperti baju mandi namun berbahan sutra, kemudian dia mengikat rambut pirang panjang nya.
Nisha : “pah, mamah mute ya voice papah, mamah harap papah menikmati pertunjukan yang mamah buat.”
Istriku kemudian mengambil hp nya sambil tetap menyalakan vc, dia tampak berjalan melewati dapur, masuk ke ruang tengah lalu mengetuk sebuah pintu, setelah ada jawaban istriku masuk ke dalam sebuah kamar yang luas dan mewah,
Tampak koko sedang tiduran sambil bertelanjang, ukiran rudalnya nampak panjang dan besar, istriku kemudian berkata love you kepada ku dengan berbisik kemudian dia mengecup ku, lalu dia menyimpan hp nya di suatu pojokan kamar yang dapat melihat semua isi kamar tersebut.
Istriku berjalan mendekati Koko sambil membuka mantelnya, nampak toket istriku yang ranum terpampang, kemudian Koko menyambut istriku dan mereka berciuman dengan mesranya, istriku kemudian menjilati tubuh Koko dari muka sampai badan kemudian Koko menarik kepala istriku dan langsung melumat toket besar istriku, istriku menduduki rudal Koko lalu dia bergoyang-goyang, puas bermain dengan toket istriku.
Istriku di suruh berputar badan dan selangkangan nya tepat di muka Koko, sementara istriku langsung melahap rudal Koko, dijilatinya rudal Koko yang panjang dengan lahap hingga ke jakarnya, sementara Koko menjilati serambi lempit istriku. Istriku menggoyangkan pinggulnya tanda dia suka dengan perlakuan Koko, lalu dia mengulum batang rudal besar Koko dengan binalnya.
Istriku tidak pernah melakukan itu dengan ku, sungguh membuat hati ku panas dan cemburu. Anehnya rudalku tiba-tiba berdiri tanpa sadar akupun larut dengan permainan mereka dan mengocok rudal ku, benar apa kata istriku aku pasti menikmatinya pertunjukan yang dia buat.
Setelah puas posisi 69, istriku memutar badannya, dengan posisi istriku yang menduduki selangkangan Koko lalu blesss… rudal besar milik Koko langsung masuk ke serambi lempit istriku, istri ku mendesah keenakan dan kencang sambil berkata.
Nisha: “ahhh uhhh enakkk Koko rudall Koko memang yang terbaik uhhh ahhhh” istriku menggoyangkan pinggulnya dengan gerakan erotis, Koko pun ikut mengimbangi gerakan istriku sambil meremas-remas toket besar istriku.
Setelah 10 menit dengan posisi itu, istriku tampak mengerang dengan kencang, lalu dia mencabut serambi lempitnya dari rudal Koko dan langsung mengocok serambi lempitnya sendiri, menyembur lah cairan dari serambi lempit istriku membasahi badan Koko.
Kemudian dia menungging dan bless rudal Koko masuk lewat belakang atau dalam posisi doggy-style. Istriku kembali mengerang dan Koko menghujam serambi lempit istriku dengan kasar sehingga menimbulkan bunyi “kecipak kecipak…”
Yang di barengi dengan desahan kencang keduanya. Tak lama kemudian istriku kembali meraih orgasme yang kedua dan menyemburkan cairan dari serambi lempitnya ketika Koko mencabut rudalnya.
Kemudian Koko membalikan badan istriku, lalu bless dia memasukkan rudalnya dengan posisi man on top, diangkatnya kaki istriku dan Koko menghujam serambi lempit istriku dengan kasar sambil dia menciumi bibir istriku dengan ganas, 5 menit kemudian istriku mendapat orgasme ketiga kalinya.
Setelah itu istriku mengulum rudal Koko lalu dia mengocok batang rudal Koko dan Koko menyemburkan cairan spermanya ke muka istriku, kemudian istriku bangkit dari kasur sambil tertatih tatih lalu mengambil hp nya, kulihat Koko sudah tertidur. Istriku keluar kamar Koko sambil menenteng mantel tipisnya, kemudian dia masuk ke kamar dan kembali menyalakan volume vc.
Nisha : “huhhh huhhh…. Gimana? Papah menikmatinya kan? Koko hebat menyetubuhi mamah, sampe mamah kelojotan.”
Akupun hanya mengangguk, speechless karena tidak tau harus ngomong apa.
Nisha : “nah kayak gitu kalo ewean pah, pake pemanasan dan variasi, bikin mamah muncrat cairan kayak barusan. Papah onani ga barusan”
Akupun mengarahkan kamera ke rudalku yang penuh dengan Peju ku sendiri.
Nisha : “hihihi… Lucu banget rudal papah, imut kecil. Keluar berapa kali pah?”
Aku : “hmmm… 3x mah”
Nisha : “hihihi sama doong dengan mamah, si Koko cuman sekali doang hehehe….”
Aku : “ya mah, maafin papah karena papah lemah.”
Nisha : “gapapa kan cinta ga melulu masalah menyetubuhi, yang penting ada solusinya, makasih yaa papah udah ngertiin mamah, nanti mamah kirim obat pembesar rudal, biar kalo mamah pulang mamah ga bingung cari rudal besar hihihi…..”
Aku : ya mah sebenarnya papah cemburu berat dan sakit hati, tapi ada sensasi yang buat papah panas dan bergairah. Makasih yaa mah udah setia sama papah meski rudal papah ga bisa puasin mamah.
Nisha : “ya gapapa pah kan saling mengisi dan melengkapi, papah juga baik udah ga egois, tuuhh kann… Kata mamah juga apah, soalnya keliatan dari kemarin-kemarin, papah ga cemburuan walau mamah mesra-mesraan di depan papah, yaudah kalo begitu mamah tidur dulu, malem papah love you forever muachhh”
Kemudian istriku menutup vc nya, akupun termenung dengan kejadian barusan, masih tidak percaya benarkah istriku sudah berjinah dengan orang lain? Dan lebih parahnya dia lebih menikmati berjinah dari pada dengan aku suami sah nya.
Bersambung… Hari-hari selanjutnya komunikasi Nisha dengan ku semakin terbuka, kita sering wa, vc, dsb. Perlakuan Koko pun semakin special kepada Nisha, gajinya di naikan, pakaian dan kebutuhan Nisha yg lainnya pun di jamin oleh Koko, dan kini Nisha pun sudah seranjang dengan Koko bagai sepasang pasutri.
Penampilan Nisha pun sudah berubah, kini dia sudah tidak berhijab lagi, rambut di warna dan pakaian yang selalu terbuka dan pendek melekat pada dirinya. Kini Nisha benar-benar seperti cici-cici. Dan bagaimana dengan Kumar? Dia tidak bekerja lagi d rumah Koko, hubungan dengan istriku pun terputus.
Koko menggenjot istriku hampir setiap hari, dan istriku selalu merekam atau live vc. Begitupun dengan kemesraan bersama Koko, setiap makan istriku selalu duduk di pangkuan Koko, saling menyuapi bahkan dengan mulut. Begitupun saat berpergian, istriku selalu tampil sexy dan serasi dengan Koko layaknya sepasang suami istri.
Apakah aku cemburu? Jelas aku cemburu, namun aku menyadari bahwa penghasilan ku sangat minim, begitupun dengan rupa bahkan kejantananku, semua kalah dari Koko. Akupun sudah mempersiapkan mental jikalau istriku menerima pinangan dari Koko dan memintaku bercerai.
Hanya kepercayaan saja yg aku andalkan kepada istriku. Dan istriku selalu terbuka dan meyakinkan ku bahwa cintanya hanya kepadaku seorang, tf gaji istriku kepada kami pun hampir seluruhnya dikirim kepadaku, Karena kebutuhan istriku sudah di jamin oleh Koko.
Pagi itu seperti biasa istriku vc dengan ku, kali ini dia seperti sedang bersiap-siap untuk pergi ke suatu tempat. Istriku mengenakan dress mini hitam dengan dibalut sepatu wedges sehingga dia terlihat sangat cantik, kemudian Koko datang dari belakang dan melingkarkan tangannya di perut istriku, istriku mengecup bibir Koko dengan mesra, kemudian hp di matikan.
Beberapa saat kemudian, dia menyalakan hp nya dengan mode silent, terlihat latar belakang rumah ibadah dengan dekorasi oriental, tampak banyak orang Chinese yang berdoa dengan membakar dupa lalu bersujud menyembah kepada sebuah berhala.
Terlihat Koko sedang membakar sebuah uang-uang an kertas sambil memanjatkan doa, setelah itu gantian Koko yg memegang hp nya lalu istriku terlihat mengikuti apa yg d lakukan Koko sebelumnya.
Setelah itu mereka berjalan ke belakang tempat ibadah tersebut, nampak seorang pendeta dengan pakaian tradisional cina memegang sebuah cawan berisi air, kemudian pendeta tersebut menyipratkan air kepada istriku, sambil membacakan mantra berbahasa Mandarin. Setelah itu hp istriku dimatikan.
Istriku baru mengabari ku malam harinya, dia berkata habis menemani Koko ibadah ke klenteng dan dia juga sudah resmi menjadi orang Chinese, namanya diganti menjadi ayu Lim. Beberapa saat kemudian dia menyalakan mode video, kali ini berlatar belakang di ruangan tengah. Istriku memakai baju tradisional cina terusan diatas paha dengan super ketat, tampak rambut nya diikat seperti pada film nacha. Dia kemudian berkata.
Nisha : “papah diem aja yaa mamah mau kasih show”.
Kemudian dia menaruh hp nya di suatu sudut ruangan sehingga seluruh aktivitas sekolah dapat terlihat. Beberapa saat kemudian Koko datang bersama dengan pendeta yang ada di klenteng barusan, tampak koko membawa sebuah kotak, lalu Nisha pun berdiri dan menggenggam tangan Koko, kemudian mereka berdua menuju sebuah altar dengan sosok seperti patung dewa langit di cerita sung go kong.
Istriku dan Koko memegang dupa sementara sang pendeta memegang lonceng dan berkata dalam bahasa Mandarin. Setelah itu keduanya berbicara bahasa Mandarin sambil di tuntun oleh pendeta tersebut.
Setelah mereka mengucapkan sebuah ikrar, Koko membuka kotak tersebut yang isinya seperti gelang dan kalung yang terbuat dari emas, kemudian Koko memasang kalung emas tersebut yang terdapat huruf L, setelah itu mereka berciuman dengan mesra.
Setelah memasang kalung emas tersebut Koko memasang gelang di kaki istriku, lalu istriku mengangkat dres pendek nya hingga ke pangkal pahanya, ternyata istriku tidak memakai CD, dijilatinya serambi lempit istriku dengan ganas oleh Koko.
Tak berapa lama kemudian ku lihat si pendeta membuka celananya lalu dia menghampiri istri ku, kemudian dia mencium bibir istriku yang disambut dengan mesra oleh istriku.
Si pendeta meremas toket istriku dengan penuh nafsu, sementara itu tangan nya mengocok rudal yang 2x lebih besar dari milik Koko. Setelah itu Koko terlihat rebahan di karpet, lalu istriku memasukan rudal Koko ke serambi lempitnya dengan posisi wot, kemudian istriku mengulum rudal jumbo si pendeta sambil serambi lempitnya si genjot oleh Koko,
15 menit kemudian istriku orgasme. kemudian Koko mencabut rudalnya dari serambi lempit istriku, lalu dia menungging dan pendeta tua itu memasukkan rudal raksasa nya ke serambi lempit istriku, istriku mengerang dengan kencang sedangkan Koko mengusap rambut istriku dengan mesranya sambil menciumi wajah istri ku.
Dirasa seluruh rudalnya masuk, si pendeta mendiamkan rudal besar di serambi lempit istriku, lalu si Koko menyodorkan rudall nya ke mulut istriku dan istriku langsung melahap nya.
Setelah istriku on si pendeta mulai menggoyangkan rudal nya di serambi lempit istriku, diimbangi oleh goyangan istriku yang erotis, si pendeta menggoyangkan pinggulnya semakin cepat hingga istriku orgasme lagi.
Setelah itu istriku beristirahat, para pria Chinese yang memenyetubuhi istriku masih belum keluar, dirasa cukup kali ini si pendeta berada di posisi bawah sedangkan istriku menunggangi si pendeta dan bless rudal besar si pendeta masuk ke serambi lempit istriku, belum cukup sampai disana,
si Koko memasuki pantat istriku, awalnya istriku mengerang kesaksian dan setelah itu lama kelamaan istriku mengerang keenakan, mereka melakukan DP selama 15 menit hingga istriku menyemburkan cairan nikmat nya dengan deras sekali, tanpa istirahat kedua orang tersebut melanjutkan dp nya dan terus begitu bergantian hingga keduanya mengeluarkan cairan Peju nya.
Istriku tak sadarkan diri, kedua orang itu meninggal kan istri ku yang terkapar, sedangkan kamera terus menyala memantau situasi di kamar tersebut. Akupun tertidur pulas karena kecapekan beronani ria. Jam 9 terdengar suara istri membangun kan ku, dia hanya memakai CD G-string saja tanpa atasan.
Nisha : “papah banguunn, papah ga masuk kerja?’
Aku : “ehhh.. iyaa mah, papah mau siap-siap dulu, kemarin nikmat mah?”
Nisha : “nikkmaaatt bangeettt, kemarin menyetubuhi paling nikmat yang pernah mamah rasain, pengen lagi dehhh… Pah serambi lempit mama jadi gini dong”
Kamera pun d arahkan ke serambi lempit nya, terlihat bulu kemaluannya bersih tanpa bulu, dan labia istriku merekah dengan lubang serambi lempit yang dower, itil istriku tampak menyembul keluar.
Aku : “serambi lempit mamah udah kayak artis bokep gitu mah, sampe merekah gitu”
Nisha : “iyaa pahh, bayangkan aja serambi lempit mamah semalam suntuk di genjot habis-habisan, ohh iya pah, mamah mulai Sekarang jadi asisten pribadinya Koko pah, mamah harus ikut Koko kemanapun, termasuk ketemu client. Bakal dibuat sibuk nih mamah setiap hari.”
Aku: “Awas loh nanti mamah kecantol sama Koko terus malah jadi istri Koko lagi.”
Nisha : “engga lah pah, hati Mama cuman buat papah seorang, kalo serambi lempit udah kecantol kayaknya sih hihihi….”
Kemudian Nisha pun mengakhiri vc nya, kemudian Akupun berangkat untuk kerja.
Selama beberapa hari Nisha tidak mengabarkan ku, aku wa tidak di balas, aku telp di reject. Setelah 6 bulan menghilangkan Nisha menghubungi ku dengan nomer baru.
Dia rupanya diajak berkeliling Eropa dan Asia timur untuk menemani Koko berbisnis, selama menemani Koko Nisha tidak boleh menghubungi ku dan harus fokus melayani Koko atau client nya. Di akhir perjalanan Koko melamar Nisha untuk dijadikan istrinya dan meminta dia menceraikan aku, tetapi untungnya Nisha menolak nya.
Sekarang Nisha sudah tidak kerja dan tinggal di rumah Koko lagi, Nisha mengirimkan fotonya, aku sangat kaget dengan perubahan penampilan terutama ukuran payudaranya. Nisha menjalani operasi payudara di Korea dan itu semua Koko yang bayar. Kini ukuran payudaranya menjadi 36DD mirip ukuran artis bokep.
Nisha saat ini tinggal berpindah-pindah, dia masih enggan untuk pulang ke Indonesia dan masih mengumpulkan modal untuk usahanya. Saat aku tanya sekarang dia bekerja jadi apa, betapa kagetnya aku, ternyata dia jadi LC atau cewek open BO, masih d sekitar KL.
Teman kerjanya Kumar menjadi mucikari dia untuk mencari pelanggan. Akupun langsung vc dia, diapun mengangkat nya dan sungguh aku terpana melihat penampilan dia, sangat berbeda dari sebelumnya, rambutnya di cat blonde, kulitnya putih mulus, ada tatto di tubuhnya, dan alisnya menjadi tebal, bibir nya merah merona dan betapa aku ingin memeluk dan menciumnya. Nisha memakai baju tangtop berbahan kaos beserta kebawahan celana super pendek.
Nisha : “haloo papah, lama ga liat papah kangeenn dehh mamah. Kok bengong gitu? Kaget ya liat penampilan mamah sekarang?”
Aku : “iii iyaaa kaget mah, mamah kapan pulang? Papah kangeenn…”
Nisha : “secepatnya pahhh… Begitu uang mamah terkumpul mamah pasti pulang kok, papah tau ga bayaran mamah sekali main berapa?”
Aku : “emmmm… Gatau mah?”
Nisha : “kalo di rupiahkan sekitar 200ribu pahhh…. Hehehe…., Murah kann? Dan papah tau mamah pilih jadi LC bukan karena uang kan?”
Aku : “hmmm… Gatau mah…”
Kemudian Nisha membuka baju nya, betapa terkejutnya aku, terdapat tindikan d putingnya, dengan pentil hitam yang besar dan areola yang lebar, tidak sampai disitu, Nisha membuka celananya dan kulihat serambi lempitnya sungguh merekah dengan labia yang sudah sangat dower,
Pada labia nya Nisha memasang anting-anting sehingga serambi lempitnya terlihat extreme, ditambah ukuran klitoris yang tidak wajar yaitu sebesar jempol miliku, klistoris Nisha tak luput dari tindikan. Kemudian Nisha meremas toketnya sambil mendesah lalu dia memilin puting yang bertindik, melihat pemandangan itu akupun langsung mengocok rudal ku.
Nisha : “uhhh pahhh… Mamah mau cerita, mudah-mudahan papah mau memaafkan mamah, jadiii karena mamah uhhhh tolak lamaran Koko, Koko marahh sama mamah karena dia udah keluarin modal besarr, Koko sekap mamah kemudian mamah di iket dan di sekappp, tauu ga pahh, mamah di gangbang habis-habisan sama semua karyawan Koko selama dua bulan penuh,
Setiap hari minimal 10 orang menyetubuhi mamah uhhhh…. serambi lempit mamah d tarik-tarik sampe dowerrr, puting mamah dan serambi lempit mamah d siksa sampee kayak ginii…. Kalo pun mamah ketiduran serambi lempit mamahh di sumpal sama dildo seukuran rudal kudaaa,
Dann untung ada Kumar selamatkan mamah pahhh, kalo engga mamah matii di ewe teruss…. Uhhhh… Dan sekaraang mamahhh ga bisa kaloo ga ngewee!!! Mamah di bawa sama Kumar dan di rawat di rumah sakitt, selama masa pemulihan mamah mintaa di ewee teruss!!! Sampee Kumar nyerah dan menyarankan mamah jadi pelacur ajaaa!!!!”
Lalu Nisha mengambil dildo yang berukuran super besar, mungkin seukuran lengan ku diameternya. Lalu dia masukan ke serambi lempitnya dan mengocoknya, betapa mudahnya dildo tersebut masuk ke serambi lempit istriku yang sudah basah. Sumber ngocoks.com
Nisha : “Pahhhh mungkin uhhh ohhhh gara-gara kejadiian itu buat mamah jadii maniaakk kayak giniii, mamahh paling tahan ga di ewee 2 jaamm ajaa, setiap 2 jamm serambi lempit mamah perlu d sodookk pahh, untung Kumar pinter cariin mamah konsumen!!! Jadii serambi lempitk mamah ada yg nyodok teruss!!! Dan papahh tenang ajaa mamah udah ga bisa hamil lagii, rahim mamah rusaakk akibat kejadian itu, uhhh ohhh”
Akupun tidak dapat berkata-kata lagi, sungguh aku kaget dengan perubahan istriku, wanita alim yang menjadi masocism atau maniak sex, tak dapat ku bayangkan, berapa rudal yang menyodok serambi lempit istriku setiap hari nya.
Nisha pun menyodok dildo besar itu semakin kencang hingga dia teriak-teriak dan mendesah lalu currr…. Muncrat lah cairan orgasme nya, diapun menarik nafas sejenak. Lalu dia mengambil tisuu dan mengelap serambi lempitnya yang sudah basah. Nisha pun menatap ku, lalu dia menangis.
Nisha : “Pahhhh… Bukan mau mamah jadi kayak gini, hikshikshiks, mamah ga pantes jadi istri papah, papah alim, meski mamah tinggal papah ga pernah selingkuh, maafin mamah pah hikshikshiks….”
Nisha pun menangis sejadi-jadinya, akupun menjadi sedih mendengar tangisannya.
Aku : mah, mungkin kalo papah tidak besar cintanya sama mamah dari dulu papah udah tinggalkan mamah, suami mana yg kuat melihat istrinya selingkuh apalagi sampai bersenggama di depan suaminya, belum di tambah mamah ilang sampe 6 bulan, papah percaya sama mamah kalo apapun yang terjadi mamah ga akan tinggalkan papah dan anak-anak.
Anak-anak setiap hari tanya kabar mamah bagaimana, begitupun dengan bapak dan ibu Ayu, papah masih terima mamah apa adanya kok, pulang lah mah, kami disini kangen sama mamah, papah nyesel udah izinkan mamah buat jadi TKW, Ayuk mah pulang.
Nisha pun berhenti menangis, lalu dia tersenyum manis.
Nisha : pah anak-anak mana? Mamah kangen pengen ketemu, bapak sama ibu juga mana?
Nisha pun mengganti baju dan memakai kembali kerudungnya, aku panggil anak-anak, orang tua dan kaka2 Nisha. Semua senang karena akhirnya ada kabar lagi dari istriku, istriku pun kembali tersenyum dan senang meski dengan mata yang sembab.
Nisha meminta maaf pada semuanya lalu dia berkata akan pulang secepatnya. Setelah anak-anak dan orang tua Nisha selesai berVc aku dan Nisha pun kembali mengobrol, aku di minta Nisha untuk ke dinas imigrasi dan ketenagakerjaan untuk melaporkan kasus yang menimpa istriku dan membantu istriku untuk pulang,
Setelah itu terdengar pintu kamar digedor-gedor, ternyata itu Kumar yang membawa pelanggan untuk istriku. Tak tanggung-tanggung dia melayani 5 orang sekaligus, Nisha tidak mematikan hp nya, dia tersenyum padaku.
Nisha : “udah lama mamah ga ngasih show ke papah, udah 2 jam kita vc pantes serambi lempit mamah gatel lagi, maaf yaa pahh waktunya mamah obatin serambi lempit mamah yang udah gateelll ini muachhh, papah nonton aja yaaa…”
Bersambung… Nisha kembali menghilang selama berbulan- bulan, padahal baru sejenak dia berkomunikasi dengan ku. Nisha istriku yang Soleh sudah berubah banyak, sekarang dia bagai pelacur murahan yang menjajakan serambi lempitnya demi uang, kadang terbesit penyesalan aku mengijinkan dia menjadi TKW.
Siang itu tiba-tiba ada mobil yang berhenti di depan rumah ku, lalu turun lah wanita yang ku kenal selama ini, ya dia Nisha istriku, dia turun sambil berlari dan memeluk ku, kami pun berpelukan dengan erat, Nisha menangis sejadi-jadinya, penampilan nya pun berubah kembali seperti sedia kala, hanya wajah Nisha jauh lebih cantik dan putih, dan ukuran dada dan pantatnya nya jauh lebih besar dibandingkan saat sebelum dia pergi menjadi TKW.
Kami sekeluarga memeluk nya sambil menangis tersedu-sedu, Nisha datang ditemani oleh orang India hitam yang aku kenal sebagai Kumar, selain itu ada pria berdandan dengan peci dan berjanggut panjang serta celana cingkrang.
Mereka mengenalkan diri, dan yang berpenampilan seperti ustadz itu bernama Imran, pak Imran pun menceritakan kronologis kepulangan Nisha bahwa dia diselamatkan oleh kawannya di Malaysia, beruntung nasib Nisha masih baik jika dibandingkan beberapa TKW yang tidak beruntung sehingga pulang tinggal nyawa.
Imran pun mengajak ku untuk berbicara secara pribadi bersama Kumar. Sebelumnya Kumar meminta maaf kepadaku atas kejadian sebelumnya saat dia menggenjot tubuh istriku di depan ku, ya aku sudah memaafkan Kumar dan berterima kasih kepada nya karena dialah yang menyelamatkan istriku.
Imran : “jadi begini pak, sebelumnya bapak mungkin tahu dengan siapa itu Ahong, jadi dia memiliki relasi di Bandung yang bernama Jonas Lim, dan dia tinggal di kota Bandung”.
Akupun mengangguk mendengarkan penjelasan Imran.
Imran : “mungkin bapak juga sudah tahu kalau Istri bapak tidak seperti dulu lagi dan memiliki sebuah kelainan, maaf pak bukannya mau memisahkan bapak sekeluarga dengan istri bapak, tetapi demi keselamatan kalian lebih baik istri bapak sementara ikut saya ke daerah Sukabumi, karena disana lebih aman. Bukan cuma istri bapak saja yang terancam, tetapi anak dan orang tuanya juga bisa bahaya apabila keberadaan istri bapak di ketahui oleh Jonas”.
Akupun hanya bisa mengangguk saja mendengar penjelasan Imran, di satu sisi akupun tidak rela jika harus di pisahkan dari istriku lagi.
Aku : “tapi saya baru banget bertemu dengan istri saya, begitupun orangtuanya dan anak-anaknya”
Imran : “iya saya mengerti, tetapi keberadaan istri bapak disini jika terlalu lama sangat berbahaya, oke mungkin semalam istri bapak masih aman disini, atau bapak beserta anak-anaknya bisa mengunjungi istri bapak di pesantren saya”
Ku lihat istriku sedang asik bercengkrama dengan anak-anak ku sambil ditemani orangtuanya, lalu tiba-tiba istriku terlihat gelisah, diapun beranjak dan mengajak Kumar ke suatu tempat. Sadar aku memperhatikan istriku, Imran pun mengajak ku mengikuti mereka.
Imran : “ayo pak kita ikutin mereka”
Kulihat istriku berboncengan dengan Kumar, dia menuju ke sebuah penginapan yang terkenal tempat mesum, dengan terburu-buru kulihat mereka memasuki penginapan tersebut. Kami pun membuntuti mereka, mereka masuk ke sebuah kamar, lalu Imran pun mengajak ku masuk ke kamar tersebut.
Ketika aku masuk ku lihat istriku sedang tertidur mengangkang bertelanjang bulat sambil di genjot oleh Kumar. Tubuh Nisha di penuhi tatto beserta tindikan di puting, udel dan serambi lempitnya.
Rambut Nisha pun di cat blonde, dan lebih kagetnya Kumar menyodomi istriku, sedangkan istriku memegang sebuah dildo berukuran besar sekali dan mengocoknya ke serambi lempit istriku. Nisha pun menyadari kedatangan kami.
Nisha : “papahh…uhhh maafın mamah… Tapi mamah ga kuaatt kaloo ga di eweee 2 jammm uhhh ahhh lebih kenceng!!! Uhhh sodok serambi lempitk kuu kumarr sayaang… ”
Akupun mendekati istriku, kemudian aku menggenggam tangannya.
Aku : “iyaa papah paham kok, papah juga udah ikhlas dengan keadaan ini, yang penting mamah selamat dan bisa pulang”
Nisha : “uhhh ahhhh… Mamah cintaaa samaa papahh”
Lalu istriku mengecup bibir ku sambil di genjot oleh Kumar anusnya, ciumannya begitu dalam dan hangat sehingga rasa cinta yang dalam dari istriku begitu terasa meskipun yang menggenjotnya orang lain bukan aku sendiri.
Nisha : “muachhhhh…. Yaaang setop dulu, aku mau rudal suamiku yang masuk ke serambi lempit ku….”
Kumar pun melepaskan rudalnya dari anus istriku, akupun di persilahkan oleh Kumar. Semenjak memakai minyak pembesar rudal ukuran rudal ku memang agak mendingan namun masih kalah sedikit dari Kumar.
Nisha : “uhhhh nambah gede ukuran rudal papah, sinii pah genjot mamahhh……”
Aku : “tapi ada Kumar dan pak Imron mah”
Lalu mereka berdua pun berinisiatif untuk meninggalkan kita. Akupun membuka baju dan celanaku kemudian menghampiri istriku yang sedang mengocok serambi lempitnya dengan dildo tersebut, akupun langsung memeluk istriku dan kuciumi wajahnya, istriku membalas ciumanku dengan ganasnya.
Lalu tangan ku di bimbingnya ke toketnya, ku pelentir putingnya yang bertindik, ku remas pelan-pelan toket yang ukurannya jauh lebih besar dari sebelumnya, sungguh kenyal dan padat. Kemudian Akupun mengemut puting istriku yang besar tersebut dan istriku meremasi rambutku sambil menciumi keningku.
Nisha : “ohhhh uhhh mamah kangennn samaa papahhh!!!!! Mamah nyesel udah ambil keputusan tinggalkan papah!!!! Maafin mamah pahh uhhhhh….”
Aku : “ya papah juga menyesalkan sudah mengijinkan mamah merantau, tapi sudahlah yang penting kita bisa berkumpul kembali”
Kemudian kita pun berciuman kembali dan Nisha mengarahkan tanganku ke serambi lempit nya.
Nisha : “Sluppzzz slupzzzz muaachhh pahh… serambi lempit mamah udah rusak pahh, rasakan serambi lempit mamahh, menjijikkan dowerr dan bauuu…. ”
Aku : “gapapa mah, bagi papah serambi lempit mamah yang terbaik, sampai detik ini rudal papah cuman masuk ke serambi lempit mamah seorang”
Nisha : “Slupppzzz maafın mamah pah, mamah udah khianati papahh, papah boleh jiji sama mamah karena sudah ratusan rudal memasuki serambi lempit mamah…. Lebih baik mamah tidak merasakan kenikmatan sex kalau tau nya jadi begini…..”
Aku : “tidak apa-apa mah, papah ikhlas kok mau sama berapa rudal pun papah terima mamah sebagai istri papah… Mau bagaimana pun cinta papah tidak akan hilang!!!!!”
Nisha : “makasih pahhh uhhhh masukin pahhh rudal papah ke serambi lempit mamah… ”
Akupun memasukkan rudal ku ke serambi lempit istriku, terasa hampa dan longgar sekali, akupun hanya tersenyum malu namun istriku terlihat seperti kecewa.
Aku : “hihihi maaf mah rudal papah ga kerasa ya?”
Nisha pun tertawa lalu mengecup kening ku.
Nisha : “iya mas hihihi, mungkin serambi lempit Nisha yang sudah terlalu dower, maaf ya pah jadi ga kerasa, mau di masukin ke anus mamah?”
Aku : “gapapa mah papah kangen sama serambi lempit mamah, rasanya sudah lama sekali”
Nisha : “iyaaa pahh meski kecil tapi ada kenyamanan yang mamah rasakan, biar mamah yang goyang pah, sudah kewajiban istri melayani suaminya sepenuh hati”
Nisha pun menggenjot tubuh nya, terlihat cantik sekali wajahnya, tidak ada milik kenikmatan di wajahnya, aku tahu Nisha sama sekali tidak menikmati sex dengan aku. Beberapa menit aku bisa bertahan dari orgasme, mungkin karena jamu dan minyak yang ku pakai untuk rudal ku, Nisha pun tersenyum manis dan berkata.
Nisha : “sekarang papah lebih mending yahh hihihi, tapi maaf pah serambi lempit mamah makin gatel, boleh ga kalo papah masukin ke anus mamah tititnya? Mamah mau ngocok serambi lempit mamah pake dildo biar ga gatel pah serambi lempit mamah”
Akupun hanya mengangguk saja, lalu di masukan rudal ku ke anusnya, ya ampun masih terasa longgar. Ku lihat Nisha mengambil dildo besarnya lalu dia mulai mengocok dildo tersebut ke serambi lempitnya.
Nisha : “uhhh pahhh ohhhh enaaakkk, mamahh sayaang dan cintaaa sama papahhh”
Gerakan Nisha pun menjadi semakin liar dan sexy, akupun ikut semangat menggenjot anus Nisha.
Nisha : “uhhhh ahhh pahhhh mamah kekuarrrr”
Lalu keluarlah air cinta istriku dan mengucur dengan deras, bukannya berhenti Nisha kembali mengocok serambi lempitnya dengan dildo tersebut, akupun kemudian orgasme di pantat Nisha, berbarengan dengan orgasme Nisha yang kedua. Diupload oleh situs Ngocoks.com
Nisha : “uhhhh papahhh hebatt bisa buat mamah keluar 2x uhhh ohhhhh….”
Aku : “yang buat keluar mamah kan dildo bukan titit kecil papah…”
Nisha : “gapapa biar kecil tapi titit papah paling spesial buat mamah, titit kecil papah lah yang mamah ikhlas untuk masuki ke serambi lempit dan anus mamah. Tapi…. Maaf yaa pahh… Mamah masih butuh rudal, boleh kan pah?”
Akupun mengangguk sambil tersenyum, lalu istriku mencium bibir ku dengan mesranya.
Nisha : “papah disini yah temenin mamah”.
Kemudian Nisha memanggil Imran dan Kumar. Mereka pun membuka baju mereka, dan aku kaget dengan rudal pak Imran, besar, hitam dan berurat, serta terdapat tonjolan seperti tasbih yang mengelilingi rudal dia.
Nisha pun langsung mengulum kedua titit secara bergantian, kemudian tanpa basa basi Nisha memasukkan rudal pak Imran ke serambi lempitnya dengan posisi Nisha di atas, lalu bless rudal Kumar masuk ke anus istriku.
Inikah yang dinamakan threesome? Mereka berdua menggenjot istriku dengan liar dan panas, berbagai posisi mereka menggenjot istriku, namun pandangan istriku hanya tertuju padaku, genggaman erat tangannya pada tanganku menunjukkan kalau dia hanya mencintai ku. Mereka bersetubuh selama 1 jam, Nisha pun terkapar lemas karena persetubuhan itu.
Imran : “jadi setiap 2 jam sekali istri bapak mesti di buat lemas, lihatlah spere ini? Sampai basah kuyup oleh cairan istri bapak. Saya pun masih mencari obat untuk penyakit istri bapak”
Memang keterlaluan para taipan itu. Kemudian aku membopong tubuh istriku ke kamar mandi, dimandikan nya istriku oleh ku, diapun tersenyum meski dalam keadaan lemah lunglay.
Kami pun kembali ke rumah, istriku kembali bercanda dengan anak-anak nya, sungguh akupun sedih melihat kondisi tak wajar dia, minimal 12x mungkin dia harus bersetubuh hingga lemas, terlihat kelopak matanya yang menghitam ditambah matanya yang sayu menunjukkan dia kurang tidur dan lelah.
Malam hari pun tiba, kami tidur ber4 karena setiap 2 jam sekali Nisha meminta disetubuhi, tampak Imran dan Kumar pun mulai kewalahan melayani istriku yang sudah sangat nympho tersebut.
Keesokan harinya istriku harus kembali ke Sukabumi, anak-anak dan orang tua nya sedih, akupun berinisiatif untuk ikut ke Sukabumi, Nisha terlihat senang dengan keputusan ku.
Setelah jauh dari rumah, Nisha yang duduk di belakang bersamaku, tiba-tiba membuka bajunya dan jilbabnya. Hanya menyisakan bra berenda dan CD G-string, Nisha menciumi ku sambil mengocok serambi lempitnya dengan dildo.
Cerita Sex Pribadi yang Kontradiktif
Sepanjang perjalanan dia melakukan itu, sesekali kita berhenti di rest area untuk menggilir Nisha bergantian, perjalanan Mun menjadi sangat lama karena kondisi Nisha yang selalu minta disetubuhi.
Akhirnya kita sampai di tujuan, Nisha tertidur dengan keadaan telanjang dan basah oleh cairan serambi lempitnya sendiri, mobil pun jadi berbau amis. Sampailah aku di sebuah rumah yang lumayan besar di kelilingi oleh kebun- kebun sayuran.
Rumah tersebut milik seorang kyai, akupun membopong istriku ke dalam rumah, dan begitu sampai rumah aku kaget karena di dalamnya terdapat 5 wanita cantik yang sudah berumur sedang bersetubuh dengan 3 pria yang disaksikan oleh pria-pria lain yang sudah berumur, ada 4 pria yang menyaksikan mereka bersetubuh sambil mengocok rudalnya. Tempat apa ini sebenarnya?
TAMAT